Beranda blog Halaman 49

Bale Utara Adakan Media Gathering ke Kepulauan Seribu, Pererat Silaturahmi Antar Insan Pers

Bale Utara Adakan Media Gathering ke Kepulauan Seribu pada 24-25 Juli 2026. (Foto : DOk. Bale Utara).

Jakarta (The Indonesian News) – Jurnalis yang meliput diwilayah Jakarta Utara dan tergabung dalam wadah Bale Utara menggelar Media Gathering ke Pulau Gosong Sekati wilayah Kepulauan Seribu pada 24-25 Juli 2026. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan tali silaturahmi antar sesama insan pers.

“Kegiatan ini guna mempererat hubungan tali silaturahmi diantara sesama insan pers yang biasa meliput di wilayah Jakarta Utara,” kata Ketua Bale Utara Mario Sofia Nasution, Selasa (28/7/2026).

Selain itu kata Mario, kegiatan ini juga bertujuan untuk sesekali menyegarkan pikiran dari aktifitas melakukan peliputan diwilayah Jakarta Utara.

Menurut Mario, dalam pelaksanaan kegiatan ini, pihaknya turut menggandeng beberapa orang jurnalis yang bertugas di wilayah DKI Jakarta dengan tujuan untuk berbagi pengalaman di lapangan.

Sementara Sekretaris Bale Utara, Arip Saragih menyebut kalau kegiatan Media Gathering ini bisa terlaksana berkat adanya dukungan dari mitra kerja Bale Utara mulai dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres Kepulauan Seribu, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok, jajaran Polres Metro Jakarta Utara serta Pemkot Jakarta Utara, Imigrasi Jakarta Utara, Imigrasi Tanjung Priok, PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Elnusa Petrofin.

“Terima kasih buat semua pihak yang sudah ikut mendukung kegiatan kami hingga terlaksana, mudah-mudahan hubungan yang sudah baik ini bisa terus semakin solid ke depannya,” ungkapnya.

Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Tawuran, JJOS Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Pengamanan Malam

Jakarta (The Indonesian News) – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Patroli Perintis Presisi pada Rabu (29/7/2026) dini hari.

Kegiatan patroli yang dipimpin oleh AIPTU Sumarno selaku Ketua Tim Patroli Perintis Presisi bersama personel Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Patroli menyasar sejumlah titik strategis dan kawasan rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Raya Pelabuhan, Terminal Penumpang Nusantara Pura, Jalan Sulawesi, JICT 1, hingga Jalan Pelabuhan Kalibaru.

Sebelum pelaksanaan patroli, AIPTU Sumarno memberikan arahan kepada seluruh personel terkait sasaran, pola bertindak, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan jalanan, aksi balap liar, dan tawuran yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Selanjutnya, personel Patroli Perintis Presisi melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada para pekerja di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar serta menjaga keamanan dan ketertiban selama beraktivitas.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan menyambangi para pengemudi kendaraan yang sedang beristirahat di sejumlah titik kawasan pelabuhan. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengingatkan para sopir untuk selalu berhati-hati, menjaga barang bawaan, mengunci kendaraan dengan baik, serta meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Irjen Kemhan Hadiri Peringatan Ke-99 Hari Jadi Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok

Irjen Kemhan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte Hadiri Peringatan Ke-99 Hari Jadi Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok di The Ritz-Carlton Hotel Jakarta, pada Senin (27/7/2026). ( Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan).

Jakarta (The Indonesian News) – Mewakili Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin, Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte menghadiri resepsi peringatan Ke-99 Hari Jadi Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok di The Ritz-Carlton Hotel Jakarta, pada Senin (27/7/2026).

Mewakili Menteri Pertahanan, Irjen Kemhan menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan seluruh anggota Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok.

“Kami mengucapkan selamat yang tulus kepada Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan kepada seluruh anggota Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok pada peringatan penting ini. Kami berharap Tentara Pembebasan Rakyat (People’s Liberation Army/PLA) terus sukses dalam menjalankan tugas mulianya menjaga kedaulatan, keamanan, dan pembangunan nasional Tiongkok,” ujar Irjen Kemhan.

Irjen Kemhan juga menekankan bahwa Indonesia dan Tiongkok memiliki Kemitraan Strategis Komprehensif yang didasarkan pada saling menghormati, kesetaraan, dan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. Kerja sama pertahanan kedua negara terus berkembang melalui pertukaran tingkat tinggi, dialog kelembagaan, pendidikan dan pelatihan, serta kerja sama militer ke militer.

Lebih lanjut disampaikan momentum positif juga terlihat dari rencana penyelenggaraan Indonesia–China 2+2 Meeting antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara. Mekanisme tersebut diyakini akan memperkuat komunikasi strategis, meningkatkan saling pengertian, dan memperluas kerja sama praktis demi kepentingan bersama kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Colonel Xu Sheng selaku Defense Attaché of the People’s Republic of China menyampaikan penghargaan kepada seluruh sahabat dari berbagai kalangan yang terus memberikan dukungan terhadap pembangunan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok serta perkembangan hubungan militer Tiongkok dan Indonesia. Senior Colonel Xu Sheng menegaskan Tiongkok berkomitmen pada kebijakan pertahanan yang bersifat defensif dan akan terus menjadi kekuatan perdamaian, stabilitas, serta kemajuan dunia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Pertahanan RI, Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, serta para pejabat di lingkungan Kementerian Pertahanan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Prajurit TNI AL Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Perairan Madura

Prajurit TNI AL Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di perairan depan Dermaga Lanal Batuporon, Bangkalan, Madura, Senin (27/7/2026). (Foto : Dispenal).

Madura (The Indonesian News) – Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon bergerak cepat mengevakuasi jenazah seorang pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan depan Dermaga Lanal Batuporon, Bangkalan, Madura, Pada  Senin (27/7/2026).

Dalam Siaran Pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Selasa (28/7/2026), Penemuan jenazah berawal dari laporan personel KRI Sampari-628 yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perairan Batuporon. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Lanal Batuporon bersama unsur pengamanan Arsenal segera berkoordinasi dan mengerahkan Tim Patroli Keamanan Laut (Patkamla) untuk melaksanakan proses evakuasi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitasnya. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam bergaris putih dan celana pendek hitam, serta terdapat luka pada bagian dahi kanan dan pangkal hidung.

Tim Patkamla Lanal Batuporon kemudian berhasil mengevakuasi jenazah ke Dermaga Beaching Pos Barat Lanal Batuporon untuk penanganan awal sesuai prosedur. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada Satpolairud Polres Bangkalan dan dibawa ke RSUD Syamrabu (Rato Ebu) Bangkalan guna menjalani proses identifikasi dan autopsi.

Komandan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa Lanal Batuporon akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta menangani setiap kejadian yang terjadi di laut. Danlanal juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera berkoordinasi dengan pihak berwenang guna mendukung proses identifikasi.

“Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh prajurit TNI Angkatan Laut senantiasa sigap merespons setiap kejadian di wilayah perairan, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta mengedepankan profesionalisme dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat maritim,” Demikian Dispenal.

Tujuh Personel TNI AU Dalami Penanganan Ancaman Bahan Peledak di AS

Tujuh personel TNI AU yang mengikuti Pelatihan Explosive Ordnance Disposal (EOD) di Amerika Serikat. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta (The Indonesian News) – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengirim tujuh personel ke Amerika Serikat (AS) untuk mendalami sekaligus mengasah kemampuan dalam penanganan ancaman bahan peledak melalui pelatihan Explosive Ordnance Disposal (EOD).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AU untuk meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat interoperabilitas dengan mitra internasional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai ancaman EOD di lingkungan operasi yang semakin kompleks.

“Pelatihan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi personel dalam penanganan berbagai ancaman bahan peledak melalui pembelajaran teori dan praktik,” ujar Nyoman, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Selasa (28/7/2026).

Ketujuh personel yang dipimpin Komandan Satuan Pemeliharaan (Dansathar) 64 Depohar 60 Letkol Tek Sudarianto itu mengikuti Explosive Ordnance Disposal (EOD) Subject Matter Exchange (SME) & Field Training Exercise (FTX) yang diselenggarakan US Pacific Air Forces (US PACAF) di Andersen Air Force Base, Guam, Amerika Serikat, pada 20–24 Juli 2026.

Selama mengikuti pelatihan, para personel TNI AU mempelajari berbagai materi, mulai dari Unexploded Ordnance (UXO), Improvised Explosive Device (IED), hingga downed Unmanned Aircraft System (UAS)/drone guna memperkuat kemampuan menghadapi spektrum ancaman yang terus berkembang.

Selain pembelajaran teori dan penanganan ancaman, peserta juga memperoleh familiarisasi pengoperasian berbagai peralatan EOD modern, seperti robot EOD, bomb suitX-ray detectorHook and Line Kit, serta perlengkapan pendukung lainnya yang digunakan dalam operasi penjinakan bahan peledak.

Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Langkah Hadapi Kemarau dan El Nino

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/7/2026). Foto: Biro Pers Setpres

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk melakukan sejumlah langkah menghadapi potensi dampak kemarau yang beriringan dengan fenomena El Nino, termasuk upaya menjaga ketersediaan air dan mencegah kebakaran hutan serta lahan.

Dalam keterangannya usai pertemuan, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa BMKG akan memperkuat dukungan dalam menghadapi musim kemarau yang bertepatan dengan El Nino tahun ini. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan melalui upaya menjaga ketersediaan air di waduk serta operasi modifikasi cuaca.

“Jadi ada dua, yaitu terkait dengan ketersediaan air melalui waduk-waduk, pengisian waduk dengan modifikasi cuaca dan sebagainya. Juga dengan, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan melalui pembasahan dari lahan-lahan yang mudah terbakar ini melalui modifikasi cuaca. Tadi diperkuat banyak tentang modifikasi cuaca,” jelasnya.

Lebih lanjut, Faisal mengatakan bahwa terdapat enam provinsi yang menjadi fokus utama pelaksanaan operasi modifikasi cuaca, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Operasi tersebut akan dilakukan secara berkala untuk menjaga kelembapan lahan gambut agar tidak mudah terbakar.

“Itu juga dilakukan secara berkala operasi modifikasi cuaca untuk menjenuhkan tanah di sana, tanah gambut di sana, agar dia tidak mudah terbakar. Termasuk kita melakukan di Kepulauan Riau juga untuk modifikasi cuaca, dan juga di Aceh, beberapa tempat secara situasional tergantung situasi dan kondisi,” ungkapnya.

Selain itu, Faisal menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca juga akan dimanfaatkan untuk membantu pengisian air di sejumlah waduk di berbagai wilayah Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga guna menjaga ketersediaan air untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA), irigasi, dan kebutuhan air bersih.

“Untuk kekeringan, BMKG melakukan beberapa modifikasi cuaca, bekerja sama dengan BNPB, bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan, dan juga dengan swasta untuk pengisian waduk. Pengisian waduk-waduk yang ada di Indonesia, kita punya 240 waduk, beberapa memang tidak semua itu kita coba isi agar bisa difungsikan untuk PLTA, bisa difungsikan untuk irigasi, dan air bersih,” ujarnya.

Faisal menambahkan bahwa kedua langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengedepankan upaya pencegahan terhadap kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi penyempurnaan dari penanganan yang sebelumnya lebih berfokus pada pemadaman setelah kebakaran terjadi.

“Tidak hanya kita menunggu adanya titik api, kemudian kita padamkan dengan waterbombing, kemudian dengan pemadam yang disemprot, dan sebagainya. Tapi ketika permukaan air tanahnya sudah menurun, itu dilakukan modifikasi cuaca yang dapat menjatuhkan jutaan kubik air, dan kemudian dapat menjenuhkan daerah tersebut. Sehingga sekarang kita lihat bahwa untuk kebakaran hutan dan lahan relatif lebih dapat dikendalikan dibanding sebelum 2015,” pungkasnya.

BRIN kucurkan Rp2 triliun untuk dana riset

Foto Humas BRIN

Jakarta (The Indonesian News) – Direktur Pendanaan Badan Riset dan Inovasi (BRIN), Raden Arthur Ario Lelono, menjelaskan bahwa BRIN telah mendistribusikan dana riset mencapai kurang lebih Rp2 triliun untuk sekitar 1.900 judul kegiatan penelitian.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan BRIN Goes to Industry 5, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Pada Selasa (28/7/2028).

Dikutip dari Website Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), BRIN terus berkomitmen memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional melalui penyediaan berbagai skema pendanaan.

Kendati demikian, BRIN mencatat tingkat partisipasi dari sektor industri masih sangat rendah, yakni di bawah 30 judul riset dengan total alokasi sekitar Rp12 miliar. Oleh karena itu, BRIN membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku industri untuk memanfaatkan pendanaan riset secara kolaboratif.

Arthur menjelaskan sejumlah program yang dapat dimanfaatkan, mulai dari sektor industri, R&D, masyarakat, dan perguruan tinggi dapat memanfaatkan program tersebut.

Pertama, program RIIM (Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju). Pendaftaran program ini dibuka dua kali dalam setahun dengan kisaran nilai pendanaan mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. “Ordo risetnya ratusan juta sampai miliaran, ada yang Rp100 juta, ada yang sampai Rp17 miliar,” ucapnya.

Kedua, ada skema pengujian produk inovasi. Skema ini difokuskan untuk produk-produk hasil riset yang memerlukan pengujian khusus sebelum mendapatkan izin edar, seperti pada sektor kesehatan dan pertanian. Pendanaan untuk uji klinis dan subklinis ini memiliki nilai hingga puluhan miliar rupiah. Terakhir, program riset inovasi strategis yang sekaligus menjadi program pendanaan baru BRIN.

Program jangka pendek berdurasi 1–2 tahun yang diusulkan oleh sivitas periset BRIN dengan syarat mutlak yaitu memiliki offtaker(pengguna/penyerap hasil riset) yang jelas dari kalangan industri. Skema ini mencakup pendanaan pengembangan pilot plant jika skema Capex dan Opex telah terencana matang.

BRIN juga menegaskan kesiapannya untuk membentuk klaster pendanaan khusus, termasuk di sektor pertambangan dan pengolahan logam tanah jarang. Pelaku industri dan peneliti yang berminat dapat mengajukan proposal melalui portal resmi Pendanaan Riset dan Inovasi.

Capai Rp12,55 miliar, Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Gudang Miras Ilegal di Bali

Bea Cukai-BAIS TNI bongkar gudang Miras Ilegal di Bali, 19 ribu botol berpita cukai palsu disita. (Foto: Dok. Bea Cukai)

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, berhasil membongkar jaringan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal di Bali gunakan pita cukai palsu, Selasa (28/7/2026).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, membeberkan keberhasilan operasi tidak terlepas dari kuatnya sinergi antarinstansi, khususnya dukungan intelijen yang diberikan BAIS TNI.

“Penindakan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Bea Cukai, BAIS TNI, serta koordinasi dengan Polri dan Kejaksaan. Kolaborasi seperti ini penting untuk mencegah peredaran barang kena cukai ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat, merugikan pelaku usaha yang taat aturan, serta mengurangi penerimaan negara,” ujar Djaka.

Operasi intelijen yang berujung pada penindakan tersebut sukses menggagalkan peredaran 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter minuman beralkohol golongan B dan C dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar. Dari pengungkapan itu, negara diperkirakan berhasil menyelamatkan potensi penerimaan sebesar Rp2,14 miliar.

Pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen mengenai dugaan aktivitas penyimpanan dan distribusi minuman beralkohol ilegal di wilayah Denpasar, Bali. Informasi tersebut kemudian didalami bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai hingga dilakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh.

Setelah seluruh data dinilai cukup kuat, BAIS TNI bersama Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, serta Bea Cukai Denpasar menggelar operasi gabungan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat penyimpanan sekaligus distribusi minuman beralkohol ilegal.

Seluruh barang bukti yang diamankan diduga menggunakan pita cukai palsu, sehingga selain merugikan penerimaan negara, praktik tersebut juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat dan berpotensi membahayakan masyarakat maupun wisatawan.

Menurut Djaka, sinergi intelijen dan penegakan hukum menjadi faktor penting dalam mengungkap jaringan peredaran barang kena cukai ilegal yang selama ini beroperasi secara tertutup. Selain menyelamatkan potensi penerimaan negara, operasi gabungan tersebut juga dinilai penting untuk menjaga reputasi Bali sebagai destinasi wisata internasional.

Peredaran minuman beralkohol ilegal yang tidak memenuhi ketentuan berpotensi merusak kepercayaan wisatawan serta mengganggu iklim usaha yang sehat bagi pelaku industri legal.

Saat ini kasus tersebut telah memasuki tahap penyidikan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT dengan koordinasi bersama Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Bali serta Kejaksaan Tinggi Bali. Penyidik masih mendalami keterlibatan para pelaku guna mengungkap jaringan yang lebih luas dan menetapkan tersangka.

Para pihak yang terlibat diduga melanggar Pasal 54 dan/atau Pasal 56 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang larangan memperjualbelikan maupun menguasai barang kena cukai ilegal. Keberhasilan operasi ini kembali menegaskan pentingnya fungsi intelijen dalam mendukung penegakan hukum di bidang ekonomi.

Sinergi BAIS TNI bersama Bea Cukai menunjukkan bahwa pengamanan nasional tidak hanya menyangkut aspek militer, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap penerimaan negara, kepastian usaha, dan stabilitas ekonomi nasional.

“Keberhasilan operasi ini menegaskan bahwa sinergi intelijen dan aparat penegak hukum merupakan kunci dalam memutus rantai peredaran barang kena cukai ilegal yang merugikan negara sekaligus melindungi masyarakat,” pungkas Djaka.

BLK Konveksi Nusakambangan Sukses Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Menjahit

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, (Kedua Kanan) bersama dengan Kepala KSPDudung Abdurachman (Tengah) di pulau Nusakambangan, Selasa (28/72026). (Foto : Kemenimipas)

Cilacap (The Indonesian News) – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, bersama dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan pulau Nusakambangan, Pada Selasa (28/72026). Dilansir dari laman Kemenimipas, Kunjungan kerja tersebut berfokus meninjau program ketahanan pangan dan program pembinaan warga binaan. Salah satu titik kunjungan berpusat di Balai Latihan Kerja (BLK) Konveksi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nirbaya Nusakambangan.

Kepala KSP menegaskan bahwa program pembinaan terhadap warga binaan yang dilaksanakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terbukti membawa dampak positif. Warga binaan memperoleh keterampilan praktis yang bermanfaat dan dapat diterapkan setelah bebas.

“Nah, kalau seperti ini menurut saya pengembangan yang luar biasa, sehingga masyarakat binaan di samping menjalani hukuman, ya merasa situasi ini menjadi bekal dia untuk nantinya setelah keluar di disini dia punya harapan untuk berbuat baik dan bisa menghasilkan nantinya untuk keluarga,” ujar Kepala KSP.

BLK Konveksi sendiri merupakan program pembinaan warga binaan yang dijalankan oleh Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan. Program tersebut dapat memberdayakan hingga 100 warga binaan. Dalam satu hari, BLK Konveksi Nusakambangan mampu memproduksi mulai dari 600 hingga 1200 pcs baju.

Muhammad Ridwan (28), salah satu warga binaan yang terlibat dalam program tersebut menjelaskan bahwa program pembinaan tersebut memberikan keterampilan baru bagi dirinya.

“Iya, belajar (menjahit) dari nol, benar-benar nol, nggak tahu nggak paham sama sekali,” ujar Muhammad Ridwan.

Warga binaan tersebut hingga saat ini mampu menjadi instrukstur yang memberikan pengajaran bagi warga binaan yang lain untuk menjalankan konveksi. Melalui program pembinaan kemandirian yang berkesinambungan, keterampilan yang didapatkan turut disalurkan kepada warga binaan yang lain.

kepala KSP apresiasinya terhadap program-program yang telah dijalankan oleh Kemenimipas.

“Saya apresiasi Kementerian Imipas, dan nanti akan kita lihat lagi lokasi-lokasi lain yang digunakan oleh masyarakat binaan untuk pengembangan-pengembangan yang menghasilkan produk-produk ini,” ujar Dudung Abdurachman.

Melalui program BLK Konveksi Nusakambangan, Kemenimipas terus berkomitmen dalam menghasilkan program pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi warga binaan. Program tersebut sekaligus menjadi implementasi 15 program aksi Kemenimipas.

Presiden Prabowo Pastikan Percepatan Pemerataan Akses Listrik Desa

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Foto: BPMI Setpres/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas sejumlah program strategis di sektor energi, mulai dari percepatan pemerataan akses listrik di seluruh desa, pengembangan energi baru terbarukan, hingga penguatan ketahanan pasokan energi nasional.

Dalam keterangannya usai pertemuan, Menteri Bahlil menuturkan bahwa salah satu program yang dibahas adalah listrik desa. Menurutnya, pelaksanaan program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.400 desa di seluruh Indonesia.

“Kita tahu bahwa dari total desa yang kita belum ada listrik itu ada kurang lebih sekitar 11.000 dan alhamdulillah di tahun 2025 programnya sudah selesai sekitar 1.400 lebih,” jelas Menteri Bahlil di hadapan awak media.

Selain itu, terkait pengembangan energi baru terbarukan, Menteri Bahlil menyampaikan bahwa implementasi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt akan segera memasuki tahap pembangunan melalui peluncuran groundbreaking perdana.

“Yang kedua, kami juga membahas tentang implementasi daripada PLTS 100 gigawatt yang insyaallah dalam waktu dekat akan ditandai peluncuran groundbreaking pertama. Jadi ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS, dan tahap pertama sudah disetujui untuk bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Menteri Bahlil memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nasional tetap aman di tengah ketidakpastian geopolitik dunia. Menurutnya, cadangan energi nasional masih berada di atas standar minimum.

“Kami juga melaporkan tentang geopolitik peperangan yang ada di Timur Tengah yang belum selesai tapi kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude insyaallah di atas standar minimum nasional, termasuk kondisi LPG,” jelasnya.

Menteri Bahlil juga memastikan harga BBM dan LPG bersubsidi tetap stabil di tengah ketidakpastian harga minyak dunia. “Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi termasuk dalamnya adalah LPG subsidi,” tuturnya.

Selain menjaga stabilitas pasokan energi nasional, pemerintah juga memastikan kebutuhan bahan bakar bagi nelayan tetap terpenuhi. “Bapak Presiden arahkan adalah terkait dengan BBM yang untuk nelayan, yang harus kita perhatikan betul agar mereka bisa menjalankan usahanya,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pertambangan mineral, salah satunya melalui penataan sektor pertambangan.

“Yang berikut tadi juga kami melaporkan membahas tentang penataan pertambangan dalam rangka peningkatan PNBP kita, dan alhamdulillah semuanya sudah disampaikan tadi,” pungkasnya.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts