Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan program “Difabel Berdaya Tanpa Batas” yang berlangsung di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (31/7).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui pemberian bantuan modal usaha, perlengkapan usaha, serta pelatihan kewirausahaan. Melalui dukungan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memiliki daya saing yang lebih baik dalam dunia usaha.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Pademangan Arif Wibowo, Sekretaris Kecamatan Pademangan Ginanjar, Lurah Ancol Bijakri Saud Maruli Manik, Babinsa Kelurahan Ancol Kastono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ancol Boy Simarmata, Manager Keuangan dan SDM PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Amrullah, serta Junior Manager SDM, Umum, dan KBL PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Heri Kusmiran.
Dalam sambutannya, Camat Pademangan Arif Wibowo menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi inisiatif PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa yang telah menghadirkan program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti ini sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang inklusif serta membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang, berkarya, dan mandiri,” ujar Arif Wibowo.
Sementara itu, Junior Manager SDM, Umum, dan KBL PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Heri Kusmiran, yang mewakili General Manager PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, menegaskan bahwa program “Difabel Berdaya Tanpa Batas” merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui program ini, Pelindo ingin memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk terus berkembang dan mandiri melalui dukungan modal usaha, perlengkapan usaha, serta pelatihan kewirausahaan. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi para penerima manfaat untuk meningkatkan kapasitas usahanya sekaligus memperkuat perekonomian keluarga,” ujar Heri Kusmiran.
Selain penyerahan bantuan secara simbolis, para peserta juga mengikuti pelatihan kewirausahaan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha. Materi pelatihan mencakup penguatan manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, hingga pengembangan strategi usaha agar para pelaku UMKM penyandang disabilitas mampu tumbuh dan bersaing secara berkelanjutan.
Melalui Program TJSL, PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa terus menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Upaya tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menitikberatkan pada pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Program “Difabel Berdaya Tanpa Batas” menjadi salah satu bukti nyata komitmen PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui sinergi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, Pelindo berharap dapat terus mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.









