Beranda Daerah Kepala PLP Tanjung Priok Dorong Kepatuhan Keselamatan Pelayaran Berbasis Praktik Nyata

Kepala PLP Tanjung Priok Dorong Kepatuhan Keselamatan Pelayaran Berbasis Praktik Nyata

Foto: Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok

Jakarta (The Indonesian News) –  Kepatuhan terhadap regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen dan sertifikasi. Kepatuhan harus diwujudkan secara nyata dalam setiap aspek operasional di lapangan, mulai dari kondisi kapal, perilaku awak kapal, penerapan sistem manajemen, hingga keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, Rabu (12/08/2026)

Hal tersebut disampaikan Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, saat menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Muhammad Taris Hasibuan di Fakultas Manajemen dan Bisnis, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fourmansyah menegaskan bahwa sertifikasi pada dasarnya merupakan instrumen untuk memastikan kapal dan perusahaan telah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan. Namun, sertifikat tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir dalam penerapan standar keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Prinsip utamanya jelas, kepatuhan tidak boleh berhenti pada dokumen dan sertifikasi, tetapi harus diwujudkan dalam kondisi kapal, perilaku awak kapal, sistem manajemen, keamanan kapal dan pelabuhan, serta penegakan operasional di lapangan,” ujar Fourmansyah.

Menurutnya, penerapan regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran membutuhkan konsistensi antara pemenuhan persyaratan secara administratif dengan pelaksanaan nyata di lapangan. Dengan demikian, sertifikasi tidak sekadar menjadi bukti pemenuhan persyaratan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dan keamanan yang berkelanjutan.

Fourmansyah berharap penelitian yang dilakukan Muhammad Taris Hasibuan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor transportasi dan logistik, sekaligus memberikan manfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Muhammad Taris Hasibuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan akademik dan pengabdiannya, khususnya pimpinan dan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok.

Gelar doktor tersebut diraih Muhammad Taris Hasibuan melalui penelitian yang mengkaji peran penilaian risiko, kepatuhan terhadap International Safety Management (ISM) Code dan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code terhadap risiko serta keselamatan pelayanan.

Penelitian tersebut menyoroti pentingnya pendekatan berbasis risiko dan kepatuhan terhadap standar keselamatan serta keamanan internasional dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan di sektor pelayaran.

Dengan diraihnya gelar doktor dari ITL Trisakti, Muhammad Taris Hasibuan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor transportasi dan logistik Indonesia. Kontribusi tersebut diharapkan semakin diperkuat melalui penerapan pendekatan berbasis risiko serta peningkatan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan keamanan pelayaran internasional.

Sidang terbuka promosi doktor tersebut turut dihadiri Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, keluarga Muhammad Taris Hasibuan, serta jajaran dan rekan-rekan Pangkalan PLP Tanjung Priok.