Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin pelantikan 14 kepala kejaksaan tinggi (kajati) dan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Dalam kesempatan itu, Jaksa Agung memerintahkan seluruh jajaran untuk meninggalkan pola kerja lama yang tidak adaptif.
Adapun pelantikan digelar di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung hari ini. Jaksa Agung mulanya menekankan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar hak atau wewenang, melainkan alat untuk memimpin perubahan ke arah yang lebih baik.
“Jabatan tersebut bukan sekadar hak atau wewenang, melainkan alat strategis untuk menjawab tantangan zaman dan memimpin perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Burhanuddin, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pendekatan kerja konvensional tidak lagi relevan. Para pejabat diminta menguasai ruang digital dan mampu mengendalikan narasi publik berbasis data guna menangkal disinformasi. Selain itu, isu integritas menjadi perhatian serius, dengan penegasan bahwa tidak ada toleransi bagi pegawai yang pernah terkena sanksi disiplin untuk menduduki jabatan strategis.
“Penguasaan ruang digital menjadi keharusan agar institusi mampu mengendalikan narasi publik melalui fakta dan data guna mencegah berkembangnya disinformasi di media sosial,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintahan yang menekankan reformasi birokrasi, penguatan integritas, serta percepatan transformasi digital di sektor publik.
“Masing-masing bidang memiliki karakteristik dan dinamika tersendiri. Kekeliruan memahami tugas dapat berdampak langsung pada kualitas penegakan hukum,” imbuh Burhanuddin.
Jaksa Agung mengajak seluruh pejabat untuk memaknai jabatan sebagai amanah terakhir yang harus dijalankan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan ketulusan. Ia berharap setiap pejabat mampu meninggalkan jejak pengabdian yang bermakna bagi institusi, bangsa, dan negara.
Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi Kejaksaan Agung sebagai institusi penegak hukum yang modern, adaptif, dan berintegritas tinggi di tengah tantangan zaman.
Berikut daftar pejabat yang dilantik hari ini:
1. Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum
2. Abdul Qohar sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
3. Sugeng Riyanta sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara
4. Dwi Agus Arfianto sebagai Direktur D pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum
5. Didik Farkhan Alisyahdi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus
6. Sila Haholongan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
7. Riono Budisantoso sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung
8. Ardito Muwardi sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus
9. Hermon Dekristo sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer
10. Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
11. Harli Siregar sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
12. I Dewa Gede Wirajana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau
13. Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
14. Dedie Tri Hariyadi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat
15. Rahmat R sebagai Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus
16. Zullikar Tanjung sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah
17. Siswanto sebagai Direktur B pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum
18. Teguh Subroto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah
19. Sukarman Sumarinton sebagai Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
20. Budi Hartawan Panjaitan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat
21. Riyono sebagai Inspektur Keuangan I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
22. Sumurung Pandapotan Simaremare sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo
23. Edi Handojo sebagai Direktur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
24. Lila Agustina sebagai Kepala Pusat Kesehatan Yustisial
25. Suwandi sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum
26. Sunarwan sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan
27. Chatarina Muliana sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan pada Badan Pemulihan Aset
28. Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali
29. Abdullah Noer Deny sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
30. Saiful Bahri Siregar sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.


















