Beranda Daerah Perkuat Sinergi, Kemenhub, PELNI dan Pelindo Buka Posko Bantuan Kemanusiaan untuk NTT

Perkuat Sinergi, Kemenhub, PELNI dan Pelindo Buka Posko Bantuan Kemanusiaan untuk NTT

Foto: Dok. Pelindo

Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) terus memperkuat dukungannya terhadap penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok, PELNI mengajak seluruh stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok untuk bergotong royong mengumpulkan bantuan, Jumat (21/08).

Ajakan tersebut ditujukan kepada perusahaan pelayaran, perusahaan bongkar muat (PBM), perusahaan logistik, perusahaan keagenan, operator terminal, hingga pelaku usaha lainnya di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.

Bantuan yang dihimpun dapat berupa sembako dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Seluruh bantuan yang terkumpul akan diangkut menggunakan kapal PELNI menuju NTT pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tanpa dikenakan biaya pengiriman.

Kepala Cabang PELNI Tanjung Priok, Ardiansyah, mengatakan bantuan yang telah terkumpul di Pelabuhan Tanjung Priok mencapai sekitar 3 hingga 5 ton. Jumlah tersebut masih ditargetkan meningkat hingga mencapai 10 ton.

“Saat ini sudah terkumpul sekitar 3 sampai 5 ton. Targetnya bisa mencapai 10 ton. Nanti pengirimannya tanggal 29 Agustus dengan kapal PELNI tanpa ada biaya,” ujar Ardiansyah.

Untuk memudahkan proses pengumpulan bantuan, PELNI bersama KSOP dan Pelindo telah menyiapkan Posko Bantuan Kemanusiaan untuk NTT di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

General Manager Pelindo Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengimbau seluruh stakeholder pelabuhan untuk ikut berpartisipasi membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Kami mengimbau kepada para stakeholder di sini untuk bisa membantu para korban gempa NTT. Sumbangannya bisa melalui posko yang sudah kami siapkan di Pelabuhan Priok,” kata Yandri.

Kabid P2 KSOP Tanjung Priok, Kurniawan, memastikan bantuan yang terkumpul di Jakarta selanjutnya akan dikirimkan ke wilayah terdampak di NTT menggunakan kapal PELNI.

“Nanti setelah terkumpul barangnya, akan kami kirimkan ke NTT menggunakan kapal PELNI,” ujarnya.

PELNI Angkut 481 Koli Bantuan dengan KM Tidar

Dukungan PELNI terhadap penanganan dampak gempa NTT sebelumnya telah diwujudkan melalui pengangkutan bantuan menggunakan KM Tidar.

Kapal tersebut telah menurunkan sebanyak 481 koli bantuan kemanusiaan di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, pada Kamis (20/8/2026) dini hari.

Bantuan tersebut diangkut secara gratis setelah PELNI memperoleh persetujuan dari Kementerian Perhubungan berupa pembebasan tarif muatan barang hingga 100 persen untuk kapal penumpang.