Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa
Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. The Indonesian News Foto/Ampelsa