Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di halaman Graha BNPB, Jakarta, pada Rabu (27/5).
Acara diawali dengan salat Idul Adha berjamaah yang dipimpin oleh KH Abah Abdurrahman Jaelani dan dihadiri oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, para pejabat pimpinan tinggi, serta pegawai di lingkungan BNPB.
Usai salat Idul Adha, Kepala BNPB menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh jajaran BNPB.
Kepala BNPB mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan, kesempatan, dan situasi yang diberikan, khususnya kepada keluarga besar BNPB.
“Ini merupakan rahmat dari Allah SWT. Pada bulan Mei ini situasi kebencanaan relatif landai sehingga kita memiliki kesempatan untuk melaksanakan salat berjamaah. Hal tersebut patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setinggi apa pun jabatan dan sebanyak apa pun harta yang dimiliki seseorang, ada hal yang tidak dapat dibeli, yaitu waktu. Karena itu, kesempatan untuk beribadah merupakan anugerah yang sangat berharga.
“Sekali lagi, kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan waktu untuk beribadah,” katanya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyampaikan apresiasi atas peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini. Berdasarkan laporan panitia, tahun ini terkumpul 31 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 21 ekor sapi dan 19 ekor kambing.
Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan dua hal. Pertama, adanya peningkatan kesejahteraan pegawai. Kedua, dan yang lebih utama, meningkatnya keimanan untuk berbagi kepada sesama.
“Mudah-mudahan yang meningkat adalah keimanannya. Karena kurban tidak semata-mata dilihat dari kemampuan ekonomi seseorang,” ungkapnya.
Ia mencontohkan, ada masyarakat yang menabung bertahun-tahun demi membeli seekor kambing kurban. Sementara itu, ada pula yang mampu membeli banyak sapi, tetapi tidak memiliki semangat berkurban yang sama. Karena itu, ia meyakini bertambahnya jumlah hewan kurban tahun ini lebih mencerminkan peningkatan keimanan daripada sekadar peningkatan ekonomi.
“Semoga dengan bertambahnya hewan kurban hari ini, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” tuturnya.
Kepala BNPB menyerahkan hewan kurban milik pribadi beserta keluarganya kepada panitia untuk selanjutnya disalurkan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Dengan menyebut Bismillahirrahmanirrahim, saya dan keluarga menyerahkan hewan kurban kepada panitia. Mudah-mudahan amal ibadah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan membawa kebahagiaan bagi para penerima,” pungkasnya.
Selanjutnya, panitia melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian daging kurban kepada pegawai serta masyarakat di sekitar kantor BNPB.
Hewan kurban yang didistribusikan berasal dari pimpinan tinggi BNPB, pegawai BNPB, serta mitra kerja BNPB sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi pada momentum Iduladha.















