Beranda blog Halaman 115

KRI Canopus-936 Laksanakan Diplomasi Maritim di Afrika Selatan

KRI Canopus-936 Laksanakan Diplomasi Maritim di Afrika Selatan, Senin (13/4/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Cape Town – Usai berhasil menyelesaikan pelayaran etape ketiganya, Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) ini secara resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04) guna rangkaian misi diplomasi maritim, Senin (13/4/2026).

Dalam ketetangan Pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Pelayaran etape ini menjadi pembuktian ketangguhan unsur TNI AL dalam menaklukkan medan sulit. Bertolak dari Lagos, Nigeria pada Sabtu (04/04) lalu, KRI CNP-936 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W berhasil melintasi Samudra Atlantik Selatan sepanjang 2.600 NM dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.

Komandan KRI Canopus-936 menegaskan bahwa persinggahan selama tiga hari di Cape Town selain untuk melaksanakan bekal ulang bahan bakar dan logistik juga akan dioptimalkan untuk menjalankan peran diplomasi maritim. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI AL untuk terus meningkatkan kehadiran dan pengaruhnya di kancah global.

​”Kehadiran kami di sini adalah bagian dari misi besar untuk mempererat kerja sama maritim dan menunjukkan peran aktif diplomasi TNI AL dikancah internasional,” tegas Kolonel Laut (P) Indragiri dalam keterangan, Selasa, 14 April 2026.

Hal tersebut merupakan implementasi nyata kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kehadiran unsur TNI AL di kancah internasional bertujuan untuk dalam memperkuat Naval Diplomacy dan membangun kepercayaan antarnegara (confidence building measures)

“Kedatangan kapal kebanggaan TNI AL tersebut disambut hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Cape Town, Bapak Tudiono didampingi Atase Pertahanan (Athan) RI di Pretoria beserta staf. Kehadiran unsur TNI AL di wilayah ini menjadi simbol penting penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan,” Demikian Dispenal.

Satgas Swasembada Amankan Puluhan Tanaman Ganja di Pegunungan Bintang

Satgas Swasembada Amankan Puluhan Tanaman Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang, Sabtu (11/4/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Puspen TNI/Pen Koops TNI Habema).

Papua Pegunungan – Satgas Swasembada melalui Yonif 751/VJS bersama gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap ladang ganja di wilayah pedalaman Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (11/4/2026). Operasi dilakukan di kawasan hutan Kampung Ngutok, Distrik Oksibil, serta Kampung Esipding, Distrik Serambakon.

Dalam siaran Pers Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyatakan bahwa seluruh barang bukti dan terduga pelaku telah diserahkan kepada Polres Pegunungan Bintang untuk proses hukum lebih lanjut dan mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penanaman maupun peredaran narkotika.

“Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di area kebun yang diduga ditanami tanaman ganja. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satgas Swasembada segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran,” Kata Letkol Inf Wirya Arthadiguna, Selasa, 14 April 2026.

Selanjutnya, Dari operasi di dua lokasi, personel satgas menemukan 55 batang ganja setinggi sekitar 1,5 meter di lokasi pertama dan 80 batang ganja setinggi hingga 2 meter di lokasi kedua yang diduga siap panen. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang warga sipil yang diduga sebagai pemilik ladang.

“TNI akan terus meningkatkan operasi terpadu, dan langkah preventif guna memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Papua, masyarakat diimbau tidak terlibat dalam aktivitas tersebut karena berdampak buruk bagi kesehatan, keamanan, dan masa depan generasi bangsa,” Demikian Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna.

Jaksa Agung Mutasi 14 Kajati

Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto : Ist)

Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan perombakan besar di tubuh Kejaksaan Agung RI dengan memutasi sejumlah pejabat struktural, termasuk 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati). Mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026.

Berikut daftar pejabat yang dimutasi:

1. Dr. Abd Qohar AF diangkat menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

2. Dr. Sugeng Riyanta menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

3. Dr. Sila Haholongan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

4. Riono Budisantoso menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.

5. Dr. Sutikno menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

6. I Dewa Gede Wirajana menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Riau.

7. Muhibuddin menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

8. Dedie Tri Hariyadi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

9. Zullikar Tanjung menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.

10. Teguh Subroto menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

11. Budi Hartawan Panjaitan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

12. Dr. Sumurung Pandapotan Simaremare menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

13. Setiawan Budi Cahyono menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.

14. Saiful Bahri Siregar menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Pelaku Usaha di Provinsi Aceh Andalkan Market Lokal Akibat Eskpor Tuna Terhenti

Nelayan melelang ikan tuna sirip kuning di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (13/4/2026). (Foto : The Indonesian News Foto/Ampelsa).

Banda Aceh – Pelaku usaha perikanan di provinsi Aceh menyatakan pemasaran komoditas sektor perikanan daerah itu, terutama  untuk ikan tuna sirip kuning hingga saat ini masih mengandalkan pasar domestik, karena peluang ekpor ikan tuna mengalami hambatan dampak dari isu konflik geopolitik

“Peluang ekspor tuna sirip kuning masih sulit dan untuk sementara terhenti, isu  konflik geopolitik, menjadi salah satu penyebabnya,” kata pelaku usaha Suplier Ikan dan Seafood, Sy Hermawan di Banda Aceh, Senin (13/4/2026).

Sejak pasar ekspor tuna terganggu, pelaku pasar di daerah itu mengandalkan pasar lokal dan pasar dalam negeri. Pasokan ikan tuna olahan selain untuk kebutuhan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh juga untuk konsumen domestik.

Terkait ekspor pasar perikanan Aceh, pelaku usaha itu menyatakan selama ini peluang pasarnya ke Bahrain, Qatar dan beberapa negara di  Asia, sedangkan untuk pasar  Amerika Serikat dan Eropa sulit masuk terkait regulasi perdagangan yang ketat.

Untuk market lokal, terutama kebutuhan MBG peluangnya bagus ditandai dengan daya belinya tinggi. Selain daging olahan tuna segar, termasuk juga ikan cakalang. Namun dalam kondisi seperti itu perlu dukungan dari indutri corporate perikanan.

“Market ikan tinggi, tapi industri corporate perikanan di Aceh masih minim. Persoalan ini salah satu tantangan untuk peningkatkan perekonomiam sektor perikanan. Selain itu fasilitas ekspor komoditas perikanan Aceh belum tersedia, ekspor melalui Pelabuhan Belawan, Medan,” ujarnya.

Di sisi lain, produksi ikan tuna hasil tangkapan nelayan di Aceh tergantung musim. Migrasi ikan menentukan hasil tangkapan nelayan. “Beberapa bulan terakhir hasil tangkapan ikan tuna melimpah dan dalam sehari mencapai 200 ekor hasil pembelian,” katanya.

Untuk saat ini , terutama wilayah Banda Aceh dan wilayah Timur, hasil tangkapan ikan tuna menurun, karena terjadi migrasi ikan ke wilayah Barat dan Selatan Aceh. Dipredikisi  pada Mei atau Juni 2026 sudah mulai banyak .

“Hari ini hanya terkumpul 20 ekor tuna dari hasil pembelian nelayan akibat perubahan musim migrasi,” katanya.

Sementara, para toke bangku atau nelayan di Pelabuhan Perikanan Lampulo, mengakui tangkapan ikan tuna lagi sepi. Sementara harga ikan tuna berkisar Rp40.000 hingga Rp43.000 per kilogram tergantung kualitasnya.

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 13 April 2026

Kondisi banjir yang menggenangi jalan dan rumah warga di wilayah Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (12/42026). (Foto : The Indonesian News/HO-BNPB/ BPBD Provinsi Sulawesi Tengah).

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana dengan dampak signifikan di berbagai wilayah Indonesia hingga Senin (13/4) 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi, bencana hidrometeorologi basah, seperti angin kencang akibat cuaca ekstrem, banjir dan tanah longsor masih mendominasi kejadian di sejumlah daerah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran Persnya mengatakan, Peristiwa cuaca ekstrem tercatat terjadi di sedikitnya empat wilayah. Di Kabupaten Semarang, angin kencang melanda Desa Banaran, Kecamatan Gemawang, pada Sabtu (11/4) pukul 14.00 WIB. Kejadian ini berdampak pada 11 KK atau 28 jiwa. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri, serta aparatur desa setempat telah melakukan penanganan dan menyalurkan bantuan logistik hingga Minggu (12/4).

“Pada hari yang sama, angin kencang juga terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang berdampak pada Desa Katong dan Sugihan, Kecamatan Toroh,” Kata Abdul Muhari, Senin, 13 April 2026.

Selanjutnya, Sebanyak 24 KK terdampak, dengan kerusakan ringan pada 24 rumah, satu ruko terdampak, serta satu pohon tumbang. Penanganan dilakukan melalui pembersihan material bangunan bersama warga hingga Minggu (12/4).

“Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Rembang pada Minggu (12/4), dipicu hujan lebat dan angin kencang yang melanda Desa Telgawah dan Desa Sendang Mulyo, Kecamatan Gunem. Sebanyak 14 KK terdampak, dengan kerusakan pada 10 rumah, tiga tempat usaha, dan satu kandang ternak. Pemerintah daerah melalui BPBD setempat telah melakukan pendataan, distribusi bantuan logistik, serta pembersihan material pohon tumbang bersama tim gabungan,” Ujarnya.

Di Kabupaten Malang, Jawa Timur, angin kencang terjadi pada Sabtu (11/4) pukul 16.00 WIB di Desa Tanjungtirto, Kecamatan Singosari. Peristiwa ini berdampak pada sedikitnya 16 KK, dengan kerusakan terdiri dari 10 rumah rusak ringan, lima rusak sedang, dan satu rusak berat. Penanganan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Malang bersama BPBD Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Minggu (12/4) akibat hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tanah yang labil. Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia, satu orang luka ringan, serta 11 jiwa terdampak. Korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pembersihan material longsor masih menunggu kondisi tanah yang stabil serta akses evakuasi yang memadai.

Bencana banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, banjir terjadi pada Minggu (12/4) pukul 16.00 WIB akibat meluapnya aliran sungai yang merendam pemukiman warga. Sebanyak 740 KK terdampak di enam desa dan satu kelurahan, yaitu Desa Pekoren (Kecamatan Rembang), Desa Tambakan, Manuruwi, Masangan, Kelurahan Kalianyar (Kecamatan Bangil), serta Desa Rejosari dan Bendungan (Kecamatan Kraton). Hingga laporan disusun, banjir di beberapa wilayah seperti Kecamatan Kraton dan Rembang mulai surut, namun BPBD setempat tetap bersiaga.

Di luar Pulau Jawa, banjir juga terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (12/4) pukul 00.30 WITA akibat hujan lebat yang mengguyur Desa Saojo, Kecamatan Pamona Utara. Sebanyak 60 KK terdampak dengan 60 unit rumah terendam. Tim reaksi cepat telah diterjunkan untuk melakukan pendataan dan penanganan, termasuk rencana perbaikan drainase sebagai langkah mitigasi jangka pendek.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang terjadi di Desa Sinoa, Kecamatan Bonto Maccini, mengakibatkan dua orang dilaporkan hilang. Hingga saat ini, korban masih dalam proses pencarian oleh BPBD setempat yang telah melakukan asesmen di lokasi kejadian.

Menyikapi meningkatnya kejadian bencana dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim. Perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, serta bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi cuaca terkini sebelum melakukan aktivitas luar ruang, menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air, serta menghindari aktivitas di area rawan bencana saat kondisi cuaca memburuk.

“BNPB mengharapkan pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan melalui pemantauan wilayah rawan, penyediaan sarana dan prasarana untuk upaya darurat, serta penyebarluasan informasi peringatan dini. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko serta dampak bencana akibat cuaca ekstrem,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Amankan 346 WNA

Imigrasi Amankan 346 WNA saat Operasi Wirawaspada 2026, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Ditjenim).

Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi kembali melaksanakan Operasi Wirawaspada secara serentak di seluruh wilayah Indonesia pada 7 s.d. 11 April 2026. Operasi ini merupakan kegiatan rutin pengawasan keimigrasian yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh satuan kerja imigrasi guna memastikan kepatuhan warga negara asing (WNA) terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam siaran Persnya mengatakan, Operasi Wirawaspada dilaksanakan dengan pendekatan yang komprehensif dan berbasis data untuk memastikan pengawasan berjalan efektif dan penguatan pengawasan tetap menjadi prioritas di tengah upaya peningkatan kualitas layanan keimigrasian.

“Kami terus mendorong peningkatan efisiensi dan kemudahan layanan keimigrasian, namun hal tersebut tidak berarti adanya toleransi terhadap pelanggaran. Imigrasi tetap memastikan bahwa pengawasan dilakukan secara proaktif maupun responsif, dengan langkah cepat dan tepat dalam menindak setiap pelanggaran yang ditemukan,” ujarnya, Senin, 13 April 2026.

la menambahkan bahwa keseimbangan antara pelayanan dan pengawasan merupakan kunci dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung iklim investasi dan mobilitas global yang sehat.

“Kami berkomitmen untuk menjaga agar setiap warga negara asing yang berada di wilayah Indonesia mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Pengawasan akan terus kami perkuat sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan, serta mendukung pembangunan nasional,” pungkas Dirjen Imigrasi.

Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman menyebutkan, Berdasarkan hasil pelaksanaan operasi, tercatat sebanyak 2.499 kegiatan pengawasan telah dilakukan oleh petugas intelijen dan penindakan keimigrasian di seluruh wilayah Indonesia. Dari hasil tersebut, sebanyak 346 WNA terciduk, dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagian besar pengawasan, yang berjumlah 2.463 kegiatan, dilakukan melalui metode terbuka. Sedangkan 34 kegiatan lainnya berlangsung dengan metode pengawasan yang bersifat tertutup, dikarenakan tingginya resiko yang dihadapi oleh petugas.

“WNA yang diawasi didominasi oleh pemegang izin tinggal kunjungan sebanyak 222 orang, diikuti izin tinggal terbatas sebanyak 112 orang, serta izin tinggal tetap sebanyak 7 orang. Selain itu, terdapat pula 3 orang pencari suaka dan 2 imigran ilegal yang turut menjadi bagian dari pengawasan,” ungkap Yuldi Yusman.

Selanjutnya, Orang Asing yang terjaring berasal dari berbagai negara, dengan jumlah terbanyak berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (183 orang), diikuti oleh Pakistan (21 orang), Nigeria (20 orang), Jepang (13 orang), serta beberapa negara lainnya seperti Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan India.

“Bentuk pelanggaran yang ditemukan antara lain penggunaan izin tinggal yang tidak sesuai dengan peruntukannya, dugaan tidak melaporkan perubahan data keimigrasian, serta indikasi bekerja tanpa izin yang sah. Tercatat masing-masing 214 kasus penggunaan izin tinggal yang tidak sesuai, 48 kasus tidak melaporkan perubahan alamat dan perubahan data, 31 kasus tidak memiliki dokumen yang sah, 24 kasus overstay, 17 investor fiktif, serta beberapa pelanggaran lainnya seperti mengganggu ketertiban umum,” Kata Yuldi.

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Pemrov Aceh Instruksikan Pemda Aktifkan posko 24 jam

Dampak Bencana Hidrometeorologi. (Foto : Ist).

Banda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh resmi menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah kabupaten/kota mulai hari ini hingga 20 April 2026, menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG terkait potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi atmosfer di wilayah Aceh saat ini dipengaruhi oleh pola siklonik, belokan angin (shearline), serta konvergensi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Dampaknya, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.

Dalam siaran Persnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk segera mengaktifkan posko siaga darurat selama 24 jam penuh, terutama di titik-titik rawan bencana.

“Kami meminta BPBD di kabupaten/kota untuk melakukan aktivasi posko dan memantau perkembangan cuaca secara real-time bersama BMKG dan BPBA. Periode siaga ini sangat krusial guna meminimalisir dampak risiko,” ujar M. Nasir saat memimpin rapat koordinasi via zoom meeting bersama Tim SAR dan BMKG di ruang kerja Setda Aceh, Senin (13/4/2026).

Sekda menegaskan bahwa langkah mitigasi tidak boleh ditunda. Pemerintah daerah diminta segera melakukan normalisasi infrastruktur air melalui pembersihan drainase, sungai, serta pengerukan sedimentasi guna mencegah luapan air.

Selain itu, upaya pencegahan juga mencakup pemangkasan pohon rawan tumbang serta pengamanan baliho dan utilitas berisiko tinggi. Petugas lapangan diminta meningkatkan patroli rutin di kawasan rawan banjir, tanah longsor, serta daerah aliran sungai (DAS) yang kritis.

“Dalam aspek kesiapsiagaan darurat, Pemerintah Aceh menginstruksikan mobilisasi Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta penempatan alat berat di titik-titik siaga. Sarana pendukung seperti perahu motor, kendaraan evakuasi, logistik darurat, hingga tenda pengungsian harus dalam kondisi siap pakai. Jalur evakuasi dan lokasi pengungsian juga diminta untuk diverifikasi ulang guna memastikan keamanannya,” Katanya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. Koordinasi intensif harus dilakukan antara pemerintah daerah dengan TNI/Polri serta instansi vertikal seperti BPJN, BWSS, SAR, PLN, dan Telkom guna memastikan kelancaran komunikasi dan respons cepat saat kondisi darurat.

Optimalisasi sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) juga menjadi perhatian utama. Para camat, keuchik, dan perangkat desa diminta aktif menyebarkan informasi cuaca dan peringatan dini kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk grup WhatsApp, sirine desa, dan media lokal.

M. Nasir meminta seluruh bupati dan wali kota untuk melaporkan perkembangan situasi dan kesiapsiagaan wilayahnya secara rutin kepada Pemerintah Aceh.

“Jangan ada informasi yang terputus. Serangkaian langkah preventif ini diharapkan mampu meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem selama periode siaga yang berlangsung hingga 20 April 2026,” tutupnya.

Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

Presiden Prabowo (Pertama Kiri) Tiba di Moskow, Senin (13/4/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Tim Media Presiden).

Moskow – di Tengah Dinamika Global Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, Senin (13/04/2026) pukul 07.45 waktu setempat guna melakukan kunjungan kerja.

Selama berada di Moskow, Kepala Negara diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara, utamanya di bidang energi dan sektor-sektor prioritas lainnya. Pemerintah Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja kali ini yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Bertolak ke Rusia, Presiden Prabowo akan Bertemu Presiden Vladimir Putin

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jakarta, Halim Perdanakusuma Minggu (12/04/2026) malam. (Foto : The Indonesian News/HO-BPMI-Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Federasi Rusia, pada Minggu (12/04/2026) malam. Kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bertolak menuju Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Perjalanan menuju Moskow ditempuh selama kurang lebih 12 jam penerbangan nonstop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia, dengan perkiraan tiba pada Senin pagi waktu setempat.

“Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya,” jelas Seskab.

Pertemuan antara kedua pemimpin memiliki arti penting di tengah perubahan lanskap global yang dinamis.

“Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial,” ungkapnya.

Dalam agenda pertemuan tersebut, Seskab menyampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan ketahanan energi nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia.

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Seskab.Selain itu, kedua kepala negara juga akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik dunia.

“Menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” pungkas Seskab.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.10 WIB. Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ini antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Koops TNI Habema Tingkatkan Keamanan Pasca Rumah warga Dibakar Pimpinan Lekagak Talenggen

Tim Patroli Koops TNI Habema Amankan Lokasi rumah warga yang Dibakar Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Senin (13/4/26). (Foto : The Indonesian News/HO-Puspen TNI/Pen Koops TNI Habema).

Papua Tengah – Anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III/Puncak pimpinan Lekagak Talenggen melakukan pembakaran rumah warga di Kampung Muara, Tim Patroli Koops TNI Habema Amankan lokasi, bertempat di Distik Pogoma, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Senin, 13 April 2026.

Dalam siaran Pers Pen Koops TNI Habema melalui Puspen TNI, Peristiwa tersebut terjadi pada Senin pagi (13/4/2026) dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat. Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari potensi gangguan lanjutan oleh kelompok OPM.

Setelah menerima laporan dari warga Kampung Muara Distrik Pogoma, Tim Patroli keamanan Satgas Koops TNI Habema langsung merespon cepat kejadian tersebut, dengan segera bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi. Tim Patroli keamanan Koops TNI Habema melakukan penyisiran di sekitar muara dan perkampungan, guna memastikan keberadaan anggota OPM, dan mencegah adanya ancaman terhadap warga.

Dari hasil pantauan drone Satgas Koops TNI Habema, didapatkan hasil beberapa kelompok orang tidak di kenal (OTK) membawa pucuk senjata api disekitar lokasi kejadian, yang sampai saat ini masih dilakukan penyisiran.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menegaskan, bahwa pihak TNI akan terus meningkatkan patroli keamanan guna mencegah aksi serupa serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya.

“TNI akan meningkatkan patroli keamanan, agar peristiwa tidak terulang Kembali,” ucap Wirya.

Selain mengamankan lokasi, personel Satgas juga membantu masyarakat yang terdampak serta melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat aksi pembakaran tersebut.

“Hingga saat ini, aparat masih melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah tersebut,” Demikian Pen Koops TNI Habema.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts