Beranda blog Halaman 81

Bea Cukai Aceh dan PT Mifa Bersaudara Perkuat Sinergi Pengawasan Ekspor

Bea Cukai Aceh saat kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026. (Foto : Dok. Kanwil Bea Cukai Aceh).

Meulaboh (The Indonesian News) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Aceh bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Meulaboh melaksanakan kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh Asral Effendi serta didampingi Kepala KPPBC TMP C Meulaboh Ahmad Yudi Fevrianto bertujuan meningkatkan kompetensi petugas dalam pengawasan ekspor batubara melalui praktik pengambilan sampel sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Aceh, Asral Effendi, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi petugas harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti dinamika proses bisnis ekspor dan perkembangan komoditas.

Bea Cukai Aceh saat kunjungan lapangan ke PT Mifa Bersaudara pada 28–29 Juli 2026. (Foto : Dok. Kanwil Bea Cukai Aceh).

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bea Cukai Aceh dalam meningkatkan kompetensi petugas di bidang pengawasan ekspor batubara. Melalui praktik pengambilan sampel secara langsung di lapangan, petugas tidak hanya memahami prosedur yang berlaku, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis yang akan mendukung pelaksanaan tugas secara profesional, akurat, dan akuntabel,” ujar Asral Effendi dalam keterangan tertulis, Kamis, 31 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Teknis (Peltek) Batubara yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Kanwil DJBC Aceh. Pada pelatihan tersebut, para petugas memperoleh pembekalan mengenai metode perhitungan kuantitas muatan batubara, sedangkan pada kunjungan lapangan kali ini fokus pembelajaran diarahkan pada praktik pengambilan sampel batubara sesuai standar yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, para petugas berkesempatan mengamati secara langsung tahapan operasional ekspor batubara, mulai dari proses penanganan komoditas hingga teknik pengambilan sampel yang representatif. Sampel yang diperoleh selanjutnya akan diuji di Laboratorium Bea Cukai untuk memastikan kesesuaian jenis dan spesifikasi komoditas dengan dokumen pemberitahuan pabean. Proses ini merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung pelaksanaan pengawasan kepabeanan yang akurat dan akuntabel.

Senada dengan hal tersebut, Kepala KPPBC TMP C Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto, menekankan pentingnya kolaborasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem ekspor yang kondusif.

“Sinergi yang baik dengan para pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan sekaligus efektivitas pengawasan. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat memahami proses bisnis secara lebih komprehensif sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan lebih optimal,” ungkap Ahmad Yudi Fevrianto.

Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara Bea Cukai dan PT Mifa Bersaudara sebagai salah satu eksportir batubara terbesar di Aceh. Pemahaman yang lebih baik terhadap proses bisnis ekspor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat efektivitas pengawasan, serta mendukung kepatuhan pengguna jasa terhadap ketentuan di bidang kepabeanan.

Melalui kegiatan ini, Kanwil DJBC Aceh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kompetensi petugas yang semakin baik diharapkan dapat mendukung pengawasan ekspor yang lebih berkualitas, menjaga validitas data statistik perdagangan, serta berkontribusi terhadap optimalisasi penerimaan negara dan kelancaran arus logistik nasional.

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Prof. Zudan: BKN Siapkan SDM Terbaik Sekolah Rakyat 

Kepala BKN Prof. Zudan (Tengah) meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat di titik lokasi UPT BKN Kendari, Kamis (30/07/2026). (Foto : Humas BKN).

Kendari (The Indonesian News) – Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Sulawesi Tenggara, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat di titik lokasi UPT BKN Kendari, Pada Kamis (30/07/2026). Prof. Zudan mengatakan salah satu kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat adalah tersedianya guru terbaik, kepala sekolah terbaik, wali asuh terbaik, dan tenaga non-kependidikan terbaik yang mampu mengelola pendidikan secara profesional dan berkelanjutan.

Kepala BKN Prof. Zudan (Pertama Kiri) meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat di titik lokasi UPT BKN Kendari, Kamis (30/07/2026). (Foto : Humas BKN).

Dengan kualifikasi tersebut, Prof. Zudan menilai kualitas lulusan yang dihasilkan oleh Sekolah Rakyat sangat ditentukan oleh kualitas pengelola yang direkrut sejak awal. “BKN terus mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden melalui penyelenggaraan seleksi yang profesional dan berbasis merit,” ungkapnya saat melakukan peninjauan, pembukaan, dan pengarahan Seleksi Sekolah Rakyat.

Untuk mendapatkan sumber daya manusia unggul tersebut, Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN memastikan pelaksanaan seleksi dilakukan dengan standar yang tinggi. Sistem seleksi yang digunakan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan objektivitas sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta. Proses seleksi kompetensi yang dilakukan berbasis CAT bertujuan agar kandidat yang akhirnya lulus adalah individu-individu yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen tinggi terhadap pelayanan pendidikan.

Prof. Zudan juga mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan menunjukkan kinerja terbaik selama mengikuti seleksi. Kemampuan bekerja cepat, tepat, dan akurat menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang. Kehadiran seluruh peserta dalam proses seleksi menurutnya merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyiapkan tenaga pendidikan dan tenaga pendukung terbaik bagi Sekolah Rakyat.

Di akhir tinjauannya, Prof. Zudan mengingatkan bahwa proses seleksi telah dirancang untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta. Setiap peserta diimbau untuk fokus pada usaha dan kemampuan yang dimiliki tanpa mengandalkan cara-cara di luar mekanisme yang telah ditetapkan.

Seleksi kompetensi bagi calon PPPK Sekolah Rakyat ini sendiri sudah berlangsung sejak 17 Juli yang diselenggarakan di 42 titik lokasi se-Indonesia. Tercatat tahap seleksi kompetensi berbasis CAT ini menjaring kandidat terbaik dari total 118.432 peserta yang sebelumnya dinyatakan lanjut ke tahap seleksi kompetensi. Selama proses penyelenggaraan seleksi, BKN terus berperan aktif dalam memastikan program prioritas Presiden ini didukung oleh sumber daya manusia terbaik.

“Ini merupakan bentuk kontribusi BKN dalam mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional di bidang pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,”Tutup Prof. Zudan

Pemerintah Ajak Masyarakat Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro (tengah) menyampaikan Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah akan menutup rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan tahun 2026 dengan penyelenggaraan Merdeka Run. Ajang lari dengan jarak 5 kilometer, 8,1 kilometer, dan 10 kilometer ini terbuka bagi seluruh masyarakat sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Rute Merdeka Run ini akan dimulai dari depan Istana Merdeka, kemudian akan melalui rute sepanjang jarak yang dikentukan ada yang jarak lima, delapan (koma) satu, dan sepuluh kilometer,” jelas Wakil Menteri (Wamen) Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dalam keterangannya di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Wamen Juri pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam Merdeka Run. Selain memperoleh race pack eksklusif, jersey, serta medali, Wamen Juri menyampaikan bahwa seluruh peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik lainnya.

“Hadiah-hadiah bagi para finisher pemenang, termasuk door prize akan disediakan oleh para peserta Merdeka Run. Terima kasih kepada teman-teman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sudah mengoordinir kegiatan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wamen Juri menegaskan bahwa Merdeka Run merupakan salah satu dari rangkaian agenda tingkat nasional sepanjang Bulan Kemerdekaan. Rangkaian agenda tersebut, menurut Juri tidak lepas dari kolaborasi seluruh pihak baik pemerintah, BUMN, TNI, Polri, maupun unsur lainnya.

“Pelaksanaan agenda bulan kemerdekaan tingkat nasional tahun 2026 juga didukung oleh sejumlah kementerian dan lembaga BUMN, kemudian juga pemerintah daerah, TNI, Polri, kesehatan, dan teman-teman unsur yang lain,” katanya.

Tidak hanya agenda nasional, Wamen Juri turut menghimbau pemerintah daerah untuk turut berpartisipasi dalam merayakan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah, BUMN, BUMD termasuk untuk juga ikut berpartisipasi membuat berbagai kegiatan untuk merayakan kegiatan HUT RI ke-81 supaya meriah dengan tetap mempertahankan kepentingan-kepentingan publik yang lain,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Wamen Juri menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan rangkaian kegiatan di bulan kemerdekaan menimbulkan penyesuaian arus lalu lintas. Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur serta membangkitkan semangat kebangsaan Indonesia.

“Kami mohon maaf dan semata-mata ini untuk memeriahkan peringatan HUT RI, mensyukuri kemerdekaan, dan membangun semangat kembali untuk membuat kita bekerja keras, mencapai tujuan-tujuan bernegara yakni sesuai dengan tema masyarakat kita untuk menuju bangsa yang berdaulat, adil dan makmur,” tandasnya.

33.785 Peserta SPPI Lulus, Siap jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Pesisir

Penutupan SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan).

Jakarta (The Indonesian News) – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul guna mendukung program prioritas nasional di sektor ekonomi kerakyatan.

Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2026. Sebanyak 33.785 peserta dari seluruh penjuru Indonesia dinyatakan berhasil lulus. Para peserta telah melewati pembekalan intensif selama satu setengah bulan yang memadukan tiga puluh hari materi bela negara dan lima belas hari kemampuan manajerial untuk membentuk kedisiplinan serta integritas yang tangguh.

Dalam amanatnya, Sekjen Kemhan menegaskan peran krusial para lulusan sebagai ujung tombak pembangunan di wilayah pedesaan maupun pesisir. “Oleh karena itu, saya berharap Saudara mampu menjadi penggerak pembangunan yang berintegritas, adaptif, dan profesional, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Letjen TNI Tri Budi di hadapan puluhan ribu peserta, Dikutip dari Keterangan tertulis Biro Infohan Setjen Kemhan, Jumat, 31 Juli 2026.

Pendidikan ini juga terbukti berjalan secara inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali. Komitmen tersebut tercermin dari partisipasi aktif peserta difabel asal Medan, Muhammad Aulia Ansori. Lulusan Sarjana Perikanan yang mengambil formasi penjamin mutu ini sangat mengapresiasi pendekatan humanis para pelatih yang selalu memberikan penyesuaian aktivitas fisik selama masa pendidikan berlangsung.

Pada sesi keterangan pers seusai upacara, Sekjen kemhan menambahkan bahwa seluruh talenta muda ini akan segera dikembalikan ke daerah masing-masing untuk menunggu tahap pemanggilan. Proses penempatan operasional selanjutnya akan diatur oleh panitia pusat bersama instansi terkait untuk masa penugasan selama dua tahun ke depan. Berbekal wawasan kebangsaan dan kapasitas teknis yang memadai, para lulusan kini siap ditugaskan demi memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

DPC INSA Jaya 2026–2031 Resmi Dilantik, 40 Persen Pengurus Baru Perkuat Regenerasi Industri Pelayaran

Pelantikan DPC INSA Jaya 2026–2031 di EL Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). (Foto : DPC INSA Jaya).

Jakarta (The Indonesian News.com) – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Jaya Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Sekretaris Umum DPP INSA, Darmansyah Tanamas, yang mewakili Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto di EL Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (31/7).

Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ir. Andi Saparang Patonangi membawa semangat regenerasi dengan komposisi sekitar 40 persen pengurus merupakan wajah-wajah baru dari kalangan generasi muda. Langkah ini menjadi strategi organisasi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, serta menjawab tantangan industri pelayaran yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto, menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya mengajak seluruh jajaran pengurus DPC INSA Jaya untuk menjaga soliditas organisasi, mengutamakan kepentingan anggota, serta terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kebersamaan, kita dapat mendorong kemajuan sektor pelayaran, khususnya di wilayah Tanjung Priok, Marunda, dan Kepulauan Seribu,” ujar Carmelita Hartoto.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh perwakilan KSOP Utama Tanjung Priok, KSOP Kelas II Marunda, KSOP Kelas V Kepulauan Seribu, Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok, mitra kerja, serta anggota DPC INSA Jaya.

Ketua DPC INSA Jaya, Ir. Andi Saparang Patonangi, menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan kolaboratif.

“Kepengurusan baru ini merupakan perpaduan antara pengalaman para senior dan semangat generasi muda. Kami ingin menghadirkan organisasi yang lebih profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota. Kolaborasi menjadi kunci untuk memperkuat daya saing pelayaran nasional,” kata Andi Saparang Patonangi.

Dalam kepengurusan periode 2026–2031, Mohamad Erwin Y. Zubir dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris DPC INSA Jaya. Ia akan berperan sebagai motor penggerak organisasi melalui koordinasi program kerja, penguatan komunikasi lintas bidang, serta pembangunan sinergi dengan regulator dan para pemangku kepentingan.

Selain itu, Mohamad Erwin Y. Zubir juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Tim Tarif DPC INSA Jaya, yang akan memimpin penyusunan kajian dan rekomendasi strategis terkait kebijakan tarif jasa kepelabuhanan dan pelayaran sebagai bagian dari upaya advokasi terhadap kepentingan anggota.

“Kami akan memastikan program kerja organisasi berjalan efektif melalui koordinasi yang kuat dan komunikasi yang terbuka. Tim Tarif juga akan berperan aktif menyusun kajian yang objektif dan konstruktif agar kebijakan tarif di sektor kepelabuhanan dan pelayaran mampu menciptakan iklim usaha yang sehat serta memberikan kepastian bagi anggota,” ujar Mohamad Erwin Y. Zubir.

Dengan menggabungkan pengalaman para pengurus senior dan energi generasi muda, DPC INSA Jaya optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, memperkuat daya saing perusahaan pelayaran nasional, serta berkontribusi terhadap kemajuan industri maritim Indonesia.

Susunan Pengurus DPC INSA Jaya Masa Bakti 2026–2031

I. Dewan Pengawas

  • H. Martius Hamra
  • Denny Pranoto
  • M. Agus Sudrajat

II. Dewan Pengurus Cabang

Ketua: Ir. Andi Saparang Patonangi

Wakil Ketua I: Mochammad Yones

Wakil Ketua II: Tri Kharisma Aldityo

Sekretaris: Mohamad Erwin Y. Zubir

Wakil Sekretaris: Victor Martino De Fretes

Bendahara: Sunarno, HS

Wakil Bendahara: Pahala T. Sianturi

Seksi Angkutan Container

  • Ketua: Sriyono
  • Anggota Container Domestik: Nastasya Victoria, Widy Widjaya
  • Anggota Container Internasional: I Ketut Bambang, M. Rezha Al Fikar, Akmal Darussalam

Seksi Angkutan General Cargo & Curah

  • Ketua: Kurnia Eka Nurtani
  • Anggota: Yudi Armawan, Oddy Medrian

Seksi Angkutan RORO/Penumpang & Kendaraan

  • Ketua: Agus Ardiansyah
  • Anggota: Miftahul Haq

Seksi Angkutan Cair/Gas & Lepas Pantai

  • Ketua: Iskandar, SE
  • Anggota: Wali Wardana

Seksi Kapal Tunda, Tongkang & Kapal Khusus

  • Ketua: Reenfiel Elesten Andra
  • Anggota: Edi Ispurwanta, Ali Wahyudin

Seksi Hukum, Pajak & Regulasi

  • Ketua: Veky Joseph, SH
  • Anggota: Nababan, SH; Bambang Hermanto; Yudha Arya Setiawan

Seksi Organisasi, SDM & Kerja Sama Industri

  • Ketua: M. Jufri Hadrianto
  • Anggota: Andi Fachrizal

Seksi Kepelabuhanan & Agen Pelayaran

  • Ketua: Ivan Charlie Hasiholan
  • Anggota: Toni Erikson P. Siahaan, Adji Mudhita

Seksi Pelabuhan Marunda

  • Ketua: Riswan Tambunan
  • Anggota: Abdul Wahid, Rahmat Hidayat, Raun Sianturi

Seksi Pelabuhan Kepulauan Seribu

  • Ketua: Ahyar

III. Tim Tarif DPC INSA Jaya

Ketua: Mohamad Erwin Y. Zubir

Anggota: Mochammad Yones, Tri Kharisma Aldityo, Sriyono, Veky Joseph, Adji Mudhita, Riswan Tambunan, Reenfiel Elesten Andra, Ali Wahyudin.

IV. Staf Ahli DPC INSA Jaya

  • Regulasi: Capt. Alioth Wilem B., S.Tr., M.H.
  • Kepelabuhanan: Bimo Widhiatmoko
  • Kepabeanan: Robert B. Gultom

Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Anggaran Pendidikan

Siswa menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri 3 , Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/7/2026).The Indonesian News Foto/Ampelsa.
Siswa menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri 3 , Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/7/2026). Mahkamah Konstitusi memutuskan anggaran Makanan Bergizi Gratis (MBG) terpisah dari dana pendidikan berlaku paling lambat dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2028 sejak putusan. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa.
Siswa menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri 3 , Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/7/2026). Mahkamah Konstitusi memutuskan anggaran Makanan Bergizi Gratis (MBG) terpisah dari dana pendidikan berlaku paling lambat dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2028 sejak putusan. The Indonesian NewsFoto/Ampelsa.

BNPB Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah, Antisipasi Puncak El Nino

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Tengah) memimpin rapat koordinasi penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah, di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (30/7/2026). (Foto : BNPB).

Palangka Raya (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penguatan sinergi tersebut dilakukan guna memastikan penanganan karhutla, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah, dapat berlangsung secara efektif.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengatakan penguatan koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah meluasnya dampak karhutla yang tengah terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data terbaru, luas lahan yang terdampak kebakaran di Provinsi Kalimantan Tengah tercatat mencapai 3.069,52 hektare. Kondisi tersebut menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi prioritas dalam penanganan karhutla, mengingat sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut yang memiliki karakteristik mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

“Ini merupakan perintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami dari kementerian/lembaga, TNI, dan Polri, serta Pemerintah Daerah bergerak sesuai tugas pokok masing-masing. BNPB yang diamanatkan memegang komando saat tanggap dan siaga darurat turun langsung untuk memastikan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah berjalan optimal,” ujar Kepala BNPB saat memberikan keterangan pers usai Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah, di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Pada Kamis (30/7) malam.

Penguatan koordinasi melalui rapat koordinasi tersebut juga menjadi langkah antisipatif menghadapi puncak fenomena El Nino yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala BNPB menekankan agar seluruh unsur yang terlibat terus mengoptimalkan operasi gabungan penanganan karhutla melalui satgas darat maupun udara. Selain itu, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga akan diperkuat dengan adanya penambahan armada pesawat untuk mempercepat pengendalian kebakaran dan meminimalkan potensi meluasnya titik api.

Saat ini, dukungan operasi Satgas Udara Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah oleh BNPB terdiri dari heli patroli sebanyak dua unit, heli waterbombing tiga unit, dan pesawat jenis caravan untuk OMC.

“OMC ini yang perlu ditambah karena sekarang di Kalimantan Tengah ini masih ada awan hujan, pertumbuhan awan hujan, dan ini kita sepakat nanti untuk dimaksimalkan,” terang Kepala BNPB.

Pada rapat koordinasi tersebut, sejumlah titik prioritas penanganan karhutla telah diidentifikasi, di antaranya Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau dan Kelurahan Kameloh Baru, Kota Palangka Raya. Pemprov Kalteng sebelumnya telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Kepala BNPB menjelaskan bahwa penanganan di area Tumbang Nusa menjadi prioritas utama beberapa waktu ke depan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas jalan lintas kabupaten/kota.

“Tadi dipaparkan bahwa ada kebakaran yang mendekati jalan di area Tumbang Nusa. Ini akan kita intervensi secara serius. Seluruh armada pesawat Water Bombing akan kita prioritaskan ke titik tersebut, dikombinasikan dengan OMC untuk memicu hujan deras,” tegas Kepala BNPB.

Selain memperkuat upaya penanganan karhutla, Kepala BNPB juga meminta pemerintah daerah bersama seluruh instansi terkait untuk meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi puncak El Nino dan kekeringan. Upaya tersebut dilakukan dengan terus memantau perkembangan iklim dan cuaca, mengintensifkan patroli di wilayah rawan karhutla, serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, baik perorangan maupun korporasi.

“Di samping itu, pemerintah daerah diminta segera melakukan pendataan dan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar dalam penyediaan sarana air bersih, seperti pembangunan sumur bor, pipanisasi jaringan air bersih, maupun distribusi air menggunakan mobil tangki, sehingga kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi selama musim kemarau.” Tutup Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Perkuat Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas Lewat Program TJSL ‘Difabel Berdaya Tanpa Batas

Foto : Dok.Pelindo Regional 2 Sunda

Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan program “Difabel Berdaya Tanpa Batas” yang berlangsung di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (31/7).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui pemberian bantuan modal usaha, perlengkapan usaha, serta pelatihan kewirausahaan. Melalui dukungan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memiliki daya saing yang lebih baik dalam dunia usaha.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Pademangan Arif Wibowo, Sekretaris Kecamatan Pademangan Ginanjar, Lurah Ancol Bijakri Saud Maruli Manik, Babinsa Kelurahan Ancol Kastono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ancol Boy Simarmata, Manager Keuangan dan SDM PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Amrullah, serta Junior Manager SDM, Umum, dan KBL PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Heri Kusmiran.

Dalam sambutannya, Camat Pademangan Arif Wibowo menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi inisiatif PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa yang telah menghadirkan program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti ini sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang inklusif serta membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang, berkarya, dan mandiri,” ujar Arif Wibowo.

Sementara itu, Junior Manager SDM, Umum, dan KBL PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Heri Kusmiran, yang mewakili General Manager PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, menegaskan bahwa program “Difabel Berdaya Tanpa Batas” merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui program ini, Pelindo ingin memberikan kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk terus berkembang dan mandiri melalui dukungan modal usaha, perlengkapan usaha, serta pelatihan kewirausahaan. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi para penerima manfaat untuk meningkatkan kapasitas usahanya sekaligus memperkuat perekonomian keluarga,” ujar Heri Kusmiran.

Selain penyerahan bantuan secara simbolis, para peserta juga mengikuti pelatihan kewirausahaan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha. Materi pelatihan mencakup penguatan manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, hingga pengembangan strategi usaha agar para pelaku UMKM penyandang disabilitas mampu tumbuh dan bersaing secara berkelanjutan.

Melalui Program TJSL, PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa terus menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Upaya tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menitikberatkan pada pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program “Difabel Berdaya Tanpa Batas” menjadi salah satu bukti nyata komitmen PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui sinergi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, Pelindo berharap dapat terus mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Indonesia dan PBB Perkuat Komitmen Berantas Perdagangan Orang di Era Digital

Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia, Dari kiri ke kanan: Prijadi Santosa (KPPPA), Abie Sancaya (UNODC), Putri Farkhah (ICT Watch), Rajmatha Devi (Komdigi), Putu Ayu Saraswati, Veronica Tan (KPPPA), Erik van der Veen (UNODC), Desy Andriani (KPPPA), Shafira Ayunindya (IOM), Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-UNODC).

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan International Organization for Migration (IOM) memperingati Hari Dunia Anti Perdagangan Orang (World Day Against Trafficking in Persons/WDATIP) 2026 dengan menyerukan penguatan upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di era digital.

Dalam siaran Pers UNODC yang diterima The Indonesian News, Kegiatan ini mempertemukan kementerian dan lembaga pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi internasional, organisasi masyarakat sipil, akademisi, generasi muda, sektor swasta, dan masyarakat umum untuk memperkuat aksi bersama dalam mencegah dan menangani perdagangan orang, khususnya yang semakin banyak difasilitasi oleh teknologi digital.

Diperingati setiap tahun pada tanggal 30 Juli, Hari Dunia Anti Perdagangan Orang menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai perdagangan orang sekaligus mendorong langkah nyata dalam melindungi korban, menindak pelaku, dan mencegah terjadinya eksploitasi. Tahun ini, peringatan WDATIP mengangkat isu semakin maraknya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku perdagangan orang untuk merekrut, menipu, dan mengeksploitasi korban, sehingga diperlukan respons yang semakin kuat dan terkoordinasi dari pemerintah, sektor swasta, organisasi internasional, dan masyarakat.

Seiring meningkatnya penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, dan iklan lowongan kerja palsu sebagai sarana perekrutan, perdagangan orang telah berkembang menjadi salah satu bentuk kejahatan transnasional yang paling dinamis.

Banyak korban dijanjikan pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri atau pekerjaan digital, namun kemudian diperdagangkan ke pusat-pusat penipuan daring (online scam compounds) dan dipaksa melakukan berbagai bentuk kejahatan siber melalui ancaman, kekerasan, maupun intimidasi. Perkembangan modus operandi ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital, penguatan upaya pencegahan, penegakan hukum yang efektif, serta perlindungan yang berpusat pada korban.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam memerangi perdagangan orang di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Transformasi digital telah membawa banyak manfaat bagi kehidupan kita, mulai dari kemudahan berkomunikasi, mengakses informasi, hingga membuka peluang ekonomi. Namun, disaat yang sama, perkembangan teknologi juga membuka ruang baru bagi pelaku TPPO untuk mengeksploitasi masyarakat yang rentan. Karena itu, pencegahan TPPO tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pencegahan TPPO memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, keluarga, dunia pendidikan, perusahaan teknologi, dunia usaha, lembaga masyarakat, hingga generasi muda. Bersama-sama kita harus menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk TPPO.” Kata Veronica Tan.

Sementara itu, Erik van der Veen, Perwakilan dari UNODC Indonesia, menegaskan bahwa perdagangan orang yang berkaitan dengan operasi penipuan daring memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui penguatan pencegahan, perlindungan korban, dan penegakan hukum.

“Perdagangan orang yang terkait dengan operasi penipuan daring merupakan bentuk kejahatan terorganisir yang berkembang sangat cepat dengan memanfaatkan kerentanan manusia dan teknologi digital. Tidak ada satu institusi pun yang dapat mengatasi tantangan ini sendirian. Pemerintah, aparat penegak hukum, sektor swasta, organisasi internasional, dan masyarakat sipil harus bekerja sama untuk memutus jaringan kejahatan, melindungi korban, dan mencegah terjadinya eksploitasi sejak dini.” Ujar Erik.

Mewakili Kepala Misi IOM Indonesia, dr. Nedal Odeh, menyoroti pentingnya memastikan para penyintas memperoleh dukungan jangka panjang setelah proses penyelamatan.

“Sejak tahun 2022, IOM telah mendukung Pemerintah Indonesia dalam memberikan layanan perlindungan dan reintegrasi kepada lebih dari 660 korban perdagangan orang yang terkait dengan operasi penipuan daring. Reintegrasi yang berkelanjutan membantu melindungi para penyintas dari risiko diperdagangkan kembali, sekaligus memulihkan rasa percaya diri dan martabat mereka. Memperkuat sistem perlindungan dan mendukung para penyintas untuk membangun kembali kehidupan mereka merupakan bagian penting dari upaya bersama melawan perdagangan orang.” Kata Nedal.

Peringatan WDATIP 2026 merupakan puncak dari kampanye peningkatan kesadaran publik yang berlangsung sepanjang Juli 2026 dengan mengusung tema “Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Era Digital.” Kampanye ini melibatkan generasi muda dan masyarakat luas melalui edukasi di media sosial, penyebaran materi informasi, serta kompetisi video pendek yang mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan perdagangan orang.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan talkshow publik yang melibatkan KPPPA, UNODC, IOM, Kementerian Komunikasi dan Digital, ICT Watch, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk membahas tren perdagangan orang, modus perekrutan melalui platform digital, keamanan digital, serta peran pemerintah, perusahaan teknologi, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat dalam mencegah perdagangan orang.

Selain itu, peserta dapat mengunjungi berbagai booth interaktif yang dikelola oleh kementerian/lembaga, organisasi internasional, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta, serta mengikuti kegiatan Stamp Hunting yang mengajak masyarakat belajar mengenali berbagai modus perdagangan orang melalui tantangan dan aktivitas edukatif.

Menghadapi perkembangan modus perdagangan orang di era digital, Pemerintah Indonesia, UNODC, dan IOM menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan, perlindungan korban, penegakan hukum, serta kemitraan lintas sektor dalam memerangi perdagangan orang. Bersama masyarakat sipil, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi juga diiringi dengan perlindungan yang lebih kuat bagi masyarakat dari berbagai bentuk eksploitasi serta terwujudnya ruang digital yang aman bagi semua.

 

Pengawasan Publik bagian Penting perbaikan MBG, Kepala BGN Sudaryono Resmikan Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center

Kepala BGN Sudaryono Resmikan Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center, Jakarta (29/7/2026). (Foto : Dok. Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional).

Jakarta (The Indonesian News) – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meresmikan Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center Badan Gizi Nasional sebagai upaya memperkuat pelayanan publik, meningkatkan transparansi, serta membuka ruang komunikasi yang lebih luas bagi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menegaskan bahwa sebagai institusi yang memberikan layanan kepada masyarakat, BGN harus membangun budaya kerja yang terbuka, responsif, dan akuntabel. Menurutnya, kritik, saran, maupun pengawasan publik merupakan bagian penting dalam mendorong perbaikan berkelanjutan Program MBG.

“BGN memberikan layanan kepada masyarakat. Karena itu, pelayanan kepada masyarakat, termasuk keterbukaan informasi dan tindak lanjut atas setiap masukan, harus terus kami perkuat agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin baik,” ujar Mas Dar di Jakarta, Pada Rabu (29/7/2026).

Mas Dar menjelaskan bahwa peresmian Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center merupakan wujud komitmen BGN dalam menghadirkan tata kelola yang transparan. Seluruh masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, pengaduan, kritik, maupun saran melalui mekanisme resmi yang telah disediakan.

“Kami ingin semuanya terang benderang. Tidak ada yang sembunyi-sembunyi. Semua proses pelayanan harus dilakukan melalui jalur resmi dan terbuka sehingga akuntabilitas tetap terjaga,” kata Mas Dar.

Melalui Pusat Pelayanan Terpadu, setiap pengaduan akan tercatat dalam sistem, memperoleh nomor registrasi, dan dipantau proses penyelesaiannya hingga tuntas. BGN juga tengah menyempurnakan standar layanan agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan tindak lanjut atas setiap laporan yang disampaikan.

“Kami membuka diri terhadap seluruh masukan. Pengawasan dari masyarakat justru menjadi bagian penting dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin baik, transparan, dan akuntabel,” ujar Mas Dar.

Mas Dar menambahkan bahwa BGN juga membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dengan mengarahkan seluruh komunikasi yang berkaitan dengan pelayanan publik dilakukan melalui saluran resmi. Langkah tersebut diambil untuk menghindari konflik kepentingan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Program MBG.

Melalui Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center, BGN berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media massa, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga setiap kritik, saran, dan masukan dapat menjadi bagian dari penyempurnaan kualitas layanan serta penguatan akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts