Jakarta (The Indonesian News) – Prajurit Batalion Infanteri (Yonif) 3 Marinir terus mengasah taji tempur mereka di segala medan. Satuan elite bersandaran julukan Hiu Petarung ini menggelar latihan taktis khusus untuk menguasai medan perairan di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Pada Senin (15/6).
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 3 Marinir Letkol (Mar) Iskandar Muda menjelaskan, penguasaan medan perairan merupakan kemampuan mutlak yang wajib melekat pada setiap prajurit pasukan pendarat. Karakteristik rawa dan sungai yang dinamis menuntut konsentrasi tinggi dan kerja sama tim yang solid agar perahu tetap stabil saat bermanuver taktis.
“Kami menguji profesionalisme prajurit Yonif 3 Marinir dari cara mereka menguasai medan-medan sulit, termasuk wilayah perairan, sungai, dan rawa. Lewat latihan berkala ini, kami memastikan seluruh personel mampu mengaplikasikan taktik tempur air secara sempurna dalam penugasan nyata ke depan,” ujar Iskandar, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Selasa (16/6).

Latihan intensif ini berfokus pada kemahiran bermanuver dan melumpuhkan ancaman di wilayah perairan pedalaman. Berbekal perahu karet, para prajurit tersebut mensimulasikan gerakan cepat untuk menembus kawasan rawa dan sungai yang dikenal penuh rintangan serta memiliki jarak pandang terbatas.
Iskandar menambahkan, pengenalan terhadap tipologi wilayah baru menjadi kunci keberhasilan operasi militer. Oleh karena itu, skenario latihan sengaja dirancang menyerupai kondisi lapangan sesungguhnya guna melatih insting pertahanan dan kecepatan merespons serangan mendadak.
Agenda ini sekaligus menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan berkala yang terjadwal di lingkungan Korps Marinir. Melalui gemblengan fisik dan taktik yang matang, pasukan Marinir diproyeksikan selalu siap siaga menjaga kedaulatan wilayah RI dari berbagai potensi ancaman di sektor perairan darat.






