Gayo Lues (The Indonesian News) – Kodim 0113/GL bersama Batalyon Tap 855/RD terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan di 56 titik lokasi untuk pemulihan akses transportasi dan konektivitas perekonomian masyarakat pascabencana hidrometeorologi di kabupaten Gayo Lues, provinsi Aceh.
Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, Kamis (30/7/2026) mengatakan, percepatan pemulihan pasca bencana itu sesuai dengan program Presiden RI terkait pembangunan jembatan Garuda yang hingga saat ini sudah ke 56 titik, diantaranya 51 jembatan gantung, dua jembatan beton dan tiga jembatan Aramco.
Sebelumnya Kodim 0113/GL telah mengumpulkan data-data terkait jembatan yang mengalami kerusakan serta melaporkan ke Pemerintahan Pusat.
“Dari 56 jembatan yang akan dibangun, kita telah menyelesaikan dua jembatan beton, satu jembatan aramco dan untuk jembatan gantung kemungkinan di minggu ini ada sembilan yang sudah selesai,” Ujar Dandim usai mendampingi tim SATGAS PPR melakukan monitoring dan evaluasi pemulihan pascabencana di Gayo Lues.
Lebih lanjut ia mengatakan ,sisa jembatan lainnya sedang dalam progres . Namun, kendala di lapangan terdapat lahan yang tidak datar, bahkan miring, ketinggian tebing yang curam serta lembah yang dalam menjadi suatu kendala yang membutuhkan tenaga ekstra bagi para personil dalam progres pembangunannya.
“Titik-titik pembangunan jembatam ini tidak semuanya dapat di akses dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Bahkan personil kita terkadang harus memanggul material menuju lokasi pembangunan jembatan. Ini menjadi salah satu kendala dalam pembangunan selain perubahan cuaca,” demikian kata Dandim Arm Fran Desiafan.
Misi kemanusiaan Koops TNI Habema di Distrik Agandugume, Oneri dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (31/7/2026). (Foto : Pen Koops TNI Habema).
Puncak Jaya (The Indonesian News) – Di balik dinginnya udara pegunungan Papua yang mencapai 2–9 derajat Celsius, saudara-saudara kita di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, tengah menghadapi ujian berat. Cuaca ekstrem yang berkepanjangan menyebabkan kekeringan, gagal panen, dan berujung pada keterbatasan bahan pangan bagi masyarakat, termasuk bayi dan anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan, Jumat (31/7).
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna mengatakan, Koops TNI Habema bergerak cepat melaksanakan misi kemanusiaan dengan menyalurkan 2 ton bantuan obat-obatan dan logistik yang terdiri atas paket sembako, beras, mi instan, gula, serta susu bergizi untuk bayi dan anak-anak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.
Misi kemanusiaan Koops TNI Habema di Distrik Agandugume, Oneri dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (31/7/2026). (Foto : Pen Koops TNI Habema).
“Perjalanan menuju wilayah terdampak bencana bukanlah tugas yang mudah. Medan dan cuaca yang ekstrim, serta kondisi wilayah yang terisolasi menjadikan proses distribusi bantuan penuh tantangan. Dengan memanfaatkan dukungan transportasi udara, para prajurit menembus medan yang sulit demi memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat secepat mungkin,” Kata Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.
Bagi prajurit Koops TNI Habema, misi ini bukan sekadar mengantarkan logistik. Lebih dari itu, setiap penerbangan membawa harapan bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Setiap paket bantuan yang tiba merupakan bukti bahwa negara hadir dan tidak membiarkan rakyatnya berjuang sendirian menghadapi bencana.
Dansatgas Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat Papua.
“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita di Agandugume , Oneri, dan Lambewi sedang menghadapi situasi yang sangat berat akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan kekeringan dan kelangkaan pangan. Karena itu, Koops TNI Habema bergerak cepat menyalurkan bantuan agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama bayi dan anak-anak, dapat segera terpenuhi. Meskipun medan yang ditempuh sangat sulit dan cuaca sering kali tidak bersahabat, kami akan terus berupaya hadir untuk membantu. Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas kami, karena setiap warga Papua adalah bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama,” ujar Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan.
Ia menambahkan bahwa sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar bantuan kemanusiaan dapat terus menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang terdampak bencana.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa negara selalu hadir bersama rakyat dalam setiap situasi, terutama ketika mereka menghadapi kesulitan. Koops TNI Habema akan terus mendukung setiap upaya kemanusiaan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” tambahnya.
Melalui operasi kemanusiaan ini, Koops TNI Habema menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam melindungi kehidupan, menguatkan solidaritas, dan memastikan keselamatan sesama. Di tengah dinginnya pegunungan Papua, kepedulian menjadi kehangatan yang menghubungkan negara dengan rakyatnya.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta memberikan harapan baru bagi bayi, anak-anak, dan seluruh keluarga yang sedang berjuang melewati masa sulit akibat kekeringan dan kelaparan,” Demikian Pen Koops TNI Habema.
IPC Terminal Petikemas dan Pelindo Group Luncurkan PELITA 2026. (Foto : Dok. Pelita).
Jakarta (The Indonesian News) – PT IPC Terminal Petikemas bersama enam perusahaan Pelindo Group resmi meluncurkan Program PELITA 2026 (Pelindo Tanpa Balita Stunting) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berfokus pada peningkatan pemenuhan gizi, edukasi kesehatan, serta pendampingan berkelanjutan bagi ibu hamil dan balita, Jumat (31/7).
Peluncuran Program PELITA 2026 dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dan menjadi wujud sinergi tujuh perusahaan Pelindo Group, yaitu PT Pelindo Sinergi Lokaseva, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, PT Menara Maritim Indonesia, PT IPC Terminal Petikemas, PT Jasa Armada Indonesia, PT Pelabuhan Tanjung Priok, dan PT Multi Terminal Indonesia.
Lurah Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi Pelindo Group dalam mendukung upaya pencegahan stunting di wilayahnya.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam Program PELITA 2026. Anak-anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa, sehingga upaya pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting,” ujar Ester dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.
Program ini dirancang untuk memberikan intervensi komprehensif selama kurang lebih enam bulan dengan total 72 hari intervensi aktif. Sebanyak 30 balita dan 25 ibu hamil di Kelurahan Rawa Badak Utara akan menjadi penerima manfaat melalui berbagai kegiatan, mulai dari pemberian Makanan Tambahan (PMT), edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, hingga pendampingan bagi orang tua atau wali.
Seremoni peluncuran turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat, penyuluhan mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta workshop pengolahan menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam rangkaian pelaksanaan Program PELITA 2026.
Sementara itu, Senior Manager Sekretariat Perusahaan PT IPC Terminal Petikemas, Daniel Setiawan, menegaskan bahwa kolaborasi lintas perusahaan di lingkungan Pelindo Group menjadi kunci dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui Program PELITA 2026, IPC Terminal Petikemas bersama Pelindo Group berupaya menghadirkan intervensi yang berkelanjutan melalui pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan, serta pendampingan kepada ibu hamil dan orang tua. Kami berharap program ini dapat mendukung terciptanya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan bebas stunting,” kata Daniel.
Melalui Program PELITA 2026, IPC Terminal Petikemas bersama Pelindo Group menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah operasional perusahaan sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat menghasilkan langkah konkret dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, berkualitas, dan bebas stunting.
PELNI Gelar Sosialisasi Antikorupsi dan Whistleblowing System 2026 di Kantor Pusat PELNI, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto : Dok. PELNI).
Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menggelar Sosialisasi Anti Korupsi, Anti Pencucian Uang, Larangan Gratifikasi dan Anti Penyuapan serta Pelaporan Whistleblowing System (WBS) Tahun 2026 di Kantor Pusat PELNI, Jakarta, pada Kamis (30/7). Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri oleh Dewan Komisaris PELNI, jajaran Direksi PELNI, Direksi Anak dan Cucu Perusahaan, seluruh pegawai PELNI, Nakhoda, serta Kepala Cabang sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya integritas dan tata kelola perusahaan yang baik.
Kegiatan ini menghadirkan Plt. Direktur Antikorupsi Badan Usaha KPK Arend Arthur Duma sebagai narasumber yang memberikan pembekalan mengenai strategi pencegahan korupsi di lingkungan badan usaha. Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen PELNI dalam membangun budaya perusahaan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel guna mendukung keberlanjutan bisnis.
Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan perusahaan sehingga harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh insan PELNI, baik di darat maupun di atas kapal.
“Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga budaya yang harus hidup dalam setiap proses bisnis perusahaan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memperkuat pemahaman seluruh insan PELNI agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi, menolak gratifikasi dan penyuapan, serta mengedepankan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Budi.
Dalam pemaparannya, Arend Arthur Duma menegaskan bahwa integritas merupakan kunci untuk menjaga keberlanjutan perusahaan di tengah berbagai tantangan bisnis. Oleh karena itu, setiap perusahaan perlu membangun sistem yang mampu mencegah terjadinya korupsi sejak dini.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk tindak pidana korupsi, faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kecurangan, perbedaan antara gratifikasi, suap, dan pemerasan, serta pentingnya mengenali dan menghindari konflik kepentingan dalam menjalankan tugas.
“Pencegahan korupsi harus dibangun melalui sistem yang kuat dan budaya integritas yang dijalankan secara konsisten. Komitmen pimpinan serta keberanian setiap insan perusahaan untuk melaporkan dugaan pelanggaran melalui Whistleblowing System menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas,” ujar Arend.
Selain itu, sosialisasi juga memperkenalkan pemanfaatan Panduan Cegah Suap dan Korupsi (PanCek) sebagai alat evaluasi penerapan sistem antikorupsi di perusahaan. PELNI juga terus memperkuat Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana pelaporan yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor serta mendukung penanganan laporan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui sosialisasi ini, PELNI berharap seluruh insan perusahaan semakin memahami pentingnya penerapan prinsip antikorupsi dalam setiap aktivitas kerja, serta secara konsisten menolak segala bentuk gratifikasi, suap, pencucian uang, dan praktik korupsi lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PELNI untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), menjaga kepercayaan publik, serta mendukung keberlanjutan perusahaan sebagai BUMN yang berintegritas.
PELNI Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Awards 2026. (Foto : Dok. PELNI).
Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) meraih penghargaan “The Leading Maritime Connectivity Company of the Year” pada ajang Transportasi Indonesia Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Transportasi Media Indonesia di Jakarta pada Kamis (30/7). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen PELNI dalam memperkuat konektivitas maritim nasional, mendukung pemerataan pembangunan, serta menghadirkan layanan transportasi laut yang andal bagi masyarakat Indonesia.
Penghargaan diserahkan oleh Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Dr. Ir. R. Sony Sulaksono Wibowo, M.T., Ph.D., dan diterima langsung oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Hana Suhardi yang hadir mewakili manajemen perusahaan.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Hana Suhardi menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada PELNI. Menurut Hana, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan PELNI dalam menghadirkan layanan transportasi laut yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Transportasi Media Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada PELNI. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan transportasi laut yang semakin andal, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Hana.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus berperan dalam menghubungkan wilayah Indonesia melalui layanan angkutan penumpang, logistik, tol laut, kapal perintis, dan kapal ternak. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP).
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PELNI untuk terus berinovasi dan memperkuat peran sebagai penyedia layanan transportasi laut nasional yang terintegrasi. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung pembangunan sistem transportasi nasional yang berkelanjutan serta berdaya saing,” pungkas Hana.
Melalui penghargaan ini, PELNI optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat konektivitas maritim Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui layanan transportasi laut yang profesional, andal, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bea Cukai Aceh saat kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026. (Foto : Dok. Kanwil Bea Cukai Aceh).
Meulaboh (The Indonesian News) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Aceh bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Meulaboh melaksanakan kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh Asral Effendi serta didampingi Kepala KPPBC TMP C Meulaboh Ahmad Yudi Fevrianto bertujuan meningkatkan kompetensi petugas dalam pengawasan ekspor batubara melalui praktik pengambilan sampel sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha.
Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Asral Effendi, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi petugas harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti dinamika proses bisnis ekspor dan perkembangan komoditas.
Bea Cukai Aceh saat kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026. (Foto : Dok. Kanwil Bea Cukai Aceh).
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bea Cukai Aceh dalam meningkatkan kompetensi petugas di bidang pengawasan ekspor batubara. Melalui praktik pengambilan sampel secara langsung di lapangan, petugas tidak hanya memahami prosedur yang berlaku, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis yang akan mendukung pelaksanaan tugas secara profesional, akurat, dan akuntabel,” ujar Asral Effendi dalam keterangan tertulis, Kamis, 31 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Teknis (Peltek) Batubara yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Kanwil DJBC Aceh. Pada pelatihan tersebut, para petugas memperoleh pembekalan mengenai metode perhitungan kuantitas muatan batubara, sedangkan pada kunjungan lapangan kali ini fokus pembelajaran diarahkan pada praktik pengambilan sampel batubara sesuai standar yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, para petugas berkesempatan mengamati secara langsung tahapan operasional ekspor batubara, mulai dari proses penanganan komoditas hingga teknik pengambilan sampel yang representatif. Sampel yang diperoleh selanjutnya akan diuji di Laboratorium Bea Cukai untuk memastikan kesesuaian jenis dan spesifikasi komoditas dengan dokumen pemberitahuan pabean. Proses ini merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung pelaksanaan pengawasan kepabeanan yang akurat dan akuntabel.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KPPBC TMP C Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto, menekankan pentingnya kolaborasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem ekspor yang kondusif.
“Sinergi yang baik dengan para pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan sekaligus efektivitas pengawasan. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat memahami proses bisnis secara lebih komprehensif sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan lebih optimal,” ungkap Ahmad Yudi Fevrianto.
Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara Bea Cukai dan PT Mifa Bersaudara sebagai salah satu eksportir batubara terbesar di Aceh. Pemahaman yang lebih baik terhadap proses bisnis ekspor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat efektivitas pengawasan, serta mendukung kepatuhan pengguna jasa terhadap ketentuan di bidang kepabeanan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil DJBC Aceh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kompetensi petugas yang semakin baik diharapkan dapat mendukung pengawasan ekspor yang lebih berkualitas, menjaga validitas data statistik perdagangan, serta berkontribusi terhadap optimalisasi penerimaan negara dan kelancaran arus logistik nasional.
Polsek Pamulang gagalkan aksi pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2026). (Foto : Dok. Polsek Pamulang).
Jakarta (The Indonesian News) – Unit Reskrim Polsek Pamulang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 06.17 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga pelaku berinisial AN, RA, dan MA beserta sejumlah barang bukti, termasuk dua bilah senjata tajam.
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Pebri Saputra, mengatakan pengungkapan bermula saat tim opsnal melaksanakan patroli kewilayahan dan mencurigai gerak-gerik tiga orang di sekitar lokasi. Petugas kemudian melakukan pemantauan dan mendapati para pelaku mulai menjalankan aksinya dengan mengganjal mesin ATM serta menunggu nasabah yang akan bertransaksi.
“Petugas segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya pencurian. Saat dilakukan penangkapan, para pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga dua orang di antaranya diberikan tindakan tegas dan terukur. Selanjutnya, ketiganya diamankan untuk menjalani proses hukum,” ujar Galuh.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para pelaku diduga mengganjal mesin ATM agar kartu milik nasabah tidak dapat keluar. Ketika nasabah mengalami kesulitan, pelaku berpura-pura membantu dengan tujuan menguasai kartu tersebut. Dari lokasi, petugas mengamankan dua unit sepeda motor, satu kartu ATM BCA, dua bilah pisau, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara.
Penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan keterlibatan para pelaku dalam aksi serupa di lokasi lain. Pengembangan perkara juga dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya korban maupun tempat kejadian lainnya.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya patroli, kewaspadaan petugas, dan kepedulian bersama dalam mencegah kejahatan yang menyasar nasabah perbankan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat bertransaksi di mesin ATM. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengalami kendala yang tidak biasa, segera laporkan kepada petugas di lokasi, kantor kepolisian terdekat, atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Budi Hermanto.
Kepala BKN Prof. Zudan (Tengah) meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat di titik lokasi UPT BKN Kendari, Kamis (30/07/2026). (Foto : Humas BKN).
Kendari (The Indonesian News) – Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Sulawesi Tenggara, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat di titik lokasi UPT BKN Kendari, Pada Kamis (30/07/2026). Prof. Zudan mengatakan salah satu kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat adalah tersedianya guru terbaik, kepala sekolah terbaik, wali asuh terbaik, dan tenaga non-kependidikan terbaik yang mampu mengelola pendidikan secara profesional dan berkelanjutan.
Kepala BKN Prof. Zudan (Pertama Kiri) meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat di titik lokasi UPT BKN Kendari, Kamis (30/07/2026). (Foto : Humas BKN).
Dengan kualifikasi tersebut, Prof. Zudan menilai kualitas lulusan yang dihasilkan oleh Sekolah Rakyat sangat ditentukan oleh kualitas pengelola yang direkrut sejak awal. “BKN terus mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden melalui penyelenggaraan seleksi yang profesional dan berbasis merit,” ungkapnya saat melakukan peninjauan, pembukaan, dan pengarahan Seleksi Sekolah Rakyat.
Untuk mendapatkan sumber daya manusia unggul tersebut, Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN memastikan pelaksanaan seleksi dilakukan dengan standar yang tinggi. Sistem seleksi yang digunakan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan objektivitas sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta. Proses seleksi kompetensi yang dilakukan berbasis CAT bertujuan agar kandidat yang akhirnya lulus adalah individu-individu yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen tinggi terhadap pelayanan pendidikan.
Prof. Zudan juga mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan menunjukkan kinerja terbaik selama mengikuti seleksi. Kemampuan bekerja cepat, tepat, dan akurat menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang. Kehadiran seluruh peserta dalam proses seleksi menurutnya merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyiapkan tenaga pendidikan dan tenaga pendukung terbaik bagi Sekolah Rakyat.
Di akhir tinjauannya, Prof. Zudan mengingatkan bahwa proses seleksi telah dirancang untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta. Setiap peserta diimbau untuk fokus pada usaha dan kemampuan yang dimiliki tanpa mengandalkan cara-cara di luar mekanisme yang telah ditetapkan.
Seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat ini sendiri sudah berlangsung sejak 17 Juli yang diselenggarakan di 42 titik lokasi se-Indonesia. Tercatat tahap seleksi kompetensi berbasis CAT ini menjaring kandidat terbaik dari total 118.432 peserta yang sebelumnya dinyatakan lanjut ke tahap seleksi kompetensi. Selama proses penyelenggaraan seleksi, BKN terus berperan aktif dalam memastikan program prioritas Presiden ini didukung oleh sumber daya manusia terbaik.
“Ini merupakan bentuk kontribusi BKN dalam mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional di bidang pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,”Tutup Prof. Zudan
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro (tengah) menyampaikan Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Foto: BPMI Setpres).
Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah akan menutup rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan tahun 2026 dengan penyelenggaraan Merdeka Run. Ajang lari dengan jarak 5 kilometer, 8,1 kilometer, dan 10 kilometer ini terbuka bagi seluruh masyarakat sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Rute Merdeka Run ini akan dimulai dari depan Istana Merdeka, kemudian akan melalui rute sepanjang jarak yang dikentukan ada yang jarak lima, delapan (koma) satu, dan sepuluh kilometer,” jelas Wakil Menteri (Wamen) Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dalam keterangannya di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Wamen Juri pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam Merdeka Run. Selain memperoleh race pack eksklusif, jersey, serta medali, Wamen Juri menyampaikan bahwa seluruh peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik lainnya.
“Hadiah-hadiah bagi para finisher pemenang, termasuk door prize akan disediakan oleh para peserta Merdeka Run. Terima kasih kepada teman-teman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sudah mengoordinir kegiatan ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Wamen Juri menegaskan bahwa Merdeka Run merupakan salah satu dari rangkaian agenda tingkat nasional sepanjang Bulan Kemerdekaan. Rangkaian agenda tersebut, menurut Juri tidak lepas dari kolaborasi seluruh pihak baik pemerintah, BUMN, TNI, Polri, maupun unsur lainnya.
“Pelaksanaan agenda bulan kemerdekaan tingkat nasional tahun 2026 juga didukung oleh sejumlah kementerian dan lembaga BUMN, kemudian juga pemerintah daerah, TNI, Polri, kesehatan, dan teman-teman unsur yang lain,” katanya.
Tidak hanya agenda nasional, Wamen Juri turut menghimbau pemerintah daerah untuk turut berpartisipasi dalam merayakan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah, BUMN, BUMD termasuk untuk juga ikut berpartisipasi membuat berbagai kegiatan untuk merayakan kegiatan HUT RI ke-81 supaya meriah dengan tetap mempertahankan kepentingan-kepentingan publik yang lain,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Wamen Juri menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan rangkaian kegiatan di bulan kemerdekaan menimbulkan penyesuaian arus lalu lintas. Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur serta membangkitkan semangat kebangsaan Indonesia.
“Kami mohon maaf dan semata-mata ini untuk memeriahkan peringatan HUT RI, mensyukuri kemerdekaan, dan membangun semangat kembali untuk membuat kita bekerja keras, mencapai tujuan-tujuan bernegara yakni sesuai dengan tema masyarakat kita untuk menuju bangsa yang berdaulat, adil dan makmur,” tandasnya.
Penutupan SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan).
Jakarta (The Indonesian News) – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul guna mendukung program prioritas nasional di sektor ekonomi kerakyatan.
Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2026. Sebanyak 33.785 peserta dari seluruh penjuru Indonesia dinyatakan berhasil lulus. Para peserta telah melewati pembekalan intensif selama satu setengah bulan yang memadukan tiga puluh hari materi bela negara dan lima belas hari kemampuan manajerial untuk membentuk kedisiplinan serta integritas yang tangguh.
Dalam amanatnya, Sekjen Kemhan menegaskan peran krusial para lulusan sebagai ujung tombak pembangunan di wilayah pedesaan maupun pesisir. “Oleh karena itu, saya berharap Saudara mampu menjadi penggerak pembangunan yang berintegritas, adaptif, dan profesional, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Letjen TNI Tri Budi di hadapan puluhan ribu peserta, Dikutip dari Keterangan tertulis Biro Infohan Setjen Kemhan, Jumat, 31 Juli 2026.
Pendidikan ini juga terbukti berjalan secara inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali. Komitmen tersebut tercermin dari partisipasi aktif peserta difabel asal Medan, Muhammad Aulia Ansori. Lulusan Sarjana Perikanan yang mengambil formasi penjamin mutu ini sangat mengapresiasi pendekatan humanis para pelatih yang selalu memberikan penyesuaian aktivitas fisik selama masa pendidikan berlangsung.
Pada sesi keterangan pers seusai upacara, Sekjen kemhan menambahkan bahwa seluruh talenta muda ini akan segera dikembalikan ke daerah masing-masing untuk menunggu tahap pemanggilan. Proses penempatan operasional selanjutnya akan diatur oleh panitia pusat bersama instansi terkait untuk masa penugasan selama dua tahun ke depan. Berbekal wawasan kebangsaan dan kapasitas teknis yang memadai, para lulusan kini siap ditugaskan demi memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.