Beranda blog Halaman 79

Kemenhaj Siapkan Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu Jemaah

Foto : Dok.Kemenhaj

Bogor (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang dinilai berjalan dengan baik. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima Menhaj beserta jajaran pimpinan DPR RI dan anggota Komisi VIII DPR RI di Hambalang, Bogor, Pada Rabu (17/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyoroti berbagai capaian penyelenggaraan haji tahun ini sekaligus memberikan arahan strategis untuk peningkatan kualitas layanan jemaah pada musim haji mendatang.

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji 2026 menunjukkan berbagai kemajuan signifikan, mulai dari percepatan penerbitan visa, distribusi kartu Nusuk sebelum keberangkatan, hingga peningkatan kualitas layanan akomodasi dan mobilitas jemaah.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji tahun ini. Berbagai perbaikan yang dilakukan mampu menghadirkan layanan yang lebih baik bagi jemaah Indonesia,” ujar Menhaj.

Menurutnya, meski Kemenhaj baru mulai menjalankan tugas pada September 2025, berbagai persiapan yang sempat tertinggal dapat dikejar melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, serta dukungan DPR RI melalui Tim Pengawas Haji.

Salah satu capaian penting pada musim haji 2026 adalah percepatan penerbitan visa yang selesai lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, distribusi Nusuk sejak di tanah air turut mendukung kelancaran layanan sehingga tidak lagi ditemukan kasus jemaah terpisah dari rombongan, kesulitan memperoleh akomodasi, maupun kendala layanan dasar lainnya saat berada di Arab Saudi.

Kemenhaj juga mulai menerapkan skema kontrak layanan multiyears dengan sejumlah penyedia layanan di Arab Saudi. Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan sekaligus memberikan kepastian bagi mitra dalam melakukan investasi peningkatan fasilitas bagi jemaah Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo meminta agar kualitas layanan haji terus ditingkatkan, terutama pada aspek konsumsi, akomodasi, dan persiapan layanan yang dilakukan lebih awal.

“Presiden memberikan berbagai masukan agar layanan haji tahun depan semakin baik, mulai dari kualitas makanan, kesiapan layanan sejak dini, hingga peningkatan kualitas hotel dan akomodasi yang digunakan jemaah Indonesia,” kata Menhaj.

Selain itu, Presiden juga menaruh perhatian terhadap pengembangan konsep Kampung Haji sebagai salah satu upaya jangka panjang untuk meningkatkan pelayanan sekaligus menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut Menhaj, konsep tersebut akan terus dikaji bersama DPR RI dengan mempertimbangkan berbagai tantangan yang memengaruhi biaya penyelenggaraan haji, seperti fluktuasi nilai tukar, kenaikan biaya avtur, dinamika global, serta penyesuaian tarif layanan dari Pemerintah Arab Saudi.

Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya percepatan masa tunggu keberangkatan haji. Kementerian Haji dan Umrah mencatat sejumlah daerah yang sebelumnya memiliki masa tunggu sangat panjang kini mulai mengalami penurunan secara signifikan. Meski demikian, Presiden meminta pemerintah terus menghadirkan terobosan agar masa tunggu jemaah dapat dipersingkat lebih jauh.

“Kami terus mencari berbagai skema dan solusi agar masa tunggu keberangkatan haji dapat semakin dipercepat. Ini menjadi perhatian serius pemerintah agar semakin banyak masyarakat dapat menunaikan ibadah haji dalam waktu yang lebih terjangkau,” ujar Menhaj.

Arahan Presiden tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, berkualitas, terjangkau, dan berorientasi pada kepuasan jemaah, sejalan dengan semangat transformasi layanan haji Indonesia.

Russia Reinvites Indonesian Filmmakers to International Film Award

Source : The Russian Cultural Foundation

Jakarta (The Indonesian News) – The Indonesian film community has once again received an invitation from Russia to participate in the Open Eurasian Film Award “Diamond Butterfly,” which will be held for the second time this year.

Quoted from a press release by the Russian Cultural Foundation on Wednesday (June 17), the event opens opportunities for Indonesian filmmakers to expand their international networks while promoting their works to the global film community.

“For Indonesian filmmakers, this event is an opportunity to once again engage on the international film stage, introduce their films to a wider audience, expand collaborative networks, and take part in the dialogue on the development and future of cinema,” the Russian Cultural Foundation wrote.

About the Award

The Open Eurasian Film Award “Diamond Butterfly” was initiated by Russian filmmaker Nikita Mikhalkov and organized by the Ministry of Culture of the Russian Federation together with the Russian Cultural Foundation.

The award aims to reaffirm cinema’s role as a medium that elevates universal humanitarian values while preserving the cultural and historical heritage of nations.

The Russian Cultural Foundation stated that this year’s edition is the second, following the inaugural event held on November 27, 2025, in Moscow .

Indonesia’s Strong Showing in 2025
Last year, a total of 34 films from 17 countries participated in the event. Indonesia was represented by two films: Lost in Ningxia and Komang. In fact, Komang, directed by Naya Anindita, was nominated in the Best Composer category.

Additionally, Indonesian director Tunggadevi Amara Wijaya also participated in a creative session titled “Creativity Unites,” organized by the Russian Cultural Foundation. The program, in collaboration with the international education project Innopraktika School, brought together 10 young filmmakers from eight countries at the Nikita Mikhalkov Academy of Cinematographic and Theater Arts.

“Through this program, the participants produced a number of short films under the guidance of Russian film figures,” the Russian Cultural Foundation continued.

2026 Edition Details

This year, the Open Eurasian Film Award “Diamond Butterfly” will once again be held in Moscow. The winner of the Best Film category will receive a Yakutia diamond worth $1 million.

Meanwhile, winners in the categories of Best Director, Best Screenplay, Best Cinematography, Best Music Composer, Best Actor, Best Actress, Best Supporting Actor, Best Supporting Actress, Best Artistic Director, Best Non-Eurasian Film, and the Outstanding Dedication to Cinema Award will each receive a Yakutia diamond worth $250,000.

In addition, winners will not only receive Yakutia diamonds as prizes but also a diamond butterfly-shaped trophy designed by renowned Russian artist Yuri Kuper.

“The new season of this award opens opportunities for Indonesia to further strengthen its presence on the international film scene and expand its participation in the Open Eurasian Film Award ‘Diamond Butterfly,’” concluded the official statement from the Russian Cultural Foundation.

Pemerintah Bahas Pembiayaan Inovatif Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik Aceh – Jambi

Pemerintah Bahas Pembiayaan Inovatif Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik Aceh dan Jambi, Rabu (17/6/2026). (Foto : Dok. Kemenhut).

Jakarta (The Indonesian News) – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menerima courtesy call meeting dengan sejumlah tokoh global di bidang kebijakan publik, lingkungan dan konservasi yaitu Former President of Costa Rica José María Figueres, Former Vice President of the European Commission Frans Timmermans, dan Former United States Senator Russ Feingold, di Manggala Wanabakti, Pada Rabu (17/06/2026).

Wamenhut Rohmat Marzuki menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam agenda konservasi dan pengendalian perubahan iklim dunia. Menurutnya, hutan Indonesia bukan hanya aset nasional, tetapi juga memiliki nilai global karena berperan dalam menjaga keanekaragaman hayati, stabilitas iklim, tata air, serta penghidupan masyarakat.

“Indonesia terus menunjukkan keteladanan dalam aksi nyata pengendalian perubahan iklim, terutama melalui pelestarian hutan, penguatan kawasan konservasi, perlindungan spesies, serta peningkatan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan,” ujar Wamenhut dalam siaran persnya, Dikutip Kamis, 18 Juni 2026.

Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama Indonesia dengan dunia internasional dalam penguatan pengelolaan taman nasional, konservasi spesies ikonik, serta pengembangan pendekatan pembiayaan konservasi yang berkelanjutan dan inovatif. Pertemuan ini juga menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai bagaimana negara-negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati besar dapat memperkuat perlindungan alam melalui dukungan tata kelola, pembiayaan, dan kemitraan global.

Indonesia saat ini memiliki lebih dari 27 juta hektare kawasan konservasi dan kawasan lindung, termasuk 57 taman nasional yang tersebar di berbagai wilayah. Kawasan-kawasan tersebut menjadi rumah bagi berbagai spesies ikonik dan ekosistem penting, sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan iklim dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Wamenhut menegaskan bahwa konservasi hutan merupakan salah satu pilar utama kontribusi Indonesia dalam menjawab tantangan perubahan iklim. Pemerintah juga memperkuat kebijakan Nilai Ekonomi Karbon dan tata kelola perdagangan karbon sektor kehutanan sebagai bagian dari upaya mendorong pembiayaan iklim yang kredibel, terukur, dan selaras dengan prioritas nasional.

Upaya tersebut juga sejalan dengan agenda Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, yang menempatkan sektor kehutanan dan penggunaan lahan sebagai salah satu tulang punggung pengendalian emisi gas rumah kaca. Melalui penguatan kawasan konservasi, perlindungan hutan alam, rehabilitasi hutan dan lahan, pengelolaan gambut dan mangrove, serta pelibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan, Indonesia menunjukkan bahwa komitmen iklim diterjemahkan ke dalam aksi nyata di tingkat tapak.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenhut juga menjelaskan langkah Pemerintah Indonesia dalam memperkuat pembiayaan konservasi, salah satunya melalui pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026. Satgas ini diperkuat melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 444 Tahun 2026 dan Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Nomor 45 Tahun 2026.

Satgas tersebut diarahkan untuk menyusun kerangka, strategi, dan instrumen pembiayaan inovatif bagi pengelolaan taman nasional dan konservasi spesies ikonik pada periode 2026–2030. Beberapa taman nasional yang menjadi perhatian antara lain Taman Nasional Komodo, Way Kambas, Ujung Kulon, Tanjung Puting dan Rinjani serta lanskap spesies ikonik di Aceh dan Jambi.

“Pembiayaan inovatif harus ditempatkan dalam kerangka utama konservasi. Ini bukan komersialisasi kawasan konservasi. Fungsi ekologis taman nasional tetap menjadi prioritas, sementara skema pembiayaan, kemitraan, jasa lingkungan, filantropi, maupun instrumen pasar harus menjadi alat pendukung untuk memperkuat perlindungan kawasan dan spesies,” jelas Wamenhut.

Sejumlah instrumen yang sedang dijajaki antara lain pembiayaan berbasis karbon, foster sponsorship untuk satwa liar, skema one company one species, species bond, pembayaran jasa lingkungan, serta bentuk kemitraan lainnya. Seluruh instrumen tersebut diarahkan untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi, perlindungan spesies, kapasitas polisi kehutanan dan ranger, sistem pemantauan, serta manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan, termasuk masyarakat hukum adat.

Wamenhut juga menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pengembangan pembiayaan inovatif. Setiap dukungan dari perusahaan, lembaga filantropi, investor berdampak, maupun mitra teknis harus dilakukan secara terbuka, kredibel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan Indonesia.

Selain pembiayaan konservasi, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama dalam berbagai bidang, terutama konservasi spesies, penguatan tata kelola kawasan konservasi, pengembangan sistem data dan pemantauan geospasial, peningkatan kapasitas pengelola kawasan, serta kolaborasi dengan masyarakat lokal dan masyarakat hukum adat.

Wamenhut menyambut baik pengalaman dan perspektif internasional yang dibawa oleh para tokoh global tersebut, termasuk pembelajaran mengenai blended finance, conservation trust fund, endowment fund, dan berbagai mekanisme pendanaan konservasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas nasional Indonesia.

“Kami berharap diskusi ini dapat memperkaya upaya Indonesia dalam membangun pembiayaan konservasi yang berkelanjutan, menjaga integritas ekologis taman nasional, melindungi spesies ikonik, serta memastikan masyarakat di sekitar kawasan memperoleh manfaat yang adil,” tutup Wamenhut.

(Update) Gempa Sulawesi Tengah, BNPB : 6.458 Jiwa Terdampak

Bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa, (16/6/2026). Kerusakan terjadi di Kabupaten Poso dan masih dalam proses pendataan oleh pemerintah daerah bersama BPBD. Foto: BPBD Kabupaten Poso

Jakarta (The Indonesian News) – Gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) masih menyisakan dampak di sejumlah wilayah terdampak. Hingga Rabu, (17/6) pukul 19.20 WIB, pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri dan instansi terkait terus melakukan penanganan darurat, sementara pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung di lapangan.

“Berdasarkan data sementara, gempa berdampak pada wilayah Kota Palu serta Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, dan Parigi Moutong. Pendataan yang telah dihimpun hingga saat ini mencatat sedikitnya 2.012 kepala keluarga atau 6.458 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, 1.991 kepala keluarga atau 6.418 jiwa berada di Kabupaten Sigi, sedangkan 21 kepala keluarga atau 40 jiwa berada di Kabupaten Parigi Moutong. Data terdampak di wilayah lainnya masih terus diperbarui seiring berlangsungnya asesmen lapangan,” Kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran persnya, Kamis, 18 Juni 2026.

Dari sisi korban jiwa, hingga saat ini tercatat satu orang meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Selain itu, terdapat 15 korban luka berat dan 64 korban luka ringan. Korban luka terdiri dari 15 luka berat dan 61 luka ringan di Kabupaten Sigi, satu luka ringan di Kabupaten Poso, serta dua luka ringan di Kota Palu. Seluruh data korban masih dalam proses verifikasi dan pembaruan.

“Kerusakan yang teridentifikasi hingga saat ini meliputi sekitar 1.456 unit rumah rusak ringan, yang tersebar di Kabupaten Sigi sebanyak 1.378 unit, Kota Palu 63 unit, dan Kabupaten Poso 15 unit. Selain itu, tercatat 112 unit rumah rusak sedang dan 47 unit rumah rusak berat, seluruhnya berada di Kabupaten Sigi. Di Kabupaten Poso juga dilaporkan lima unit rumah terdampak, sedangkan di Kabupaten Parigi Moutong sedikitnya 15 unit rumah rusak atau terdampak dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut,” Kata Abdul Muhari.

Selain permukiman warga, gempa juga berdampak pada sedikitnya 35 fasilitas ibadah, 10 fasilitas pendidikan, 11 gedung perkantoran, dua jembatan, lima UMKM, empat hotel, satu villa, satu gedung pertemuan, dan satu rumah adat. Sebagian besar kerusakan fasilitas tersebut berada di Kabupaten Sigi, meliputi 34 fasilitas ibadah, 10 fasilitas pendidikan, delapan gedung perkantoran, satu jembatan, empat UMKM, dua jaringan air bersih, satu gedung pertemuan, dan satu rumah adat. Sementara itu, Kota Palu mencatat kerusakan pada satu fasilitas ibadah, tiga gedung perkantoran, satu jembatan yang mengalami keretakan, satu tempat usaha, empat hotel, dan satu villa. Adapun di Kabupaten Poso, kerusakan juga menyebabkan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Palu–Sigi–Poso mengalami amblas pada sejumlah titik.

Perkembangan terkini di lapangan menunjukkan masih terdapat sejumlah kendala dalam proses penanganan darurat. Di Kabupaten Poso, akses menuju Kecamatan Lore Utara belum dapat dijangkau akibat terputusnya jaringan komunikasi, keterbatasan personel, dan sarana transportasi. Kondisi tersebut menyebabkan asesmen dan pendataan dampak di wilayah tersebut belum dapat dilakukan secara optimal.

Sementara itu, di Kota Palu, Jembatan Palu III masih ditutup sementara dan dalam pengkajian teknis lanjutan setelah ditemukan keretakan pada struktur jembatan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna menjamin keselamatan masyarakat. Untuk mendukung pelayanan kesehatan, tenda darurat telah didirikan di area rumah sakit dan pasien yang sebelumnya dievakuasi secara bertahap mulai kembali ke ruang perawatan.

Dalam rangka mempercepat penanganan darurat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi melalui Keputusan Gubernur Nomor 300.2.1/199/BPBD-6-ST/2026 selama tujuh hari, terhitung sejak 17 hingga 23 Juni 2026. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sigi tengah mempersiapkan penetapan status darurat selama 14 hari.

Berbagai upaya penanganan terus dilakukan, antara lain asesmen dan kaji cepat di lokasi terdampak, pendirian posko dan pos lapangan, distribusi bantuan logistik, penyediaan layanan kesehatan darurat, serta verifikasi data korban dan kerusakan. Kebutuhan mendesak yang masih diperlukan di lapangan meliputi logistik penanggulangan bencana, terpal untuk menutup bangunan yang rusak, serta tambahan tenda darurat guna mendukung pelayanan masyarakat terdampak, khususnya di fasilitas kesehatan.

“Berdasarkan hasil pemantauan BMKG hingga Rabu, (17/6) pukul 12.17 WITA, telah terjadi 13 kali gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara M4,0 hingga M4,2. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah setempat, serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diimbau menghindari bangunan yang mengalami kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

TNI dan Angkatan Bersenjata Malaysia Gelar Latgabma Malindo

Kepala Biro Latihan Sops TNI Brigjen TNI Ade David Siregar. (Foto : Puspen TNI).

Jakarta (The Indonesian News) – TNI dan Angkatan Bersenjata Malaysia Gelar Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM) secara resmi menggelar Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malaysia-Indonesia (Malindo) Darat Samudera Angkasa (Darsasa) 12 AB/2026 yang berlangsung dari tanggal 17 s.d. 25 Juni 2026 di wilayah Provinsi Lampung, Indonesia.

Dalam amanat Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun yang dibacakan oleh Kepala Biro Latihan Sops TNI Brigjen TNI Ade David Siregar pada upacara pembukaan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juni 2026, mengatakan bahwa  latihan ini merupakan komitmen nyata pemerintah Indonesia dan Malaysia yang diwakili kedua angkatan bersenjata untuk memperkuat semangat kebersamaan, hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua bangsa serumpun.

“Latihan ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, sinergi kesiapsiagaan penanganan bencana alam dan dalam pemberian bantuan kemanusiaan yang berpotensi besar dilaksanakan di kedua negara sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku,” pungkasnya, Dikutip dari Puspen TNI, Kamis, 18 Juni 2026.

Berdasarkan laporan kesiapan latihan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Operasi Latihan (Kasi Ops Lat) Latgabma Malindo Kolonel Inf A. Wakhid Dedy Setyawan mewakili Direktur Latihan (Dirlat) Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, menerapkan skenario utama dalam Latgabma Malindo ini yaitu Misi Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana / Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Dengan materi latihan meliputi, Latihan Staf (Staff Exercise), Latihan Siber (Cyber Exercise) untuk mengantisipasi ancaman digital modern dan Program Bakti Sosial / Medical Civic Action Program (MEDCAP).

Latihan gabungan tiga tahunan ini diawali dengan kegiatan Program Karya Bakti / Engineering Civic Action Program (ENCAP) berupa Rehap Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pengecoran jalan dan water purification di sungai terdekat, yang merupakan wujud kepedulian TNI terhadap warga masyarakat setempat di sekitar daerah latihan.

“Latgabma Malindo menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara dan meningkatkan kesiapan operasional, serta memperkuat stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara,” Demikian Puspen TNI.

DPR Apresiasi Perbaikan Layanan Haji di Era Presiden Prabowo

Keterangan Pers Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). ( Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah melaporkan hasil pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 17 Juni 2026.

Pertemuan tersebut membahas berbagai capaian dan upaya perbaikan layanan haji yang dilakukan pemerintah, mulai dari penurunan biaya haji, pengurangan masa tunggu jemaah, hingga peningkatan kualitas layanan akomodasi dan konsumsi bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan bahwa pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji dapat terwujud secara nyata pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.

“Pengawasan kita kemarin itu ingin melakukan perbaikan yang sesungguhnya. Artinya melakukan perbaikan yang terbaik ini terwujud dan terjadi di era kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo,” ujar Cucun dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.

Menurut Cucun, DPR turut mengawal penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sehingga ongkos haji dapat ditekan secara signifikan dalam dua tahun terakhir. Selain biaya haji, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian besar terhadap upaya mengurangi masa tunggu jemaah haji Indonesia. Cucun mengungkapkan bahwa antrean yang sebelumnya mencapai hampir 35 hingga 40 tahun kini berhasil ditekan menjadi sekitar 26 tahun.

“Beliau ingin bagaimana antrean ini yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun, melalui para pembantunya Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Pak Wamen semua bekerja sudah bisa ditekan sampai 26 tahun. Bahkan beliau menyampaikan tadi kalau bisa tolong lebih cepat lagi seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, DPR juga melaporkan hasil pengawasan terhadap mekanisme keberangkatan jemaah, termasuk penerapan sistem imigrasi yang dinilai semakin efektif dalam mencegah keberangkatan jemaah ilegal. Tak hanya itu, peningkatan kualitas layanan akomodasi menjadi salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus.

“Jemaah reguler sekarang hampir 17 ribu jemaah diinapkan di zona 1, di sekeliling Masjid Nabawi di Madinah bisa diinapkan di hotel-hotel bintang 5. Sehingga kami mendengarkan testimoni dari para jemaah, ‘Pak, kami gak ngebayangkan diberikan hotel yang bagus seperti ini, bisa melaksanakan ibadah haji di hotel bintang 5 yang tidak jauh dari masjid’,” tuturnya.

Perbaikan juga dilakukan pada layanan konsumsi. Menurut Cucun, Kementerian Haji dan Umrah berhasil melakukan negosiasi dengan para syarikah sehingga menu makanan jemaah menjadi lebih beragam dan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia. Cucun pun menegaskan bahwa Presiden Prabowo meminta seluruh pihak untuk mempertahankan berbagai terobosan yang telah berjalan baik sekaligus terus melakukan evaluasi terhadap aspek-aspek yang masih perlu disempurnakan.

“Beliau menekankan kepada kami semua, sudah bagus bapak-bapak dari DPR dengan pasukannya beliau di Kementerian Haji, bekerja sama dan berkomunikasi. Pak, itu modalnya adalah komunikasi dan koordinasi yang baik antara DPR dengan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menyampaikan apresiasi atas kinerja Kementerian Haji dan Umrah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi tantangan penyelenggaraan haji ke depan, terutama terkait dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Dalam tantangan haji ke depan tentu karena kondisi geopolitik di Timur Tengah yang mudah-mudahan terus membaik sehingga haji kita ke depan akan lebih sukses lagi,” ujarnya.

Abidin pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang dinilai memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.

“Terima kasih kepada Pak Prabowo yang secara seksama memperhatikan kepentingan dari bangsa Indonesia, khususnya umat Islam yang terus meningkatkan layanan jemaah haji kita,” tutupnya.

BNPB Terima Kunjungan Delegasi Hawai Bahas Penanganan Bencana

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto beserta jajaran pejabat tinggi BNPB melakukan pertemuan dengan Delegasi Hawaii National Guard (HING) dan United States Military Group (USMILGP) di Graha BNPB, Jakarta pada Kamis (11/6/2026). (Foto : Dok. BNPB)

Jakarta (The Indonesian News) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menerima kunjungan delegasi Hawaii National Guard (HING) dan United States Military Group (USMILGP) yang dipimpin oleh  Major General Stephen Logan selaku Adjutant General of Hawaii (TAG) sekaligus Director of Hawaii Emergency Management Agency di Graha BNPB, Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

Pada pertemuan ini, Kepala BNPB menjelaskan sejarah penanganan bencana yang dilakukan oleh BNPB dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun 2021 sampai 2023 dampak kerugian akibat bencana berhasil ditekan, tahun 2024 terjadi peningkatan jumlah korban terutama yang disebabkan oleh bencana besar antara lain erupsi Gunung Ruang dan Gunung Lewotobi Laki-laki, banjir lahar dingin Gunung Marapi serta tanah longsor di Sukabumi,” kata Suharyanto, Dikutip Rabu, 17 Juni 2026.

“Sementara pada tahun 2025, bencana yang menimbulkan dampak terbesar adalah banjir dan longsor di Sumatra yang dipicu oleh Siklon Senyar November 2025,” tuturnya.

Lebih lanjut Kepala BNPB mengungkap, lebih dari 1.000 sebaran kejadian bencana yang terjadi di Indonesia pada tahun 2026.

“Sampai 9 Juni 2026 ini, telah dicatat terjadi bencana sebanyak 1.051,” ucap Suharyanto.

Selanjutnya Suharyanto menyatakan dalam menjalankan program penanganan bencana dibutuhkan kolaborasi pentaheliks, agar penanganan dapat berjalan tepat sasaran.

“BNPB tidak bisa bekerja sendirian, kita mengenal istilah pentaheliks. Pertama adalah pemerintah, akademisi, media, dunia usaha dan terakhir masyarakat. Kalo ini bersatu padu bersinergi semua turun, meski jumlah bencana banyak, akan bisa mengatasi bencana yg terjadi di Indonesia,” tuturnya.

Berkaitan kolaborasi pentaheliks tersebut, BNPB membuka peluang kerjasama dengan HING dan USMILGP. Baik itu kerjasama di bidang pelatihan ataupun bidang lainnya terkhusus untuk mendukung penanggulangan bencana sehingga Indonesia menjadi semakin tangguh dan terlatih.

Daftar 107 Pejabat Administrator dan Pengawas Kementerian ESDM yang dilantik

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung melantik  107 pejabat administrator dan pengawas di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (Foto : Kementerian ESDM.

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan perombakan dengan melantik 107 pejabat administrator dan pengawas yang dipimpin Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung pada Rabu (17/6/2026).

Adapun 107 pejabat yang baru dilantik akan menduduki posisi sebagai Kepala Bagian Perlengkapan dan Pemeliharaan pada Biro Umum, Sekretariat Jenderal KESDM,  hingga Kepala Subbagian Keprotokolan pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional.

Berikut daftar Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang dilantik hari ini.

Yuliot menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan sebagai nilai dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap aparatur negara dalam menjalankan amanah jabatan serta mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berkinerja tinggi.

Ia menegaskan, pengambilan sumpah tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara yang mengandung tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Sebagai pejabat baru yang dilantik, saya menitipkan beberapa pesan penting untuk menjadi panduan saudara. Satu, tanamkan dan terapkan core value berakhlak sebagai pondasi dasar dalam bekerja, memberikan pelayanan publik yang prima, ramah, dan bebas dari KKN. Dua, jaga kedisiplinan dan integritas dan ketiga tingkatkan kapasitas dan selalu adaptif karena dunia terus berubah dengan cepat,” lanjutnya.

Yuliot juga mengingatkan pentingnya kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara, dan pemerintah. “Tegak lurus terhadap pimpinan dan selalu siap menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan,” pungkas Yuliot.

Lebih lanjut, ia menekankan peran strategis Kementerian ESDM dalam mewujudkan dan mengimplementasikan Asta Cita, khususnya pada butir ke-2 dan ke-5, yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru, sekaligus melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Menhan Sjafrie Berikan Pembekalan Pasis Seskoau Angkatan ke-64

Menhan Sjafrie Berikan Pembekalan kepada Pasis Seskoau Angkatan ke-64. (Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan).

Bandung (The Indonesian News) – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Kampus Seskoau, Lembang, Bandung, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia pertahanan yang unggul, profesional, serta mampu menjawab tantangan lingkungan strategis yang terus berkembang.

Dalam pembekalannya, Menhan RI menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai landasan utama pengabdian seorang prajurit. Selain itu, para perwira siswa juga didorong untuk terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan memiliki wawasan strategis dalam menghadapi dinamika ancaman pertahanan di era modern yang semakin kompleks.

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa penguatan pertahanan negara tidak hanya ditentukan oleh alutsista dan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki disiplin, loyalitas, serta kemampuan berpikir strategis. Transformasi pertahanan nasional memerlukan pemimpin-pemimpin yang mampu bekerja secara kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa serta negara.

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan para Pasis Seskoau Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 semakin memperkuat komitmen untuk mengabdi secara profesional dan berintegritas, sekaligus menjadi generasi pemimpin TNI Angkatan Udara yang siap menghadapi tantangan masa depan serta berkontribusi dalam mewujudkan sistem pertahanan negara yang tangguh dan modern. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Bantuan Lanjutan Hampir Rp 1 Triliun Disalurkan ke Sumatra

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipu. (Foto : Dok.Kemensos).

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Sosial (Kemensos) dibawah koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra terus menyalurkan bantuan kebencanaan lanjutan dalam upaya dukungan pascabencana bagi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Dalam minggu ini kita akan menyalurkan bantuan-bantuan untuk bencana Sumatra khususnya di 10 Kabupaten,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai menghadiri Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Gus Ipul menjelaskan penyaluran akan dilakukan di enam Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Yaitu, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie Jaya, dan Kota Langsa.

Kemudian, tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatra Utara terdiri dari Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Terakhir di Padang Pariaman yang berada di Provinsi Sumatra Barat.

Bantuan di 10 Kabupaten/Kota tersebut akan disalurkan kepada lebih dari 82 ribu penerima manfaat, berupa bantuan isian rumah, bantuan pemberdayaan sosial ekonomi, dan bantuan jaminan hidup yang diberikan selama 3 bulan.

“Hampir Rp1 triliun yang kita salurkan kali ini, dan akan kita teruskan jika nanti datanya sudah tuntas, untuk kita salurkan pada periode berikutnya,” ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan penyaluran bantuan ini diawali dari data yang diusulkan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati/Wali Kota, yang dikuatkan oleh Kapolres dan Kajari setempat, dan telah diverifikasi dan validasi oleh Satgas PRR beserta Badan Pusat Statistik (BPS).

“Data yang sudah terverifikasi ini kemudian kita jadikan pedoman untuk menyalurkan bantuan-bantuan sosial,” jelasnya.

Setelah penyaluran bantuan, Kemensos melalui pendamping sosial bersama pemerintah daerah juga melakukan monitoring dan evaluasi agar bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Kita ingin keluarga terdampak bisa segera pulih dan bisa melanjutkan usaha-usahanya yang ada atau bisa membangun satu kehidupan yang lebih baik,” kata dia.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts