Beranda blog Halaman 43

Presiden Prabowo dan Presiden Ramos-Horta Bahas Penguatan Kerja Sama, Termasuk Kolaborasi Riset Dalam Negeri dengan Peraih Nobel

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memberikan keterangan pers kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Foto: BPMI Setpres

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta bersama sejumlah penerima Nobel di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas peningkatan kerja sama, salah satunya melalui kolaborasi antara para peraih Nobel dengan peneliti dan akademisi Indonesia.

“Lebih banyak saya kira potensi untuk ke depan, untuk dieksplorasi, terutama kan para pemenang Nobel ini dari berbagai latar belakang. Ada yang biologis, ada yang fisika, dan macam-macam,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangannya usai pertemuan.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem riset di dalam negeri. Menurutnya, Presiden Prabowo menegaskan agar kolaborasi tersebut dapat segera direalisasikan.

“Karena sangat penting sekali para peraih Nobel itu memberikan inspirasi, kemudian bisa menjadi bagian dari ekosistem penguatan talenta riset di Indonesia. Dan Pak Presiden juga sangat berharap bahwa kolaborasi ini bisa dilakukan secepatnya,” jelas Arif.

Arif menuturkan, kolaborasi serupa sebelumnya telah dilakukan BRIN dalam pengembangan Metal-Organic Framework bersama peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa. Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan melalui pembangunan sister lab di Indonesia yang berfokus pada pengembangan teknologi terkait gas alam.

“Jadi sudah pernah saya sampaikan bahwa peraih Nobel Jepang ini kemudian membangun sister lab di Indonesia. Dan sister lab di Indonesia ini sekarang sedang mempersiapkan bagaimana menghasilkan gas alam dengan tekanan yang lebih rendah dengan menggunakan temuan dari hasil peraih Nobel itu,” tuturnya.

Di samping penguatan riset, Arif menuturkan bahwa para peraih Nobel yang diterima Presiden Prabowo sebelumnya telah mengunjungi kawasan konservasi di Lampung. Hal tersebut turut menjadi perhatian dalam pertemuan, khususnya terkait upaya memperkuat konservasi alam di Indonesia.

“Jadi Pak Presiden juga punya komitmen yang sangat kuat agar proteksi terhadap flora fauna di Indonesia ini bisa semakin diperkuat. Itu tadi poin-poin yang tadi sudah disampaikan Pak Presiden,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan sejumlah program strategis Indonesia, mulai dari ketahanan pangan hingga pembangunan kampung nelayan. Menurut Arif, Presiden turut berbagi pengalaman Indonesia dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pak Presiden juga menyampaikan berbagai program strategis terkait dengan food security, pengalaman kita untuk MBG, dan Presiden juga terus menegaskan komitmen untuk membangun kampung nelayan,” jelasnya.

Selain membahas penguatan riset dan program strategis nasional, Presiden Prabowo mendorong BRIN untuk terus menciptakan inovasi dalam menghadapi potensi bencana di Indonesia. Salah satu inovasi yang menjadi perhatian ialah pengembangan rumah modular tahan gempa yang percontohannya telah dibangun sejak 2021–2022.

“Pak Presiden tadi sudah menyampaikan bahwa Indonesia itu merupakan daerah yang ring of fire ya, banyak sekali titik kerentanan terhadap bencana. Sehingga beliau tadi menyampaikan bahwa ini memerlukan kajian, memerlukan inovasi-inovasi teknologi untuk bisa mengatasi, mengantisipasi, maupun terus bisa memberikan solusi sehingga hal-hal tersebut tidak terjadi di Indonesia,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Selain itu, pertemuan turut dihadiri oleh perwakilan Komisi IV DPR RI yang membidangi antara lain urusan lingkungan hidup.

Presiden Prabowo Perkuat Pengendalian Karhutla Kalteng dari Pemadaman hingga Pencegahan

Presiden Prabowo Subianto (Tengah) memimpin rapat penanganan karhutla Provinsi Kalimantan Tengah di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Sabtu (22/8/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah mitigasi dilakukan secara intensif untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik api baru.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 22 Agustus 2026, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima laporan mengenai kondisi dan kebutuhan penanganan karhutla saat memimpin rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah, Palangka Raya.

“Dalam rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026, Presiden menerima laporan kebutuhan di lapangan dan memastikan dukungan pemerintah terus diperkuat,” ujar Seskab Teddy.

Untuk memperkuat operasi pemadaman, pemerintah akan menambah empat helikopter water bombing pada Minggu, 23 Agustus 2026. Selain itu, dukungan kendaraan pemadam serta sarana untuk memastikan ketersediaan air di lokasi kebakaran juga terus ditingkatkan.

“4 helikopter water bombing akan ditambahkan besok untuk memperkuat operasi pemadaman,” kata Seskab Teddy.

“Mobil pemadam disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan. Penyediaan pompa, pipa-pipa air, dan mesin bor air terus dipenuhi untuk memperkuat suplai air bagi operasi pemadaman,” lanjutnya.

Selain penanganan titik api yang telah muncul, pemerintah juga menempatkan langkah pencegahan sebagai bagian penting dalam pengendalian karhutla. Kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas maupun munculnya titik api baru.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Kalimantan Tengah sepanjang 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 tercatat 7.634,46 hektare. Luasan tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah tahun sebelumnya seiring dengan penguatan kesiapsiagaan dan langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah.

“Angka ini lebih rendah dibandingkan luas karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya berkat kesiapsiagaan yang terus diperkuat,” ungkap Seskab Teddy.

Presiden Prabowo optimistis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat segera dikendalikan. Pemerintah, menurut Seskab, akan terus memperkuat langkah penanganan di lapangan dan pada saat yang sama memastikan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

“Presiden optimistis karhutla dapat segera dikendalikan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan di lapangan sekaligus menindak sesuai hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran,” tutur Seskab Teddy.

BNPB Perkuat OMC dan Armada Pemadaman Kendalikan Karhutla di Kalimantan

Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Maumere (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan, menyusul peningkatan titik panas dan sebaran asap dalam sepekan terakhir. Penguatan dilakukan melalui pelaksanaan kembali Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), penambahan armada udara, serta penguatan personel dan sarana pemadaman di darat.

Hal itu sebagaimana yang disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto di sela-sela peninjauan Posko Logistik Nasional Penanganan Darurat Gempa M 7,7 Flores di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.

Menurut Suharyanto, peningkatan aktivitas Karhutla terutama terpantau di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh minimnya curah hujan alami yang terjadi selama hampir sepekan terakhir sehingga memperbesar potensi kebakaran dan memperpanjang keberadaan asap di sejumlah wilayah.

“Kondisi Karhutla di Kalimantan memiliki karakteristik yang berbeda karena banyak terjadi di lahan gambut. Permukaan lahan yang terlihat sudah padam belum tentu bara di bawahnya benar-benar mati. Karena itu, hujan dengan intensitas yang cukup menjadi salah satu faktor penting untuk membantu membasahi kembali lahan gambut dan memadamkan bara yang masih tersimpan,” ujar Suharyanto.

Untuk itu, BNPB melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai salah satu prioritas penanganan. Berdasarkan evaluasi teknis dan ketersediaan awan yang dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Minggu (23/8), penyemaian awan menggunakan garam dapat kembali dilaksanakan secara intensif di wilayah Kalimantan.

“OMC menjadi salah satu prioritas kita. Hari ini sudah bisa kembali dilaksanakan secara intensif berdasarkan kondisi awan yang tersedia. Kita berharap hujan dapat segera turun di wilayah-wilayah yang membutuhkan sehingga membantu proses pemadaman di lapangan,” kata Suharyanto.

Penguatan penanganan Karhutla juga dilakukan melalui penambahan armada udara. BNPB saat ini menyiagakan 30 unit helikopter untuk mendukung operasi water bombing dan patroli udara di wilayah Kalimantan. Sementara itu, sebanyak 22 unit helikopter disiagakan untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah Sumatera. Jumlah armada tersebut masih dapat ditambah sesuai kebutuhan lapangan dan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta koordinasi dengan Kementerian Pertahanan.

Selain operasi udara, pemerintah memperkuat satgas darat dengan menambah perlengkapan bagi personel, termasuk Alat Pelindung Diri (APD) dan pompa air bertekanan tinggi (high-pressure pump). Penguatan ini ditujukan untuk memastikan proses pemadaman di darat dapat berjalan lebih efektif.

Pemerintah juga mengalokasikan dukungan berupa mobil tangki air hingga 100 unit untuk setiap provinsi sesuai kebutuhan. Armada tersebut akan memperkuat distribusi air bagi operasi pemadaman darat di wilayah kabupaten dan kota yang terdampak Karhutla.

Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap penanganan Karhutla di Kalimantan. Setelah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Presiden Prabowo Subianto, telah menginstruksikan agar kebutuhan sarana dan prasarana operasional tim gabungan di lapangan dipenuhi dan penanganan dipercepat.

“Presiden memberikan perhatian penuh dan menginstruksikan agar kebutuhan operasional di lapangan dipenuhi. Jadi bukan hanya pemadaman dari udara, tetapi juga penguatan satgas darat, peralatan, pompa, mobil tangki, dan seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mempercepat pengendalian Karhutla,” jelas Suharyanto.

Penerbangan Tidak Terganggu

Di sisi lain, BNPB terus memantau dampak asap terhadap aktivitas masyarakat, termasuk sektor transportasi udara. Kepekatan asap sempat menyebabkan penurunan jarak pandang di sejumlah wilayah, antara lain Banjarbaru, Palangka Raya, dan Pontianak, terutama pada pagi hari sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 waktu setempat. Namun, kondisi jarak pandang dilaporkan berangsur membaik pada siang hari.

Berdasarkan pemantauan lalu lintas udara pada Minggu pagi (23/8), aktivitas penerbangan di sejumlah bandara utama, seperti Bandara Syamsudin Noor, Bandara Supadio, dan Bandara Tjilik Riwut, masih dapat berlangsung dengan aman dan sesuai jadwal.

Dalam penanganan dampak kesehatan akibat asap Karhutla, BNPB juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah. Posko Kesehatan Terpadu diperkuat di daerah terdampak untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan gangguan kesehatan tertentu, mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang diperlukan.

Sementara terkait potensi dampak asap lintas batas atau cross-border haze, pemerintah terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas kementerian/lembaga sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Untuk Sumatera saat ini relatif lebih terkendali karena hujan masih bisa didatangkan. Sementara untuk Kalimantan, kita terus memperkuat armada darat, menambah helikopter, dan OMC mulai berjalan kembali hari ini. Dengan seluruh upaya tersebut, kami optimistis Karhutla di Kalimantan dapat segera kita kendalikan bersama,” pungkas Suharyanto.

BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait akan terus memperkuat sinergi penanganan di lapangan. Upaya tersebut dilakukan secara terpadu agar kebakaran dapat segera dikendalikan, dampak asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan, dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat tetap berjalan dengan aman.

Presiden Prabowo Optimistis Karhutla Segera Terkendali, Kebutuhan Penanganan Terus Dipenuhi

Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangannya kepada awak media usai memimpin rapat terkait penanganan karhutla di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Palangka Raya (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Pemerintah memprioritaskan langkah mitigasi untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik-titik api baru.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangan pers usai menggelar rapat bersama jajaran terkait di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

“Saya sudah lihat situasi kita ikuti terus. Kita ambil langkah-langkah ya, mitigasi, yang penting kita segera hentikan perluasan penambahan titik api. Alhamdulillah ini berjalan terus,” ujar Presiden kepada awak media.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan langsung dari jajaran terkait mengenai perkembangan situasi di lapangan, termasuk berbagai kebutuhan untuk memperkuat operasi penanganan karhutla. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut agar penanganan dapat berjalan secara optimal.

“Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Tiap hari kita tambahkan helikopter-helikopter, alat-alat, mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi lah,” ungkap Presiden.

Presiden Prabowo pun menyampaikan optimismenya bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat segera dikendalikan. Keyakinan tersebut didasarkan pada pengalaman Indonesia dalam menghadapi karhutla pada tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi yang bahkan lebih berat.

“Jadi saya berharap kita segera bisa kendalikan. Dan kalau kita lihat sejarah tahun-tahun, berapa tahun-tahun yang dulu sangat lebih parah kita mampu atasi. Jadi saya percaya ini segera kita atasi,” tegas Kepala Negara.

Selain memastikan penguatan operasi pemadaman dan pemenuhan kebutuhan di lapangan, Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kemungkinan adanya pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sengaja oleh korporasi. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dan terbukti secara hukum.

“Harus kita tindak ya, akan kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum dan peraturan,” tegas Presiden.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan pemerintah melalui dua langkah secara bersamaan, yakni memperkuat upaya pengendalian kebakaran di lapangan sekaligus memastikan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

BNPB Klarifikasi Distribusi Bantuan Gempa di Manggarai Timur

Protes pembagian bantuan ke 11 desa di Manggarai Timur. (Foto: Tangkapan layar video Warga).

Manggarai Timur (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan penjelasan terkait dinamika penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 di Posko Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). BNPB memahami tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak di tengah situasi tanggap darurat yang dinamis.

Inspektur III BNPB selaku Person in Charge (PIC) BNPB Wilayah Manggarai Timur, Kombes Pol. Deden Nurhidayatullah, menjelaskan bahwa distribusi bantuan menuju wilayah Damer dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan aksesibilitas akibat kerusakan sejumlah infrastruktur, termasuk jembatan yang membatasi mobilitas kendaraan pengangkut logistik berukuran besar.

“Sejak Kamis malam (20/8), tim lapangan telah mengupayakan pengiriman tiga unit truk logistik dari Posko Utama BPBD di Borong menuju sejumlah titik pengungsian, termasuk Pos Damer. Karena terdapat keterbatasan akses jembatan bagi kendaraan berat, BNPB mengambil langkah untuk melakukan pengangkutan secara bertahap menggunakan kendaraan yang lebih kecil agar bantuan pangan dan kebutuhan awal masyarakat dapat segera tiba,” ujar Kombes Pol. Deden Nurhidayatullah dalam keterangannya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Inspektur III BNPB menjelaskan, Terkait informasi yang berkembang di media massa maupun media sosial mengenai proses administrasi penyaluran bantuan, BNPB meluruskan bahwa tidak terdapat pemaksaan dalam proses penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) bantuan logistik. Petugas BNPB di lapangan senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam setiap tahapan penyaluran bantuan.

“Adapun mekanisme administrasi dan penandatanganan BAST pada tingkat kecamatan merupakan bagian dari kewenangan teknis BPBD Kabupaten Manggarai Timur bersama pemerintah kecamatan setempat. Sementara itu, BNPB Pusat berperan dalam memfasilitasi serta memastikan dukungan logistik dari pemerintah pusat dan provinsi dapat tersalurkan hingga Posko BPBD Kabupaten secara aman dan sesuai kebutuhan. Setelah itu, seluruh pendistribusian hingga sampai diterima masyarakat menjadi kewenangan pemerintah daerah setempat, tentunya BNPB tetap memberikan pendampingan,” Ujarnya.

Kombes Pol. Deden Nurhidayatullah menambahkan, BNPB menegaskan bahwa bantuan yang telah tiba di Pos Damer merupakan bagian dari pengiriman awal. Penyaluran bantuan tidak berhenti pada pengiriman tersebut, tetapi terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi akses di lapangan. Pasokan logistik berikutnya terus bergerak melalui jalur darat dengan rute Labuan Bajo–Borong serta melalui jalur laut menggunakan KRI menuju Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak.

“Dalam proses penanganan di lapangan, BNPB mengapresiasi kerja keras Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, camat, kepala desa, serta seluruh unsur pemerintah daerah dan relawan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak. BNPB juga terus melakukan pendampingan secara intensif untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat,” Terangnya.

Di tengah situasi darurat yang penuh dinamika, petugas BNPB di lapangan mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi yang santun, dan koordinasi bersama seluruh pihak. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga suasana tetap kondusif sekaligus memastikan proses penanganan bencana dapat berjalan secara optimal.

BNPB menegaskan bahwa penanganan dampak gempa bumi M 7,7 merupakan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh unsur, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, dunia usaha, maupun masyarakat. Dukungan tidak hanya diarahkan kepada Kabupaten Manggarai Timur, tetapi juga kepada seluruh wilayah terdampak di NTT sesuai hasil pendataan dan kebutuhan di lapangan.

Melalui penguatan koordinasi lintas daerah dan lintas sektor, BNPB bersama pemerintah daerah terus berupaya memastikan dukungan logistik, operasional, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan. Setiap kendala di lapangan menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk memperbaiki mekanisme distribusi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“BNPB mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif serta menyaring informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Dalam situasi tanggap darurat, informasi yang akurat dan terverifikasi menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran penanganan. Dengan semangat gotong royong dan sinergi seluruh pihak, BNPB berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat dalam melalui masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana,” Tutup Kombes Pol. Deden Nurhidayatullah.

Presiden Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla, Tambah Helikopter hingga Personel

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangannya kepada awak media usai mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Palangka Raya (The Indonesian news) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Kalimantan dilakukan untuk memonitor secara langsung proses penanganan karhutla di tengah kondisi cuaca yang sangat kering akibat El Nino. Sebelum tiba di Kalimantan Tengah, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

“Hari ini Bapak Presiden memutuskan untuk berkunjung ke Kalimantan, khususnya ke Kalimantan Barat tadi pagi dan baru saja dilanjutkan beliau berkoordinasi ke Kalimantan Tengah di Palangka Raya dalam kaitannya beliau ingin memonitor secara langsung proses penanganan karhutla yang memang untuk tahun ini, karena bertepatan juga dengan El Nino yang cukup, apa namanya, ekstrim atau cukup kering,” ujar Menteri Pras dalam keterangan pers kepada awak media usai mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Menurut Menteri Pras, sejumlah wilayah di Kalimantan menjadi daerah yang paling terdampak karhutla. Selain Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, pemerintah juga terus memberikan perhatian terhadap kondisi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Dalam dua rapat koordinasi tersebut, Kepala Negara menerima laporan mengenai perkembangan penanganan karhutla sekaligus berdiskusi langsung dengan jajaran terkait mengenai berbagai kebutuhan yang masih diperlukan di lapangan.

Dari laporan tersebut, Presiden Prabowo langsung mengambil sejumlah keputusan untuk memperkuat operasi pemadaman. Berbagai peralatan yang dibutuhkan di lapangan dan tersedia dalam persediaan pemerintah diperintahkan untuk segera dikirim ke wilayah terdampak.

“Beberapa hal juga langsung diputuskan oleh Bapak Presiden, penambahan-penambahan peralatan, mulai dari helikopter untuk waterbombing, kemudian apa namanya, pompa air, kemudian di sini tadi juga membutuhkan pompa untuk sumur bor, kemudian juga penambahan personel,” ujar Menteri Pras.

Tidak hanya itu, dukungan operasi darat turut diperkuat dengan penambahan kendaraan untuk mendukung proses pemadaman. Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat yang terdampak karhutla. Kepala Negara meminta pemerintah provinsi bersama seluruh jajaran terkait memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan dengan sebaik-baiknya.

“Selain itu beliau juga menegaskan bahwa yang pertama-tama tentu diminta kepada pemerintah provinsi, dan seluruh jajaran untuk memastikan apabila ada masyarakat kita yang terdampak untuk itu ditangani dengan sebaik-baiknya,” tutur Menteri Pras.

Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang selama ini bekerja siang dan malam menangani karhutla. Menteri Pras menyebut personel TNI, Polri, BNPB, BMKG, Manggala Agni, Kementerian Kehutanan, hingga para relawan telah berjibaku dalam upaya memadamkan kebakaran.

“Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras luar biasa siang dan malam berjibaku untuk memadamkan api, baik dari TNI, Polri, BNPB, ada juga BMKG. Relawan-relawan juga banyak, dari Manggala Agni, Kementerian Kehutanan juga terlibat dan beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh yang bekerja keras memadamkan karhutla ini,” ucap Mensesneg.

Selain penanganan langsung di lapangan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pencegahan agar kebakaran baru tidak kembali muncul. Pemerintah dan seluruh jajaran diminta terus memberikan edukasi hingga ke tingkat masyarakat paling bawah mengenai bahaya aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca yang sangat kering.

“Beliau memberikan penanganan kepada kami semua untuk memberikan terus-menerus, tidak bosan edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level yang paling bawah, untuk sekali lagi menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan potensi munculnya api, yang ya dalam kondisi seperti sekarang akan sangat berbahaya karena bisa membesar dan merugikan kita semua,” tegas Menteri Pras.

TNI AU Siagakan Pesawat Dukung Penanganan Karhutla di Kalimantan

TNI AU Siagakan Pesawat Dukung Penanganan Karhutla di Kalimantan. (Foto: Tangkapan Layar Video/Dispenau)

Jakarta (The Indonesian News) – TNI Angkatan Udara menyiagakan sejumlah pesawat untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. Kekuatan tersebut terdiri atas pesawat Casa NC-212, CN-295, serta Hercules yang disiapkan untuk memperkuat dukungan udara, termasuk dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Komandan Wing Udara 1.2 Kolonel Pnb Teddy Saputra mengatakan bahwa kesiapan pesawat tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AU dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.

“Untuk pesawat Casa NC-212, sebanyak lima pesawat disiapkan. Tiga pesawat diberangkatkan untuk mendukung OMC, sedangkan dua pesawat lainnya disiagakan di home base. Selain itu, dua pesawat CN-295 turut disiagakan untuk memperkuat dukungan udara,” ujar Komandan Wing Udara 1.2 melalui Dispenau, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Sebelumnya, tiga pesawat Casa NC-212 dari Skadron Udara 4 telah dikerahkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur pada Jumat siang (21/8/2026). Ketiga pesawat tersebut mendukung pelaksanaan OMC guna membantu penanganan dampak karhutla di wilayah Kalimantan.

“Selain itu, TNI AU juga menyiagakan pesawat Hercules sebagai unsur pendukung yang siap dikerahkan sesuai dengan kebutuhan operasi.,”Demikian Dispenau

Bulog Pastikan Ketersediaan Beras dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

Proses pembongkaran beras mobilisasi nasional (Movenas) di Pelabuhan Labuan Bajo, Pada Jumat (21/8/2026). (Foto: Humas Perum Bulog).

Labuan Bajo (The Indonesian News) – Perum BULOG memastikan ketersediaan beras dan kelancaran distribusi pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung berbagai penugasan pemerintah.

Hal tersebut dilakukan melalui monitoring langsung Proses pembongkaran beras mobilisasi nasional (Movenas) di Pelabuhan Labuan Bajo, Pada Jumat (21/8). Hingga saat ini, sebanyak 150 ton beras telah dibongkar di Pelabuhan Labuan Bajo.

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan dengan baik, sekaligus menjaga kualitas beras sebelum selanjutnya didistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan. Direktur Operasi Perum BULOG Andi Afdal bersama Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko, serta jajaran terkait terdiri atas Kepala Divisi Manajemen Logistik (Manlog), Kepala Divisi Umum, Kepala Divisi Pengadaan dan Pengelolaan Pangan (PPP) serta Pimpinan Cabang BULOG Ruteng turut melakukan peninjauan langsung di lokasi.

Direktur Operasi Perum BULOG Andi Afdal mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan mobilisasi dan distribusi beras berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat di NTT dapat terus terpenuhi.

“Kami memastikan proses mobilisasi dan pembongkaran beras berjalan dengan baik. Beras yang masuk akan kami kelola dan distribusikan sesuai kebutuhan, sehingga ketersediaan pangan masyarakat di NTT tetap terjaga,” ujar Andi Afdal dalam keterangannya, Dikutip Sabtu, 22 Agustus 2026.

Ia menambahkan, stok beras yang tersedia akan dioptimalkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pangan masyarakat dan penugasan pemerintah, termasuk Bantuan Pangan, penanganan masyarakat terdampak bencana alam, serta pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Sementara itu, Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko menegaskan bahwa BULOG terus memastikan kelancaran distribusi pangan hingga ke wilayah yang membutuhkan.

“Kami terus melakukan koordinasi dan monitoring di lapangan agar beras yang tersedia dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan. Dalam kondisi bencana, tentunya distribusi menjadi salah satu perhatian utama agar bantuan pangan dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat,” kata Rahmanto.

Untuk memperkuat ketersediaan pangan di wilayah NTT, BULOG memastikan stok beras saat ini mencapai sekitar 35 ribu ton. Selain itu, BULOG juga menyiapkan tambahan stok sekitar 40 ribu ton yang akan dimobilisasi secara bertahap dari sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.

Penguatan stok tersebut merupakan langkah antisipatif BULOG untuk menjaga kecukupan pasokan sekaligus memberikan fleksibilitas dalam memenuhi berbagai kebutuhan pangan masyarakat dan penugasan pemerintah sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. telah menyampaikan bahwa BULOG akan memperkuat ketersediaan beras di NTT melalui tambahan pasokan yang dimobilisasi dari sejumlah wilayah.

Dalam mendukung penanganan bencana di NTT, BULOG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan bantuan pangan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Sebelumnya, pada 19 Agustus 2026, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama BULOG telah meninjau langsung kondisi masyarakat dan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat terdampak gempa bumi Flores di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan data per 19 Agustus 2026, BULOG telah merealisasikan penyaluran sebanyak 207 ton beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 6.000 liter minyak goreng untuk mendukung penanganan bencana di sejumlah wilayah NTT.

BULOG akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Basarnas, dan pihak terkait lainnya.

Melalui penguatan stok, mobilisasi pangan, dan optimalisasi distribusi, BULOG memastikan kebutuhan beras masyarakat NTT tetap terpenuhi serta siap mendukung pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat akibat bencana alam.

Indonesia Tegaskan Pentingnya Menjaga Perdamaian dan Kemakmuran Kawasan

Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Kedua Kanan) dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (Pertama Kanan) bersama Menteri Luar Negeri RRT Wang Yi (Kedua Kiri) beserta Menteri Pertahanan Nasional RRT Dong Jun memimpin Pertemuan Kedua Joint Foreign and Defense Ministerial Dialogue (2+2) Indonesia–Tiongkok, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (Foto: Kemlu RI).

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Luar Negeri RRT Wang Yi beserta Menteri Pertahanan Nasional RRT Dong Jun memimpin Pertemuan Kedua Joint Foreign and Defense Ministerial Dialogue (2+2) Indonesia–Tiongkok di Jakarta. Pertemuan berlangsung back-to-back dengan Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) kedua Menteri Luar Negeri, Jumat (21/8).

Melalui pertemuan 2+2, Indonesia dan Tiongkok terus memperkuat dialog dan kerja sama dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran kawasan. Indonesia menegaskan bahwa di tengah situasi internasional yang masih penuh tekanan, dialog merupakan suatu keharusan untuk membangun kepercayaan, mencapai pemahaman bersama, dan menjaga landasan bagi kerja sama.

“Kawasan kita membutuhkan kemitraan yang dibangun atas dasar prinsip saling menghormati dan saling pengertian untuk menjaga kawasan tetap damai, terbuka, dan inklusif,” tutur Menlu Sugiono, DIkutip dari laman Kemlu RI, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kedua delegasi membahas penguatan kerja sama politik, keamanan, dan pertahanan, termasuk penegakan hukum, penanggulangan kejahatan lintas negara, dan keamanan siber. Kerja sama ini akan diperkuat melalui peningkatan kapasitas, pertukaran informasi, upaya bersama, serta dialog teknis di antara kedua pihak.

Di bidang pertahanan, kedua negara sepakat memperkuat mekanisme military-to-military antara TNI dan People’s Liberation Army (PLA), serta pertemuan antarkementerian pertahanan. Indonesia menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif dengan berbagai negara mitra, termasuk Tiongkok.

Terkait Laut China Selatan, Indonesia dan Tiongkok mendukung implementasi Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (DOC) dan mendorong penyelesaian Code of Conduct (CoC) dalam kerangka ASEAN–Tiongkok dengan tetap mengedepankan sentralitas ASEAN. Kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama ASEAN–Tiongkok dan pentingnya menjaga stabilitas hubungan antarkekuatan besar. Indonesia menekankan bahwa penguatan integrasi ekonomi regional dapat turut menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

Terkait isu global, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan di Timur Tengah dan menekankan pentingnya upaya-upaya internasional untuk mendorong terwujudnya solusi politik yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.

Mekanisme 2+2 pertama kali digelar di Beijing pada April 2025. Pertemuan kali ini menandai giliran Indonesia sebagai tuan rumah, sekaligus melengkapi arsitektur kerja sama kedua negara di lima pilar strategis, khususnya kerja sama keamanan, yang telah disepakati kedua Kepala Negara sejak November 2024. Pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Tiongkok.

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

Presiden Prabowo Subianto (Pertama Kanan) meninjau salah satu lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Kalbar (The Indonesian News) – Usai memimpin rapat terbatas terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pangkalan TNI AU Supadio, Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak menuju salah satu lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman berjalan optimal.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo tampak berjalan menyusuri lahan yang terbakar. Kepala Negara melihat dari dekat kondisi area terdampak serta proses penanganan kebakaran yang tengah dilakukan oleh petugas gabungan.

Di tengah peninjauan, Presiden Prabowo turut memberikan arahan kepada para menteri dan jajaran terkait yang mendampinginya. Kepala Negara menekankan pentingnya penanganan karhutla dilakukan secara cepat dan terkoordinasi agar api dapat segera dikendalikan serta tidak meluas ke wilayah lainnya.

Presiden Prabowo juga menghampiri dan menyapa para petugas yang tengah bertugas melakukan proses pemadaman. Kehadiran Kepala Negara di tengah para petugas menjadi bentuk perhatian terhadap kerja keras seluruh unsur yang terlibat langsung dalam pengendalian kebakaran di lapangan.

Tidak hanya berinteraksi dengan para petugas, Presiden Prabowo turut menyapa sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Interaksi tersebut menjadi bagian dari peninjauan Kepala Negara untuk melihat secara langsung situasi masyarakat di wilayah terdampak karhutla.

Dengan turun langsung ke lokasi kebakaran, Presiden Prabowo ingin memastikan arahan dan strategi penanganan karhutla dapat diterapkan secara efektif di lapangan. Pemerintah juga terus mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts