Beranda Ekbis OOCL Shipping Lines – TTL Bahas Penguatan Konektivitas Logistik Indonesia Timur

OOCL Shipping Lines – TTL Bahas Penguatan Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Foto: Dok. TTL

Surabaya (The Indonesian News) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung konektivitas logistik nasional, Sabtu (19/9/2026). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan jajaran manajemen OOCL Shipping Lines ke PT Terminal Teluk Lamong (TTL), Surabaya.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait mengatakan, Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membahas peluang pengembangan layanan serta konektivitas logistik di masa mendatang.

“Dengan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari perkembangan operasional dan layanan terminal, dinamika industri pelayaran dan logistik, hingga peluang peningkatan kolaborasi untuk mendukung kebutuhan layanan OOCL,” Kata David dalam keterangan tetulis, Sabtu 19 Desember 2026.

David menambahkan, Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk bertukar perspektif sekaligus memperkuat komunikasi dengan OOCL. Bagi TTL, hubungan yang erat dengan shipping line merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang semakin andal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa.

“TTL akan terus meningkatkan kapabilitas operasional, kualitas layanan, serta pemanfaatan teknologi guna mendukung pertumbuhan arus perdagangan dan memperkuat konektivitas logistik melalui Surabaya,” Tuturnya.

Rombongan OOCL hadir terdiri dari Karen Lam, Regional Group General Manager ASNG; Aaron Chen, Regional General Manager Indonesia dan Samsuar, Branch Manager Surabaya. Kedatangan jajaran OOCL disambut langsung oleh Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, bersama jajaran manajemen TTL.

Dalam diskusi tersebut, Karen Lam turut menyampaikan pandangannya mengenai posisi strategis Surabaya dalam mendukung konektivitas logistik, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur.

“Surabaya memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai hub port bagi Indonesia Timur. Di tengah tantangan pengembangan di Jakarta dan Semarang, Surabaya dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat konektivitas dan jaringan logistik,” kata Karen Lam, Regional Group General Manager ASNG, OOCL Shipping Lines.

Tinjau Operasional Berbasis Teknologi

Usai pertemuan, rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan ke Integrated Planning and Control Room (IP&C) TPK Teluk Lamong. Melalui fasilitas tersebut, jajaran OOCL melihat secara langsung proses perencanaan, pemantauan, dan pengendalian operasional terminal yang dilakukan secara terintegrasi dan real time.

“Kami terkesan dengan Integrated Planning and Control Room TTL yang memungkinkan operasional dipantau secara real time, termasuk bagaimana Automated Stacking Crane (ASC) beroperasi di lapangan,” ujar Karen.

Penerapan sistem perencanaan dan pengendalian terintegrasi tersebut menjadi bagian dari transformasi operasional TTL dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan terminal. Sistem tersebut juga mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat sekaligus memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap keseluruhan proses pelayanan.

Bagi TTL, kunjungan OOCL tidak hanya menjadi sarana untuk mempererat hubungan dengan pengguna jasa, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai peluang pengembangan layanan dan konektivitas yang dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak. Kedepan, TTL berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai shipping line dan pengguna jasa melalui peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan kapabilitas operasional, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TTL untuk menghadirkan terminal yang andal, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan konektivitas perdagangan nasional, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur,” Demikian David.