Beranda blog Halaman 47

Polda Metro Jaya Bekali PNPP Perkuat Komitmen Kebangsaan dan Nilai Toleransi

Polda Metro Jaya Bekali PNPP Perkuat Komitmen Kebangsaan dan Nilai Toleransi di jajaran Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2026). (Foto : Humas Polda Metro Jaya).

Jakarta (The Indonesian News) – Polda Metro Jaya menggelar Kegiatan Penguatan Komitmen Kebangsaan dalam rangka penanggulangan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) di jajaran Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Jakarta tersebut dibuka oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Dalam sambutannya, Wakapolda Metro Jaya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi dan komitmen kebangsaan seluruh personel. Menurutnya, setiap anggota Polri, termasuk PNPP, harus senantiasa menjadikan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

“Kepercayaan masyarakat kepada Polri merupakan amanah yang harus terus kita pelihara. Hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui integritas setiap personel yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi,” ujar Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Ia menjelaskan, tantangan terhadap persatuan bangsa kini berkembang semakin kompleks. Ancaman tidak selalu hadir dalam bentuk nyata, tetapi juga dapat muncul melalui berbagai informasi, narasi, maupun konten digital yang dikonsumsi setiap hari. Karena itu, personel Polri dituntut memiliki ketahanan ideologi yang kuat agar mampu menyikapi setiap perkembangan secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan BMBP SDM Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., serta Tenaga Ahli Kepala BNPT Bidang Sumber Daya Manusia, Kombes Pol. (Purn) Drs. Sutriyono, sebagai narasumber.

Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman, serta memperteguh komitmen kebangsaan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing. Setiap personel juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan menumbuhkan sikap saling menghargai di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap semangat kebangsaan seluruh personel semakin kuat sehingga menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus mempererat persatuan, menjaga soliditas, serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Kunjungi Pusdikif Pussenif, Menhan Sjafrie Dorong Pembentukan Prajurit TNI Profesional

Menhan Sjafrie Dorong Pembentukan Prajurit TNI yang Profesional, Cipatat, Kabupaten. Bandung Barat, Rabu (29/7/2026). (Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan).

Bandung Barat (The Indonesian News) – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Pusdikif Pussenif, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat pada Rabu (29/7/2026) untuk meninjau penyelenggaraan pendidikan, kondisi fasilitas, serta kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung pembentukan prajurit infanteri TNI yang profesional.

Dalam siaran pers Biro Infohan Setjen Kemhan, Kamis (30/7/2026), Kunjungan kerja ini merupakan wujud komitmen Kementerian Pertahanan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan militer sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia pertahanan yang profesional, modern, dan siap menjawab tantangan tugas di masa depan

Menhan Sjafrie Dorong Pembentukan Prajurit TNI yang Profesional, Cipatat, Kabupaten. Bandung Barat, Rabu (29/7/2026). (Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan).

Setibanya di Pusdikif Pussenif, Menhan beserta rombongan disambut oleh Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) dan dilanjutkan dengan peninjauan pangkalan Pusdikif guna melihat secara langsung kondisi fasilitas pendidikan, sarana latihan, serta infrastruktur pendukung yang digunakan dalam proses pembentukan prajurit.

Selanjutnya, Menhan menerima paparan dari Komandan Pusdikif mengenai kondisi fasilitas, sarana dan prasarana pendidikan, serta berbagai program pendidikan yang sedang berlangsung. Dalam paparan tersebut disampaikan perkembangan peningkatan kapasitas lembaga pendidikan, penyempurnaan kurikulum.

Menhan menegaskan bahwa kualitas prajurit TNI sangat ditentukan oleh kualitas lembaga pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas, modernisasi sarana latihan, serta penyempurnaan kurikulum harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika ancaman yang semakin kompleks.

Pada kesempatan tersebut, Menhan juga memberikan pengarahan kepada para peserta didik yang sedang menempuh pendidikan di Pusdikif. Menhan mengingatkan bahwa pendidikan merupakan tahap pembentukan karakter, mental, disiplin, dan kepemimpinan yang akan menjadi bekal utama dalam menjalankan pengabdian sebagai prajurit TNI.

Menhan mengajak seluruh siswa untuk menjalani setiap proses pendidikan dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Menurut Menhan, setiap tantangan selama pendidikan merupakan bagian dari proses pembentukan prajurit infanteri yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi berbagai tugas demi kepentingan bangsa dan negara.

“Seorang prajurit, kata Menhan, tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang andal, tetapi juga integritas, loyalitas, serta kecintaan yang tinggi kepada bangsa, negara dan rakyat Indonesia,”Biro Infohan Setjen Kemhan.

TNI AL dan Russian Navy Latihan VBSS Hingga Meriam-76 Pada Sea Exercise ORRUDA

TNI AL dan Russian Navy Latihan VBSS Hingga Meriam-76 Pada Sea Exercise ORRUDA di perairan Vladivostok, Rusia, pada 29–30 Juli 2026. (Foto : Dispenal).

Rusia (The Indonesian News) – TNI AL bersama Russian Navy sukses melaksanakan sea phase pada Exercise Orruda 2026 yang digelar di perairan Vladivostok, Rusia, pada 29–30 Juli 2026. Latihan ini menjadi wujud komitmen kedua negara dalam meningkatkan kerja sama bilateral dan militer kedua negara.

Dalam siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Kamis (30/7/2026), Latihan melibatkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dari TNI AL dan kapal perang Soversenny-333 dari Russian Navy. Kedua kapal juga didukung unsur udara masing-masing, yakni Helikopter Panther HS-1310 milik TNI AL dan Helikopter Kamov KA-28 milik Russian Navy.

TNI AL dan Russian Navy Latihan VBSS Hingga Meriam-76 Pada Sea Exercise ORRUDA di perairan Vladivostok, Rusia, pada 29–30 Juli 2026. (Foto : Dispenal).

Pada hari pertama, Selasa (29/7), kegiatan diawali dengan Leaving Harbour, sebelum kedua kapal melaksanakan Join Maneuver Exercise untuk menguji kemampuan olah gerak dan formasi di laut. Selanjutnya, prajurit kedua negara menggelar Boarding Exercise atau latihan pemeriksaan dan penguasaan kapal atau Visit Board Search and Seizure (VBSS).

TNI AL dan Russian Navy Latihan VBSS Hingga Meriam-76 Pada Sea Exercise ORRUDA di perairan Vladivostok, Rusia, pada 29–30 Juli 2026. (Foto : Dispenal).

KRI I Gusti Ngurah Rai-332 juga menembakkan meriam-76 saat melaksanakan Gunnery Exercise. TNI AL dan Russian Navy juga menggelar latihan anti drone atau Counter Action Againts UAV Exercise serta SAR dan latihan pertahanan Udara.

TNI AL dan Russian Navy Latihan VBSS Hingga Meriam-76 Pada Sea Exercise ORRUDA di perairan Vladivostok, Rusia, pada 29–30 Juli 2026. (Foto : Dispenal).

Memasuki hari kedua, Kamis (30/7), seluruh rangkaian latihan ditutup dengan Farewell Formation, yaitu manuver unsur sebagai penutup Exercise Orruda 2026 sekaligus simbol eratnya hubungan persahabatan antara TNI AL dan Russian Navy.

TNI AL dan Russian Navy Latihan VBSS Hingga Meriam-76 Pada Sea Exercise ORRUDA di perairan Vladivostok, Rusia, pada 29–30 Juli 2026. (Foto : Dispenal).

“Keberhasilan pelaksanaan Exercise Orruda 2026 mencerminkan semakin eratnya hubungan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang keamanan maritim. Selain meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan operasional, latihan ini juga memperkuat diplomasi pertahanan melalui interaksi langsung antarprajurit, pertukaran pengalaman, serta pembangunan rasa saling percaya dalam menghadapi tantangan keamanan maritim di masa mendatang,” Demikian Dispenal.

JJOS Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Forkopimko melalui Kunjungan Silaturahmi ke Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Foto : Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta Utara (The Indonesian News) – Dalam rangka mempererat sinergitas serta memperkuat koordinasi lintas sektor, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri melaksanakan kunjungan silaturahmi JJOS ke Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Pada Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kemitraan strategis antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi antarinstansi, serta membangun kemitraan strategis dengan unsur Forkopimko demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar AKBP Fajri.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres disambut langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat. Turut hadir Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syarifudin Fanany, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta Wachid Wibowo, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Iyan Sopian, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi beserta pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif, mencerminkan soliditas serta komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Utara.

Wamenlu Sampaikan Surat Presiden Prabowo pada Pelantikan Presiden Peru Keiko Fujimori

Wamenlu Arrmanatha Nasir (pertama Kanan) menghadiri rangkaian Upacara Pelantikan Presiden Terpilih Peru Keiko Sofia Fujimori Higuchi (Pertama kiri) pada 27-28 Juli 2026. (Foto : Kemlu RI).

Peru (The Indonesian News) – Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir menghadiri rangkaian Upacara Pelantikan Presiden Terpilih Peru, Yang Mulia Keiko Sofia Fujimori Higuchi, di Lima pada 27-28 Juli 2026 dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Pemerintah Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Wamenlu Tata menyampaikan secara langsung surat Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Keiko Fujimori yang berisi ucapan selamat atas pelantikannya, serta komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral yang saling menguntungkan.

“Partisipasi Indonesia dalam pelantikan Presiden Peru mencerminkan pentingnya kawasan Amerika Latin dalam diplomasi Indonesia. Kami ingin memastikan hubungan Indonesia-Peru terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Asia Tenggara dan Amerika Latin yang semakin inklusif, saling menguntungkan, dan berorientasi pada hasil,” ujar Wamenlu Tata, Dikutip dari laman Kemlu RI, Kamis, 30 Juli 2026.

Dalam pidato kenegaraan pada saat pelantikannya, Presiden Peru menyampaikan inisiatif Programa Nacional de Asistencia Alimentaria atau PRONAA sebagai program bantuan sosial yang dirancang untuk menyalurkan bantuan makanan bagi pelajar. Program ini serupa dengan program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, sejumlah program prioritas pembangunan Peru seperti penciptaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional Indonesia.

“Kesamaan prioritas pembangunan kedua negara akan membuka ruang bagi kerja sama yang lebih erat dan saling menguntungkan di berbagai sektor. Kami optimis hubungan Indonesia dan Peru akan semakin erat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” pungkas Wamenlu Tata.

Presiden Keiko Fujimori juga menyampaikan tujuh prioritas kebijakan dalam pidatonya, yaitu keamanan publik, peningkatan taraf hidup masyarakat, peningkatan infrastruktur, fasilitasi investasi dan pembangunan, keberlanjutan fiskal (reaktivasi lapangan pekerjaan, investasi, dan bisnis), penguatan supremasi hukum dan demokrasi, dan penguatan kebijakan luar negeri melalui konsolidasi aliansi integrasi.

Selama lebih dari lima dekade, Indonesia dan Peru telah membangun hubungan bilateral yang erat dan konstruktif, berlandaskan saling menghormati dan komitmen terhadap perdamaian serta kemakmuran. Ke depan, dengan adanya kesamaan berbagai prioritas kedua negara diharapkan semakin memperkuat kerja sama, khususnya di bidang perdagangan dan investasi, termasuk melalui penyelesaian Bab Perdagangan Barang Indonesia–Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA), serta di sektor pertanian, perikanan, kebudayaan, dan kerja sama multilateral.

Momentum ini semakin memperkuat prospek kemitraan Indonesia-Peru, seiring komitmen Pemerintah Peru di bawah kepemimpinan Presiden Keiko Fujimori untuk memperluas peran dan keterlibatannya di kawasan Asia-Pasifik.

Rangkaian kegiatan yang dihadiri Utusan Khusus meliputi penyerahan surat kepercayaan kepada Wakil Menteri Luar Negeri Peru di Palacio Torre Tagle pada 27 Juli 2026, serta upacara pengambilan sumpah dan pelantikan Presiden Keiko Fujimori di Kongres Peru dan resepsi kenegaraan di Istana Kepresidenan pada 28 Juli 2026. Upacara pelantikan tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Peru ke-205. Upacara pelantikan dihadiri perwakilan lebih dari 90 negara sahabat, termasuk sejumlah kepala negara dan pemerintahan, antara lain Raja Spanyol serta Presiden Argentina, Bolivia, Cile, Ekuador, Paraguay, Uruguay, Panama, dan Honduras.

Perbedaan Hanggar, Apron dan Shelter di Lanud

Shelter Skadron 3 Lanud Iswahjudi. (Foto: Dok. TNI AU)

Jakarta (The Indonesian News) – Mengutip unggahan Instagram Skadron 12/Amur Jaya Yudha pada Rabu (29/7/2026), hanggar berfungsi sebagai bengkel utama pesawat dan helikopter. Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) memiliki tiga kompartemen atau tempat untuk parkir sekaligus merawat pesawat militer, baik fixed wing maupun rotary wing (helikopter).

Ketiga kompartemen itu antara lain hanggar, apron, dan shelter yang memiliki fungsi masing-masing.

Para penerbang upacara di depan hanggar Skadron 31 Lanud Halim Perdanakusuma. (Foto: Dok. Lanud Halim Perdanakusuma).

Hanggar adalah bangunan tertutup, rapat, serta luas, dikhususkan untuk perawatan berat dan perbaikan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Kemudian, apron merupakan pelataran parkir terbuka. Di apron, pesawat atau helikopter bersiap (stand by) sebelum diterbangkan. Apron juga difungsikan sebagai tempat pengisian bahan bakar atau sekadar parkir sementara.

Terakhir adalah shelter. Berbeda dengan hanggar, shelter adalah pelindung taktis pesawat dan helikopter. Shelter beratap tanpa dinding. Fungsinya menjaga pesawat dan helikopter dari cuaca. Sederhananya, hanggar untuk merawat, apron untuk bersiap, dan shelter untuk menjaga kesiapsiagaan.

Kemampuan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Ala Bisa Karena Biasa

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramonosaat membuka Workshop Menulis Penerangan TNI AD TA 2026 di Ballroom Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Selasa (29/7/2026). (Foto : Dispenad).

Jakarta (The Indonesian News)– Kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi yang harus terus diasah oleh setiap insan penerangan TNI AD di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital. Keterampilan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan, sejalan dengan peribahasa “ala bisa karena biasa”. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramonosaat membuka Workshop Menulis Penerangan TNI AD TA 2026 di Ballroom Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Pada Selasa (29/7/2026).

Dalam siaran persnya, Kadispenad menegaskan bahwa kemampuan menulis merupakan bagian dari profesionalisme prajurit dan PNS TNI AD dalam mendukung komunikasi publik institusi. “Saya ingin seluruh personel jajaran penerangan memiliki kemampuan menulis yang baik. Namun, kemampuan ini harus terus diasah agar semakin mahir, sehingga mampu menghasilkan narasi yang bermanfaat bagi satuan maupun pengembangan diri masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam workshop ini terus dipraktikkan. Menurutnya, semakin sering seseorang menulis, semakin kuat kemampuan tersebut tertanam dalam pola pikirnya. Bahkan setelah lama tidak digunakan, keterampilan itu akan lebih mudah diaktifkan kembali karena telah menjadi kebiasaan.

Workshop yang diikuti 100 peserta secara luring dan 30 peserta secara daring dari jajaran penerangan serta perwakilan satuan TNI AD di berbagai wilayah Indonesia ini dirancang sebagai lokakarya yang memadukan teori dan praktik penulisan. Dimana peserta dibekali kemampuan mengolah fakta, menentukan sudut pandang, serta menyusun narasi yang komunikatif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

Direktur Utama Narabahasa Ivan Lanin menyampaikan bahwa menulis bukanlah kemampuan alamiah manusia, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan terus dilatih. Sebaliknya, yang secara naluriah dimiliki manusia adalah kemampuan untuk bercerita. Karena itu, peserta diajak memahami cara mengembangkan cerita menjadi tulisan yang runtut, efektif, dan bermakna, dengan menguasai struktur tulisan, mulai dari wacana, paragraf, kalimat, diksi, hingga ejaan.

Materi berikutnya disampaikan Produser Bespoke Lab sekaligus penulis Indira Saraswaty mengenai penyusunan narasi strategis dan teknik mengemas data serta informasi kedinasan menjadi tulisan yang relevan, menarik, dan mampu membangun opini publik yang konstruktif.

Pada sesi penutup, Kasubdislisstra Dispenad Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati memaparkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai pendukung proses penulisan. Menurutnya, AI mampu mempercepat pengolahan informasi, tetapi tidak dapat menggantikan peran manusia dalam memberi arah, nilai, empati, dan tanggung jawab pada sebuah tulisan. “AI dapat membantu kita menemukan kata-kata, tetapi hanya manusia yang mampu memberi tulisan arah, nilai, empati, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Pada akhir workshop diumumkan pemenang Karya Penulisan Terbaik, yaitu Koptu Eko W. Purnomo sebagai juara pertama, Lettu Chk Muhammad Rizky Royhan sebagai juara kedua, dan Serda M. Hasan Azwar sebagai juara ketiga. Apresiasi juga diberikan kepada tiga peserta teraktif, yakni Sertu Narotama, Sertu M. Asep, dan Letda Arh Budisep Silalahi.

Menutup kegiatan, Kadispenad melalui sambutan yang dibacakan Sesdispenad Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono mengajak seluruh peserta menjadikan kemampuan menulis sebagai bagian dari budaya profesionalisme prajurit.

“Dengan kemampuan menulis yang terus berkembang, insan penerangan TNI AD diharapkan mampu menghadirkan komunikasi publik yang akurat, edukatif, humanis, dan adaptif sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD,” Demikian Dispenand.

Semangat HUT Ke-1, Koderal IV Gelar Aksi Bersih Pantai dan Bakti Sosial Bersama Marsyarakat

Foto : Dok.Kodaeral IV Batam

Batam (The Indonesian News) – Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-1 Kodaeral Tahun 2026, Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarkomemimpin kegiatan “Aku Cinta Laut” yang meliputi Bersih-Bersih Pantai dan Bakti Sosial di Pantai Lapangan Tembak Cakra Kodaeral IV Batam, Pada Rabu, (29/07/2026).

Dalam siaran pers Kodaeral IV Batam,  Kegiatan tersebut diikuti Ketua Daerah Kodaeral IV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Peni Berkat Widjanarko, Kapoksahli Kodaeral IV, seluruh Pejabat Utama dan Kasatker Kodaeral IV serta para Pengurus Daerah Kodaeral IV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI.

Turut serta dalam kegiatan tersebut  Direktur Utama PT PLN Batam Bapak Kwin Fo beserta staf, Ketua Nelayan Kota Batam, tokoh masyarakat, nelayan, petugas kebersihan, dan anggota Saka Bahari.

Aksi Bersih Pantai dilaksanakan secara gotong royong dengan membersihkan sampah di sepanjang kawasan pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan laut. Kegiatan ini sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan pantai dan ekosistem laut demi keberlanjutan sumber daya maritim.

Selain kegiatan Bersih-Bersih Pantai, Kodaeral IV juga melaksanakan Bakti Sosial bagi masyarakat pesisir. Tidak hanya dilaksanakan di darat, Bakti Sosial juga dilaksanakan di laut oleh
unsur Satuan Patroli Kodaeral IV KRI Bubara-868 dengan menyasar para nelayan yang sedang melaut dengan perahunya.

Bantuan Sosial itu diserahkan langsung dari KRI Bubara kepada para nelayan sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap kesejahteraan masyarakat maritim, sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat pesisir.

Dankodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko menyampaikan bahwa peringatan HUT Ke-1 di Kodaeral IV tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat sinergi dengan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Direktur Utama PT PLN Batam Bapak Kwin Fo dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai mampu membangun kolaborasi positif antara TNI Angkatan Laut, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui kegiatan ini, Kodaeral IV kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat maritim.

“Semangat kebersamaan yang terjalin dalam peringatan HUT Ke-1 Kodaeral IV diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI Angkatan Laut dengan rakyat serta mendukung terwujudnya wilayah pesisir yang bersih, sehat, aman, dan lestari,” Demikian Kodaeral IV Batam.

Presiden Prabowo: Pamong Praja Adalah Wajah Negara yang Hadir Melayani Rakyat

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). ( Foto: BPMI Setpres).

Jawa Barat (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seorang Pamong Praja harus menjadi aparatur negara yang senantiasa hadir melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu, 29 Juli 2026.

“Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo juga mengapresiasi pengalaman pengabdian para Pamong Praja Muda yang telah diterjunkan langsung membantu penanganan bencana di Aceh selama satu bulan sebelum resmi dilantik. Menurut Presiden, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa seorang aparatur negara dituntut untuk hadir di tengah masyarakat sejak awal pengabdiannya.

“Saudara adalah angkatan Pamong Praja yang telah ikut turun langsung selama satu bulan membantu menangani bencana di Aceh. Sebelum saudara dilantik, saudara sudah dituntut untuk bekerja membantu rakyat di saat rakyat menghadapi kesulitan,” ungkap Presiden.

Presiden menegaskan bahwa menjadi Pamong Praja bukan sekadar memperoleh pangkat maupun jabatan. Menurut Kepala Negara, kehormatan seorang aparatur negara diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui pengabdian yang diberikan.

“Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat membutuhkan, bahkan rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan,” ucap Presiden.

Selain itu, Presiden menekankan bahwa setiap Pamong Praja merupakan representasi negara di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap sikap, tindakan, dan keputusan yang diambil akan menentukan tingkat kepercayaan rakyat terhadap negara.

Presiden menambahkan bahwa rakyat akan merasakan secara langsung apakah negara benar-benar hadir melalui pelayanan yang diberikan aparatur. Karena itu, setiap keputusan yang diambil harus selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak, dan dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak. Itu beratnya tugas dan tanggung jawab seorang Pamong Praja. Karena itu, bekerjalah dengan sebaik-baiknya,” kata Presiden.

Presiden turut mengingatkan bahwa kualitas pengabdian para Pamong Praja akan menentukan kuat atau lemahnya kepercayaan masyarakat kepada negara.

“Kalau saudara bekerja dengan baik, rakyat akan semakin percaya dan semakin cinta kepada negaranya. Tapi, kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara,” pungkas Presiden.

Fenomena Buck Moon

Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa
Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. The Indonesian News Foto/Ampelsa
Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts