Aceh Singkil (The Indonesian News) – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi atensi lebih terhadap tata kelola anggaran di Kabupaten Aceh Singkil. Permintaan itu disampaikan menyusul surat KPK kepada seluruh kepala daerah di Aceh yang terkait data pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi.
“LMND menyambut baik langkah KPK. Kami berharap Aceh Singkil menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian lebih dalam pengawasan tata kelola anggaran,” kata Ketua Eksekutif Kabupaten LMND Aceh Singkil, Surya Padli dalam keterangan tertulis, MInggu, 19 Juli 2026.
Surya Padli, mengatakan surat KPK Nomor B/4270/KSP.00/70-72/07/2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah.
Menurutnya, pengawasan yang lebih intensif diperlukan agar seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penyusunan anggaran, pengadaan barang dan jasa, penyaluran hibah dan bantuan keuangan, hingga pelaksanaan program pembangunan, berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
LMND menilai penguatan fungsi koordinasi, supervisi, dan pencegahan yang dilakukan KPK dapat menjadi instrumen penting untuk mendorong terciptanya pemerintahan daerah yang bersih serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
“Kami mendukung penuh langkah KPK dalam mengawasi pengelolaan anggaran daerah. Pengawasan ini penting agar tata kelola keuangan semakin transparan, akuntabel, dan terhindar dari praktik korupsi,” ujarnya.
LMND juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersikap kooperatif dalam memenuhi permintaan data yang disampaikan KPK. Menurut Surya, keterbukaan pemerintah daerah menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.
Bagi LMND, pengawasan KPK tidak hanya berfungsi sebagai penindakan, tetapi juga menjadi instrumen pencegahan agar setiap rupiah anggaran daerah benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan di Aceh Singkil.









