Beranda blog Halaman 87

Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

Foto : Dok. Penerangan Koops TNI Habema.

Lanny Jaya (The Indonesian News) – Suasana duka menyelimuti masyarakat Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, setelah sebuah ledakan yang terjadi di kawasan Kampung Toemalo merenggut nyawa seorang warga, Pada Minggu (7/6/2026).

Koops TNI Habema menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut dan terus memberikan pendampingan serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menjelaskan bahwa lokasi ledakan berada di kawasan yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya kelompok Purom Okiman Wenda. Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap karakteristik ledakan dan kondisi lokasi, terdapat dugaan bahwa sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh Kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut.

“Kami turut prihatin atas insiden ini yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Sebagai langkah pencegahan kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata OPM yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam siaran Persnya yang diterima Theindonesiannews.com, Minggu, 7 Juli 2026.

Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menambahkan, Berdasarkan keterangan masyarakat yang dihimpun oleh personel Satgas dilapangkan, ledakan terjadi saat sekelompok warga dari Kampung Toemalo, Kampung Mbu, dan Kampung Wunabunggu sedang melakukan aktivitas mencari dan membakar kelapa hutan di kawasan bekas Markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya pimpinan Purom Okiman Wenda.

“Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh warga setempat, Bapak Oga Kiwo, kepada personel yang berjaga di pos keamanan. Setelah menerima laporan tersebut, personel pos segera melakukan observasi wilayah, membantu masyarakat, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Endite Wea (18 tahun), asal Kampung Mbu, dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di lokasi,” Kata Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Menanggapi informasi yang beredar dan tuduhan adanya keterlibatan TNI dalam insiden tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat melakukan mediasi serta memberikan penjelasan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, dipastikan bahwa tidak ada aktivitas personel TNI di lokasi kejadian maupun di sekitar area saat ledakan terjadi.

“Masyarakat Distrik Melagi menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan personel Satgas Koops TNI Habema dalam membantu penanganan pasca-kejadian serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan warga sekitar. Hingga saat ini, personel Satgas Koops TNI Habema bersama masyarakat masih melakukan pendalaman dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan wilayah serta mengantisipasi kemungkinan adanya sisa bahan berbahaya lainnya yang dapat mengancam keselamatan warga,” Demikian Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Prabowo Heartily Enjoys Free Nutritious Meal with ‘People’s School’ Students in Tabanan

President Prabowo Subianto

Bali (The Indonesian News) – A warm moment unfolded as President Prabowo Subianto sat among students of the 17 Tabanan People’s Junior High School (SRMP) in Bali for a lunch featuring the special Free Nutritious Meal (MBG) menu.

After delivering some brief remarks to the students and parents of SRMP 17 Tabanan, Prabowo moved to the dining hall regularly used by the students for lunch

“Report! Lunch is ready to be served,” said one student who took the lead and reported to Prabowo, Sunday, June 7, 2026.

“Proceed,” Prabowo responded.

Prabowo then took a moment to briefly chat with the student, asking where he came from and with whom he was living on the Island of the Gods.

Surrounded by the students of SRMP 17 Tabanan, Prabowo sat down to eat lunch together with the students and parents. The Free Nutritious Meal was eaten with enthusiasm.

“Delicious,” one student replied, concluding his lunch after finishing the Free Nutritious Meal at SRMP 17 Tabanan.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Parade Marching Band Gabungan Unhan RI dan Yordania dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Yordania ke-80

Foto : Dok. Biro Infohan Setjen Kemhan

Jakarta (The Indonesian News) – Memperingati Hari Kemerdekaan Yordania ke-80, parade marching band gabungan antara Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dan Yordania digelar meriah disertai rangkaian kegiatan yang berlangsung semarak dan penuh antusiasme di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaloghan Kemhan) Marsdya TNI Yusuf Jauhari.

“Parade marching band tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya militer, tetapi juga momentum mempererat hubungan persahabatan, kerja sama pertahanan, serta diplomasi budaya antara Indonesia dan Yordania. Semangat kebersamaan yang ditampilkan para personel kedua negara mencerminkan eratnya hubungan bilateral yang selama ini terjalin dengan baik, sekaligus menjadi simbol persaudaraan antarbangsa melalui harmoni musik dan disiplin militer,” Tulis Biro Infohan Setjen Kemhan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan pengecekan personel serta perlengkapan di Stasiun BNI City 46, dilanjutkan parade dan display gabungan personel marching band Unhan RI dan Yordania di kawasan Bundaran HI, Patung Kuda, hingga ke Monas.

Parade diikuti oleh total 106 personel yang terdiri atas 100 personel Marching Band Unhan RI dan 6 personel militer Yordania.

Selanjutnya, rombongan memasuki kawasan Monas dan mengelilingi area dalam Monas sebelum menuju Lapangan Ikada Monas sebagai titik display utama. Pada kesempatan tersebut, orkestra Unhan RI turut mengiringi prosesi pengibaran bendera Indonesia dan Yordania, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan display marching band sebagai penutup rangkaian kegiatan.

“Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Yordania, khususnya di bidang pertahanan, pendidikan, dan kebudayaan. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, serta memperkenalkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan kepada masyarakat luas,” Demikian Biro Infohan Setjen Kemhan.

Mentan Amran Sebut Pembibitan di Sultra Layak Dicontoh Nasional

Mentan Andi Amran. (Foto : Dok.Kementan).

Konawe Selatan (The Indonesian News) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kebun pembibitan kelapa dan kakao di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Pada Sabtu (6/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran menilai kualitas pembibitan yang dikembangkan sangat baik dan layak menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Ini contoh bibit kelapa yang bagus, ini harus dicontoh seluruh Indonesia,” kata Mentan Amran saat meninjau lokasi pembibitan.

Menurut Mentan Amran, jutaan bibit kelapa dan kakao yang disiapkan di Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari program pengembangan perkebunan nasional yang diarahkan untuk mendukung hilirisasi komoditas strategis. Saat ini, pemerintah tengah mengembangkan sekitar 870 ribu hektare tanaman perkebunan, mulai dari kakao, kelapa, tebu, pala, hingga mete.

“Sekarang ini arahan Bapak Presiden Prabowo kita kembangkan kurang lebih 870 ribu hektare tanaman kakao, kelapa, tebu, pala, dan mete seluruh Indonesia. Kita kembangkan dan itu dihibahkan untuk petani kita. Ini luar biasa. Ini persiapan untuk bahan baku, di saat bersamaan kita lakukan hilirisasi kelapa, kakao, mete, dan seterusnya,” terangnya.

Menurutnya, pengembangan perkebunan berbasis bibit unggul menjadi fondasi penting untuk memperkuat hilirisasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri. Oleh karena itu, ia menegaskan bantuan yang berasal dari uang rakyat tersebut harus benar-benar sampai kepada petani.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan sekitar 280 juta batang bibit kakao dan kelapa secara nasional, termasuk sekitar 38 juta benih untuk Sulawesi Tenggara. Seluruh bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada petani, mulai dari bibit unggul, pengolahan lahan, hingga penanaman.

“Gratis, sampai penanaman ini gratis. Mulai bibitnya gratis, tanamnya gratis, pengolahannya gratis,” ungkap Mentan Amran.

Ia menambahkan, program hilirisasi tersebut diharapkan mampu menciptakan jutaan lapangan kerja dalam beberapa tahun ke depan.

“Kita harapkan menciptakan lapangan kerja ke depan jutaan. Sampai tiga tahun ke depan kita target minimal tiga juta tenaga kerja tercipta dan tenaga kerja permanen. Artinya apa? Kita buka lahan dan tenaga kerjanya terus-menerus sampai 30 tahun bekerja di situ karena tanamannya insya Allah produktif,” ujar Mentan Amran.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pertanian terus mempercepat hilirisasi subsektor perkebunan nasional guna meningkatkan nilai tambah komoditas dan kesejahteraan petani. Melalui program pengembangan tujuh komoditas strategis, yakni kakao, kelapa, tebu, kopi, pala, mete, dan kemiri, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp9,5 triliun dengan target pengembangan 870 ribu hektare kebun rakyat pada periode 2025–2027 untuk memperkuat pasokan bahan baku industri dan menciptakan lapangan kerja berkelanjutan.

Imigrasi Bongkar Jaringan Love Scamming Internasional, Empat WNA Tiongkok Diamankan

Imigrasi Bongkar Jaringan Love Scamming Internasional. (Foto : Dok.Ditjenim).

Semarang (The Indonesian News) – Kantor Imigrasi Semarang bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Jawa Tengah berhasil mengungkap dugaan aktivitas penipuan daring (love scamming) yang dilakukan oleh warga negara asing di wilayah Kota Semarang. Dalam operasi pengawasan keimigrasian yang dilaksanakan pada Kamis, 04 Juni 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di Kawasan Puri Anjasmoro, Semarang Barat. Petugas berhasil mengamankan empat warga negara Tiongkok yang diduga menyalahgunakan izin tinggal di Indonesia.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan implementasi nyata kebijakan selektif (selective policy) yang menjadi dasar pengawasan keimigrasian di Indonesia.

“Imigrasi tidak akan memberikan ruang bagi warga negara asing yang menyalahgunakan izin tinggal maupun memanfaatkan wilayah Indonesia sebagai basis kegiatan ilegal. Pengawasan keimigrasian akan terus diperkuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara,” tegas Hendarsam dalam keterangannya, Minggu, 7 Juni 2026.

Pengungkapan kasus ini sekaligus menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara melalui penerapan selective policy serta semangat “Imigrasi untuk Rakyat.

”Kedepan, Imigrasi akan terus meningkatkan kegiatan pengawasan, memperkuat fungsi intelijen keimigrasian, dan memperluas sinergi dengan aparat penegak hukum maupun masyarakat guna memastikan Indonesia tidak dimanfaatkan sebagai tempat beroperasinya jaringan kejahatan transnasional” kata Hendarsam.

Terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Ari Widodo, menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk nyata komitmen Imigrasi dalam menjaga keamanan wilayah dan mencegah penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja intelijen keimigrasian yang dilakukan secara berkelanjutan serta sinergi yang kuat antara Kantor Imigrasi Semarang dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah. Kami akan memastikan setiap dugaan pelanggaran keimigrasian diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ari Widodo.

Berdasarkan hasil observasi dan pendalaman lapangan, petugas menemukan indikasi adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan sejumlah warga negara asing di sebuah rumah yang berlokasi di kawasan Perumahan Puri Eksekutif, Semarang Barat.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim Inteldakim Kantor Imigrasi Semarang bersama Tim Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Wilayah Ditjenim Jawa Tengah melaksanakan operasi pengawasan terpadu. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan empat warga negara Tiongkok berinisial HJ (40), HK (44), HY (44), dan TW (37). Selain itu, dua warga negara Indonesia berinisial DS (26) dan E (26) turut diamankan untuk dimintai keterangan guna mendalami peran dan keterlibatan mereka dalam aktivitas yang ditemukan di lokasi.Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah barang bukti elektronik dalam jumlah besar yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas penipuan daring. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 604 unit telepon genggam berbagai merek, 11 unit laptop, 10 unit komputer all-in-one (AIO), 1 unit printer, 1 unit hard disk, 1 unit proyektor, 1 perangkat wireless portable, ratusan kartu SIM, tiga paspor Republik Rakyat Tiongkok, serta sejumlah dokumen lainnya yang saat ini sedang dianalisis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para warga negara asing tersebut diduga menjalankan aktivitas love scamming dengan memanfaatkan berbagai platform komunikasi digital, termasuk aplikasi DingTalk dan DingDing. Modus yang digunakan yakni membangun hubungan emosional dengan calon korban melalui identitas dan profil palsu, kemudian memanfaatkan kepercayaan yang telah terbangun untuk memperoleh keuntungan finansial. Dari hasil pendalaman awal, diketahui bahwa korban maupun target yang disasar berada di luar wilayah Indonesia.

Saat ini seluruh warga negara asing yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para WNA tersebut diduga melanggar ketentuan Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian terkait penyalahgunaan izin tinggal. Selain itu, terhadap salah satu WNA yang tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku, petugas juga mendalami kemungkinan penerapan ketentuan Pasal 119 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Menhaj Apresiasi Stakeholder Penyelenggaraan Haji dan Dorong Peningkatan Layanan Tahun Depan

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf. (Foto : Dok. Kemenhaj)

Jeddah (The Indonesian News) – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menghadiri agenda Exit Meeting Amirul Hajj 2026 yang digelar di Kantor Urusan Haji Jeddah, Pada Sabtu (06/06/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sekaligus penyampaian sejumlah rekomendasi perbaikan layanan untuk tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, Menhaj menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan haji tahun ini yang dinilai berjalan baik dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama banyak pihak, mengingat jemaah haji Indonesia datang dari berbagai daerah dengan latar belakang, karakter, dan kebutuhan yang beragam.

“Penyelenggaraan haji tahun ini tidak mudah. Jemaah kita datang dari seluruh Indonesia dengan berbagai macam latar belakang dan keberagaman. Alhamdulillah, dengan kerja sama semua pihak, prosesnya dapat terlaksana dengan baik,” ujar Menhaj.

Menhaj menegaskan, Kementerian Haji dan Umrah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelenggarakan layanan haji. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras sejak fase persiapan, operasional, puncak haji, hingga pemulangan jemaah.

“Kemenhaj tidak berdiri sendiri. Kami membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Saya mengapresiasi seluruh stakeholder yang sudah bekerja keras dalam menyelenggarakan haji tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPIH Arab Saudi, Ian Heriyawan, menyampaikan sejumlah capaian dan catatan operasional haji 2026. Ia menyebut penyerapan kuota haji Indonesia tahun ini mencapai 99,6 persen, dengan sekitar 600 kuota yang tidak terserap. Dari sisi pemulangan, sebanyak 78 kloter atau sekitar 30.500 jemaah telah kembali ke Tanah Air.

“Penyerapan kuota kita mencapai 99,6 persen. Ada sekitar 600 kuota yang tidak terserap. Untuk pemulangan, sampai saat ini sudah 78 kloter atau sekitar 30.500 jemaah yang kembali ke Tanah Air,” jelas Ian.

Terkait layanan tahun depan, Ian menekankan pentingnya penguatan kerja sama antara petugas haji Indonesia dan syarikah. Menurutnya, pemerintah juga perlu menyiapkan mitigasi terhadap kebijakan Arab Saudi, terutama terkait penunjukan syarikah sebagai mitra layanan jemaah.

“Kita harus fokus pada bagaimana kerja sama antara petugas haji dan syarikah nanti. Termasuk juga mitigasi terhadap kebijakan Saudi tentang penunjukan syarikah,” kata Ian.

Dalam forum yang sama, Sekretaris Amirul Hajj, Ilfi Nurdiana, menyampaikan 10 poin rekomendasi untuk peningkatan layanan haji ke depan.

Pertama, peningkatan layanan di Mina, khususnya terkait kapasitas tenda dan penyediaan ruang privasi bagi jemaah perempuan agar tetap dapat menjaga aurat dengan nyaman.

“Kedua, peningkatan ketepatan waktu layanan transportasi pra dan pasca-Armuzna. Perlu ada penegasan kepada syarikah penyedia transportasi agar bus datang lebih awal. Syarikah yang terlambat juga perlu dievaluasi untuk penyelenggaraan tahun berikutnya,” tandasnya.

Ketiga, percepatan operasional bus shalawat pasca-Armuzna dengan dasar persetujuan dari Kerajaan Arab Saudi agar jemaah dapat melaksanakan tawaf ifadah dan tawaf wada dengan lebih lancar.

“Keempat, efisiensi layanan berbasis kedekatan hotel dengan Masjidil Haram. Kami menilai, meskipun biaya hotel lebih tinggi, penempatan hotel yang dekat dengan Haram dapat mengurangi kebutuhan transportasi dan meningkatkan kenyamanan jemaah,” kata Ilfi.

Kelima, peningkatan pemanfaatan produk dalam negeri dalam layanan katering jemaah, baik melalui dapur milik Indonesia maupun bahan makanan yang diimpor dari Indonesia.

“Keenam, peningkatan pelatihan bagi petugas kloter dan petugas daerah agar kualitas layanan di lapangan semakin seragam dan sesuai standar,” ujarnya.

Ketujuh, penguatan standar layanan petugas sesuai tugas dan fungsi masing-masing, termasuk penambahan jumlah pembimbing ibadah laki-laki agar layanan tetap berjalan ketika petugas perempuan berhalangan.

“Poin delapan, penguatan diplomasi layanan kesehatan dan akomodasi Armuzna, terutama peningkatan fasilitas tenda, penambahan jumlah toilet bagi perempuan dan lansia, serta izin safari wukuf bagi jemaah yang sakit parah,” tambahnya.

Kesembilan, penguatan layanan haji ramah lingkungan, khususnya di kawasan Armuzna, dengan mengurangi sampah plastik melalui penyediaan tumbler dan dispenser air minum.

“Terakhir, Perlu layanan jasa dorong yang terintegrasi, nyaman, dan aman bagi lansia dan jemaah risiko tinggi, sehingga tidak terjadi fluktuasi harga. Selain itu, perlu dikaji kemungkinan dibukanya Bandara Taif. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, perlu melakukan feasibility study atau kajian kelayakan,” pungkasnya.

Sebagai penutup, forum Exit Meeting Amirul Hajj 2026 mencatat adanya apresiasi dari berbagai pihak terhadap standar layanan haji tahun ini yang dinilai semakin baik. Tingginya tingkat kepuasan jemaah menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan haji, yang terlihat dari menurunnya jumlah keluhan jemaah secara signifikan.

Selain itu, temuan audit internal maupun eksternal juga menurun, menunjukkan tata kelola penyelenggaraan haji yang semakin transparan dan akuntabel. Standar layanan atau Service Level Agreement (SLA) yang semakin jelas dan terukur, serta indikator kesehatan jemaah yang membaik, menjadi catatan positif untuk memperkuat kualitas pelayanan haji pada tahun berikutnya.

Siaga Darurat Karhutla Jambi, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan BNPB di atas wilayah Jambi pada Sabtu (6/6/2026). Operasi ini bertujuan untuk menghadapi ancaman bencana asap akibat karhutla.(Foto : Dok.BNPB).

Jakarta (The Indonesian News) – Pantauan cuaca di sebagian besar wilayah Jambi mulai dasaian I akan mengalami penurunan curah hujan. Hal tersebut terjadi seiring masuknya musim kemarau. Kondisi ini mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyatakan pihaknya memberikan dukungan operasi udara, termasuk OMC, di enam provinsi prioritas. Ini akan dilakukan apabila ada permohonan dari gubernur, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat.

“Langkah-langkah yang dilakukan untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan kombinasi dari pencegahan dan pemadaman. Untuk operasi pemadamannya dititikberatkan kepada satgas darat ketika api sudah ada. Sebelum api banyak, perlu dilaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca untuk membasahi gambut sehingga sulit terbakar dan apabila sudah terjadi kebakaran lebih mudah untuk dipadamkan,” ujar Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam siaran pers, minggu (7/6/2026).

Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan BNPB di atas wilayah Jambi pada Sabtu (6/6/2026). Operasi ini bertujuan untuk menghadapi ancaman bencana asap akibat karhutla.(Foto : Dok.BNPB).

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jambi telah menetapkan status siaga darurat karhutla yang berlaku sejak 27 April 2026 hingga 31 November 2026. Dengan adanya potensi karhutla dan penetapan status tersebut, Gubernur Jambi meminta dukungan BNPB untuk OMC di wilayahnya. OMC mulai dilakukan pada 5 Juni 2026 sampai dengan 12 Juni 2026 nanti. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan pencegahan maupun meminimalkan terjadinya karhutla.

Operasi BNPB di wilayah Jambi yang melibatkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dan TNI AU dipusatkan di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Sementara itu, pesawat dan bahan baku OMC telah tiba di Jambi pada Jumat lalu (5/6). Pada hari itu juga satu sorti penerbangan OMC menyemai garam sebanyak satu ton pada awan yang berpotensi tumbuh menjadi awan hujan.

OMC berlangsung di sekitar wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi. Pascaoperasi, hujan terjadi di wilayah Tanjung Jabung Barat dan Muaro Jambi.

Selanjutnya pada Sabtu (6/6), OMC kembali dilakukan dengan jumlah satu sorti. Operasi penyemaian berlangsung di atas wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan terpantau adanya hujan di daerah itu.

Dukungan OMC merupakan komitmen BNPB dalan penanganan kahutla di enam wilayah prioritas, di antaranya Jambi. Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat apel kesiapsiagaan karhutla tahun 2026 di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, pada 6 Mei 2026 silam.

“Menyikapi musim kemarau yang berpotensi dapat memperburuk bencana asap akibat karhutla, BNPB menekankan kembali kepada semua pihak instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla. BNPB mengimbau, di antaranya pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha kehutanan dan pertanian, dapat bekerja sama dalam pencegahan dini,” Tutup Letjen TNI Dr. Suharyanto

Hari Susu Nusantara 2026, Wamentan Sudaryono Gaungkan Revolusi Susu untuk Anak Indonesia

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. (Foto : Dok. Kementan).

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor persusuan nasional melalui peningkatan populasi sapi perah, produksi susu dalam negeri, serta konsumsi susu masyarakat. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat menghadiri peringatan Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (6/6/2026).

Menurut Wamentan Sudaryono, susu merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak-anak Indonesia.

“Semua hadir untuk kita selenggarakan peringatan Hari Susu Nusantara. Intinya apalagi, susu ini kandungan proteinnya tinggi, diserap tubuh dengan baik dan salah satu sumber protein yang bagus untuk tumbuh kembang baik fisik maupun kecerdasan otak bagi generasi kita,” kata Sudaryono.

Wamentan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar ini menegaskan bahwa pembangunan sektor persusuan bukan hanya berbicara soal produksi dan ekonomi, tetapi juga investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, menjadi prioritas strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Hal tersebut juga menjadi momentum penting untuk membangkitkan sektor persusuan nasional seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” Imbuhnya.

Mas Dar mengatakan, saat ini pemerintah fokus pada dua agenda utama, yakni meningkatkan produksi susu nasional dan meningkatkan konsumsi susu masyarakat, terutama anak-anak.

“Tentu saja sekarang ada MBG. Produksi susu kita memang masih ada sebagian yang impor. Nah kita ingin tingkatkan dua hal. Yang pertama adalah bagaimana meningkatkan produksi susu dengan lebih banyak sapi perahnya, lebih banyak kita datangkan. Yang kedua adalah meningkatkan konsumsi susu per kapita untuk anak-anak kita khususnya,” ujarnya.

Sebagai anak petani asal Grobogan, Jawa Tengah, Sudaryono mengaku merasakan langsung manfaat konsumsi susu sejak usia muda. Pengalaman pribadinya itu membuatnya yakin bahwa gerakan minum susu harus terus diperkuat.

“Kalau saya ini orang produk susu, sampai sekarang saya minum susu. Dari kecil saya nggak pernah nggak minum susu. Mulai SMA saya minum susu sampai sekarang. Saya bahkan dalam tiga tahun naik 14 sentimeter karena minum susu dan makan bergizi,” Terangnya

“Jadi kalau orang ngomong apapun negatif tentang MBG, tentang susu, saya adalah orang produk dari makan bergizi dan produk dari minum susu. Jadi pasti saya bela itu MBG dan gerakan minum susu,” lanjut Wamentan Sudaryono yang juga merupakan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu.

Wamentan Sudaryono menekankan bahwa manfaat susu memang tidak bisa dirasakan secara instan, tetapi memberikan dampak besar dalam jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

“Minum susu hari ini pinternya nggak langsung besok. Tapi pinternya itu nanti bertahap, lama-lama jadi tambah pintar, orangnya tambah kuat dan seterusnya. Jadi memang protein, protein, protein,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa gagasan memperkuat konsumsi susu sebenarnya telah lama menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Jauh sebelum menjabat Presiden maupun Menteri Pertahanan, Prabowo telah menggagas Gerakan Revolusi Putih yang mendorong pemenuhan gizi masyarakat melalui konsumsi susu.

“Bahkan dulu Pak Presiden kita Pak Prabowo sebelum menjadi Presiden, waktu masih mengelola Gerindra, kita bikin Gerakan Revolusi Putih. Jadi memang sudah lama perhatian terhadap susu dan gizi masyarakat ini,” ujarnya.

Di sisi produksi, Wamentan Sudaryono mengakui bahwa tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah masih terbatasnya jumlah sapi indukan, khususnya sapi perah. Menurutnya, teknologi reproduksi dan ketersediaan bibit sudah cukup memadai, namun jumlah ternak hidup masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

“Kita ini kurang sapi induknya. Kalau sperma kemudian bank spermanya kita sudah punya banyak. Baik daging maupun susu, yang kurang itu adalah sapi hidupnya. Memang mesti kita datangkan,” jelasnya.

Karena itu pemerintah terus mendorong investasi swasta dan BUMN untuk mendatangkan sapi perah dari berbagai negara. Sejumlah komitmen investasi bahkan sudah mulai berjalan dengan skala ribuan hingga puluhan ribu ekor.

“Sudah beberapa ada komitmen, ada yang 10 ribu ekor, ada yang 5 ribu ekor. Dan saya sebagai Wakil Menteri dan Ketua Umum HKTI ingin HKTI itu nggak cuma omong-omong, tapi ingin kasih contoh. Mungkin 100, 200 atau 150 ekor, kita mulai dari diri kita sendiri,” katanya.

Wamentan Sudaryono menjelaskan bahwa pengembangan sapi perah harus dilakukan di wilayah yang memiliki iklim sesuai, terutama daerah dataran tinggi dengan suhu yang relatif sejuk seperti Lembang, Boyolali, Baturaden, Pasuruan, dan Blitar. Selain itu, pemerintah juga tengah menjajaki pengembangan sapi perah tropis dari Brasil yang dinilai lebih adaptif terhadap iklim Indonesia.

“Kita lagi uji coba juga, katanya ada sapi perah tropis dari Brasil. Kita juga lagi jajaki itu semua. Intinya adalah bagaimana sapinya tambah banyak, susunya diproduksi tambah banyak, dan diminum lebih banyak. Itu saja,” ujarnya.

Untuk mempercepat peningkatan produksi susu nasional, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi investor dalam dan luar negeri untuk mengembangkan usaha persusuan di Indonesia. Berbagai kemudahan perizinan dan insentif terus diberikan guna menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem persusuan nasional yang tangguh, modern, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.

“Indonesia sudah bekerja sama dengan banyak negara, dari Australia, Brasil, New Zealand, Denmark dan negara-negara Eropa lainnya. Bentuknya investasi. Jadi negara tidak mengeluarkan APBN untuk beli sapi. Yang kita lakukan adalah memberikan kemudahan berusaha, perizinan, dan berbagai insentif supaya orang mau berinvestasi menempatkan sapi perah maupun sapi pedaging di Indonesia,” kata Wamentan Sudaryono.

Menurutnya, Indonesia memiliki daya tarik investasi yang sangat kuat karena memiliki pasar yang besar dan kebutuhan susu yang terus meningkat, terutama untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

“Ingat, ada satu kelebihan yaitu ada captive market namanya MBG. Karena itu saya optimistis sektor persusuan Indonesia akan berkembang jauh lebih cepat ke depan,” pungkasnya.

Prabowo Personally Checks Progress of ‘People’s School’ in Bali

President Prabowo Subianto

Bali (The Indonesian News) – President Prabowo Subianto personally inspected the progress of one of the People’s Schools (Sekolah Rakyat) outside Java, located in Tabanan, Bali. The People’s School program is one of the president’s priority initiatives.

Prabowo arrived at the 17 Tabanan People’s Junior High School (SRMP) in Bali at 11:42 a.m. Central Indonesia Time (WITA), or 10:42 a.m. Western Indonesia Time (WIB), on Sunday (June 7, 2026 ). His arrival in Bali was warmly and vibrantly welcomed by students and local residents who had been waiting in the school area.

As soon as the car carrying Prabowo the Maung RI 1, Indonesia’s proud presidential vehicle entered the school grounds, the students immediately shouted in unison, singing cohesively to greet his arrival.

“Welcome, President Prabowo!” the students of SRMP 17 Tabanan called out.

Not only that, the welcoming atmosphere grew even livelier with a performance of the Kecak dance, a traditional Balinese dance, presented by students of SRMP 17 Tabanan.

The distinctive rhythm of “cak… cak… cak…” accompanied the coordinated movements of the young students as they performed energetically before Prabowo.

After the brief performance, Prabowo also took time to shake hands and greet the students who had performed the Kecak dance.

Prabowo also paused for brief conversations with several students. The President appeared to interact warmly and harmoniously with them. Prabowo’s activities continued with an inspection of the facilities and learning processes at SRMP 17 Tabanan.

Social Minister Saifullah Yusuf emphasized that the People’s School program is part of Prabowo’s directive to ensure educational access for children who are not yet enrolled in school or are at risk of dropping out.

“This People’s School is a direct directive from the President. There is no paid registration; there can be no placements based on connections. We are reaching children who have so far been untouched by educational services,” Saifullah said.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Program MBG Tidak Boleh Jadi Sarana Perkaya Oknum

Presiden Prabowo Subianto. (Foto : Ist).

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto tak akan mentolerir oknum-oknum yang menjadikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai sarana untuk memperkaya diri. Presiden meminta para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program yang menjadi andalannya dengan baik dan benar.

Presiden pun menegaskan kepada seluruh mitra SPPG yang nakal kembali ke jalan yang benar dan mengakui jika memang melakukan kesalahan dalam pelaksanaan MBG.

“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,” katanya saat Konsolidasi Nasional Program MBG yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).

Program MBG memiliki peran penting dalam memastikan asupan gizi anak-anak Indonesia serta mencegah kekurangan gizi yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting.

Adapun pelaksanaan program tersebut dilakukan mengingat masih terdapat daerah dengan angka kekurangan gizi yang cukup tinggi.

Presiden menyoroti masih ada daerah dengan lebih dari 20 persen, bahkan mendekati 30 persen, anak-anak mengalami kekurangan gizi. Untuk itu, pengawasan terhadap pelaksanaan MBG terus dilakukan pemerintah.

Bahkan, personel Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Agung (Kejagung) dapat ditambah demi memastikan implementasi program prioritas tersebut berjalan dengan baik.

“Penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian,” kata Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan, bahwa MBG yang dijalankan BGN merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta memastikan manfaatnya diterima masyarakat.

“(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” kata Prabowo.

keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga dedikasi dan integritas para pelaksana di lapangan.

Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh jajaran untuk terus bekerja dengan semangat pengabdian, menjaga kualitas pelayanan, serta menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts