Beranda blog Halaman 49

Perkuat Sinergitas TNI, Kodaeral V Terima Courtesy Call Danlanud Muljono

Foto: Dok. Kodaeral V

Surabaya (The Indonesian News) – Mempererat sinergitas dan soliditas antarunsur TNI di wilayah Jawa Timur, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V, Laksamana Muda TNI Ali Triswanto didampingi Asisten Operasi (Asops) Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto, M.Tr.Hanla., menerima courtesy call Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Muljono Surabaya, Kolonel PNB Wisnu Aji Prabowo, Rabu (19/8/2026).

Dalam Siaran Pers Kodaeral V, Pertemuan perkenalan Danlanud Muljono Surabaya sebagai pejabat baru, sekaligus mempererat komunikasi dan hubungan kerja sama antarsatuan TNI di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Komandan Kodaeral V menyambut baik kunjungan Komandan Lanud Muljono. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi serta kerja sama dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI di wilayah Jawa Timur.

“Sinergitas antarsatuan TNI menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapsiagaan, stabilitas keamanan, serta mendukung berbagai tugas pertahanan negara,” Demikian Kodaeral V.

Anak Gajah Sumatera Lahir Sehat di PKG Jalur 21 Padang Sugihan

Anak gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, pada Senin (17/8/2026). (Foto: Dok. Kemenhut)

Palembang (The Indonesian News) – Kebahagiaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin lengkap dengan lahirnya seekor anak gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, pada Senin (17/8/2026).

Anak gajah berjenis kelamin betina tersebut lahir sehat dari indukan betina bernama Lestari dan indukan jantan bernama Gapula. Di bawah penanganan intensif tim medis dan mahout (pawang gajah) Sugito, proses kelahiran diperkirakan berlangsung pagi hari antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Tak lama setelah lahir, bayi gajah tersebut sudah mampu berdiri tegak dan menyusu secara normal pada induknya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Daniwari Widiyanto menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan kado alam yang sangat bermakna bagi upaya konservasi satwa dilindungi di Indonesia, khususnya pada momen bersejarah Hari Kemerdekaan.

“Mengingat kondisi cuaca di area ruang terbuka PKG Jalur 21 saat ini sangat panas, tim medis BKSDA Sumsel langsung melakukan intervensi dan tindakan penanganan khusus. Petugas menyiapkan naungan (shelter) yang cukup serta memastikan pasokan air minum dan fasilitas mandi tercukupi untuk menjaga suhu tubuh serta daya tahan induk dan anakan pascalahiran,” Kata Daniwari Widiyanto, Dikutip Rabu, 19 Agustus 2026.

Selain itu, tim dokter hewan dan mahout terus memberikan pengawasan ekstra dengan memperketat ketersediaan nutrisi pakan harian serta menambahkan suplemen buah-buahan untuk mempercepat pemulihan fisik gajah Lestari.

Guna memastikan tumbuh kembang bayi gajah berjalan optimal, BKSDA Sumsel memberlakukan pemantauan intensif selama 7×24 jam penuh. Tim di lapangan mencatat secara berkala perkembangan perilaku, respons fisik, serta kondisi fisiologis induk maupun anak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan satwa captive di PKG Jalur 21.

“Kelahiran ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Kehutanan bersama BKSDA Sumatera Selatan dalam menjaga kelestarian gajah Sumatera agar terus berkembang biak dan terlindungi secara berkelanjutan di habitatnya,” Tutup Daniwari Widiyanto.

Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores

Foto;. Dok. Mabes Polri

Labuhan Bajo (The Indonesian News) – Polri terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di daratan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disiapkan untuk segera didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Proses pengemasan bantuan berlangsung pada Senin (17/8/2026) sejak pukul 14.00 Wita di Gudang Bulog Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Proses packing dikoordinasikan oleh Pengelola PB/J Polri Madya TK III selaku Ketua LO Polda NTT Kombes Pol. Edwar Jacky Tofani Umbu Kaledi bersama Kasubaghapus Baginvent Ropal Kompol Yogi Maulana.

Personel Polwan Polres Manggarai Barat turut membantu proses pengemasan bantuan di bawah pimpinan Kabag Ren Polres Manggarai Barat AKP Ratna Yuda Topang.

Setelah proses pengemasan selesai, seluruh bantuan dipindahkan menuju Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menggunakan dua unit dump truck dan satu unit kendaraan Dalmas roda enam. Selanjutnya, bantuan dimuat ke dua kapal Polairud, yakni KM BIMA-7014 milik Polairud Mabes Polri dan KP Pulau Padar XXII-3018 milik Polairud Polda NTT.

Pendistribusian bantuan direncanakan diberangkatkan pada Selasa (18/8/2026) dari Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Reo, Kabupaten Manggarai. Dermaga Reo dipilih karena dinilai menjadi akses yang relatif aman untuk memasuki wilayah terdampak pascagempa.

Adapun bantuan yang disiapkan meliputi 3.500 kantong beras Bulog dengan kapasitas 5 liter atau sekitar 17.500 kilogram, minyak goreng sebanyak sekitar 3.500 liter, 3.500 paket sembako, serta 500 buah mainan anak.

Setiap paket sembako berisi lima bungkus mi instan, satu botol kecap, satu kotak teh, satu kilogram gula pasir, dan satu kotak biskuit. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka, dengan jumlah distribusi disesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Selain bantuan dari Kapolri, turut dimuat bantuan peralatan dapur dari Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., berupa 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan atau kuali, serta 10 centong sayur atau ikan.

Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry  turut melakukan monitoring proses pemuatan bantuan ke kedua kapal tersebut pada Senin (17/8/) sekitar pukul 17.10 Wita.

Kakorpolairud Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry mengatakan, Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan.

“Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.” Ujarnya.

Menurutnya, pendistribusian bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.

“Pendistribusian ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak, sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara tepat sasaran.”Pungkasnya.

Kakorpolairud menambahkan, Polri juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman dan lancar.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan efektif. Apabila masih terdapat tambahan bantuan, tentunya akan kami data dan distribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.” Terangnya.

Polri memastikan seluruh bantuan yang telah dimuat ke KM BIMA-7014 dan KP Pulau Padar XXII-3018 akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat terdampak gempa di daratan Pulau Flores.

Pendistribusian bantuan juga akan terus menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir secara langsung dalam penanganan bencana, membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan.

Update Penanganan Bencana Gempabumi M7,7 di NTT

Infografis Update Penanganan Bencana Gempabumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur per 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB.

Sumber : Pusdatinkom BNPB

 

KRI Bung Hatta Angkut Dukungan Logistik ke Kabupaten Manggarai, NTT

KRI Bung Hatta Angkut Dukungan Logistik ke Kabupaten Manggarai. The Indonesian News/HO-BNPB

Labuhan Bajo (The Indonesian news) – Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan dukungan logistik bagi warga terdampak Gempa NTT Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai pada Selasa (18/8). Kapal berlayar dari Pelabuhan Labuhan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat menuju Pelabuhan Reok di Kabupaten Manggarai.

Pelaksana Tugas (Plt) Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, Pada pelayaran ini, KRI Bung Hatta mengangkut dukungan logistik berupa paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta beberapa bantuan donasi dari masyarakat.

Prajurit TNI AL saat memindahkan dukungan logistik dari KRI Bung Hatta. The Indonesian News/HO-BNPB

“Setelah KRI Bung Hatta bersandar di Pelabuhan Reok, dukungan logistik ini selanjutnya akan dikirimkan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Transportasi laut dipilih untuk mempercepat dukungan logistik tiba di wilayah terdampak,” Kata Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Berton SP Panjaitan menjelaskan, Berdasarkan pengkinian data penanganan pascabencana gempa bumi M7,7 di Provinsi Nusa Tenggara Timur per 18 Agustus 2026, tercatat Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi. Di Kabupaten Manggarai, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.

“Selain KRI Bung Hatta, dalam penanganan darurat pascagempa NTT ini, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS) yang merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT,” Ujarnya.

Pos Dukungan Logistik Nasional

Dalam upaya pendistribusian logistik yang merata ke seluruh wilayah terdampak gempa M7,7 BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga titik yaitu di Jakarta, Labuhan Bajo, dan Maumere.

Posduklognas Jakarta berpusat di Base Ops Halim Perdanakusuma. Pos logistik ini menampung bantuan dari instansi, organisasi, maupun masyarakat. Dari posduklognas Halim, logistik akan dibagikan ke Posduklognas Labuhan Bajo dan Posduklognas Maumere.

Posduklognas Labuan Bajo berada di Kantor UBPU Komodo. Pos ini akan mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Sementara itu, cakupan Pos Dukungan Logistik Nasional Maumere yang terletak di Bandara Maumere meliputi wilayah terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

“Posduklognas terbuka bagi masyarakat maupun organisasi yang hendak mengirimkan donasi bagi warga terdampak Gempa NTT. BNPB mengimbau masyarakat dan mitra yang ingin menyalurkan bantuan untuk berkoordinasi dengan tim di Posduklognas setempat perihal jadwal dan kebutuhan distribusi. Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari sisi jenis, jumlah, waktu maupun moda transportasi, sehingga dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran,” Tutup Berton SP Panjaitan.

BNPB Siapkan Dukungan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempabumi M 7,7 Flores

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Tengah) menjenguk pasien Puskesmas Riung yang diungsikan di halaman gedung setelah terjadi gempa M 7,7 Flores di Kabupaten Ngada, NTT, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Ngada (The Indonesian News) – Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempabumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026. Dukungan tersebut disiapkan berdasarkan tingkat kerusakan rumah dan akan diberikan setelah proses pendataan serta verifikasi selesai dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan pemerintah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak. Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, BNPB akan memberikan dukungan sebesar Rp15 juta, sedangkan rumah rusak sedang mendapatkan dukungan sebesar Rp30 juta.

Sementara itu, bagi masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat, pemerintah menyiapkan solusi berupa pembangunan hunian tetap (huntap). Namun, sebelum proses pembangunan huntap dapat direalisasikan, BNPB juga menyiapkan solusi tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat melalui dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu atau hunian sementara (huntara).

Masyarakat yang rumahnya masuk kategori rusak berat nantinya dapat memilih salah satu dari dua alternatif tersebut, yakni menerima DTH yang penggunaannya diperuntukkan untuk menyewa rumah atau menempati huntara sebagai tempat tinggal sementara. Skema ini disiapkan untuk memastikan warga tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama menunggu proses pembangunan hunian tetap.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Pertama Kanan) menyerahkan langsung paket logistik kepada anak-anak dan penyintas, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

“Rusak ringan akan menerima 15 juta rupiah, rusak sedang 30 juta rupiah, dan yang rusak berat misal rumahnya hancur akan dibangunkan hunian sementara untuk tempat tinggal sambil menunggu hunian permanen, hunian tetap dibangun atau diberikan dana tunggu hunian,” jelas Suharyanto, saat meninjau Puskesmas Riung, Ngada, Pada Selasa (18/8).

Lebih lanjut, Kepala BNPB menegaskan bahwa seluruh dukungan tersebut baru dapat direalisasikan setelah proses pendataan dan verifikasi terhadap tingkat kerusakan rumah dilakukan secara menyeluruh. Pendataan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus menghindari adanya data ganda maupun ketidaksesuaian kategori kerusakan.

Oleh karena itu, Kepala BNPB mendorong seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam proses pendataan dan verifikasi rumah warga terdampak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, serta seluruh unsur terkait diperlukan agar proses tersebut dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk mempercepat proses penanganan, Kepala BNPB juga meminta agar setiap kabupaten/kota terdampak segera membentuk satuan tugas (satgas) percepatan penanganan darurat. Satgas tersebut dapat dibentuk oleh bupati/wali kota dengan melibatkan seluruh unsur terkait, sehingga koordinasi penanganan, termasuk pendataan kerusakan rumah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak, dapat dilakukan secara terpadu.

“Pendataan harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai dengan kondisi kerusakan rumahnya. Karena itu, sinergi seluruh unsur di daerah sangat penting agar proses ini berjalan cepat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suharyanto.

BNPB bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan penanganan pascagempa, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta penyiapan solusi tempat tinggal bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Kelompok motor Venture : Serukan Geng Motor Menjaga Perdamaian dan Menolak Tawuran

Balap (Foto: Ilustrasi)

Jakarta (The Indonesian News) – Kami mengajak seluruh anggota geng motor, komunitas pemuda, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menghentikan segala bentuk tawuran, tindakan anarkis, serta vandalisme yang meresahkan dan merugikan banyak pihak, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok Motor Venture kepada media di Jakarta. (19/08/2026)

Jalanan dan ruang publik adalah milik bersama. Tidak seharusnya tempat tersebut menjadi arena pertikaian yang dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, maupun trauma bagi masyarakat. Perbedaan kelompok, identitas komunitas, maupun persoalan pribadi tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.

“Sebagai salah satu kelompok motor, kami mendorong para pemuda untuk menunjukkan keberanian melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan bermanfaat. Energi anak muda sangat besar dan memiliki potensi untuk membangun lingkungan, bukan menghancurkannya. Mari ubah semangat solidaritas menjadi kegiatan sosial, olahraga, seni, kewirausahaan, dan aksi kemanusiaan” ucap Ketua Venture.

“Kami juga mengimbau para senior, pengurus komunitas, orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat untuk aktif melakukan pembinaan dan membuka ruang dialog bagi para pemuda. Pendekatan persuasif dan edukatif harus dikedepankan agar konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi kekerasan” lanjutnya.

“Kepada seluruh anggota geng motor, pesan kami sederhana: jangan jadikan jalan sebagai tempat mencari musuh. Jadikan persaudaraan sebagai kekuatan.” Tambahnya.

“Mari bersama menjaga ketertiban, menghormati pengguna jalan, merawat fasilitas umum, dan menciptakan lingkungan yang aman. Jika terjadi persoalan, selesaikan dengan komunikasi dan kepala dingin, bukan dengan konvoi, senjata, tawuran, atau perusakan” tutup ketua Venture kepada media.

# Stop tawuran.
# Stop anarkisme.
# Stop vandalisme.

# Saatnya pemuda bergerak untuk damai dan membangun masa depan.

Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL

Foto: Dok. Pushidrosal

Jakarta (the Indonesian News) – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto memberikan pembekalan kepada 17 orang Perwira Siswa Pendidikan Spesialisasi Perwira Hidrografi (Pasis Dikspespa Hidros) Angkatan-XXIV Tahun 2026 (12 siswa TNI AL, 1 orang disnav tanjung priok dan 4 orang dari negara pakistan, kamboja, vietnam dan brunai), 1 orang Mahasiswa S1 dan 3 orang mahasiswa S2 STTAL Hidros bertempat di ruang serbaguna Pusdikhidros, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Pada Selasa (18/8/2026).

Dalam pembekalannya yang mengusung tema “Menjadi Perwira Hidrografi yang Profesional dan Adaptif”, Danpushidrosal menegaskan bahwa profesi hidrografi tidak dapat dipandang sebatas aktivitas pengukuran kedalaman laut maupun pembuatan peta laut, namun dituntut mampu menjadi problem solver berbasis data maritim, dengan memastikan setiap data yang diperoleh melalui kegiatan survei memiliki tingkat kebenaran, akurasi, dan data survei yang akurat selanjutnya diolah menjadi informasi berupa peta laut dan produk nautika yang relevan, mutakhir, serta terintegrasi, sehingga informasi tersebut menjadi landasan bagi pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan aman, baik untuk kepentingan operasi TNI Angkatan Laut, keselamatan navigasi pelayaran, maupun kebutuhan pembangunan dan kebijakan nasional.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan lembaga hidrografi yang mampu menjamin ketersediaan data dan informasi kelautan yang berkualitas. Dalam konteks tersebut, Pushidrosal memiliki peran ganda (dual role) sebagai satuan kerja TNI Angkatan Laut sekaligus Lembaga Hidrografi Nasional. Lima pilar fungsi Pushidrosal meliputi fungsi militer, pelayanan umum, penerapan lingkungan laut, diplomasi, dan penelitian.

Dalam perspektif pertahanan, Danpushidrosal menekankan bahwa pemahaman terhadap karakteristik medan laut merupakan bagian fundamental dari keberhasilan operasi militer. Data batimetri, arus, pasang surut, dan karakteristik dasar laut yang akurat diperlukan dalam mendukung berbagai operasi, termasuk pergerakan kapal selam, pendaratan amfibi, maupun perencanaan operasi ranjau laut.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, para perwira hidrografi juga dituntut mampu menguasai berbagai perangkat survei modern, seperti Single Beam Echosounder (SBES), Multibeam Echosounder (MBES), Side Scan Sonar (SSS), Sub-Bottom Profiler (SBP), Magnetometer, hingga sistem nirawak seperti AUV, ROV, dan USV. Namun, kecanggihan teknologi tetap harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pembekalan tersebut juga disampaikan mengenai penguatan tata kelola survei dan pemetaan hidrografi nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang Survei Hidrografi dan Pemetaan Hidrografi Nasional. Kebijakan tersebut mempertegas posisi Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional serta memperkuat tanggung jawab dalam penyelenggaraan, pemantauan, dan validasi kegiatan survei dan pemetaan hidrografi di wilayah perairan Indonesia.

Menurut Danpushidrosal, penguatan tersebut sekaligus membawa konsekuensi meningkatnya tanggung jawab profesi para perwira hidrografi. Produk yang dihasilkan tidak semata-mata menjadi konsumsi internal, tetapi dapat menjadi rujukan dalam mendukung kepentingan hukum, pembangunan nasional, keselamatan pelayaran, serta berbagai kepentingan strategis negara.

Karena itu, para Pasis dituntut menjaga kualitas dan integritas data, meningkatkan kemampuan berkolaborasi lintas kementerian/lembaga, menguasai teknologi digital, serta memiliki kesadaran terhadap keamanan data maritim.

Menutup pembekalannya, Danpushidrosal berpesan “Jadilah perwira hidrografi yang menguasai ilmu, teknologi, dan medan”, reputasi seorang perwira hidrografi tidak dibangun dari janji manis atau retorika belaka, melainkan dari data yang akurat, kerja lapangan yang disiplin, dan integritas moral yang tidak dapat digoyahkan.

Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Warga Jakarta Bantu Sesama

Jakarta (The Indonesian News) – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut. Gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan serta menimbulkan dampak terhadap kehidupan masyarakat di wilayah terdampak, Rabu (19/08/2026)

Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. PMI DKI Jakarta juga menyiapkan dukungan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat dalam menghadapi situasi darurat pascabencana.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, PMI Provinsi DKI Jakarta membuka penggalangan donasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores. Dukungan dari masyarakat Jakarta, komunitas, dunia usaha, maupun berbagai pihak lainnya dinilai sangat dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.

“Bencana dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Saat saudara-saudara kita di Flores sedang menghadapi masa sulit, kepedulian kita menjadi sangat berarti. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat, komunitas, dunia usaha, maupun berbagai pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan terbaik melalui donasi kemanusiaan ini,” kata Beky Mardani.

Selain membuka penggalangan donasi, PMI DKI Jakarta juga mempersiapkan sumber daya untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah terdampak. Pengerahan tim akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan masyarakat, serta koordinasi dengan PMI Pusat dan PMI Provinsi NTT.

Beky Mardani menegaskan bahwa PMI Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mengelola setiap donasi yang diterima secara transparan dan menyalurkannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Kami memastikan setiap dukungan yang diberikan masyarakat akan dikelola secara transparan dan diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tegasnya.

PMI DKI Jakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan solidaritas bagi warga Flores yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Di tengah keterbatasan dan situasi sulit yang mereka hadapi, uluran tangan kita dapat menjadi sebuah harapan. Bersama PMI, mari kita ringankan beban saudara-saudara kita di Flores, Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.

TNI AL Kerahkan KRI DR. Soeharso-990 Bawa Bantuan Kemanuasian pascagempa NTT

Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya saat meninjau langsung proses embarkasi bantuan kemanusiaan ke KRI dr. Soeharso-990, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-Dispenal

Jakarta (The Indonesian News) – Dalam rangka mendukung penanggulangan bencana alam gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI AL melalui Koarmada II mengerahkan KRI dr. Soeharso-990 yang merupakan unsur Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II guna membawa bantuan kemanusiaan menuju daerah terdampak, Pada Selasa (18/08/2026).

Dalam Siaran Pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya selaku Komandan Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Alam NTT didampingi pejabat TNI AL berkesempatan meninjau langsung proses embarkasi bantuan kemanusiaan ke KRI dr. Soeharso-990 sebelum kapal bertolak menuju NTT.

Embarkasi bantuan kemanusiaan ke KRI dr. Soeharso-990 sebelum kapal bertolak menuju NTT, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-Dispenal

Bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari TNI Angkatan Laut dan masyarakat tersebut meliputi 1,955 ton beras, 1.278 dus mi instan, 350 dus air mineral, 31 dus susu kemasan, 20 dus biskuit, 55 dus perlengkapan kebersihan (popok, sabun, pembalut,sikat gigi, pasta gigi, detergen), 61 lembar selimut, 148 dus pakaian layak pakai, 17 dus perlengkapan ibadah serta 16 dus sarden. Berbagai bantuan kebutuhan pokok tersebut selanjutnya akan didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Selain membawa bantuan logistik, TNI AL juga mengerahkan 200 prajurit Korps Marinir dari Pasmar-2, 1 unit bulldozer, 1 unit excavator, 10 unit truk, 1 unit truk tangki, 1 unit rumah sakit lapangan serta 1 set dapur lapangan guna memperkuat Satgas Penanggulangan Bencana Alam di NTT. TNI AL juga telah menyiapkan tiga pangkalan di bawah komando Kodaeral VII untuk membantu percepatan penanggulangan bencana, yakni Lanal Maumere, Lanal Labuan Bajo serta Lanal Ende.

Prajurit TNI AL guna memperkuat Satgas Penanggulangan Bencana Alam di NTT, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-Dispenal

Dalam peninjauannya, Pangkoarmada II memastikan seluruh proses embarkasi bantuan, personel, dan material pendukung berjalan dengan aman dan sesuai rencana. Kesiapan KRI dr. Soeharso-990 sebagai kapal bantu rumah sakit TNI AL diharapkan mampu memberikan dukungan secara optimal selama pelaksanaan misi kemanusiaan serta membantu mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain KRI dr. Soeharso-990, hingga saat ini TNI AL juga telah mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Hiu-634, Helikopter Bell 412 dan ratusan personel TNI AL di sekitar lokasi bencana untuk membawa dan mendistribusikan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat di sejumlah titik pengungsian. Kehadiran unsur TNI AL diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan, mendukung penanganan kondisi darurat serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

“Aksi tanggap cepat ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memberikan penanganan darurat bencana dan memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh kawasan terdampak dan bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali,” Demikian Dispenal

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts