Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahannya pada pertemuan dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Foto : BPMI Setpres).
Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan politik luar negeri yang nonblok dan mengedepankan hubungan baik dengan seluruh negara. Menurut Presiden, prinsip tersebut merupakan warisan para pendiri bangsa yang hingga kini menjadi fondasi dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
“Kita sadar dan saya juga sudah kumandangkan dari awal saya dilantik, bahwa politik luar negeri Indonesia sekarang adalah ingin menjadi tetangga yang baik. The good neighbor. Our policy is the policy of the good neighbor. We want to be a good neighbor,” kata Presiden dalam arahannya pada pertemuan dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia pada Jumat, 31 Juli 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Presiden menjelaskan bahwa Indonesia terus berupaya memperkuat hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga melalui dialog dan rekonsiliasi. “Saya berusaha memperbaiki semua hubungan dengan semua tetangga kita. Saya berusaha untuk rekonsiliasi. Saya berusaha untuk memberi pendekatan,” ucapnya
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus terus mengedepankan sikap arif, sabar, dan tidak mudah terpancing provokasi. Kepala Negara juga menekankan bahwa prinsip nonblok membuat Indonesia mampu menjaga hubungan baik dengan seluruh mitra strategis tanpa memihak pada kekuatan tertentu.
“Saya kemana-mana saya tegaskan Indonesia, we are neutral. Kita hormati semua kekuatan,” lanjutnya.
Menurut Presiden, konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri ini telah membangun kepercayaan masyarakat internasional. Hal tersebut, lanjut Presiden, tercermin dari diterimanya Indonesia oleh berbagai pihak, termasuk adanya harapan agar Indonesia dapat berperan dalam membuka ruang dialog di berbagai kawasan.
Aksi prajurit Denipam 1 Marinir membidikkan senjata saat menggelar latihan renang tempur di Pantai Jimbaran, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (30/7). (Foto: Dok. Pasmar 1)
Jakarta (The Indonesian News) – Pasukan khusus Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 1 Marinir menerjang gelombang laut Ancol, Jakarta Utara, Pada Kamis (30/7). Prajurit elite Korps Baret Ungu tersebut menggelar latihan renang tempur formasi untuk mempertajam taktik infiltrasi bawah air menuju wilayah musuh.
Komandan Denipam 1 Marinir Letkol (Mar) Aris Moko menegaskan latihan ini bertujuan menempa kesiapsiagaan tempur prajurit dalam menghadapi berbagai medan tugas perairan.
“Latihan ini merupakan bagian dari upaya satuan untuk mempertajam kemampuan prajurit agar selalu siap menghadapi berbagai tantangan tugas terutama operasi di daerah perairan,” ujar Aris, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (31/7).
Sejumlah prajurit Denipam 1 Marinir melakukan pendaratan senyap menuju bibir Pantai Jimbaran, Ancol. (Foto: Dok. Pasmar 1)
Para prajurit bergerak menembus laut lepas Pantai Jimbaran tanpa suara. Gemblengan ini mengasah daya tahan fisik sekaligus menyinkronkan pergerakan tim saat melancarkan infiltrasi laut, yakni teknik penyusupan senyap ke wilayah lawan melalui jalur perairan.
Dalam renang tempur formasi, seluruh elemen tim wajib menjaga barisan khusus, mengatur irama kayuhan kaki, dan mengunci jarak antarpersonel di bawah permukaan air. Taktik ini memastikan seluruh regu penyerbu mendarat di pantai sasaran secara serentak tanpa terdeteksi radar maupun pengawas pantai lawan.
Selama menyusur laut, para perenang elite menerapkan sistem komunikasi ketiadaan suara (silent signal) melalui isyarat tangan dan ketukan khusus di bawah air. Setiap personel memenjara suara saat membelah arus laut demi menjaga kerahasiaan posisi pasukan.
Aris menambahkan latihan berkesinambungan ini memelihara kedisiplinan dan jiwa korsa prajurit Intai Amfibi saat menjalankan misi berisiko tinggi.
“Kegiatan ini menjadi komitmen Denipam 1 Marinir dalam membina prajurit yang disiplin, tangguh dan profesional, serta siap melaksanakan tugas demi mendukung keberhasilan Korps Marinir dan TNI AL,” pungkas Aris.
Penggemblengan rutin di perairan Ancol ini memastikan prajurit Intai Amfibi Marinir selalu siap menjalankan operasi tempur amfibi (amphibious warfare), yaitu serangan militer terintegrasi dari laut ke darat untuk merebut posisi strategis lawan.
KBRI Phnom Penh menyelenggarakan Indonesia–Cambodia Friendship Night di Phnom Penh, Sabtu (25/7/2026). (Foto : KBRI Phnom Penh)
Phnom Penh (The Indonesian News) — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh menyelenggarakan Indonesia–Cambodia Friendship Night sebagai penutup Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Semester I Tahun 2026 di Phnom Penh pada Sabtu (25/07). Diikuti oleh 125 peserta yang terbagi dalam delapan kelas, program pembelajaran selama 4,5 bulan ini diselenggarakan di berbagai lokasi strategis, seperti markas Special Forces Command (911) Royal Cambodian Armed Forces, Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, An-Nikmah School, serta secara daring dengan dukungan pengajar dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Dalam sambutannya, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Phnom Penh, Krishnajie, menegaskan bahwa bahasa merupakan jembatan paling efektif untuk mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
“Hubungan Indonesia dan Kamboja tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui hubungan antarmasyarakat. Bahasa membuka pintu untuk saling memahami, mengenal budaya, dan membangun kepercayaan. Semakin banyak masyarakat Kamboja yang belajar Bahasa Indonesia, semakin kuat pula fondasi persahabatan kedua negara di masa depan,” ungkap Krishnajie dalam keterangan tertulis, Dikutip dari laman Kemlu RI, Sabtu, 31 Juli 2026.
Pada kesempatan tersebut, KBRI Phnom Penh memberikan penghargaan kepada pengajar BIPA Semester I Tahun 2026, Gitamaorezqi Maharani, atas dedikasinya mengajarkan Bahasa Indonesia sekaligus mempromosikan seni budaya Nusantara melalui Pusat Budaya Nusantara (Pusbudi). Selain mengajar, Gitamaorezqi aktif tampil bersama grup angklung dan kolintang dalam acara Pasar Malam Indonesia pada akhir April 2026, serta mempersembahkan Tari Zapin pada ajang Cambodia Muslim Friendly Tourism Forum and Fair 2026. Peran ganda ini menempatkan pengajar BIPA tidak hanya sebagai Duta Bahasa, tetapi juga Duta Budaya yang mempererat people-to-people contacts.
KBRI Phnom Penh menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan Program BIPA sebagai instrumen diplomasi publik utama di Kamboja. Meski pembelajaran pada Semester II Tahun 2026 direncanakan secara daring, KBRI meyakini antusiasme masyarakat Kamboja akan tetap tinggi, sehingga semakin banyak generasi muda Kamboja yang menjadi sahabat Indonesia dan memperkokoh hubungan bilateral di masa mendatang.
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (Tengah) saat meninjau langsung ke Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulau Pisang, Kalimantan Tengah, Jumat ( 31/7/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI).
Pulang Pisau (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menyampaikan percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah dengan mengedepankan keselamatan masyarakat serta petugas di lapangan. Arahan tersebut disampaikan saat meninjau langsung ke Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulau Pisang, Jumat ( 31/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam menegaskan bahwa kebakaran harus segera dipadamkan sebelum meluas. Menurutnya, semakin besar luasan api, semakin sulit upaya pemadaman dilakukan meskipun telah didukung berbagai sumber daya.
“Saya yakin bahwa kita semua ingin menyelesaikan masalah (kathutla) ini. Pantau terus jangan sampai ada titik api lagi, kita lebih baik menyelesaikannya pada saat (titik api) masih kecil,” tegas Menko Djamari.
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (Pertama Kiri) saat tinjau petugas di Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulau Pisang, Kalimantan Tengah, Jumat ( 31/7/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI).
Ia juga meminta seluruh unsur yang terlibat memperkuat koordinasi di lapangan dan memanfaatkan seluruh sarana serta prasarana yang telah tersedia, termasuk sumber air, peralatan pemadaman, pipa penyalur air, hingga tempat penampungan air sementara. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan operasi penanganan karhutla.
“Kalau ada kesulitan di lapangan, sampaikan kepada Kepala BNPB. Karena apa pun kegiatannya, ini adalah upaya untuk menyelamatkan manusia. (Karhutla) dampaknya sangat besar, ini dapat berdampak kepada keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Selain fokus pada pemadaman, Menko Polkam mengingatkan agar keselamatan personel menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung. Ia meminta setiap penugasan diawali dengan briefing yang memperhatikan aspek keamanan dan pengorganisasian personel agar tidak menimbulkan risiko bagi petugas.
“Perhatikan keamanan para petugas, jangan sampai dia begitu bersemangat, dia lupa dan tidak bisa keluar. Jangan sampai kita tidak memperhartikan keselamatan kita,” ujar Menko Djamari.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat dukungan penanganan karhutla melalui operasi modifikasi cuaca (OMC), penambahan armada pesawat apabila diperlukan, serta pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan pemadaman.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulau Pisang, Kalimantan Tengah, Jumat ( 31/7/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI.).
Saat ini dua pesawat OMC telah diterbangkan dan pemerintah siap menambah armada guna meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak.
“Kami akan terus menambah dukungan apabila diperlukan. Mudah-mudahan hujan segera turun sehingga proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif,” kata Suharyanto.
Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, serta seluruh unsur terkait segera mengerahkan mobil tangki air yang tersedia untuk memperkuat operasi pemadaman sambil menunggu bantuan tambahan dari pemerintah pusat.
Selain itu, Kepala BNPB menginstruksikan evaluasi terhadap kekuatan Satgas Darat, baik dari sisi jumlah personel maupun kelengkapan peralatan, seperti pompa air, selang, dan sarana pendukung lainnya agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara optimal.
Foto bersama di Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulau Pisang, Kalimantan Tengah, Jumat ( 31/7/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI.).
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau Herman Wibowo melaporkan bahwa tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait terus melakukan upaya pemadaman serta pencegahan agar api tidak meluas ke permukiman dan jalan raya.
Menurut Herman, perubahan arah angin menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan. Tim juga telah menempatkan mobil tangki air di sejumlah titik untuk mencegah api menyeberang jalan yang berpotensi memperluas area kebakaran dan mengganggu jalur transportasi akibat tebalnya asap.
Pada peninjauan tersebut, Menko Polkam turut didampingi oleh Sesmenko Polkam, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, serta Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, dan dihadiri oleh unsur teknis terkait seperti Kementerian Kehutanan, BMKG, BPBD, Basarnas, dan Manggala Agni.
Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim. (Foto : Dok. Pelindo Pelindo Regional 2 Banten).
Cilegon (The Indonesian News) – Sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran dan pencapaian operasional pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim. Kegiatan sosial keagamaan ini dilaksanakan di Masjid Al-Amin yang terletak di kawasan operasional Pelabuhan Ciwandan, pada Rabu (29/7/2026).
Dalam kegiatan ini, manajemen Pelindo Regional 2 Banten mengundang dan memberikan santunan kepada 25 anak yatim yang bermukim di sekitar lingkungan Pelabuhan Ciwandan. Santunan berupa uang tunai tersebut diserahkan oleh perwakilan manajemen perusahaan dengan tujuan untuk berbagi kebahagiaan dan manfaat langsung bagi anak-anak dari lingkungan sekitar pelabuhan.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyampaikan bahwa kegiatan sosial keagamaan seperti ini merupakan agenda penting bagi perusahaan untuk sejenak berhenti dari padatnya aktivitas logistik, guna memanjatkan syukur dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
“Kelancaran arus logistik dan setiap pencapaian kinerja di Pelabuhan Ciwandan tentu tidak pernah lepas dari doa-doa baik serta dukungan dari masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kegiatan doa bersama dan santunan ini adalah langkah kecil kami untuk merawat tali silaturahmi, sekaligus memastikan bahwa kehadiran Pelindo memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan terdekat kami,” ujar Benny.
Acara diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama setempat, memohon keselamatan, keberkahan, serta kelancaran bagi seluruh aktivitas operasional kepelabuhanan di masa mendatang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Lurah Kepuh yang menjadi dukungan dari perangkat pemerintahan daerah setempat.
Melalui program sosial ini, Pelindo Regional 2 Banten berharap dapat terus bertumbuh dan berkembang berdampingan dengan masyarakat. Perusahaan berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada target-target bisnis dan operasional logistik nasional, tetapi juga konsisten dalam menebar kebaikan dan menyejahterakan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Gayo Lues (The Indonesian News) – Kodim 0113/GL bersama Batalyon Tap 855/RD terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan di 56 titik lokasi untuk pemulihan akses transportasi dan konektivitas perekonomian masyarakat pascabencana hidrometeorologi di kabupaten Gayo Lues, provinsi Aceh.
Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, Kamis (30/7/2026) mengatakan, percepatan pemulihan pasca bencana itu sesuai dengan program Presiden RI terkait pembangunan jembatan Garuda yang hingga saat ini sudah ke 56 titik, diantaranya 51 jembatan gantung, dua jembatan beton dan tiga jembatan Aramco.
Sebelumnya Kodim 0113/GL telah mengumpulkan data-data terkait jembatan yang mengalami kerusakan serta melaporkan ke Pemerintahan Pusat.
“Dari 56 jembatan yang akan dibangun, kita telah menyelesaikan dua jembatan beton, satu jembatan aramco dan untuk jembatan gantung kemungkinan di minggu ini ada sembilan yang sudah selesai,” Ujar Dandim usai mendampingi tim SATGAS PPR melakukan monitoring dan evaluasi pemulihan pascabencana di Gayo Lues.
Lebih lanjut ia mengatakan ,sisa jembatan lainnya sedang dalam progres . Namun, kendala di lapangan terdapat lahan yang tidak datar, bahkan miring, ketinggian tebing yang curam serta lembah yang dalam menjadi suatu kendala yang membutuhkan tenaga ekstra bagi para personil dalam progres pembangunannya.
“Titik-titik pembangunan jembatam ini tidak semuanya dapat di akses dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Bahkan personil kita terkadang harus memanggul material menuju lokasi pembangunan jembatan. Ini menjadi salah satu kendala dalam pembangunan selain perubahan cuaca,” demikian kata Dandim Arm Fran Desiafan.
Misi kemanusiaan Koops TNI Habema di Distrik Agandugume, Oneri dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (31/7/2026). (Foto : Pen Koops TNI Habema).
Puncak Jaya (The Indonesian News) – Di balik dinginnya udara pegunungan Papua yang mencapai 2–9 derajat Celsius, saudara-saudara kita di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, tengah menghadapi ujian berat. Cuaca ekstrem yang berkepanjangan menyebabkan kekeringan, gagal panen, dan berujung pada keterbatasan bahan pangan bagi masyarakat, termasuk bayi dan anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan, Jumat (31/7).
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna mengatakan, Koops TNI Habema bergerak cepat melaksanakan misi kemanusiaan dengan menyalurkan 2 ton bantuan obat-obatan dan logistik yang terdiri atas paket sembako, beras, mi instan, gula, serta susu bergizi untuk bayi dan anak-anak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.
Misi kemanusiaan Koops TNI Habema di Distrik Agandugume, Oneri dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (31/7/2026). (Foto : Pen Koops TNI Habema).
“Perjalanan menuju wilayah terdampak bencana bukanlah tugas yang mudah. Medan dan cuaca yang ekstrim, serta kondisi wilayah yang terisolasi menjadikan proses distribusi bantuan penuh tantangan. Dengan memanfaatkan dukungan transportasi udara, para prajurit menembus medan yang sulit demi memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat secepat mungkin,” Kata Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.
Bagi prajurit Koops TNI Habema, misi ini bukan sekadar mengantarkan logistik. Lebih dari itu, setiap penerbangan membawa harapan bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Setiap paket bantuan yang tiba merupakan bukti bahwa negara hadir dan tidak membiarkan rakyatnya berjuang sendirian menghadapi bencana.
Dansatgas Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat Papua.
“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita di Agandugume , Oneri, dan Lambewi sedang menghadapi situasi yang sangat berat akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan kekeringan dan kelangkaan pangan. Karena itu, Koops TNI Habema bergerak cepat menyalurkan bantuan agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama bayi dan anak-anak, dapat segera terpenuhi. Meskipun medan yang ditempuh sangat sulit dan cuaca sering kali tidak bersahabat, kami akan terus berupaya hadir untuk membantu. Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas kami, karena setiap warga Papua adalah bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama,” ujar Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan.
Ia menambahkan bahwa sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar bantuan kemanusiaan dapat terus menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang terdampak bencana.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa negara selalu hadir bersama rakyat dalam setiap situasi, terutama ketika mereka menghadapi kesulitan. Koops TNI Habema akan terus mendukung setiap upaya kemanusiaan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” tambahnya.
Melalui operasi kemanusiaan ini, Koops TNI Habema menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam melindungi kehidupan, menguatkan solidaritas, dan memastikan keselamatan sesama. Di tengah dinginnya pegunungan Papua, kepedulian menjadi kehangatan yang menghubungkan negara dengan rakyatnya.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta memberikan harapan baru bagi bayi, anak-anak, dan seluruh keluarga yang sedang berjuang melewati masa sulit akibat kekeringan dan kelaparan,” Demikian Pen Koops TNI Habema.
IPC Terminal Petikemas dan Pelindo Group Luncurkan PELITA 2026. (Foto : Dok. Pelita).
Jakarta (The Indonesian News) – PT IPC Terminal Petikemas bersama enam perusahaan Pelindo Group resmi meluncurkan Program PELITA 2026 (Pelindo Tanpa Balita Stunting) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berfokus pada peningkatan pemenuhan gizi, edukasi kesehatan, serta pendampingan berkelanjutan bagi ibu hamil dan balita, Jumat (31/7).
Peluncuran Program PELITA 2026 dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dan menjadi wujud sinergi tujuh perusahaan Pelindo Group, yaitu PT Pelindo Sinergi Lokaseva, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, PT Menara Maritim Indonesia, PT IPC Terminal Petikemas, PT Jasa Armada Indonesia, PT Pelabuhan Tanjung Priok, dan PT Multi Terminal Indonesia.
Lurah Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi Pelindo Group dalam mendukung upaya pencegahan stunting di wilayahnya.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam Program PELITA 2026. Anak-anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa, sehingga upaya pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting,” ujar Ester dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.
Program ini dirancang untuk memberikan intervensi komprehensif selama kurang lebih enam bulan dengan total 72 hari intervensi aktif. Sebanyak 30 balita dan 25 ibu hamil di Kelurahan Rawa Badak Utara akan menjadi penerima manfaat melalui berbagai kegiatan, mulai dari pemberian Makanan Tambahan (PMT), edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, hingga pendampingan bagi orang tua atau wali.
Seremoni peluncuran turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat, penyuluhan mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta workshop pengolahan menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam rangkaian pelaksanaan Program PELITA 2026.
Sementara itu, Senior Manager Sekretariat Perusahaan PT IPC Terminal Petikemas, Daniel Setiawan, menegaskan bahwa kolaborasi lintas perusahaan di lingkungan Pelindo Group menjadi kunci dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui Program PELITA 2026, IPC Terminal Petikemas bersama Pelindo Group berupaya menghadirkan intervensi yang berkelanjutan melalui pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan, serta pendampingan kepada ibu hamil dan orang tua. Kami berharap program ini dapat mendukung terciptanya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan bebas stunting,” kata Daniel.
Melalui Program PELITA 2026, IPC Terminal Petikemas bersama Pelindo Group menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah operasional perusahaan sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat menghasilkan langkah konkret dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, berkualitas, dan bebas stunting.
PELNI Gelar Sosialisasi Antikorupsi dan Whistleblowing System 2026 di Kantor Pusat PELNI, Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto : Dok. PELNI).
Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menggelar Sosialisasi Anti Korupsi, Anti Pencucian Uang, Larangan Gratifikasi dan Anti Penyuapan serta Pelaporan Whistleblowing System (WBS) Tahun 2026 di Kantor Pusat PELNI, Jakarta, pada Kamis (30/7). Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri oleh Dewan Komisaris PELNI, jajaran Direksi PELNI, Direksi Anak dan Cucu Perusahaan, seluruh pegawai PELNI, Nakhoda, serta Kepala Cabang sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya integritas dan tata kelola perusahaan yang baik.
Kegiatan ini menghadirkan Plt. Direktur Antikorupsi Badan Usaha KPK Arend Arthur Duma sebagai narasumber yang memberikan pembekalan mengenai strategi pencegahan korupsi di lingkungan badan usaha. Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen PELNI dalam membangun budaya perusahaan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel guna mendukung keberlanjutan bisnis.
Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan perusahaan sehingga harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh insan PELNI, baik di darat maupun di atas kapal.
“Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga budaya yang harus hidup dalam setiap proses bisnis perusahaan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memperkuat pemahaman seluruh insan PELNI agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi, menolak gratifikasi dan penyuapan, serta mengedepankan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Budi.
Dalam pemaparannya, Arend Arthur Duma menegaskan bahwa integritas merupakan kunci untuk menjaga keberlanjutan perusahaan di tengah berbagai tantangan bisnis. Oleh karena itu, setiap perusahaan perlu membangun sistem yang mampu mencegah terjadinya korupsi sejak dini.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk tindak pidana korupsi, faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kecurangan, perbedaan antara gratifikasi, suap, dan pemerasan, serta pentingnya mengenali dan menghindari konflik kepentingan dalam menjalankan tugas.
“Pencegahan korupsi harus dibangun melalui sistem yang kuat dan budaya integritas yang dijalankan secara konsisten. Komitmen pimpinan serta keberanian setiap insan perusahaan untuk melaporkan dugaan pelanggaran melalui Whistleblowing System menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas,” ujar Arend.
Selain itu, sosialisasi juga memperkenalkan pemanfaatan Panduan Cegah Suap dan Korupsi (PanCek) sebagai alat evaluasi penerapan sistem antikorupsi di perusahaan. PELNI juga terus memperkuat Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana pelaporan yang menjamin kerahasiaan identitas pelapor serta mendukung penanganan laporan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui sosialisasi ini, PELNI berharap seluruh insan perusahaan semakin memahami pentingnya penerapan prinsip antikorupsi dalam setiap aktivitas kerja, serta secara konsisten menolak segala bentuk gratifikasi, suap, pencucian uang, dan praktik korupsi lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PELNI untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), menjaga kepercayaan publik, serta mendukung keberlanjutan perusahaan sebagai BUMN yang berintegritas.
PELNI Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Awards 2026. (Foto : Dok. PELNI).
Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) meraih penghargaan “The Leading Maritime Connectivity Company of the Year” pada ajang Transportasi Indonesia Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Transportasi Media Indonesia di Jakarta pada Kamis (30/7). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen PELNI dalam memperkuat konektivitas maritim nasional, mendukung pemerataan pembangunan, serta menghadirkan layanan transportasi laut yang andal bagi masyarakat Indonesia.
Penghargaan diserahkan oleh Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Dr. Ir. R. Sony Sulaksono Wibowo, M.T., Ph.D., dan diterima langsung oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Hana Suhardi yang hadir mewakili manajemen perusahaan.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Hana Suhardi menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada PELNI. Menurut Hana, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan PELNI dalam menghadirkan layanan transportasi laut yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Transportasi Media Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada PELNI. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan transportasi laut yang semakin andal, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Hana.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus berperan dalam menghubungkan wilayah Indonesia melalui layanan angkutan penumpang, logistik, tol laut, kapal perintis, dan kapal ternak. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP).
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PELNI untuk terus berinovasi dan memperkuat peran sebagai penyedia layanan transportasi laut nasional yang terintegrasi. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung pembangunan sistem transportasi nasional yang berkelanjutan serta berdaya saing,” pungkas Hana.
Melalui penghargaan ini, PELNI optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat konektivitas maritim Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui layanan transportasi laut yang profesional, andal, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.