Beranda Daerah Akses Jalan Tertutup Longsor, BNPB Kirim Bantuan Via Udara ke Krayan Selatan

Akses Jalan Tertutup Longsor, BNPB Kirim Bantuan Via Udara ke Krayan Selatan

BNPB yang diwakili Tenaga Ahli Kepala BNPB Kol. (Purn) Agus Marsanto dan Tim Direktorat Penanganan Darurat Wilayah I serta Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat turut hadir pastikan barang bantuan dapat tersalurkan di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (24/7/2026). (Foto : BNPB).

Nunukan (The Indonesian News) – Bencana longsor yang terjadi pada Selasa (7/7) lalu sebabkan akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Krayan Barat dan Kecamatan Krayan Selatan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tertutup oleh material longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Tidak hanya menutup jalan, dilaporkan terdapat satu unit jembatan alami rusak berat.

Sejumlah personel gabungan melakukan pengemasan barang-barang bantuan BNPB yang akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak longsor di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (24/7/2026). (Foto : BNPB).

“Hal itu membuat akses terisolir dan sekitar 460 kepala keluarga atau 1.507 jiwa yang tersebar pada tiga belas desa di Kecamatan Krayan Selatan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 Juli 2026.

Abdul Muhari menyebutkan, Adapun ketiga belas desa terdampak yaitu, Desa Long Pa’sia, Liang Lunuk, Long Budung, Pa’ Dalan, Pa’ Urang, Pa’tera, Pa’ Sing, Long Pupung, Pa’ Upan, Long Birar, Pa’ Kaber, Pa’ Amai, dan Pa’ Ibang.

“Untuk memenuhi kebutuhan logistik berupa pangan dan perlengkapan kebersihan masyarakat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan tersebut dan telah tiba di Kabupaten Nunukan pada Kamis (23/7),” Terangnya.

Barang bantuan BNPB tiba di Bandara Long Layu yang ada di Kecamatan Krayan Selatan pada Jumat (24/7), selanjutnya bantuan tersebut didistribusikan kepada masyarakat terdampak longsor. (Foto : BNPB).

BNPB yang diwakili Tenaga Ahli Kepala BNPB Kol. (Purn) Agus Marsanto dan Tim Direktorat Penanganan Darurat Wilayah I, serta Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat pun turut hadir, untuk memastikan barang bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan yang diberikan meliputi paket makanan sebanyak 400 box yang berisi beras, gula, kornet, mie instan, sarden dan juga biskuit,” Ujarnya.

Selain itu diberikan juga 100 kaleng susu balita dan 100 paket perlengkapan kebersihan. Sehingga total barang yang diberikan sebesar 4,453 ton.

Selanjutnya, bantuan logistik tersebut secara bertahap didistribusikan menuju ke desa-desa terdampak menggunakan pesawat perintis dari Bandara Nunukan menuju Bandara Long Layu yang ada di Kecamatan Krayan Selatan mulai kemarin Jumat (24/7).

Foto : Dok. BNPB

Tahap pertama pendistribusian dilakukan sebanyak 1 sortie dengan total muatan sebanyak 490 kilogram dan telah diterima oleh pihak kecamatan serta telah didistribusikan langsung kepada masyarakat terdampak. Distribusi bantuan logistik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih terisolir.

“Kedepannya jika masih diperlukan, BNPB akan kembali mengirimkan bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak. Selain pemenuhan logistik, Tim BNPB saat ini terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan instansi terkait untuk percepatan pembukaan akses jalan dan perbaikan jembatan yang terdampak,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.