Beranda Nasional Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Dorong Kolaborasi Ekosistem Pelabuhan Tekan Emisi...

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Dorong Kolaborasi Ekosistem Pelabuhan Tekan Emisi Kendaraan

Foto: Dok. Pelindo

Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan pengecekan emisi kendaraan sebagai upaya mendorong terciptanya aktivitas transportasi dan logistik yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan pengecekan emisi tersebut digelar di Jalan Masjid Khodamuttaqwa, Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol. (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., mengatakan bahwa pengendalian emisi di kawasan transportasi dan kepelabuhanan tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh pihak yang berada dalam ekosistem pelabuhan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab Pelindo atau pemerintah, tetapi kewajiban kita semua. Karena itu, saya mengapresiasi langkah Pelindo dalam melakukan pengecekan emisi kendaraan dan mendorong berbagai inovasi untuk mengurangi dampak lingkungan,” ujar Suntana.

Ia menegaskan, upaya pengendalian emisi perlu dikembangkan menjadi gerakan bersama sehingga seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi dan kepelabuhanan memiliki kepedulian yang sama terhadap kualitas lingkungan.

“Upaya ini harus menjadi gerakan bersama seluruh pihak dalam ekosistem transportasi dan pelabuhan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Drajat Sulistyo, menyampaikan bahwa pengurangan emisi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan ekosistem logistik berkelanjutan.

Menurut Drajat, kelancaran arus barang dan aktivitas operasional pelabuhan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas lingkungan.

“Pengurangan emisi merupakan tanggung jawab bersama. Tidak ada satu institusi yang dapat menyelesaikan tantangan lingkungan sendirian. Karena itu, kolaborasi menjadi kata kunci untuk membangun gerakan bersama,” kata Drajat.

Ia menambahkan, seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan perlu memiliki komitmen yang sama untuk menciptakan sistem logistik yang semakin efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan.

Kegiatan pengecekan emisi berlangsung selama sekitar satu jam. Rangkaian kegiatan meliputi peninjauan area uji emisi, pemeriksaan kendaraan, hingga penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta.

Pelindo menilai pengecekan emisi kendaraan merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran para pengguna kendaraan di kawasan pelabuhan mengenai pentingnya menjaga kualitas udara.

Tingginya mobilitas kendaraan yang mendukung aktivitas bongkar muat dan distribusi barang membuat kondisi kendaraan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian. Kendaraan yang terawat dan memenuhi ketentuan emisi diharapkan dapat membantu menekan dampak pencemaran udara dari aktivitas transportasi di kawasan pelabuhan.

Pengendalian emisi juga menjadi bagian dari komitmen Pelindo dalam menjaga keseimbangan antara kelancaran operasional pelabuhan dengan keberlanjutan lingkungan.

Sebagai salah satu pelabuhan utama dalam jaringan logistik nasional, Pelabuhan Tanjung Priok memiliki aktivitas transportasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari operator terminal, perusahaan angkutan, pengguna jasa, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, upaya menjaga kualitas udara di kawasan pelabuhan membutuhkan konsistensi dan keterlibatan seluruh ekosistem. Pelindo mendorong agar pengecekan dan pemeliharaan kondisi kendaraan menjadi bagian dari kesadaran bersama dalam menjalankan aktivitas logistik.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Pelindo berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan pelabuhan yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial dan lingkungan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang semakin efisien, sehat, rendah emisi, dan berkelanjutan.