
Jakarta (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma PA PK) TNI Reguler Gelombang I Tahun Ajaran 2026 di Lapangan Prima, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Dalam upacara tersebut, sebanyak 734 perwira muda resmi dilantik. Perwira yang dilantik terdiri atas 438 Matra Darat, 203 Matra Laut, dan 93 Matra Udara. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada para perwira remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Keberhasilan ini merupakan awal pengabdian sebagai perwira TNI dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan bangsa,” kata Panglima TNI dalam keterangan tertulis melalui Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI), Senin (27/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga memberikan penghargaan kepada siswa terbaik pria dan wanita dari masing-masing matra, yaitu Matra Darat Letda Inf Agus M.D. Simamora, S.E. dan Letda Caj (K) Dita Listya Etania, S.I.Kom., M.I.Kom.; Matra Laut Letda Laut (KH) Daffa Reyhan Gymnastiar, S.IIP. dan Lettu Laut (K/W) drg. Kunthi Tri Haryanti; serta Matra Udara Letda Sus Muhamad Bachrul Ferlyanto, S.Geo. dan Letda Kes (W) Ns. Vera Septiana Fardani, S.Tr.Kep.
Panglima TNI secara khusus menginstruksikan para perwira muda untuk menjadi sosok prajurit yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif). Dan yang paling penting, senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Di sisi lain, Jenderal Agus menyampaikan tantangan tugas TNI saat ini semakin kompleks. Hal ini menuntut setiap perwira memiliki wawasan strategis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Untuk itu, terus tingkatkan profesionalisme dan kualitas kepemimpinan, kuasai teknologi, serta pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pengabdian,” ujar Panglima TNI.
Pelantikan Perwira Karier TNI merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, modern, dan adaptif guna memperkuat pertahanan negara.








