Banda Aceh – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi satu Crew Kapal MEIN SCHIFF 6 yang sakit saat berlayar di Perairan Selat Benggala Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Kelas A Banda Aceh Al Hussain di Banda Aceh mengatakan, Sekitar Pukul 16.00 WIB Kapten kapal MEIN SCHIFF 6 Menghubungi Basarnas Command Center (BCC) dan meminta Bantuan Evakuasi terhadap satu orang Crew kapal yang mengalami sakit pada saat berlayar dari Port Klang (Malaysia) menuju Hambantota (Sri Langka).
“Basarnas Command Center (BCC) Meneruskan informasi tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh,” Kata Hussain, Sabtu, 16 Mei 2026.
Selanjutnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh melakukan precom & excom dengan unsur terkait untuk menyusun rencana evakuasi korban.
“KN SAR Kresna Tiba di titik Intercept dan Sandar di Kapal MEIN SCHIFF 6, Selanjutnya Tim dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh Melakukan Pemeriksaan Terhadap Korban sekaligus untuk memastikan tidak terdapat penyakit berbahaya atau menular,” Ujarnya.

Setelah di pastikan aman dari penyakit berbahaya atau menular, korban di evakuasi ke KN. SAR Kresna 232 dan di bawa menuju pelabuhan uleelheu
“KN SAR Kresna 232 tiba di Dermaga Pelabuhan Uleelheue dan Korban di bawa menuju RSU Zainal Abidin dengan menggunakan Ambulance Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh untuk mendapatkan penangan medis lebih lanjut,” Tutup Al Hussain

Dalam operasi tersebut, Ibnu Harris Al Hussain mengatakan juga melibatkan petugas bea cukai, imigrasi, TNI AL, Syahbandar, Satuan Radio Pantai (SROP) Ulee Lheue, agen pelayaran, serta pihak terkait lainnya.















