Beranda blog Halaman 109

Presiden Prabowo: Hukum adalah Instrumen Negara untuk Menjaga Kekayaan Bangsa dan Negara

Presiden Prabowo Subainto menyampaikan sambutan pada acara penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta pada Jumat, (10/4/2026). ( Foto: The Indonesian News/HO- BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News)  – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan instrumen utama dalam menjaga kekayaan bangsa dan negara, sekaligus menjadi fondasi bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat. Presiden menekankan bahwa tanpa pengelolaan dan perlindungan kekayaan negara yang baik, mustahil kesejahteraan rakyat dapat dicapai.

“Hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara. Tanpa kekayaan bangsa dan negara, tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera,” tegas Presiden dalam sambutannya pada acara penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta pada Jumat, 10 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan bahwa praktik-praktik pelanggaran seperti korupsi, penyelundupan, tambang ilegal, dan penyalahgunaan kewenangan masih menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu menggunakan seluruh kewenangan konstitusional untuk menegakkan hukum secara tegas dan tanpa pandang bulu.

“Saya akan menggunakan semua wewenang dan kekuasaan yang diberikan oleh Undang-Undang Dasar 1945 kepada Presiden Republik Indonesia. Saya akan menggunakan itu untuk menegakkan hukum, saudara-saudara sekalian, tanpa pandang bulu, tanpa melihat siapa,” ujarnya.

Presiden juga memberikan instruksi langsung kepada jajaran terkait, termasuk aparat penegak hukum dan kementerian/lembaga, untuk memperkuat koordinasi dalam memberantas berbagai bentuk pelanggaran yang merugikan negara. Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa upaya menjaga kekayaan negara bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan bentuk pengabdian seluruh aparatur negara kepada rakyat.

“Berapa ribu kali saya harus tekankan, bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian. Sudah terlalu lama, kekayaan bangsa dan rakyat dirampok, terlalu lama,” ungkap Presiden.

Di tengah berbagai tantangan, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap teguh pada nilai kejujuran, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat. “Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan, semakin kita akan diserang,” tegasnya.

Kepala Negara pun menutup arahannya dengan menekankan pentingnya semangat nasionalisme sebagai pendorong utama pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui penegakan hukum yang kuat dan konsisten, pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa kekayaan negara dapat dikelola secara optimal dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat semangat nasionalisme, menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan, serta berdiri tegak dalam membela kepentingan rakyat. Pemerintah berkomitmen memastikan bahwa setiap jengkal kekayaan negara dikelola secara optimal dan dikembalikan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Presiden Tegaskan Penertiban Izin Tambang di Hutan Lindung Demi Kepentingan Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, (9/4/2026). (Foto : The Indonesian News/HO- BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News)  – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan seluruh Izin Usaha Pertambangan yang tidak jelas statusnya di kawasan hutan lindung sebagai wujud nyata penguatan tata kelola sumber daya alam dan kedaulatan negara.

Instruksi tegas, khususnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai kebijakan tegas pemerintah dalam menegakkan tata kelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, transparan, dan berpihak pada kepentingan nasional.

“Ada sekian ratus, Menteri ESDM segera evaluasi ya. Kalau tidak jelas, cabut semua itu IUP-IUP, cabut semua itu,” tekan Presiden Prabowo dalam Taklimat Presiden RI bersama para menteri dan kepala lembaga terkait, pada Rabu (8/4/2026).

“Negara tidak akan membiarkan aset strategis dikelola secara sembarangan. Kawasan hutan lindung adalah benteng terakhir kita dan pemerintah akan menjaganya.”

Presiden juga menginstruksikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memeriksa ratusan IUP bermasalah, sekaligus mengapresiasi sikap tegas sang menteri yang menahan izin penebangan bagi perusahaan-perusahaan tersebut.

Pemerintah tidak akan menoleransi praktik semacam itu dalam kepemimpinannya. Kebijakan ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mengendalikan sepenuhnya aset sumber daya alam strategis yang selama ini rawan disalahgunakan.

“Pemerintah saat ini hanya akan membela kepentingan nasional dan rakyat, bukan kelompok tertentu. Karena itu, evaluasi dan pencabutan IUP di hutan lindung ini dibereskan secepatnya,” katanya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kontrol negara yang kuat atas sumber daya alam bukan pilihan, melainkan keharusan demi mewujudkan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Evaluasi segera, berapa hari laporan kembali ke saya? Dua minggu? Enak saja dua minggu, enggak. Satu minggu kita cabut semua IUP, izin-izin yang tidak beres,” tegas Presiden.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ditugaskan untuk segera melakukan inventarisasi menyeluruh, verifikasi lapangan, dan proses pencabutan IUP yang dimaksud sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Seluruh proses dilaksanakan secara terkoordinasi dengan memperhatikan kepastian hukum dan perlindungan kepentingan masyarakat di sekitar kawasan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts