Beranda Daerah Perkuat Kapasitas TPK Nilam, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG Ramah Lingkungan

Perkuat Kapasitas TPK Nilam, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG Ramah Lingkungan

Terminal Teluk Lamong. (Foto : Ist)

Surabaya (The Indonesian News) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kapasitas operasional dan meningkatkan kualitas layanan terminal melalui penambahan satu unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) di Terminal Petikemas (TPK) Nilam. Peralatan bongkar muat berbasis tenaga listrik tersebut tiba dari China menggunakan kapal MV Spring Shine pada 7 Juli 2026.

Kehadiran E-RTG menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kesiapan operasional terminal sekaligus mendukung transformasi menuju pelabuhan yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Penggunaan tenaga listrik pada alat ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas aktivitas di lapangan penumpukan peti kemas, mendorong produktivitas pelayanan, serta mengurangi emisi karbon dibandingkan peralatan konvensional berbahan bakar diesel.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, menegaskan bahwa investasi tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur operasional yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan.

“Penambahan E-RTG ini merupakan bagian dari komitmen PT Terminal Teluk Lamong untuk terus memperkuat infrastruktur operasional yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Investasi ini dilakukan agar seluruh terminal di bawah pengelolaan perusahaan semakin siap mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas sekaligus menghadirkan layanan yang semakin andal bagi para pengguna jasa,” ujar Muhammad Syukur.

Ia menambahkan, modernisasi peralatan tersebut juga selaras dengan agenda transformasi Pelindo yang mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan.

“Sejalan dengan transformasi Pelindo, kami akan terus mendorong penerapan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, keselamatan, serta kualitas layanan terminal,” tambahnya.

E-RTG yang baru memiliki kapasitas angkat hingga 40 ton dengan kemampuan penumpukan peti kemas 1 over 6 containers. Peralatan ini akan memperkuat kapasitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan TPK Nilam setelah seluruh tahapan instalasi, pengujian, dan commissioning selesai dilaksanakan.

Sementara itu, Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, menyampaikan bahwa penambahan E-RTG akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas operasional sekaligus kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Kehadiran E-RTG ini akan semakin memperkuat kapasitas layanan Terminal Petikemas Nilam, khususnya dalam mendukung produktivitas di lapangan penumpukan. Setelah proses pembongkaran, instalasi, pengujian, dan commissioning selesai, alat ini ditargetkan mulai beroperasi pada awal Oktober 2026 sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin cepat, aman, efisien, dan andal bagi seluruh pengguna jasa,” kata Retno.

Melalui modernisasi infrastruktur dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, PT Terminal Teluk Lamong terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang unggul. Perusahaan juga terus mengedepankan peningkatan produktivitas, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), digitalisasi layanan, serta inovasi berkelanjutan guna mendukung terwujudnya ekosistem logistik nasional yang semakin efisien, kompetitif, dan berdaya saing.