Beranda Nasional Ahmad Dhani dan Andra Rayakan 40 Tahun Persahabatan Lewat Konser “Band of...

Ahmad Dhani dan Andra Rayakan 40 Tahun Persahabatan Lewat Konser “Band of Brothers”

Foto: Ist

Jakarta (The Indonesian News) – Empat dekade persahabatan sekaligus perjalanan bermusik Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan dirayakan melalui konser mini bertajuk “Band of Brothers” di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

Konser yang digelar secara terbatas dan hanya dihadiri tamu undangan tersebut menjadi momentum istimewa bagi dua pendiri Dewa 19 itu. Dalam pertunjukan tersebut, Dewa 19 turut menggandeng sejumlah musisi, di antaranya Ello dan Mulan Jameela sebagai bintang tamu.

Bagi Ahmad Dhani dan Andra, perayaan 40 tahun persahabatan bukan sekadar nostalgia atas perjalanan panjang di industri musik Indonesia. Setelah melewati berbagai fase karier, keduanya kini memandang musik sebagai sesuatu yang lebih sederhana: ruang untuk menikmati hidup dan berkarya tanpa lagi mengejar pencapaian tertentu.

“Kami merasa sudah berada di puncak, puncak apa lagi yang bisa dicapai,” ujar Ahmad Dhani dalam konferensi pers di Java Rock, Jakarta Selatan, Pada Senin 14 September 2026.

Pandangan serupa disampaikan Andra Ramadhan. Menurutnya, perjalanan panjang yang telah mereka lalui membuat aktivitas bermusik kini lebih banyak dimaknai sebagai sesuatu yang menyenangkan.

“Apa lagi ya? Bermain musik untuk bersenang-senang saja,” kata Andra.

Berawal dari SMP Negeri 6 Surabaya

Persahabatan Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan bermula ketika keduanya masih duduk di bangku SMP Negeri 6 Surabaya.

Saat kelas 1, Dhani berada di kelas 1F, sementara Andra berada di kelas 1J. Keduanya kemudian menjadi teman sekelas ketika naik ke kelas 2A.

Pertemuan tersebut menjadi awal dari persahabatan sekaligus perjalanan musikal yang kelak melahirkan salah satu grup musik paling berpengaruh di Indonesia, Dewa 19.

Dhani mengungkapkan, cikal bakal grup tersebut berawal dari tugas kelompok ekstrakurikuler saat mereka masih duduk di bangku SMP. Seorang guru yang mereka kenal sebagai Pak Mul turut mempertemukan Dhani dan Andra dalam proyek bermusik tersebut.

“Waktu kelas dua SMP kami sekelas dan mulai membentuk grup musik dari tugas kelompok ekstrakurikuler. Dari situlah tercetus nama Dewa 19,” ungkap Dhani.

Kelompok yang sebelumnya bernama Booster itu kemudian resmi dibentuk pada 26 Agustus 1986. Formasi awalnya terdiri dari Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, Erwin Prasetya, dan Wawan Juniarso.

Enam tahun kemudian, Dewa 19 merilis album perdana bertajuk “19” pada 1992. Sejak saat itu, perjalanan Dewa 19 terus berkembang dan membawa nama grup tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah musik Indonesia.

Dhani dan Andra, Dua Personel yang Bertahan Sejak Awal

Selama puluhan tahun berkarier, Dewa 19 mengalami berbagai perubahan formasi. Sejumlah musisi ternama pernah menjadi bagian dari perjalanan grup tersebut, di antaranya Ari Lasso, Once Mekel, Tyo Nugros, Wawan Juniarso, hingga Wong Aksan.

Namun, di tengah berbagai perubahan personel, Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan tetap menjadi dua sosok yang bertahan sejak awal perjalanan Dewa 19.

Keduanya juga menyaksikan bagaimana popularitas Dewa 19 kembali menguat dalam beberapa tahun terakhir. Menariknya, kebangkitan tersebut terjadi ketika para personelnya telah memasuki usia 50-an.

Dalam perjalanan terbaru Dewa 19, posisi vokal juga diisi oleh sejumlah penyanyi, termasuk Ello dan Virzha, yang tampil dalam berbagai pertunjukan bersama grup tersebut.

Dewa 19 dan Krakatau Bertemu di “Band of Brothers”

Konser “Band of Brothers” tidak hanya menjadi perayaan 40 tahun persahabatan Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan. Pertunjukan tersebut juga mempertemukan Dewa 19 dengan grup musik Krakatau yang dimotori Dwiki Dharmawan dan Pra Budi Dharma.

Pemilihan Krakatau memiliki kaitan erat dengan perjalanan awal Dhani dan Andra dalam bermusik. Grup tersebut merupakan salah satu band yang mereka kagumi ketika mulai membentuk Dewa 19.

Dhani bahkan mengungkapkan bahwa lagu-lagu Krakatau menjadi bagian dari repertoar awal Dewa 19 ketika mereka mulai bermain musik.

“Karena dulu, pertama kali Dewa nge-band itu main lagunya lagu Krakatau. Kenapa Krakatau? Karena itu adalah band kegemaran saya dan Andra waktu pertama kali membentuk Dewa 19,” tutur Dhani.

Pertemuan kedua grup dalam konser tersebut menjadi simbol hubungan musikal yang telah terjalin sejak lama. Dewa 19 dan Krakatau sama-sama memiliki perjalanan panjang di industri musik Indonesia, termasuk pengalaman melewati berbagai perubahan personel dan warna musikal.

Konser tersebut dikemas dengan konsep penampilan bergantian. Dewa 19 dan Krakatau masing-masing membawakan tiga lagu dalam satu set sebelum bergantian tampil.

Bagi Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan, “Band of Brothers” pada akhirnya bukan sekadar pertunjukan musik. Konser tersebut menjadi ruang untuk mengenang persahabatan yang tumbuh sejak bangku SMP dan mampu bertahan selama empat dekade.

Setelah melewati berbagai fase kehidupan, perubahan personel, pergantian zaman, hingga pasang surut popularitas, musik bagi Dhani dan Andra kini memiliki makna yang lebih personal.

Bukan lagi sekadar tentang mengejar popularitas atau mencapai puncak karier, melainkan tentang menikmati proses, tetap berkarya, dan merawat persahabatan yang telah mereka bangun sejak remaja.