Beranda blog Halaman 70

Gempa M6,4 Kepulauan Talaud, BNPB: Tidak Ada Kerusakan Maupun Korban Jiwa

Gempa Kepulauan Talud. (Foto : BMKG)

Jakarta (The Indonesian News) – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Rabu (5/8) pukul 11.14 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud langsung turun ke lokasi untuk kaji cepat dan memonitor dampak yang ditimbulkan oleh guncangan gempabumi.

“Setelah dilakukan monitoring lapangan, gempabumi yang dirasakan dengan intensitas lemah selama kurang lebih tiga hingga lima detik tersebut tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa. Di samping itu, situasi di wilayah terdampak terpantau aman dan kondusif serta tidak terdapat kepanikan di tengah masyarakat,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Agustus 2026.

Ia menambahkan, Kendati demikian, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud terus bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap kondisi pascagempa serta menghimpun informasi dari wilayah terdampak.

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter atau pusat gempa ini berada di laut pada koordinat 5,60 Lintang Utara dan 125,27 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di wilayah Mindanao, Filipina atau sekitar 236 kilometer barat laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

“BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG dan BNPB serta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dengan mengikuti instruksi dari otoritas daerah setempat,” Tutup Abdul Muhari.

Panglima TNI dan Menhan RI Yakinkan Kesiapan Interoperabilitas TNI

Pelaksanaan latihan operasi gabungan Komando Gabungan (Kogab) TNI dalam rangka Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : Puspen TNI).

Riau (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan menyaksikan pelaksanaan latihan operasi gabungan Komando Gabungan (Kogab) TNI dalam rangka Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).

Dalam latihan ini, TNI mensimulasikan pengamanan wilayah dan objek vital nasional untuk menguji kesiapan operasi gabungan dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebanyak 12.987 personel dari tiga matra TNI dilibatkan dalam latihan ini.

Latihan turut didukung berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari ketiga matra TNI. TNI AD mengerahkan sistem roket, artileri, kendaraan tempur, dan rudal pertahanan udara. TNI AL melibatkan kapal perang, helikopter, pesawat patroli dan angkut, pesawat tanpa awak, serta kendaraan tempur amfibi. Sementara itu, TNI AU mengoperasikan pesawat angkut, pesawat tempur, pesawat intai, helikopter, pesawat tanpa awak, dan pesawat angkut strategis untuk mendukung pelaksanaan operasi gabungan secara terpadu.

“Melalui Latihan Terintegrasi TNI 2026, TNI menguji interoperabilitas antarmatra, kesiapan personel dan alutsista, serta efektivitas prosedur operasi gabungan. Latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan operasional, dan kemampuan pertahanan negara guna menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta melindungi kepentingan nasional,” Demikian Puspen TNI.

Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir

Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir di Pantai Todak, Puslatpurmar 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto: Puspen TNI).

Riau (The Indonesian News) – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dianugerahi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL dalam upacara yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di Pantai Todak, Puslatpurmar 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).

Selain diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir, para pejabat tersebut juga menerima Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut, Brevet Kehormatan Intai Amfibi, dan Brevet Kehormatan Komando Korps Marinir sebagai bentuk penghormatan atas dukungan dan kontribusi dalam memperkuat kemampuan serta profesionalisme Korps Marinir TNI AL.

Usai peninjauan Latihan Terintegrasi TNI 2026 dan prosesi penganugerahan, dihadapan awak media, Menteri Pertahanan RI menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan tugas pertahanan negara. Menurutnya, hasil latihan tersebut akan menjadi bahan laporan kepada Presiden Republik Indonesia selaku Panglima Tertinggi. “TNI sudah mampu menjawab tantangan tugas dalam memelihara dan menjaga serta mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Menteri Pertahanan.

Lebih lanjut, Menteri Pertahanan menegaskan bahwa keberhasilan Latihan Terintegrasi TNI 2026 menjadi bukti nyata kesiapan TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara. “Jadi latihan terintegrasi pada siang hari ini untuk membuktikan kepada Panglima Tertinggi bahwa Tentara Nasional Indonesia sudah siap sejak tahun 2026 untuk memikul beban tugas dalam rangka menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Menteri Pertahanan.

“Penganugerahan Warga Kehormatan dan brevet kehormatan Korps Marinir yang bertepatan dengan pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI 2026 menjadi simbol soliditas dan sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam membangun kekuatan pertahanan yang profesional, modern, adaptif, dan siap menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Demikian Puspen TNI.

Mendagri Siapkan Tiga Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri kepada awak media usai Konferensi Pers Pemerintah: Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)/Program Prioritas serta Percepatan Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatera di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (5/8/2026). (Foto: Puspen Kemendagri)

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan pemerintah menyiapkan tiga langkah guna menjawab permasalahan kesulitan daerah dalam membayar gaji pegawai, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia pun membantah adanya anggapan bahwa dirinya menolak tambahan Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah yang mengalami kesulitan menggaji pegawai.

“Tolong di media jangan sampai apa istilahnya ada yang memberitakan salah [dengan judul] ‘Mendagri menolak usulan tambahan TKD daerah, titik dua, jangan mau dibohongi oleh staf’, enggak gitu yang saya sampaikan,” ujar Mendagri kepada awak media usai Konferensi Pers Pemerintah: Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)/Program Prioritas serta Percepatan Fase Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatera di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Ketiga langkah tersebut meliputi, pertama, meminta daerah agar melakukan efisiensi. Mendagri menegaskan, berdasarkan hasil penelusuran lapangan tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terdapat sejumlah anggaran yang mestinya bisa diefisiensi oleh daerah guna menggaji pegawai, seperti besarnya anggaran perjalanan dinas hingga honor rapat.

Ia pun mengapresiasi Bupati Lahat yang berinisiatif melakukan efisiensi dari sejumlah belanja pendukung daerah sehingga mampu menghemat Rp400 miliar. “Nah itu yang saya minta, kerjakan dulu itu (efisiensi). Jangan tahu-tahu minta aja langsung tambahan DAU (Dana Alokasi Umum), No. Kerjakan dulu efisiensi dan kami akan turunkan tim,” jelasnya.

Langkah kedua dilakukan ketika Kemendagri telah menurunkan tim ke daerah dan hasilnya memang diperlukan adanya insentif, khususnya bagi daerah yang memiliki Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum disalurkan oleh pemerintah pusat. Mendagri pun mendorong Kementerian Keuangan dan akan mengawal pencairan DBH tersebut.

“Kita akan sampaikan ke Menteri Keuangan, tolong dong bayarin yang itu. Karena itu buat belanja pegawai. Begitu dibayar, dia sudah cukup, selesai masalah,” tuturnya.

Langkah terakhir dilakukan untuk daerah yang sudah dibedah dari sisi efisiensi anggaran dan tidak memiliki DBH atau betul-betul mengalami kekurangan. Mendagri menegaskan pemerintah siap memberikan insentif DAU melalui Kementerian Keuangan. Pihaknya mencatat, terdapat 79 daerah yang mengalami kesulitan tersebut.

“Nah ada daerah yang mungkin efisiensi sudah dilakukan, sudah kita bedah, enggak cukup. DBH enggak ada atau ada DBH tapi enggak cukup bayar belanja pegawai dari jalan lain. Ini harus top up dari Menteri Keuangan,” tutupnya.

Panglima TNI Dampingi Menko Polkam Sampaikan Imbauan Jaga Kondusivitas Bangsa

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (Pertama Kiri) mendampingi Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago (Pertama Kanan) saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). (Foto; Puspen TNI).

Jakarta (The INdonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam kegiatan konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Dalam keterangannya, Menko Polkam mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial. “Masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial,” tegasnya.

Menko Polkam memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia tetap aman dan terkendali berkat sinergi seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, serta komponen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional. “Kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia dalam keadaan aman dan terkendali,” ujarnya.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, ketenangan, dan kondusivitas bangsa. “Mari kita bersama-sama menjaga ketenangan dan kondusivitas bangsa, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.

“TNI berkomitmen untuk terus menjadi benteng pertahanan negara yang Profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif dalam menghadapi dinamika ancaman, baik ancaman militer maupun non-militer seperti perang siber, disinformasi, dan gangguan stabilitas dalam negeri. Melalui penguatan interoperabilitas antar matra, modernisasi alutsista, pembinaan teritorial bersama rakyat, serta sinergi dengan Polri dan seluruh komponen bangsa lainnya,” Demikian Puspen TNI.

Latihan Integrasi TNI di Singkep

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Jakarta (The Indonesian News) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau dengan menampilkan kemampuan tempur Perisai Trisula Nusantara dari Matra Darat, Laut dan Udara. Dalam simulasi tersebut, berbagai Alutsista dikerahkan, termasuk drone kamikaze AKM KI-50 buatan dalam negeri, serta penembakan rudal C-705 dari KRI Sampari-628. Latihan ini dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin beserta Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan, Pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Dalam Siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Rabu (5/8/2026), Latihan terintegrasi ini menggabungkan antara teknologi dan strategi peperangan di era modern. Operasi diawali dengan pertahanan udara dari TNI AU yang mengerahkan pesawat tempur terbaru Rafale dan F-16 dengan muatan bom MK-82, kemudian dilanjutkan Operasi Khusus Matra Udara dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Dari segi laut, TNI AL mengerahkan Unmanned Surface Vehicle (USV) Kamikaze yang diluncurkan dari KRI Soeharso-991 dengan sasaran di laut dilanjutkan dengan operasi peranjauan, serta infiltrasi pasukan khusus yang juga melaksanakan sabotase kabel bawah air oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska). Latihan ini juga melibatkan peperangan siber yang salah satunya diasumsikan pelumpuhan terhadap instalasi listrik musuh.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Setelah daerah musuh dipastikan lumpuh dari serangan siber, maka peluru kendali C-705 yang ada di KRI ditembakkan dengan sasaran musuh di darat sehingga fasilitas musuh lumpuh. Tidak hanya rudal, TNI juga menembakkan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dari KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Raden Eddy Martadinata-331 serta tembakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) dari Korps Marinir.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Selain unsur udara dan laut, operasi juga didukung oleh pasukan Lintas Udara (Linud) TNI AD juga melaksanakan penerjunan tempur dari Pesawat Hercules C-130. TNI AD juga mengerahkan intai drone tempur serta pasukan Artileri Medan. Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi gabungan dalam menghadapi ancaman modern.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta hasil peninjauan langsung di lapangan, TNI telah menunjukkan kesiapan yang meyakinkan dalam menjalankan tugas menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, kemampuan yang ditampilkan dalam latihan ini menjadi bukti nyata meningkatnya kesiapan tempur TNI, baik dari aspek alutsista, kualitas prajurit, maupun dukungan amunisi.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Menhan juga menegaskan bahwa revitalisasi pertahanan negara pada tahun 2026 mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai kemampuan tempur yang diperagakan dalam latihan, termasuk penggunaan produk industri pertahanan dalam negeri, menjadi bukti bahwa Indonesia terus memperkuat kemandirian pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya tangkal dalam menghadapi berbagai ancaman.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

“Operasi TNI Terintegrasi 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme prajurit melalui latihan yang mengintegrasikan berbagai sistem persenjataan dan teknologi terkini. Materi latihan menitikberatkan pada kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi, serta efektivitas pelaksanaan operasi gabungan sesuai skenario yang telah direncanakan,” Demikian Dispenal.

 

Pilar Baru Budi Daya Udang Berkualitas Ekspor

Foto : Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan potensi komoditas perikanan nasional. Salah satu langkah strategis yang menjadi prioritas adalah pengembangan Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, sebagai model percontohan budi daya udang modern terbesar di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ayu Rahmawati, menyampaikan bahwa BUBK Kebumen merupakan program unggulan KKP yang dirancang untuk meningkatkan produksi udang nasional secara signifikan dan berkelanjutan.

“Indonesia memiliki tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen. BUBK Kebumen ini menjadi salah satu program unggulan KKP untuk mendorong produksi udang nasional, mengingat udang merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan terbesar dan andalan Indonesia di pasar global,” ujar Ayu Rahmawati, Rabu (5/8).

Lahan yang digunakan BUBK Kebumen sebelumnya merupakan area tambak yang sudah tidak produktif. KKP kemudian melakukan pengembangan dengan membangun kawasan budi daya modern di atas lahan seluas 100 hektare. Saat ini, BUBK Kebumen telah mengoperasikan 24 hektare kolam efektif yang terdiri dari 139 petak produksi.

Panen Berlanjut, Siklus ke-9 Dimulai

Sedangkan panen kedua siklus ke-8, panen dilakukan pada 37 petak dengan total produksi sekitar 75 ton. Selanjutnya, panen tahap akhir berlangsung pada akhir Juli 2026. Sebanyak 70 petak dipanen dengan estimasi produksi mencapai 90 ton. Dengan demikian, total produksi udang pada siklus ke-8 diperkirakan mencapai sekitar 254,5 ton.

Selain berkontribusi terhadap peningkatan produksi udang nasional, BUBK Kebumen telah menyerap 645 tenaga kerja lokal dari desa-desa sekitar. Jumlah tersebut terdiri atas 145 tenaga kerja tetap dan 500 tenaga kerja harian lepas. Operasional kawasan tambak juga memberikan dampak ekonomi berganda bagi masyarakat, antara lain melalui tumbuhnya warung makan, toko kebutuhan sehari-hari, usaha penyedia sarana produksi tambak, jasa transportasi, hingga penginapan di sekitar kawasan.

Siaran Pers Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan & Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

Update: Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, 229 Orang Selamat, 5 Meninggal

Suasana penanganan medis bagi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di posko evakuasi Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Senin (3/8). (Foto: Dok. Kemenhub)

Jakarta (The Indonesian News) – Tim SAR gabungan mencatat 234 korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah dievakuasi hingga Pada Senin (3/8) pagi. Sebanyak 229 penumpang dinyatakan selamat, sementara lima orang meninggal dunia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah bakal mengawal pemenuhan hak seluruh korban dan keluarga korban. Petugas di lapangan terus memberikan layanan medis serta pendampingan bagi para penyintas.

“Atas nama pemerintah dan Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami mendoakan seluruh korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih,” kata Dudy di Surabaya, dikutip dari keterangan Humas Kemenhub, Rabu, 5 Agustus 2026.

Data evakuasi ini mencakup aksi penyelamatan awal oleh kapal perang TNI AL, KRI Nala-363. Kapal perang tersebut sebelumnya membawa 32 korban pertama, terdiri dari 30 penumpang selamat dan dua korban tewas, ke Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya. TNI AL juga mengerahkan KRI Bung Hatta-370 dan pesawat udara NC 212-200 Aviocar untuk menyisir perairan utara Sumenep, Madura.

Dudy menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, hingga PT Jasa Raharja untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Kami telah menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan untuk terus mengawal proses pemenuhan hak-hak korban dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Jangan sampai ada korban ataupun keluarga yang mengalami kesulitan,” ujar Dudy.

Pemerintah turut mendukung Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menggelar investigasi independen. Langkah ini bertujuan mengungkap penyebab pasti kebakaran kapal sekaligus menjadi bahan evaluasi keselamatan pelayaran nasional.

Angin Kencang Hantam Aceh, sejumlah rumah rusak dan pohon tumbang

Rumah rusak diterjang angin kencang di Aceh Besar. Foto BPBD.

Banda Aceh (The Indonesian News) – Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat dan sejumlah pohon tumbang menimpa badan jalan di beberapa wilayah kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat rangkaian kejadian bencana  di beberapa wilayah itu, di kecamatan Lhoong 1 unit rumah rusak diterjang angin kencang, kecamatan Indra puri 1 unit rumah rusak sedang dan selain kebakaran dua unit rumah dan dayah di daerah tersebut.

Kejadiannya, sejumlah pohon tumbang dan menimpa badan jalan di kawasan Blang bintang dan kecamatan Baitussalam menimpa badan jalan dan rumah warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar. Ridwan Jamil, Rabu (5/8/2026), sejak tiga hari terakhir angin kencang tidak hanya berdampak pada kerusakan rumah warga dan juga beberapa pohon tumbang dan selain kejadian beberapa unit rumah terbakar.

BPS: Dalam Tiga Bulan, Lebih dari Setengah Juta Orang Terserap di Pasar Kerja

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. (Foto : BPS)

Jakarta (The Indonesian News) -Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (5/8) kembali merilis kondisi ketenagakerjaan terbaru. Jumlah penduduk bekerja pada Mei 2026 tercatat sebanyak 148,19 juta orang atau meningkat sekitar 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

Lapangan usaha penyerap tenaga kerja terbanyak dalam periode tersebut adalah Akomodasi dan Makan Minum (sekitar 195 ribu orang), Transportasi dan Pergudangan (121 ribu orang), dan Jasa Lainnya (110 ribu orang). ”Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ketiga lapangan usaha tersebut yang kuat pada triwulan 2-2026,” ujar Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/8).

Dalam rilis pertumbuhan ekonomi triwulan 2-2026 yang dilakukan BPS pada waktu yang sama, ketiga lapangan usaha tersebut tumbuh kuat di atas angka pertumbuhan nasional, masing-masing sebesar 10,60 persen, 5,65 persen, dan 6,36 persen.

Tabel 1. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 2-2026 dan Jumlah Tenaga Kerja Terserap pada Februari—Mei 2026.

Lapangan UsahaPenyerapan Tenaga Kerja (Februari—Mei 2026), dalam ribu orangPertumbuhan Ekonomi Triwulan 2-2026, dalam persen
Akomodasi dan Makan Minum195,0710,60
Transportasi dan Pergudangan120,595,65
Jasa Lainnya109,886,36

Sumber: Badan Pusat Statistik

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,65 persen. “Dari total angkatan kerja sebanyak 155,41 juta orang, terdapat 7,22 juta di antaranya yang masih menjadi pengangguran. Namun demikian, jumlah pengangguran secara absolut turun 24 ribu orang pada periode Februari—Mei 2026,” tambah Amalia.

Sumber: Badan Pusat Statistik

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts