Masyarakat pengguna layanan antusias menyambut kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peresemian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026). (Foto: BPMI Setpres).
Semarang (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto secara langsung meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, pada Kamis, 30 Juli 2026. Revitalisasi salah satu stasiun tertua dan bersejarah tersebut menjadi upaya pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pengguna kereta api.
Salah satu pengguna kereta api, Indra Wahyudi, yang tengah menunggu keberangkatan keretanya, mengaku merasakan perubahan yang sangat baik pada kondisi stasiun tersebut. Menurutnya, Stasiun Semarang Tawang yang telah beroperasi sejak tahun 1914 tersebut kini tampak lebih rapi dan lebih tertib.
“Ya kalau gedungnya sekarang sih lebih bagus ya, lebih tertib juga untuk para penumpang, penjemput. Lebih teratur,” ungkapnya.
Selain bangunan yang terasa lebih nyaman, Indra juga menilai penataan kawasan stasiun menjadi jauh lebih baik. Salah satu perubahan yang paling dirasakannya adalah mengenai persoalan banjir.
“Jadi lebih bagus aja, enggak banjir,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Yusi, warga Salatiga yang mengaku sering menggunakan layanan di Stasiun Semarang Tawang. Yusi menilai kondisi bangunan stasiun tersebut kini semakin rapi dan tertata.
“Iya, sudah sering. Ada sih, lebih rapi dan teratur gitu,” ujarnya.
Yusi berharap revitalisasi stasiun yang dilakukan dapat diikuti dengan peningkatan kualitas layanan perkeretaapian yang berkelanjutan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.
“Lebih ditingkatkan lagi buat kenyamanannya, pelayanannya. Lebih baik lagi lah,” pungkasnya.
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mewakili Panglima TNI Tutup Dikreg LV Sesko TNI di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026). (Foto : Puspen TNI).
Bandung (The Indonesian News) – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mewakili Panglima TNI memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI TA 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 157 Perwira Menengah TNI, Polri, dan perwira siswa mancanegara resmi menyelesaikan pendidikan.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik sekaligus penegasan bahwa selesainya pendidikan merupakan awal pengabdian dalam mengimplementasikan ilmu dan kepemimpinan di setiap penugasan.
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mewakili Panglima TNI Tutup Dikreg LV Sesko TNI di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026). (Foto : Puspen TNI).
“Selamat atas selesainya pendidikan di Sesko TNI. Jadikan bekal ilmu sebagai landasan dalam mengemban tugas dan menjawab tantangan pertahanan bangsa,” ujar Panglima melalui Keterangan tertulis Puspen TNI, Kamis, 30 Juli 2026.
Panglima TNI juga menegaskan agar seluruh ilmu, pemikiran, dan hasil kajian yang diperoleh selama pendidikan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas. “Apa yang telah saudara pelajari di Sesko TNI harus diterapkan dalam penugasan demi memperkuat ketahanan nasional,” tegasnya.
Penutupan Tutup Dikreg LV Sesko TNI di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026). (Foto : Puspen TNI).
Mengakhiri amanat, Panglima TNI mengingatkan pentingnya terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.
“Tantangan ke depan semakin kompleks. Teruslah berkarya, kembangkan satuan yang saudara pimpin, dan selamat kepada seluruh peserta didik beserta keluarga,” pungkasnya.
Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah terus mendorong pembenahan tata niaga pangan nasional dengan memangkas rantai distribusi yang selama ini dinilai terlalu panjang. Melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas oleh Presiden Prabowo, pemerintah menargetkan sebagian besar margin perdagangan yang selama ini dinikmati para perantara (middleman) dapat kembali kepada petani sekaligus menurunkan harga yang dibayar konsumen.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan selama ini hasil pertanian petani harus melewati sedikitnya tujuh mata rantai perdagangan sebelum sampai ke tangan masyarakat, mulai dari pedagang pengumpul, distributor, subdistributor, pedagang grosir hingga pedagang ritel. Rantai distribusi yang panjang tersebut menyebabkan nilai tambah lebih banyak dinikmati para perantara dibandingkan petani sebagai produsen.
“Petani yang saya maksud kemarin adalah koperasi petani. Selama ini ada tujuh rantai perdagangan, mulai dari pengumpul, distributor, subdistributor, grosir hingga ritel. Kalau tujuh rantai ini kita hitung pada sembilan komoditas, marginnya mencapai Rp313,08 triliun,” ujar Mentan Amran, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, angka Rp313,08 triliun yang ramai diperdebatkan bukan berarti seluruh nilai tersebut merupakan keuntungan petani. Nilai tersebut merupakan akumulasi margin yang berputar di sepanjang rantai distribusi berbagai komoditas pangan. Karena itu, pemerintah ingin membangun sistem distribusi yang lebih pendek agar nilai ekonomi tersebut tidak lagi habis di middle man yakni tingkat perantara.
Mentan Amran menjelaskan, melalui KDMP, hasil panen petani tidak lagi harus melewati banyak tangan sebelum sampai kepada konsumen. Koperasi desa akan berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pengolahan, distribusi hingga pemasaran sehingga mata rantai perdagangan menjadi jauh lebih singkat.
Dengan model tersebut, sebagian margin yang selama ini dinikmati para middleman diperkirakan dapat dialihkan menjadi tambahan pendapatan petani. Kementerian Pertanian memperkirakan sedikitnya Rp50 triliun margin perdagangan dapat diraih oleh koperasi desa dan Rp263 trilyunnya dapat dikembalikan kepada petani.
“Kalau kita bangun koperasi karena sudah ada di desa, cukup ambil marginnya saja sekitar Rp50 triliun secara nasional. Artinya pendapatan petani meningkat, sementara harga yang diterima konsumen juga bisa lebih murah,” katanya.
Mentan Amran menegaskan tujuan utama pembentukan KDMP bukan untuk menghilangkan pelaku usaha yang selama ini menjalankan bisnis secara sehat, melainkan menciptakan tata niaga yang lebih efisien, lebih adil, dan memberikan manfaat lebih besar kepada petani maupun masyarakat.
Menurutnya, selama ini harga yang dibayar konsumen terus meningkat, tetapi kenaikan tersebut tidak sepenuhnya dinikmati petani. Sebagian besar nilai tambah justru terserap di sepanjang rantai distribusi. Karena itu, penyederhanaan jalur distribusi menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat kesejahteraan petani sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Kalau margin itu bisa dipindahkan ke petani, maka kesejahteraan petani meningkat. Di sisi lain harga kepada konsumen juga turun karena rantai distribusinya menjadi lebih pendek. Itu yang sedang kita bangun,” ujarnya.
Mentan Amran menambahkan, transformasi tata niaga melalui KDMP merupakan bagian dari strategi besar pemerintah membangun sistem pangan nasional yang lebih efisien, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Dengan distribusi yang lebih singkat, pemerintah berharap petani memperoleh harga yang lebih layak atas hasil panennya, sementara masyarakat dapat membeli kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Yang ingin kita ubah adalah struktur perdagangannya. Nilai tambah jangan berhenti di middleman. Harus lebih banyak kembali kepada petani sebagai produsen dan memberi manfaat kepada konsumen sebagai pembeli akhir,” pungkas Mentan Amran.
Tangkapan layar saat Sekretaris Utama BNP) Dr. Rustian saat memberikan sambutan pada webinar Monitoring dan Evaluasi Penanganan Arsip Terdampak Bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto : BNPB)
Jakarta (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan keberadaan arsip sangat vital dalam penanggulangan bencana, karena di dalam arsip mungkin terdapat informasi dan data krusial dari setiap kejadian bencana yang telah terjadi pada masa lampau.
BNPB menyatakan penyelamatan arsip di daerah terdampak bencana bukan sekadar tumpukan dokumen. Di dalamnya tersimpan nyawa, pembelajaran, dan kebijakan yang dapat menyelamatkan ribuan orang di masa depan.
Hal itu diungkap oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Rustian, dalam sambutannya pada webinar Monitoring dan Evaluasi Penanganan Arsip Terdampak Bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada Kamis (30/7/2026).
“Dalam arsip tersimpan data dan informasi mengenai lokasi kejadian, tinggi genangan, wilayah terdampak, jumlah korban, jalur evakuasi, kondisi pengungsian, kerusakan infrastruktur, keputusan pemerintah, distribusi bantuan, proses pemulihan, hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam penanganan bencana,” ujar Rustian.
“Kami apresiasi kepada Arsip Nasional Republik Indonesia, pemerintah daerah, lembaga kearsipan daerah, BPBD, serta seluruh pihak yang telah bekerja dalam penyelamatan arsip terdampak bencana,” ungkap Rustian.
“Pengalaman penanganan arsip di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat harus menjadi bagian dari pembelajaran nasional. Praktik yang baik perlu direplikasi, sedangkan kekurangan yang ditemukan harus menjadi dasar perbaikan kebijakan, kapasitas sumber daya manusia, peralatan, serta mekanisme koordinasi di daerah,” pungkasnya.
Lebih dari itu, arsip juga merekam informasi kearifan lokal masyarakat. Oleh karena itu pentingnya mengelola arsip dengan baik dan tepat, menjadi penting dilakukan oleh setiap orang dan lembaga.
“Arsip juga merekam pengetahuan masyarakat tentang kemana warga menyelamatkan diri, tanda-tanda alam apa yang mereka kenali, jalur mana yang dapat dilalui, kelompok mana yang paling rentan, serta keputusan apa yang terbukti efektif maupun yang perlu diperbaiki,” tuturnya.
Dikatakannya, jika informasi tersebut hilang, rusak, atau tidak dapat diakses, maka generasi berikutnya berisiko memulai kembali dari titik nol. Mereka dapat menghadapi ancaman yang sama tanpa memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman sebelumnya.
Sebaliknya, apabila arsip kebencanaan diselamatkan dan dikelola dengan baik, maka pengalaman masa lalu dapat diubah menjadi pengetahuan, pengetahuan dapat diubah menjadi kebijakan, dan kebijakan dapat diterjemahkan menjadi tindakan kesiapsiagaan.
Arsip tersebut nantinya dapat dijadikan rujukan untuk menentukan titik evakuasi, menyusun sistem peringatan dini, merancang simulasi kesiapsiagaan, menyiapkan logistik, memperkuat infrastruktur, hingga melakukan perlindungan terhadap kelompok rentan.
“Menyelamatkan arsip kebencanaan berarti menyelamatkan pembelajaran. Menyelamatkan pembelajaran berarti memperkuat kesiapsiagaan. Dan memperkuat kesiapsiagaan berarti memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, hari ini dan pada masa yang akan datang,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala ANRI Mego Pinandito menyampaikan bahwa atas dukungan penuh dari BNPB, program penyelamatan arsip di tiga provinsi terdampak ini dapat berjalan dengan baik.
Adapun arsip yang diselamatkan tidak hanya arsip-arsip yang dimiliki oleh pemerintah daerah saja, namun juga mencakup arsip milik masyarakat.
“Tidak hanya arsip pemerintah daerah, hal-hal yang sifatnya keagamaan seperti surat nikah, kartu keluarga, data-data raport siswa dan sebagainya,” tutupnya.
Setelah delapan hari berjuang BPBD Kota Sorong bersama petugas gabungan berhasil memadamkan seluruh titik api yang membakar 24 hektare lahan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (29/7/2026). (Foto : BPBD Kota Sorong).
Jakarta (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Selasa (28/7) hingga Rabu (29/7), pukul 07.00 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Berdasarkan data yang dihimpun, kekeringan masih mendominasi kejadian bencana di berbagai wilayah seiring berlangsungnya musim kemarau.
“Di sisi lain, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian nasional,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2026.
Setelah delapan hari berjuang BPBD Kota Sorong bersama petugas gabungan berhasil memadamkan seluruh titik api yang membakar 24 hektare lahan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (29/7/2026). (Foto : BPBD BPBD Kota Sorong).
Abdul Muhari menjelaskan, Kejadian pertama, penanganan karhutla di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara, telah berhasil diselesaikan. Berdasarkan laporan Rabu (29/7), api yang sebelumnya membakar lahan di Desa Binuanga, Kecamatan Bolangitang Timur, kini telah padam.
“Kebakaran terjadi pada Selasa (28/7) sekitar pukul 13.00 WITA di lahan kering yang dipenuhi dedaunan dan rumput kering. Kondisi cuaca panas disertai angin menyebabkan api dengan cepat merambat hingga berdampak pada sekitar 5 hektare lahan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” Katanya.
Selanjutnya, Dalam upaya penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara bersama Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
“Sementara itu, penanganan karhutla di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, juga telah selesai. Berdasarkan laporan Rabu (29/7), api yang membakar lahan di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, telah berhasil dipadamkan,” Terangnya.
Kebakaran terjadi pada Minggu (26/7) pukul 18.39 WIB, saat api diketahui membakar lahan jati di Padukuhan Kuwon Kidul. Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Namun, lokasi kebakaran yang berada di kawasan perbukitan berada di luar jangkauan armada pemadam sehingga penanganan awal dilakukan melalui pemantauan terhadap area kebakaran. Peristiwa ini mengakibatkan sekitar 3 hektare lahan terbakar tanpa menimbulkan korban jiwa.
“Selama penanganan, BPBD Kabupaten Gunungkidul berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan asesmen dan kaji cepat untuk mengetahui dampak kejadian. Upaya tersebut didukung oleh Damkar Kabupaten Gunungkidul dan masyarakat setempat, Terangnya.
Di wilayah lain, penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus dilakukan melalui penyaluran bantuan air bersih kepada warga terdampak. Berdasarkan laporan Rabu (29/7), BPBD Kabupaten Lamongan telah melaksanakan distribusi air bersih di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, dengan distribusi ke lima titik/RT di Dusun Walangkopo. Seluruh kegiatan penyaluran bantuan telah terlaksana dengan baik berkat dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
Akibat kekeringan BPBD Kabupaten Lamongan terus berupaya mendistribusikan kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Selasa (28/7/2026). (Foto : Foto : BPBD Kabupaten Lamongan).
“Kekeringan dipicu oleh cuaca panas akibat musim kemarau dan berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga atau 600 jiwa di Desa Kedungkumpul. Tidak terdapat kerugian materiil yang dilaporkan dalam kejadian ini,” Ujarnya.
BPBD Kabupaten Lamongan terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat melalui pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak. Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Bagian Humas, Bagian Prokopim, Muspika Kecamatan Sarirejo, perangkat Desa Kedungkumpul, dan masyarakat setempat. Kabupaten Lamongan saat ini masih berstatus Siaga Darurat Bencana Kekeringan hingga 31 Oktober 2026, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan hingga 6 Oktober 2026.
Selain itu, perkembangan penanganan karhutla juga dilaporkan dari Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Berdasarkan laporan BPBD Kota Sorong hingga Rabu (29/7) pukul 08.48 WIB, seluruh titik kebakaran telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, dampak kebakaran mengakibatkan sekitar 24 hektare lahan terbakar dan satu tiang listrik mengalami kerusakan yang menyebabkan sebagian aliran listrik ke rumah warga di Kelurahan Matalamagi, Distrik Sorong Utara, sempat terputus.
Karhutla pertama kali terdeteksi pada Selasa (21/7) sekitar pukul 12.30 WIT di wilayah Gunung Kali Ampat, meliputi Distrik Malaimsimsa dan Distrik Sorong Utara. Kobaran api kemudian membesar pada sore hari akibat kondisi kemarau dan angin kencang. Kebakaran kembali terjadi pada Kamis (23/7) di kawasan hutan Gunung Woroth, Kelurahan Kakublik, Distrik Sorong Kota.
Kejadian ini berdampak pada lima distrik dan delapan kelurahan, yaitu Distrik Malaimsimsa, Sorong Utara, Sorong Kota, Sorong Timur, dan Maladum Mes. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Selama penanganan, BPBD Kota Sorong melakukan pemantauan di titik-titik kebakaran serta pendataan dampak kejadian. Upaya pemadaman melibatkan BPBD Kota Sorong, Damkar TNI AD, Damkar Kota Sorong, Polresta Sorong, dan pemerintah kelurahan. Proses penanganan sempat menghadapi kendala berupa sulitnya akses menuju beberapa titik kebakaran serta keterbatasan peralatan pemadaman. Saat ini kondisi di lokasi telah terkendali dan petugas terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi kemunculan titik api baru.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman potensi bahaya hidrometeorologi. Terkait dengan bahaya karhutla, BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Sedangkan menghadapi kekeringan, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak, menghemat konsumsi air bersih, serta mengikuti arahan pemerintah daerah apabila terjadi gangguan ketersediaan air selama musim kemarau,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Ketua MUI Jakarta Utara Kunjungi Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Pimpin Doa Bersama. (Foto : Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok).
Jakarta (The Indonesian News) – Mempererat sinergi antara ulama dan Kepolisian serta memohon keberkahan dalam pelaksanaan tugas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dilanjutkan dengan doa bersama pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan di Ruang Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres serta pengurus MUI Jakarta Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi, Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, Kasat Intelkam AKP Mix Dimas Respati, Kasat Lantas AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., Ketua MUI Jakarta Utara KH. Ibnu Abidin, Lc., serta Sekretaris MUI Jakarta Utara KH. Agus Muslim.
Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua MUI Jakarta Utara beserta rombongan. Ia berharap silaturahmi tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara Polri dan para ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua MUI Jakarta Utara ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kami juga memohon doa, dukungan, serta masukan agar dapat menjalankan amanah sebagai Kapolres dengan sebaik-baiknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Kapolres juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan Haul Makam Mbah Priok yang akan digelar pada 9 Agustus 2026, serta mengharapkan masukan dan saran dari MUI agar kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Ketua MUI Jakarta Utara, KH. Ibnu Abidin, Lc., menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan baik antara ulama dan Polri.
“Kami mengucapkan selamat atas jabatan baru Bapak Kapolres. Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus dukungan moral kepada jajaran Polri agar senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kemudahan dalam mengemban tugas melayani masyarakat,” ungkap KH. Ibnu Abidin.
Terkait rencana pelaksanaan Haul Makam Mbah Priok, Ketua MUI Jakarta Utara juga menyampaikan bahwa sejarah, keberadaan, dan dinamika yang pernah terjadi di kawasan tersebut telah dijelaskan secara rinci dalam Buku Merah “Kasus Makam Mbah Priok”, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi dan dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Jakarta Utara sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan, keselamatan, serta kelancaran bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan tokoh agama semakin erat, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Siswa baru sekolah rakyat menjalani pemeriksaan kesehatan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Aceh, desa Tumbo,kecamatan Kuala Malaka, kabupaten Aceh Besar, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 427 siswa baru dengan suasana gedung baru mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA itu turut didampingi orang tua mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa.
Siswa baru sekolah rakyat menjalani pemeriksaan kesehatan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Aceh, desa Tumbo,kecamatan Kuala Malaka, kabupaten Aceh Besar, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 427 siswa baru dengan suasana gedung baru mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA itu turut didampingi orang tua mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa.Siswa baru sekolah rakyat menjalani pemeriksaan kesehatan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Aceh, desa Tumbo,kecamatan Kuala Malaka, kabupaten Aceh Besar, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 427 siswa baru dengan suasana gedung baru mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA itu turut didampingi orang tua mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa.Siswa baru membawa tas berisi perlengkapan seusai menjalani pemeriksaan kesehatan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Aceh, desa Tumbo,kecamatan Kuala Malaka, kabupaten Aceh Besar, Kamis (30/7/2026). Sebanyak 427 siswa baru dengan suasana gedung baru mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA itu turut didampingi orang tua mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa.
Indonesia dan Kamboja Perkuat Kerja Sama Pemberantasan Kejahatan Online Scam di Phnom Penh, Kamboja, Pada Rabu (29/7/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI).
Phnom Penh (The Indonesian News) – Memperkuat kerja sama penanganan kejahatan transnasional, Delegasi Republik Indonesia melaksanakan kunjungan kerja ke Phnom Penh, Kamboja. Sejumlah hal dibahas dalam kunjungan tersebut, salah satunya terkait masalah online scam dan online gambling.
“Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah capaian strategis dalam penguatan kerja sama penegakan hukum kedua negara,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K. Koba di Phnom Penh, Kamboja, Pada Rabu (29/7/2026).
Delegasi RI dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno dan terdiri atas Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kejaksaan Agung, Polri/NCB Interpol Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PPATK.
Selama kunjungan, Delegasi Indonesia melakukan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Sokha, Kepala Sekretariat Commission for Combating Online Scams (CCOS) Senior Minister Chhay Sinarith, Permanent Secretary of State Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kamboja Dr. Sophea, serta Utusan Khusus Perdana Menteri Kamboja Dr. Prashidh Cham.
Pemerintah Kamboja menyetujui usulan Indonesia untuk membentuk Indonesia Desk di Markas Besar Cambodia National Police (CNP). Desk tersebut akan menjadi mekanisme koordinasi operasional dalam pertukaran informasi, akses alat bukti, investigasi bersama, serta percepatan proses penegakan hukum terhadap pelaku online scam. Mekanisme serupa sebelumnya telah diterapkan Kamboja bersama beberapa negara mitra.
Kamboja juga menyetujui usulan Indonesia agar Polri dapat mendampingi Kepolisian Kamboja dalam melakukan wawancara terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Kamboja terkait perkara online scam. Langkah ini diharapkan memperkuat proses penyidikan serta mendukung penegakan hukum di kedua negara.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, Indonesia menawarkan program pelatihan bagi aparat penegak hukum Kamboja di bidang kepatuhan terhadap standar Financial Action Task Force (FATF), forensik keuangan, keamanan siber, dan investigasi digital. Program tersebut akan melibatkan PPATK, OJK, dan Polri sesuai bidang keahlian masing-masing.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kamboja juga memaparkan berbagai langkah penegakan hukum yang telah dilakukan, termasuk pemberlakuan Law on Combating Online Scam dan Law on Management of Online Gambling pada tahun 2026. Kamboja menegaskan bahwa setiap orang yang ditangkap dalam operasi penegakan hukum berdasarkan ketentuan tersebut diproses sebagai pelaku tindak pidana. Pemerintah Kamboja juga menjelaskan bahwa online gambling merupakan kegiatan ilegal di negara tersebut dan telah dilakukan penutupan terhadap sejumlah kasino yang menyalahgunakan izin operasionalnya.
Kedua negara juga sepakat untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan online scam. Indonesia menyambut baik penyelenggaraan International Conference Against Online Scam yang akan dilaksanakan Kamboja pada September 2026 dan menyatakan kesiapan untuk berbagi pengalaman serta praktik terbaik dalam penanganan kejahatan siber lintas negara. Indonesia juga akan berdiskusi dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) mengenai penguatan instrumen kerja sama internasional dalam pemberantasan online scam sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola global menghadapi kejahatan transnasional yang terus berkembang.
Sebagai tindak lanjut, pembentukan Indonesia Desk akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Implementing Arrangement sebagai landasan operasional kerja sama antara Polri dan Cambodia National Police (CNP).
“Kemenko Polkam akan mengoordinasikan tindak lanjut hasil kunjungan melalui Desk Transnational Organized Crime (TOC), termasuk pelaksanaan program peningkatan kapasitas yang melibatkan Polri, OJK, dan PPATK. Langkah-langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat efektivitas penegakan hukum kedua negara, mempercepat penanganan perkara online scam, serta memberikan efek jera terhadap jaringan kejahatan transnasional yang merugikan masyarakat Indonesia maupun Kawasan,” kata Koba.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Foto: BPMI Setpres).
Semarang (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026. Peresmian tersebut menjadi penanda komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur transportasi yang modern sekaligus menjaga warisan sejarah dan identitas bangsa.
Setibanya di Stasiun Semarang Tawang, Presiden Prabowo disambut antusias oleh masyarakat dan para pelajar yang telah memadati area sekitar stasiun. Kepala Negara tampak menyapa, menyalami, dan melayani sapaan warga sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan. Presiden kemudian meninjau panel revitalisasi yang menampilkan proses pembaruan bangunan bersejarah tersebut.
Dalam laporannya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa Stasiun Semarang Tawang mulai dioperasikan pada tahun 1914 setelah dibangun sejak 1911 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Menurut Bobby, stasiun tersebut memiliki nilai sejarah yang panjang, termasuk menjadi bagian dari perjalanan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Bobby juga menuturkan bahwa revitalisasi dan beautifikasi stasiun dilaksanakan atas arahan Presiden Prabowo dan berhasil diselesaikan dalam waktu 330 hari. Tahap pertama revitalisasi mencakup pembaruan fasad depan, hall utama, serta pengembalian tampilan sisi barat dan timur bangunan sesuai bentuk aslinya berdasarkan referensi foto-foto lama. Selain itu, lampu dan berbagai ornamen bersejarah juga dipulihkan agar kembali menyerupai kondisi awalnya.
“Dengan demikian, bangunan yang telah berusia 112 tahun ini dapat terus kita jaga kelestarian serta jejak sejarahnya,” ujar Bobby.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Stasiun Semarang Tawang memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah bangsa. Kepala Negara mengungkapkan bahwa stasiun tersebut pernah digunakan oleh Presiden pertama Republik Indonesia untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah pada masa awal kemerdekaan.
“Sejarah mencatat bahwa Presiden Republik Indonesia yang pertama menggunakan stasiun ini untuk berangkat ke daerah-daerah lain untuk menjalankan tugas negara di awal kemerdekaan. Karena itu menjaga, melestarikan Stasiun Tawang ini tidak hanya menjaga dan melestarikan satu bangunan, tapi juga menjaga identitas dan menjaga memori dan perjalanan sejarah kita,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan memelihara sejarahnya. Menurut Presiden, pengalaman masa lalu, termasuk masa penjajahan, harus dijadikan pelajaran untuk membangun kemajuan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Presiden turut menekankan pentingnya melestarikan seluruh warisan budaya dan bangunan bersejarah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari identitas nasional.
“Karena itu penting juga kita untuk melestarikan semua yang kita miliki, walaupun itu dari zaman dahulu. Kita harus melestarikan kuil-kuil, kita harus melestarikan semua bangunan-bangunan ribuan tahun, ratusan tahun yang lalu. Itu bagian dari sejarah kita, bagian dari identitas kita,” ucap Presiden.
Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PT Kereta Api Indonesia yang dinilai bergerak cepat dalam menyelesaikan revitalisasi bangunan bersejarah tersebut. “Saya ucapkan terima kasih kepada Direktur Utama Kereta Api Indonesia yang mengambil langkah-langkah cepat, tanggap,” tutur Presiden.
Turut hadir dalam peresmian tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada masa depan, tetapi juga berpijak pada penghormatan terhadap sejarah. Melalui pelestarian warisan bangsa, pemerintah berupaya memastikan nilai-nilai perjuangan dan identitas Indonesia tetap hidup serta diwariskan kepada generasi mendatang.
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Tengah dalam rangka kunjungan kerja melalui Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto: BPMI Setpres).
Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Tengah dalam rangka kunjungan kerja pada Kamis, 30 Juli 2026. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB menuju Kota Semarang.
Setibanya di Pangkalan Udara Utama TNI Angkatan Darat (Lanumad) Ahmad Yani, Kota Semarang, Presiden Prabowo langsung melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Kereta Api Semarang Tawang. Di lokasi tersebut, Kepala Negara dijadwalkan meresmikan pemugaran Stasiun Semarang Tawang yang merupakan salah satu cagar budaya bersejarah di Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemugaran Stasiun Semarang Tawang menjadi tonggak penting dalam pelestarian warisan budaya nasional. Menurut Seskab Teddy, bangunan bersejarah yang telah berdiri sejak tahun 1914 itu untuk pertama kalinya menjalani pemugaran secara resmi sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 2025.
“Pagi ini, Presiden Prabowo akan bertolak menuju Semarang untuk meresmikan pemugaran Stasiun Tawang Semarang, salah satu cagar budaya bersejarah yang berdiri sejak 1914 dan untuk pertama kalinya dipugar secara resmi. Pemugaran stasiun ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo kepada Direktur Utama KAI pada 2025,” ujar Seskab Teddy.
Usai peresmian, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kota Batang dengan menaiki Kereta Api Nusantara Explorer untuk melakukan uji coba layanan kereta tersebut. Kereta Api Nusantara Explorer dihadirkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api bagi masyarakat.
“Selanjutnya, Presiden Prabowo akan menaiki Kereta Api Nusantara Explorer menuju Kota Batang untuk melakukan uji coba. Kereta ini merupakan wujud keinginan Presiden agar KAI memiliki layanan kereta penumpang yang indah, elegan, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Seskab Teddy.
Di Kabupaten Batang, Presiden Prabowo akan menghadiri dan meresmikan pelaksanaan akad massal 62 ribu unit KPR Subsidi yang digelar secara serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi. Acara utama dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
“Setelah itu, Presiden Prabowo akan meresmikan pelaksanaan akad massal 62.000 rumah KPR Subsidi yang dilaksanakan di 165 titik di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi, dengan acara utama dipusatkan di Kota Batang, Jawa Tengah,” tutur Seskab Teddy.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Tengah yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.