Beranda Internasional Kongres IMPA ke-27 di Bali, Momentum Indonesia Go International di Sektor Kemaritiman

Kongres IMPA ke-27 di Bali, Momentum Indonesia Go International di Sektor Kemaritiman

Foto: Dok. INAMPA

Jakarta (The Indonesian News) – Indonesia Maritime Pilots’ Association (INAMPA) akan menjadi tuan rumah Kongres International Maritime Pilots’ Association (IMPA) ke-27 yang akan berlangsung pada 23–28 Agustus 2026 di The Apurva Kempinski Bali Hotel and Resort. Ajang internasional ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dan diplomasi maritim di tingkat global.

Kongres tersebut akan mempertemukan para maritime pilots, pemangku kepentingan, pelaku usaha, regulator, organisasi internasional, serta para ahli kemaritiman dari berbagai negara. Sebanyak 35 pembicara internasional dari lima benua dan 16 negara dijadwalkan hadir untuk membahas berbagai isu strategis dan perkembangan terbaru di sektor kemaritiman.

Acara pembukaan resmi kongres dijadwalkan dihadiri dan dibuka oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono bersama Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Antonio Dominguez Velasco, Gubernur Bali I Wayan Koster, Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja, serta Presiden IMPA Capt. Simon Pelletier.

Kongres juga akan dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan nasional, antara lain Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Wakil Menteri Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Kepala Badan Kebijakan Transportasi (BKT), Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Kepelabuhanan, Direktur Kenavigasian, serta sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Selain itu, INAMPA turut mengundang Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Kepala Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Republik Indonesia, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), jajaran Direksi Pelindo, pimpinan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), serta para pengelola jasa pemanduan dan penundaan kapal dari seluruh Indonesia, baik BUMN, BUMD maupun badan usaha milik swasta.

Para Perwira Pandu Maritim anggota INAMPA dari seluruh Indonesia, pengurus DPP dan DPW INAMPA, serta keluarga dan pendamping peserta juga akan turut meramaikan kegiatan tersebut. Kongres juga akan dihadiri para pendamping, peninjau, dan utusan dari berbagai organisasi internasional, termasuk IMO, IALA, serta organisasi kemaritiman internasional lainnya.

Bahas Masa Depan Pemanduan Kapal dan Teknologi Maritim

Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja, didampingi Ketua Panitia Kongres Nasional Capt. Syamsul Maarif, Capt. Fandi A.S., Capt. Agoes Soeryanto, Capt. Dedik, jajaran pengurus, serta event organizer (EO), menyampaikan bahwa Kongres IMPA ke-27 akan mengangkat berbagai topik strategis yang berkaitan erat dengan masa depan profesi maritime pilots dan industri kemaritiman global.

“Kongres ini bukan hanya menjadi forum pertemuan para maritime pilots dari berbagai negara, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, teknologi, serta membangun kolaborasi dan jejaring kemaritiman di tingkat internasional,” ujar Herman, Sabtu, 15 Agustus 2026

Sejumlah topik yang akan dibahas meliputi best practice pemanduan dan penundaan kapal, teknologi maritim, bisnis maritim, inovasi layanan, artificial intelligence (AI), sumber daya manusia maritime pilots, tren dan tantangan bisnis, adaptasi teknologi, perubahan budaya kerja, kesehatan maritime pilots, serta berbagai isu lain yang berkaitan dengan profesi dan pekerjaan maritime pilots.

Menurut Herman, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut sektor kemaritiman untuk terus melakukan inovasi dan beradaptasi.

“Perubahan teknologi, termasuk perkembangan artificial intelligence, akan membawa perubahan besar dalam industri kemaritiman. Karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan kesiapan maritime pilots menghadapi perubahan menjadi sangat penting,” katanya.

Sekitar 500 Peserta Hadiri Pembukaan

Pembukaan Kongres IMPA ke-27 diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 orang, yang terdiri atas peserta kongres, pendamping, peninjau, exhibitor, sponsor, undangan VIP, serta para eksekutif dan pemangku kepentingan sektor kemaritiman.

Selama penyelenggaraan kongres, para peserta juga akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari Welcome Cocktail/Dinner, Official Opening Congress, pameran kemaritiman, Ladies/Accompanying Program, kunjungan ke sembilan destinasi menarik di Bali, Social and Cultural Program, kunjungan ke tiga destinasi spektakuler di Bali, hingga Gala Dinner.

Pameran kemaritiman yang menjadi bagian dari rangkaian kongres juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan teknologi, produk, jasa, inovasi, serta potensi industri maritim Indonesia kepada para peserta dan delegasi internasional.

Momentum Diplomasi dan Marketing Public Relations Indonesia

Penyelenggaraan Kongres IMPA ke-27 di Bali dinilai memiliki nilai strategis yang lebih luas bagi Indonesia. Selain sebagai forum profesional dan organisasi internasional, kegiatan ini menjadi sarana Marketing Public Relations sekaligus diplomasi maritim Indonesia kepada masyarakat internasional.

Melalui kongres tersebut, Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkenalkan perkembangan sektor kemaritiman nasional, potensi bisnis maritim, peluang investasi, serta berbagai peluang kerja sama industri maritim dengan para pemangku kepentingan internasional.

Kongres juga diharapkan memberikan manfaat dalam berbagai aspek, baik bagi individu, organisasi, daerah maupun negara.

Secara umum, kongres menjadi wadah pertukaran ide dan pengetahuan, memperkuat jejaring dan kolaborasi maritim regional maupun internasional, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya maritime safety, maritime security, maritime environmental protection, dan maritime sustainability.

Bagi individu, kegiatan ini dapat mendukung pengembangan pribadi dan karier, memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta meningkatkan kompetensi. Bagi organisasi dan institusi, kongres diharapkan mendorong profesionalisme, pengembangan kebijakan, peningkatan visibilitas, kapasitas, dan kredibilitas.

Sementara bagi daerah dan negara, penyelenggaraan kongres internasional ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, pendapatan, investasi, pariwisata, serta kredibilitas Indonesia di mata dunia.

“Membawa Kemaritiman Indonesia Semakin Go International”

INAMPA memandang Kongres IMPA ke-27 di Bali sebagai hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran pengurus DPP dan DPW INAMPA beserta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraannya.

Herman berharap penyelenggaraan kongres internasional tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan sektor kemaritiman Indonesia.

“Kami berharap Kongres IMPA ke-27 di Bali dapat membawa sektor kemaritiman Indonesia semakin go international, membuka lebih banyak peluang kerja sama, meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, serta memberikan nilai tambah bagi bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Herman.

Dengan mengusung semangat keselamatan, keamanan, perlindungan lingkungan, keberlanjutan, inovasi, dan kolaborasi, Kongres IMPA ke-27 di Bali diharapkan menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat peran Indonesia dalam percaturan kemaritiman dunia.