Beranda Nasional Lanal Lampung Disiapkan Sebagai Pangkalan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Lanal Lampung Disiapkan Sebagai Pangkalan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Sebagai kapal induk ringan, Giuseppe Garibaldi memiliki dek penerbangan sepanjang sekitar 170 meter dengan ski-jump berkemiringan 6,5 derajat, hanggar, serta dua elevator pesawat. Kapal ini mampu mengoperasikan hingga 18 jet tempur dan helikopter, termasuk AV-8B Harrier II, SH-3D Sea King, EH-101 Merlin, maupun SH-90A, sehingga memberikan fleksibilitas dalam operasi udara dan maritim. (Dok. seaforces)

Jakarta (The Indonesian News) – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) terus mematangkan persiapan menyambut kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung sebagai salah satu lokasi sandar sekaligus pendukung operasional kapal induk tersebut, Pada Senin, (13/07/2026).

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan Lanal Lampung dipilih setelah melalui berbagai pertimbangan, terutama karena letaknya yang dinilai strategis untuk mendukung mobilitas dan operasi unsur-unsur TNI AL.

TNI Angkatan Laut bersiap menerima Giuseppe Garibaldi, (Dok. seaforces)

“Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari Garibaldi,” ujar Tunggul.

Menurutnya, TNI AL saat ini tengah melakukan pengembangan berbagai fasilitas di Lanal Lampung agar mampu memenuhi kebutuhan operasional kapal induk. Peningkatan infrastruktur tersebut mencakup fasilitas pelabuhan maupun sarana pendukung lainnya.

(Dok. seaforces)

Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum kedatangan Giuseppe Garibaldi ke Indonesia yang diharapkan dapat terlaksana sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada Oktober 2026.

(Dok. seaforces)

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan bahwa selain mempersiapkan personel, TNI AL juga menyiapkan sejumlah pangkalan sebagai basis operasional kapal induk pertama Indonesia tersebut.

Ia menjelaskan bahwa personel yang akan mengawaki kapal telah dipersiapkan dan dalam waktu dekat akan diberangkatkan ke Italia untuk menjalani pelatihan sesuai kebutuhan operasional.

(Dok. seaforces)

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pangkalan masih terus dikoordinasikan dengan Kementerian Pertahanan yang menangani proses kerja sama dengan perusahaan galangan kapal asal Italia, Fincantieri.

Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk sepanjang sekitar 180,2 meter dengan kecepatan maksimum mencapai 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam. Kapal ini dirancang untuk mengoperasikan pesawat tempur dan dibekali berbagai sistem persenjataan, termasuk rudal antipesawat, meriam, torpedo, serta perangkat peperangan elektronik.

Kapal induk tersebut diproduksi oleh Fincantieri, perusahaan yang juga membangun dua kapal perang terbaru milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

(Dok. seaforces)

Dengan dipersiapkannya Lanal Lampung sebagai salah satu pangkalan pendukung, kehadiran Giuseppe Garibaldi diharapkan semakin memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia sekaligus meningkatkan kesiapan operasional TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional