Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan industri pertahanan nasional untuk memenuhi kebutuhan peralatan pertahanan dan keamanan sekaligus mendukung pembangunan kekuatan pertahanan negara yang mandiri dan berkelanjutan. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Rekomendasi Penguatan Industri Pertahanan Nasional di Jakarta, Pada Kamis (27/8/2026).
“Pembangunan kekuatan pertahanan negara saat ini membutuhkan transformasi fundamental. Kita tidak boleh lagi berada pada posisi sekadar memiliki kapasitas perakitan (assembling), melainkan harus bertransformasi menuju penguasaan teknologi mutakhir dan kemandirian sektor hulu.” ujar Asisten Deputi Koordinasi Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan, Brigjen TNI (Mar) Kresno Pratowo, saat membuka rapat.
Rapat koordinasi ini merupakan rangkaian dari beberapa rapat sebelumnya yang membahas Penguatan Industri Pertahanan Nasional untuk Memenuhi Kebutuhan Peralatan Pertahanan dan Keamanan dalam Mendukung Pembangunan Kekuatan Pertahanan Negara.
“Melalui rapat koordinasi ini kemenko polkam menghimpun masukan dari Kementerian/Lembaga terkait sehingga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif, implementatif, dan mampu menjawab berbagai persoalan strategis dalam Penguatan Industri Pertahanan Nasional,” ungkapnya.









