Jakarta (The Indonesian News) – Pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat atau US Air Force, B-52 Stratofortress, mengalami kecelakaan di negara bagian California, pada Senin (15/6) waktu setempat.
Pesawat pengebom atau bomber buatan Boeing ini terjatuh di Pangkalan Angkatan Udara Edwards dan menewaskan delapan orang di dalamnya.
“Kami kehilangan delapan orang hebat Amerika,” kata Wakil Komandan 412 Test Wing Kolonel James Hayes dalam konferensi pers, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.
B-52 jatuh pada Senin, sekitar pukul 11:20 pagi waktu setempat, tak lama setelah lepas landas dari pangkalan di Gurun Mojave California Selatan.
Militer AS menyatakan bahwa pesawat itu terbakar saat mengalami benturan. Setelah meninjau rekaman kecelakaan, militer AS menyimpulkan bahwa tidak mungkin ada yang selamat dalam insiden tersebut.






