Beranda Internasional Uji Ketangguhan Sinergi Land Joint Strike Antar Negara Pada Latgabma SGS 2026 

Uji Ketangguhan Sinergi Land Joint Strike Antar Negara Pada Latgabma SGS 2026 

Latgabma SGS 2026 di Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Senin (7/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Baturaja (The Indonesian News) – Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika selaku Direktur Latihan (Dirlat) Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 menghadiri langsung Latihan Serangan Gabungan Darat /Land Joint Strike (LJS) pada gelaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) di Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Senin (7/9/2026).

Latgabma SGS 2026 di Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Senin (7/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Pada LJS ini memanfaatkan teknologi militer modern sistem komunikasi dan rantai komando yang sistematis untuk mengkoordinasikan serangan di berbagai medan tempur secara real time.

“TNI dalam Latihan ini menggelar alutsista diantaranya, Astros, MLS Vampire, Pesawat F-16, Helikopter AH-64E Apache; sedangkan Amerika Serikat menerjunkan Himars dan Helikopter AH-64E Apache,” Tulis Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) dalam keterangan tertulis, Senin 7 September 2026.

Latgabma SGS 2026 di Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Senin (7/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Latihan yang melibatkan 4.743 personel ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas dan memperkuat diplomasi pertahanan kawasan Indo-Pasifik.