Indonesia Bidik Pasar Muslim Thailand Selatan Lewat Satun Halal Street 2026

banner 468x60

Thailand – Indonesia kembali menunjukkan daya tariknya di panggung internasional melalui partisipasi dalam ajang Satun Halal Street 2026 yang berlangsung pada 1-3 Mei 2026 di Satun Geopark Gateway, Provinsi Satun, Thailand Selatan.

banner 336x280

Dalam rilis Pers Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis KRI Songkhla dalam mendorong promosi ekonomi sekaligus memperkuat diplomasi budaya di kawasan dengan mayoritas penduduk Muslim tersebut.

“Partisipasi Indonesia dalam ajang ini mencerminkan kuatnya daya saing produk dan budaya nasional di pasar regional. “Thailand Selatan, khususnya Satun, memiliki potensi besar sebagai pintu masuk (gateway) bagi promosi produk dan pariwisata Indonesia ke pasar Muslim di kawasan. Momentum ini perlu ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret dan berkelanjutan,” ujar Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky, Rabu, 6 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KRI Songkhla akan terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha guna mengoptimalkan peluang yang ada.

“Kami akan mengintensifkan upaya tindak lanjut, termasuk penjajakan kerja sama perdagangan dan pariwisata serta penguatan konektivitas, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh pelaku usaha dan masyarakat,” tambahnya.

Mengusung pendekatan promosi terpadu, KRI Songkhla menghadirkan pelaku UMKM Indonesia, PT Yakin Global Indopratama, yang menampilkan produk modest fashion serta kuliner khas Indonesia. Kehadiran produk-produk tersebut menarik antusiasme tinggi pengunjung dan menjadikan stan Indonesia sebagai salah satu yang paling ramai sepanjang kegiatan.

Tingginya minat masyarakat lokal mempertegas bahwa Satun merupakan pasar potensial bagi produk UMKM dan pariwisata Indonesia, khususnya pada segmen wisatawan Muslim. Kedekatan geografis dan budaya antara Tailan Selatan dengan beberapa wilayah bagian barat Indonesia (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat) turut menjadi faktor pendukung yang memperkuat peluang tersebut.

Selain promosi produk, KRI Songkhia juga aktif membangun jejaring strategis melalui pertemuan dengan Tourism Authority of Thailand (TAT) Office Satun, Satun Provincial Administrative Organization, serta pelaku industri perjalanan dari Indonesia dan Thailand. Pertemuan tersebut menyoroti peluang pengembangan kerja sama pariwisata berbasis Muslim-friendly tourism, termasuk potensi peningkatan arus wisatawan antara Thailand Selatan dan wilayah barat Indonesia.

Dalam konteks konektivitas, pengembangan jalur transportasi laut melalui Pelabuhan Tammalang di Satun menuju wilayah barat Indonesia diidentifikasi sebagai peluang strategis untuk memperkuat koneksi ekonomi dan pariwisata lintas kawasan.

“Keikutsertaan Indonesia dalam Satun Halal Street 2026 tidak hanya memperkuat citra positif Indonesia di Tailand Selatan, tetapi juga membuka peluang konkret bagi peningkatan kerja sama ekonomi dan pariwisata kedua negara. Satun merupakan salah satu provinsi di wilayah selatan Tailan yang menjadi hub utama “Muslim-friendly travel” dimana sekitar 80% penduduknya beragama Islam. Ekonomi Satun ditopang utamanya oleh sektor pertanian (karet, minyak sawit, buah-buahan), perikanan dan pariwisata. Global Geopark di Satun adalah situs pertama di Tailan yang menerima pengakuan UNESCO di tahun 2018,” Demikian Konsul RI Songkhla, Winardi H. Lucky.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed