Banda Aceh – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menegaskan komitmennya untuk mendorong Aceh sebagai salah satu basis pertumbuhan industri mebel dan kerajinan nasional di luar Pulau Jawa.
Hal tersebut disampaikan menyusul terpilihnya Mas Kliwon sebagai Ketua DPD HIMKI Aceh Raya, yang diharapkan mampu membawa semangat baru dalam penguatan industri berbasis kearifan lokal.
Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, menyampaikan bahwa Aceh memiliki potensi besar yang selama ini belum dimaksimalkan secara optimal.
“Aceh memiliki kekuatan bahan baku, budaya, dan sumber daya manusia. Jika dikelola dengan tata kelola yang baik dan terhubung dengan pasar, Aceh bisa menjadi pusat industri mebel dan kerajinan yang membanggakan Indonesia,” ujarnya, Sabtu, 17 Maret 2026.
Lebih lanjut, HIMKI melihat bahwa penguatan industri di Aceh tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja luas serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Selanjutnya, Kepemimpinan baru di DPD HIMKI Aceh Raya diharapkan mampu membangun konsolidasi pelaku industri di tingkat kabupaten/kota serta menghubungkan UMKM dengan pasar nasional dan ekspor.
“Dan mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mengangkat identitas produk Aceh berbasis budaya lokal,” kata Abdul Sobur.
HIMKI juga menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh serta pemerintah kabupaten/kota agar industri mebel dan kerajinan dapat menjadi salah satu sektor unggulan daerah.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun ekosistem industri yang kuat, terstruktur, dan berkelanjutan. HIMKI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata, Aceh diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu pilar industri kreatif nasional yang berdaya saing tinggi di pasar global.



















