
Jakarta (The Indonesian News) – Tim SAR gabungan mencatat 234 korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah dievakuasi hingga Pada Senin (3/8) pagi. Sebanyak 229 penumpang dinyatakan selamat, sementara lima orang meninggal dunia.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah bakal mengawal pemenuhan hak seluruh korban dan keluarga korban. Petugas di lapangan terus memberikan layanan medis serta pendampingan bagi para penyintas.
“Atas nama pemerintah dan Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami mendoakan seluruh korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih,” kata Dudy di Surabaya, dikutip dari keterangan Humas Kemenhub, Rabu, 5 Agustus 2026.
Data evakuasi ini mencakup aksi penyelamatan awal oleh kapal perang TNI AL, KRI Nala-363. Kapal perang tersebut sebelumnya membawa 32 korban pertama, terdiri dari 30 penumpang selamat dan dua korban tewas, ke Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya. TNI AL juga mengerahkan KRI Bung Hatta-370 dan pesawat udara NC 212-200 Aviocar untuk menyisir perairan utara Sumenep, Madura.
Dudy menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, hingga PT Jasa Raharja untuk mempercepat penanganan di lapangan.
“Kami telah menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan untuk terus mengawal proses pemenuhan hak-hak korban dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Jangan sampai ada korban ataupun keluarga yang mengalami kesulitan,” ujar Dudy.
Pemerintah turut mendukung Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menggelar investigasi independen. Langkah ini bertujuan mengungkap penyebab pasti kebakaran kapal sekaligus menjadi bahan evaluasi keselamatan pelayaran nasional.








