Beranda blog Halaman 13

Astindo Gelar Seminar Discover Malaysia, Promosikan Wisata Negeri Jiran

Seminar destinasi Discover Malaysia di Banda Aceh, Kamis (24/9/2026). Foto Ist

Banda Aceh (The Indonesian News) – Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Aceh bekerja sama dengan Konsul Pelancongan Konsulat Jenderal Malaysia di Medan menggelar seminar destinasi bertajuk Discover Malaysia.

“Seminar tersebut sebagai memperluas wawasan pelaku industri pariwisata Aceh mengenai berbagai potensi destinasi wisata di Malaysia,” ungkap Ketua Astindo Aceh Umar Macthub di Banda Aceh, Kamis (24/9/2026).

Seminar dihadiri para pelaku industri pariwisata dari Aceh dan Malaysia. Seminar menghadirkan pemaparan produk-produk pariwisata di negeri jiran tersebut.

Menurut Umar Macthub, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelaku usaha perjalanan wisata, agen perjalanan, serta pemangku kepentingan pariwisata untuk mendapatkan informasi mengenai destinasi unggulan, produk wisata, serta peluang kerja sama pariwisata antara Aceh dan Malaysia.

“Melalui seminar ini, Astindo Aceh mendorong pelaku industri perjalanan untuk terus memperkuat jaringan dan meningkatkan pengetahuan mengenai perkembangan destinasi wisata regional,” ujar dia.

Ketua Astindo Aceh mengatakan seminar destinasi Discover Malaysia diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha pariwisata Aceh dan mitra di Malaysia.

“Kedekatan geografis serta hubungan masyarakat Aceh dengan Malaysia dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan pasar wisata kedua wilayah,” kata Umar Machtub.

Selain memberikan informasi destinasi, seminar juga diharapkan menjadi momentum memperkuat konektivitas pariwisata serta mendorong lahirnya paket-paket perjalanan yang menarik dan kompetitif bagi wisatawan.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan menghadirkan berbagai destinasi potensial, sehingga industri perjalanan wisata di Aceh semakin berkembang dan mampu memberikan pilihan perjalanan yang lebih beragam bagi masyarakat,” pungkas Umar Machtub.

Konsul Pelancongan Konsulat Jenderal Malaysia di Medan Rosalina Abdul Rahim mengatakan seminar itu upaya Tourism Malaysia memperkenalkan destinasi pariwisata di negara semanjung tersebut.

“Kami terus mempromosikan pariwisata Malaysia. Promosi ini merupakan upaya kami menjadikan Malaysia sebagai destinasi wisata pilihan di Aceh,” kata dia.

Rosalina menyebutkan Aceh dipilih sebagai lokasi promosi karena ramai masyarakat dari daerah ini berkunjung ke Malaysia. Kunjungan tersebut yang mendatangi destinasi pilihan, ada juga yang berobat

“Banyak rumah sakit terbaik di Malaysia yang bisa didatangi. Selain rumah sakit, kami juga memiliki wisata kuliner terbaik, wisata di pusat perbelanjaan, dan lainnya. Kami mengajak masyarakat Aceh berkunjung ke Malaysia,” ujar Rosalina.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Ismail mengharapkan promosi pariwisata Malaysia tersebut memberi umpan balik terhadap peningkatan kunjungan wisatawan negeri jiran tersebut ke Aceh.

“Kami mengharapkan seminar destinasi wisata Malaysia ini juga berdampak terhadap pariwisata Aceh. Jadi, tidak hanya orang Aceh ke Malaysia, tetapi wisatawan juga berkunjung ke Aceh,” kata Ismail.

Ismail menyebutkan kunjungan wisatawan Malaysia ke Aceh merupakan yang tertinggi dibanding dari negara lain. Dan ini tentu menjadi peluang bagi agen perjalanan di Aceh menawarkan paket wisata di Malaysia.

“Dan ini tentu menjadi modal utama bagi Aceh meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara seperti dari Malaysia. Karena itu, kami terus mendorong pelaku pariwisata di Aceh membangun jaringan dengan berbagai negara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” demikian Ismail. [Rilis]

Hari Nasional ke-77 RRT, Menko Polkam: Mari Perkuat Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

Menko Polkam Djamari Chaniago (Ketiga kiri) dalam Resepsi Peringatan Hari Nasional ke-77 Republik Rakyat Tiongkok di Dian Ballroom, Raffles Jakarta, Selasa (22/9/2026). The Indonesian News/HO-Biro Humas Datin Kemenko Polkam).

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyampaikan ucapan selamat dan penghormatan kepada Pemerintah dan rakyat Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-77 RRT. Menko Polkam berharap hubungan persahabatan dan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Tiongkok terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam dalam Resepsi Peringatan Hari Nasional ke-77 Republik Rakyat Tiongkok di Dian Ballroom, Raffles Jakarta, Pada selasa (22/9/2026).

“Semoga peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang bangsa Tiongkok, sekaligus meneguhkan semangat untuk terus membangun perdamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bersama,” ujar Djamari.

Menko Polkam mengatakan hubungan Indonesia dan Tiongkok memiliki sejarah panjang. Lebih dari tujuh dekade lalu, tepatnya pada 13 April 1950, kedua negara secara resmi menjalin hubungan diplomatik ketika negara-negara Asia tengah membangun kembali tatanan dunia yang menempatkan kemerdekaan, kedaulatan, dan persamaan derajat antarbangsa sebagai prinsip fundamental.

Semangat tersebut, menurut Menko Polkam, salah satunya tercermin dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Konferensi itu menunjukkan bahwa negara-negara dengan latar belakang sejarah, sistem politik, dan kepentingan yang berbeda tetap dapat membangun saling pengertian dan mencari titik temu.

“Bandung mengajarkan kepada kita bahwa negara-negara dengan latar belakang sejarah, sistem politik, dan kepentingan yang berbeda tetap dapat duduk bersama, membangun saling pengertian, dan mencari titik temu. Nilai-nilai inilah yang tetap relevan hingga hari ini,” ujarnya.

Menko Polkam menjelaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok terus berkembang dan semakin luas. Pada 2005, kedua negara membangun Kemitraan Strategis yang kemudian ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2013. Saat ini, hubungan Indonesia–Tiongkok berkembang secara multidimensional dengan bertumpu pada lima pilar utama, yakni politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat, maritim, dan keamanan.

“Kelima pilar tersebut menunjukkan bahwa kemitraan Indonesia dan Tiongkok tidak hanya berbicara mengenai perdagangan dan investasi. Kemitraan kita juga menyangkut bagaimana kedua negara membangun kepercayaan politik, menjaga keamanan, memperkuat konektivitas maritim, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta bersama-sama merespons tantangan yang semakin kompleks,” kata Menko Polkam.

Dalam bidang politik dan keamanan, Menko Polkam menekankan pentingnya membangun kepercayaan strategis sebagai fondasi hubungan kedua negara. Kepercayaan tersebut tidak hanya dibangun melalui pernyataan politik, tetapi juga melalui konsistensi, transparansi, komunikasi, dan kerja sama konkret.

Karena itu, Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama di bidang penegakan hukum, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, pencegahan dan penanggulangan kejahatan transnasional, keamanan siber, kontraterorisme, serta berbagai tantangan keamanan nontradisional lainnya.

“Melalui komunikasi strategis, kita dapat memperkuat saling pengertian, mengelola perbedaan secara dewasa, serta mengidentifikasi bidang-bidang kerja sama baru,” ujarnya.

Menko Polkam juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di sektor maritim. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki kepentingan besar terhadap terciptanya laut yang aman, damai, stabil, dan terbuka bagi kerja sama serta pembangunan berkelanjutan.

Pada saat yang sama, Indonesia menegaskan bahwa seluruh kerja sama harus tetap berlandaskan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah, kesetaraan, prinsip saling menguntungkan, serta nonintervensi terhadap urusan dalam negeri masing-masing negara. Stabilitas kawasan juga perlu terus dibangun melalui dialog, saling percaya, penghormatan terhadap hukum internasional, serta kemampuan mengelola perbedaan secara damai.

“Semoga Republik Rakyat Tiongkok terus mencapai kemajuan dan kemakmuran. Semoga persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok terus tumbuh. Dan semoga Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan Tiongkok senantiasa memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa, memperkuat perdamaian dan stabilitas kawasan, serta memberikan kontribusi bagi terciptanya dunia yang lebih damai, aman, dan sejahtera,” pungkas Menko Polkam.

KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan E-RTG, Hingga Agustus 2026 Terminal Petikemas Nilam layani 368.127 TEUs

Foto: Dok. KSOP Utama Tanjung Perak

Surabaya (The Indonesian News) – Terminal Petikemas Nilam terus memperkuat kesiapan fasilitas dan peralatan bongkar muat guna meningkatkan kapasitas, produktivitas, serta keandalan layanan terminal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penambahan satu unit Electric Rubber Tyred Gantry Crane (E-RTG) yang akan mendukung kegiatan operasional di area lapangan penumpukan petikemas.

Sebagai bagian dari persiapan pengoperasian, KSOP Utama Tanjung Perak melakukan peninjauan terhadap unit E-RTG di Terminal Petikemas Nilam pada Rabu (16/9). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan peralatan sebelum direncanakan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

“Fungsional Umum pada Seksi Kepelabuhanan KSOP Utama Tanjung Perak, memberikan sejumlah masukan terkait aspek keselamatan, sertifikasi, sistem kelistrikan, hingga kesiapan operasional E-RTG. Seluruh kelengkapan dan aspek keselamatan perlu dipastikan sebelum alat mulai beroperasi, termasuk sertifikasi peralatan serta kesiapan sistem kelistrikan dan pendukung lainnya, sehingga E-RTG nantinya dapat digunakan secara aman dan optimal,” ujar Sugeng dalam keterangan tertulis, Selasa 22 September 2026.

Sugeng menjelaskan, Penambahan E-RTG tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi peralatan bongkar muat sekaligus mendorong penerapan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan penggunaan RTG konvensional.

“Hingga Agustus 2026, Terminal Petikemas Nilam telah melayani arus petikemas mencapai 368.127 TEUs. Aktivitas tersebut didukung oleh empat unit Container Crane (CC), delapan unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTG), dan satu unit Reach Stacker (RS). Dengan hadirnya tambahan satu unit E-RTG, kesiapan kapasitas peralatan diharapkan semakin kuat dalam mendukung kelancaran arus petikemas di terminal,” Pungkasnya.

Selain aspek teknis, Sugeng juga menekankan pentingnya kesiapan prosedur mitigasi dan penanganan apabila terjadi gangguan teknis. Hal tersebut diperlukan agar potensi gangguan terhadap kegiatan operasional dapat diminimalkan dan keberlangsungan pelayanan terminal tetap terjaga.

Terminal Head Terminal Petikemas Nilam, Retno Pujianto, menyambut baik peninjauan serta masukan yang disampaikan KSOP Utama Tanjung Perak. Menurutnya, proses tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek kesiapan E-RTG sebelum memasuki tahap operasional.

“Penambahan E-RTG merupakan bagian dari upaya kami meningkatkan keandalan operasional sekaligus mendorong penggunaan peralatan yang lebih modern dan ramah lingkungan. Kami memastikan aspek keselamatan, sertifikasi, keandalan peralatan, sistem kelistrikan, serta kesiapan mitigasi menjadi perhatian utama sebelum alat ini mulai beroperasi,” ujar Retno.

Lebih lanjut, Retno mengatakan kehadiran E-RTG diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan Terminal Petikemas Nilam. Penggunaan peralatan berbasis listrik tersebut juga menjadi bagian dari langkah transformasi operasional menuju kegiatan bongkar muat yang semakin efisien dan berkelanjutan.

“Kami berharap pengoperasian E-RTG ini dapat memberikan nilai tambah bagi operasional Terminal Petikemas Nilam, baik dari sisi produktivitas, keandalan maupun efisiensi. Yang tidak kalah penting, seluruh proses pengoperasiannya tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keberlanjutan,” tambah Retno.

Melalui sinergi antara Terminal Petikemas Nilam, KSOP Utama Tanjung Perak, dan seluruh pemangku kepentingan kepelabuhanan, kesiapan pengoperasian E-RTG diharapkan dapat semakin memperkuat kelancaran arus petikemas sekaligus mendukung peningkatan efisiensi rantai logistik nasional.

638 Prajurit TNI tergabung Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO laksanakan Misi PBB di Kongo

Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda 39-H MONUSCO di Lapangan PRIMA Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Jakarta (The Indonesian News) – Asisten Operasi Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun mewakili Panglima TNI memimpin Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda 39-H MONUSCO di Lapangan PRIMA Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026).

Sebanyak 638 prajurit TNI diberangkatkan untuk melaksanakan tugas misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo. Penugasan tersebut menjadi momentum bagi prajurit TNI untuk mengemban amanah bangsa sekaligus memperkuat diplomasi militer Indonesia di forum internasional.

Upacara Pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda 39-H MONUSCO di Lapangan PRIMA Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

“Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Asops Panglima TNI, Misi perdamaian dunia merupakan salah satu wujud nyata pengabdian TNI dalam menjaga keamanan internasional. Dihadapkan dengan Situasi keamanan di daerah misi yang masih dinamis menuntut setiap prajurit memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi. Prajurit dihimbau agar senantiasa pahami dan laksanakan tugas sesuai mandat PBB, SOP, serta Rules of Engagement (ROE) yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi HAM dan hukum humaniter internasional,” Tulis Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) dalam keterangannya, Selasa 22 September 2026.

Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO akan mendukung upaya pemeliharaan perdamaian dan stabilitas keamanan di Republik Demokratik Kongo, khususnya perlindungan masyarakat sipil sesuai mandat PBB dan ketentuan misi MONUSCO.

“Penugasan ini merupakan implementasi komitmen TNI dalam misi perdamaian dan keamanan internasional sekaligus kontribusi Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB,” Demikian Puspen TNI.

Bea Cukai Tindak Impor Ilegal Senilai Rp27 Miliar

Barang Impor Ilegal di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa (22/09/2026). The Indonesian News/HO-Ditjen Bea Cukai

Jakarta (The Indonesian News) – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengungkap sejumlah pelanggaran di bidang kepabeanan melalui empat penindakan terhadap importasi komoditas yang diberitahukan tidak sesuai dengan kondisi barang sebenarnya. Dari empat penindakan tersebut, Bea Cukai berhasil mengamankan 30 kontainer berisi beras dan garam yang diduga tidak sesuai dengan pemberitahuan pabean, serta 1.435 bale pakaian impor diduga bekas.

Keempat penindakan tersebut dilakukan sepanjang Agustus hingga September 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak, Kawasan Berikat di Bogor, Perairan Gosong Bunga-Bunga Selat
Malaka, dan Pelabuhan Tanjung Priok, dengan nilai ekonomis keseluruhan barang yang ditindak diperkirakan mencapai Rp27,339 miliar.

Dalam konferensi pers di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, pada Selasa (22/09), Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa upayaupaya pelanggaran di bidang kepabeanan tersebut dilakukan karena pasar Indonesia yang besar dan menggiurkan. Oleh karena itu, ia berharap seluruh jajaran DJBC dapat terus bekerja untuk melindungi pasar Indonesia.

konferensi pers Impor Ilegal di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa (22/09/2026). The Indonesian News/HO-Ditjen Bea Cukai

“Kita harus melindungi pasar kita. Kalau beras diselundupkan masuk, itu sebenarnya menodai swasembada pangan kita. Kalau beras yang diproduksi di dalam negeri ada tata kelolanya
dan itu bagian dari upaya kita untuk kita menjamin bahwa beras yang diproduksi di dalam negeri diproduksi dengan baik, higienis dari penyimpanan sampai dengan penjualannya. Kalau ballpress masuk, isinya baju bekas, yang dirugikan tukang jahit Indonesia, industri tekstil Indonesia, industri yang men-support tekstil Indonesia, dan yang terakhir merugikan konsumen. Karena itu bekas, kita tidak tahu apakah itu ada bakterinya, sudah ada virusnya, ada penyakitnya, dan seterusnya,” ungkap Menkeu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, penindakan tersebut sekaligus merncerminkan keberhasilan peran jajaran DJBC sebagai community protector. “Penindakan ini saya minta merupakan satu sisi kebanggaan, satu sisi motivasi, tapi satu lagi adalah tanggung jawab dari seluruh jajaran bea cukai untuk bekerja berintegritas di lapangan, kerja keras seluruh jajaran bea cukai sebagai community protector. Saya minta untuk seluruh staf bea cukai untuk tetap tertib, disiplin, dan berintegritas,” terangnya.

Usai konferensi pers Impor Ilegal di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa (22/09/2026). The Indonesian News/HO-Ditjen Bea Cukai

Penindakan 30 Kontainer Berisikan Beras dan Garam

Dalam konferensi pers tersebut terungkap, penindakan pertama dilakukan terhadap 15 kontainer barang yang diberitahukan sebagai ammonium chloride asal India dengan berat total 412,5 ton di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada 19 Agustus 2026. Penindakan tersebut bermula dari pengajuan pemberitahuan impor barang oleh PT TI, yang diduga kuat terdapat ketidaksesuaian.

Selanjutnya, hasil pemeriksaan fisik dan pengujian oleh petugas Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Jawa Timur I dan Bea Cukai Tanjung Perak pada Laboratorium Bea Cukai Surabaya
menunjukkan terdapat 202.450 kg beras dan 211.000 kg garam dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp7,853 miliar. Dengan demikian, terdapat ketidaksesuaian material antara
pemberitahuan barang dengan hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium. Saat ini, kasus sedang dalam penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pengembangan informasi dari penindakan di Tanjung Perak, DJBC kembali melakukan penindakan terhadap pengiriman sejenis yang diduga menggunakan modus
yang sama di Bogor pada 7 September 2026. Berdasarkan informasi yang diterima, ada dugaan ketidaksesuaian barang yang diimpor PT ILW. Barang yang berasal dari India tersebut
diberitahukan sebagai salt-chemical used for leather tanning purposes (low grade) sebanyak 420.000 kg yang dikemas dalam 15 kontainer

Menindaklanjuti informasi tersebut, Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai, bersinergi dengan Kanwil Bea Cukai Jawa Barat dan Bea Cukai Bogor melakukan pengawasan
terhadap pembongkaran barang. Dari hasil pemeriksaan fisik, petugas mendapatkan 194.900 kg beras dan 225.400 kg diduga garam dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai
Rp8,006 miliar. Saat ini, Bea Cukai masih melakukan penelitian dan penanganan lebih lanjut terhadap kasus tersebut.

Penindakan 1.435 Bale Pakaian Diduga Bekas

Selain itu, DJBC juga melakukan dua penindakan terhadap ballpress pakaian diduga bekas. Penindakan pertama dilakukan pada 14 Agustus 2026 berdasarkan informasi masyarakat terkait penyelundupan pakaian bekas dari Malaysia menggunakan kapal tanpa nama (Rampago) di Perairan Gosong Bunga-Bunga, Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara melakukan penegahan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 430 bale pakaian bekas dan 4 koli suku cadang kendaraan bermotor. Saat ini, tengah dilakukan pendalaman dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku. Penindakan berikutnya dilakukan pada 17 September 2026 terhadap 8 kontainer ballpress pakaian diduga bekas di Pelabuhan Tanjung Priok. Penindakan ini dilaksanakan berdasarkan pengembangan informasi masyarakat yang diterima Direktorat P2 Bea Cukai mengenai dugaan pengangkutan ballpress dengan rute Pontianak – Tanjung Priok.

Dari pengembangan informasi, petugas menemukan 1 kontainer tambahan pada kapal yang sama yang juga diduga mengangkut ballpress pakaian bekas. Dengan demikian, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 9 kontainer.

Hasil pemeriksaan menemukan muatan berupa barang tekstil dan produk tekstil (TPT) berbagai merek dan jenis pakaian yang dikemas dalam bale, dengan jumlah sementara mencapai sekitar 1.005 bale dan masih dalam proses pencacahan. Total nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp8,040 miliar. Terhadap temuan ini, petugas melakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut untuk penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama mengungkapkan, dari rangkaian penindakan tersebut, terdapat sejumlah modus yang menjadi perhatian Bea Cukai, yaitu misdeclaration atau pemberitahuan yang tidak benar, concealment and physical similarity berupa pengelabuan melalui kemasan, serta cover-up loading/camouflage melalui penyusunan barang.

“Selanjutnya, proses penyidikan akan dilakukan berkoordinasi dengan Korwas PPNS Polri dan Kejaksaan RI,” ungkapnya.

Dalam penanganan berbagai penindakan tersebut, DJBC berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai kementerian/lembaga, antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Karantina Indonesia, Polri melalui Bareskrim dan Korwas, Perum BULOG, serta Kejaksaan RI melalui Jampidsus. Sinergi tersebut dilakukan untuk mendukung pemeriksaan, pendalaman informasi, serta penanganan barang dan perkara sesuai kewenangan tiap-tiap instansi.

Pengawasan di bidang kepabeanan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dan industri dalam negeri, melakukan penegakan hukum, memfasilitasi perdagangan, serta mengoptimalkan penerimaan negara. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif menyampaikan informasi mengenai dugaan pelanggaran kepabeanan melalui saluran resmi Bea Cukai. Setiap informasi akan ditindaklanjuti berdasarkan analisis risiko dan ketentuan yang berlaku.

Periode Januari-Juli 2026 Pelindo Regional 2 Banten layani bongkar muat gandum curah 665.098 MT 

Foto: Dok. Pelindo Regional 2 Banten,

Banten ( The Indonesian News) – Pelabuhan Ciwandan terus memainkan peran penting dalam mendukung kelancaran pasokan bahan baku industri pangan nasional melalui pelayanan bongkar muat komoditas gandum. Dukungan tersebut diwujudkan Pelindo Regional 2 Banten melalui kesiapan fasilitas dan layanan kepelabuhanan yang mampu menunjang penanganan komoditas curah kering dalam volume besar.

Pelaksana Tugas (Plt) General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Achmad Yoga Suryadarma mengatakan, penanganan kapal MV INCE EVRENYE yang sandar di Dermaga 05C Pelabuhan Ciwandan pada 30 April hingga 7 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, Pelabuhan Ciwandan berhasil melayani bongkar muat gandum curah  73.700 Metric Ton (MT).

“Selain itu, sepanjang tahun 2025, Pelabuhan Ciwandan tercatat melayani arus komoditas gandum sebanyak 935.568 MT. Memasuki periode Januari hingga Juli 2026, volume gandum yang dilayani telah mencapai 665.098 MT. Capaian tersebut menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan operasional Pelabuhan Ciwandan,” Kata Achmad Yoga Suryadarma dalam keterangan tertulis, Selasa 22 September 2026.

Melalui portofolio layanan yang dimiliki, Achmad menambahkan, Pelindo Regional 2 Banten terus mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis yang dibutuhkan industri nasional. Penanganan gandum curah merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan bahan baku bagi industri pengolahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“kinerja operasional yang positif ini mencerminkan kesiapan infrastruktur serta kompetensi sumber daya manusia di Pelabuhan Ciwandan dalam menangani komoditas curah kering dengan berskala besar secara efektif, aman, dan tepat waktu. Kemampuan kami dalam melayani bongkar muat gandum dalam volume besar menunjukkan kapasitas dan keandalan operasional Pelabuhan Ciwandan dalam mendukung kebutuhan logistik industri nasional. Hal ini tentunya tidak terlepas dari sinergi yang baik dengan seluruh stakeholder yang terlibat dalam kegiatan operasional pelabuhan,” ujar Achmad Yoga Suryadarma.

Gandum yang dibongkar melalui Pelabuhan Ciwandan selanjutnya didistribusikan sebagai bahan baku bagi industri pengolahan pangan. Kelancaran penanganan komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya dalam menjaga kesinambungan rantai pasok dari pelabuhan menuju sektor industri.

Dalam mendukung kegiatan bongkar muat, Pelabuhan Ciwandan dilengkapi fasilitas dermaga yang memadai, peralatan operasional seperti grab crane, wheel loader, serta sistem penimbangan yang terintegrasi. Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan dengan mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan proses pelayanan berlangsung aman dan lancar.

Achmad Yoga menjelaskan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pelindo Regional 2 Banten dengan pengguna jasa, perusahaan pelayaran, operator bongkar muat, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelayanan kapal dan kargo di Pelabuhan Ciwandan.

“Kedepan, Pelindo Regional 2 Banten berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan dan kesiapan fasilitas guna memastikan kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Ciwandan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati. Dengan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, kami akan terus memperkuat peran pelabuhan dalam mendukung aktivitas industri dan perekonomian nasional, sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong peningkatan kontribusi BUMN bagi pembangunan nasional,” Demikian Achmad Yoga Suryadarma.

Indonesia Perkuat Upaya Bersama untuk Perdamaian Palestina

Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Ministerial Coordination Meeting of the Group of Eight Arab and Islamic Countries yang terdiri atas Indonesia, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Türkiye, dan Pakistan, Senin (21/9/2026). Foto: Kemlu RI

New York (The Indonesian News) – “Kita berkomitmen untuk tegaknya perdamaian, tetapi rakyat Palestina belum melihat perubahan nyata. Dalam jangka pendek, yang mereka butuhkan adalah mengalirnya bantuan kemanusiaan, gencatan senjata, dan berhentinya pembunuhan di Gaza,” tegas Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Ministerial Coordination Meeting of the Group of Eight Arab and Islamic Countries yang terdiri atas Indonesia, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Türkiye, dan Pakistan, Senin (21/9).

Menlu RI menekankan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan upaya perdamaian dapat menghasilkan perubahan nyata di lapangan, terutama di tengah situasi Gaza yang justru terus memburuk. “Kita harus menyampaikan pesan yang kuat. Kita ingin melihat bahwa upaya yang kita lakukan benar-benar menghasilkan kemajuan dan perubahan bagi rakyat Palestina,” pungkas Menlu Sugiono, Dilansir dari laman Kemlu RI, Selasa 22 September 2026.

Menlu RI juga menekankan pentingnya negara-negara Group of Eight untuk terus menyuarakan pesan tegas yang seirama dan menjaga dorongan bersama bagi perdamaian Palestina.

Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan dengan berbagai mitra demi kemajuan proses perdamaian di Palestina. Partisipasi aktif masyarakat Palestina adalah salah satu aspek utama agar perdamaian yang berkelanjutan dapat terwujud.

Pertemuan Tingkat Menteri Group of Eight ini merupakan kelanjutan dari koordinasi delapan negara Arab dan Islam yang diinisiasi pada High-Level Week SMU ke-80 PBB pada tahun 2025 untuk mencari langkah konkret penyelesaian isu Palestina. Sejak saat itu, koordinasi terus diperkuat melalui pelibatan berbagai mitra, termasuk Amerika Serikat, guna menjaga momentum diplomatik dan mendorong langkah bersama menuju perdamaian di Gaza.

Jarak pandang 500 Meter, BNPB Perkuat pemadaman darat Karhutla di Kalteng

Pengendara melintasi Asap pekat menyelimuti wilayah sekitar Pos Lapangan Siaga Karhutla Pulang Pisau, Kecamatan Jabieren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Selatan pada Senin (21/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Palangka Raya (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengoptimalkan seluruh kekuatan personel dan peralatan yang tersedia. Penguatan pemadaman darat menjadi perhatian utama di tengah kendala operasi udara akibat asap tebal dan jarak pandang rendah.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam rapat evaluasi penanggulangan karhutla Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla, Kecamatan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau pada Senin (21/9).

Berdasarkan laporan Posko Pengendalian Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah, periode 1 Januari hingga 19 September 2026 tercatat lebih dari 142.000 hotspot dan sekitar 3.800 kejadian karhutla. Luasan yang ditangani mencapai hampir 13.000 hektare. Sementara berdasarkan analisis citra satelit Kementerian Kehutanan, luas area terbakar tercatat 7.634 hektare.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Kedua Kiri) bersama Menteri Kehutanan Raja Juli memimpin “Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla Kalimantan Tengah” di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin (21/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

“Hari ini, kondisi di sebagian besar wilayah di Kalimantan Tengah diliputi asap pekat hingga langit nampak berwarna oranye. Jarak pandang hanya sekitar 500 meter. Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan kualitas udara di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah masuk dalam kategori berbahaya. Wilayah tersebut mencakup Kabupaten Gunung Mas, Murung Raya, Kotawaringin Timur, Kapuas, dan kota Pontianak,” Kata Letjen TNI Dr. Suharyanto, Senin 21 September 2026

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status tanggap darurat karhutla sejak 31 Agustus hingga 29 September 2026. Sebanyak 13 kabupaten dan satu kota telah berstatus tanggap darurat, sedangkan Kabupaten Lamandau masih berstatus siaga darurat.

Personil TNI melakukan pemadaman karhutla dengan menyemprot air yang dicampur dengan cairan kimia khusus pemadaman karhutla di area tepi jalan trans Kalimantan pada Senin (21/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Operasi Udara Terkendala

Operasi udara tetap dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) periode 20–29 September 2026, namun upaya ini menemukan tantangan tidak adanya potensi awan hujan untuk dilakukan penyemaian. Sementara itu, dukungan helikopter patroli dan helikopter water bombing terkendala kondisi asap tebal menyebabkan jarak pandang bagi operasi penerbangan.

Kepala BNPB menegaskan bahwa kondisi tersebut membuat penanganan tidak dapat hanya mengandalkan operasi udara.

“Saat ini kita tidak bisa mengandalkan helikopter water bombing. Bukan berarti tidak berguna, tetapi tidak bisa keluar,” ujar Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Ia menjelaskan, sejumlah helikopter water bombing harus berada dalam posisi siaga di bandara karena kondisi visibilitas yang tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan.

Dalam kondisi tersebut, Kepala BNPB meminta agar operasi pemadaman darat diperkuat dengan melibatkan seluruh unsur yang tersedia.

Pemadaman Darat Jadi Prioritas

Sekitar 10.700 personel dari unsur TNI, Polri, BPBPK, BPBD, Manggala Agni, perangkat daerah, relawan, dan ASN telah dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla. Selain itu, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah mengaktifkan 946 personel pada 19 posko dan TNI mengerahkan sekitar 1.220 personel di berbagai wilayah.

Dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat melalui penyediaan drone thermal, mesin pompa, selang, nozzle, kendaraan operasional, alat pelindung diri, serta peralatan pendukung lainnya. Tiga unit drone thermal dan sekitar 300 unit mesin portable juga telah disiapkan untuk memperkuat regu pemadaman di lapangan.

Kepala BNPB menegaskan keterbatasan personel pada satu institusi tidak boleh menjadi hambatan dalam penanganan karhutla. Kekuatan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan unsur lainnya perlu dikerahkan secara terpadu sesuai kebutuhan di lapangan.

Letjen TNI Dr. Suharyanto juga menekankan agar peralatan yang telah tersedia tidak hanya disimpan, tetapi segera digunakan untuk memperkuat operasi pemadaman.

“Kalau memang cukup, ya tolong itu dikeluarkan semua. Jangan ditaruh di gudang,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi secara langsung terhadap kecukupan personel dan peralatan di setiap wilayah. Apabila masih terdapat kekurangan, dukungan perlu segera ditambah agar pemadaman dapat dilakukan secara efektif.

“Kalau peralatannya kurang, ya kita beri peralatan,” ujarnya.

Strategi Percepatan Pemadaman

Badan Mateorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, akan ada potensi awan hujan tanggal 21 sampai dengan tanggal 28 di wilayah Kalimantan Tengah. Melihat potensi ini, Kepala BNPB memutuskan untuk menggeser armada OMC dari Pos OMC di Tjilik Riwut Palangkaraya ke Pos Syamsudin Noor di Banjarmasin dan Pangkalan Bun. Hal ini diupayakan agar pesawat OMC bisa terbang dan bisa melakukan misi penanganan karhutla, khusus untuk wilayah Kalimantan Tengah.

Evaluasi perlu dilakukan berdasarkan kondisi masing-masing lokasi, termasuk kebutuhan personel, peralatan, akses, dan sumber air.

“Dilihat di masing-masing, kira-kira untuk memadamkan satu titik itu bagaimana? Mohon hari itu bisa dipadamkan. Jangan ditunda,” tegasnya.

Penguatan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi seluruh sumber daya menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla di Kalimantan Tengah. Di tengah keterbatasan operasi udara akibat kondisi asap, pemadaman darat yang cepat, terpadu, dan didukung seluruh kekuatan menjadi langkah yang terus diperkuat untuk merespons kebakaran di lapangan.

Kontak tembak di Nduga, Pasukan Koops Habema Pukul Mundur Kelompok TPNPB-OPM

Tangkapan Layar - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangogawilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto. (The Indonesian News/HO- Kogabwilahan III)

Timika (The Indonesian News) – Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema terlibat kontak senjata dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat -Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap III Ndugama Derakma,di Kabupaten Nduga Papua, Senin (21/9).

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangogawilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto mengatakan kontak senjata ini terjadi saat personil TNI masuk ke dalam hutan untuk mencari, menemukan dan menangkap hidup atau mati anggota TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma, pimpinan Egianus Kogoya.

“Mereka menghujani pasukan kami dengan tembakan senjata api, dan syukur Alhamdulillah, puji tuhan pasukan kita selamat, dan berhasil memukul mundur kelompok mereka semakin jauh dari pemukiman atau pusat sosial ekonomi masyarakat,” ujar Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).

Ia mengatakan kelompok TPNPB-OPM kerap menggunakan hutan sebagai tempat pelarian dan persembunyian mereka, setelah menebar teror di pemukiman warga.

“Saya pastikan ini hanyalah persoalan waktu bagi kami untuk menemukan dan menangkap hidup atau mati kelompok separatis ini, mengingat kentalnya solidaritas TNI-Pori khususnya dalam memburu TPNPB-OPM, serta dukungan penuh forkopimda dan masyarakat Papua kepada kami,” ujarnya.

Pangogawilhan III mengimbau kepada seluruh Anggota TPNPB-OPM, segera letakkan senjata, segera sambangi pos keamanan yang menjadi titik kuat TNI atau Polsek/Polres terdekat untuk menyerah, kembalilah ke pangkuan Ibu Pertiwi, bersama masyarakat mambangun Papua.

“Ingat! Seluruh Personil TNI di bawah kendali Kogabwilhan III akan mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku, di mana Rules of Engagement (ROE) senantiasa dikedepankan untuk memastikan seluruh tindakan personil TNI tetap profesional dan menjunjung tinggi hukum serta HAM,” Tegas Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto.

Sebagai Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto pastikan Satgas TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas dan terukur ketika berhadapan dengan situasi tertentu, khususnya mendesak, mengingat prinsip salus populi suprema lex esto (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi) senantiasa menjadi pedoman Satgas TNI, terutama dalam menghadapi kekejian OPM.

Dalam kesempatan ini, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto paparkan perkembangan terbaru pemeriksaan terhadap Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, dimana yang bersangkutan mengaku sudah 3 kali men-transfer uang kepada seseorang dengan inisal B-A.

“Sesuai kesepakatan dengan B-A, Abdon Kisamdu akan menerima senjata api tersebut di Kali Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Abdan Kisamdu mengaku baru pertama kali membeli senjata api di Yahukimo yang bukan menjadi daerah operasi Kelompok TPNPB-OPM yang dipimpinnya,” Terangnya.

Selanjutnya, Dalam percakapan pesan WA maupun di platform media sosial antar keduanya yang ditemukan petugas dari gawai Abdon Kisamdu, Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur ini diarahkan datang ke Distrik Yahukimo untuk melakukan transaksi pembelian senjata dengan B-A di tempat yang direncanakan, yakni Kali Seng Yahukimo.

Abdon Kismadu menuturkan setibanya di Bandara Nop Holiat Dekai, dia akan dijemput dan diantarkan ke lokasi pembelian senjata api oleh Saudara Ipar nya berinisal K-P, namun rencana tersebut gagal setelah dirinya di ciduk dan diamankan oleh Satgas Kopasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema.

“Saat ini kami tengah menelusuri keberadaan B-A yang disebut Abdon Kismalu sebagai salah satu pemasok senjata api, khususnya bagi TPNPB-OPM,” Demikian Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto.

TNI AL gagalkan upaya peredaran rokok ilegal, penyelewengan pupuk bersubsidi dan minuman keras di wilayah kerja Kodaeral V

Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata. Foto: Kodaeral V

Surabaya (The Indonesian News) – TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus berkomitmen dalam memberantas tindak ilegal baik di jalur darat maupun laut. Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) Press Conference bersama Komando daerah TNI AL (Kodaeral) V dipimpin Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata didampingi Komandan Kodaeral V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto serta pejabat terkait di Mako Kodaeral V,  Surabaya, Selasa (22/9/2026).

Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata menyampaikan bahwa melalui Detasemen Intelijen (Denintel) Kodaeral V berhasil menggagalkan upaya pengiriman minuman keras (moke) dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tujuan Surabaya di Dermaga Jamrud Selatan menggunakan satu unit truk dyna pada Sabtu, 12 September 2026.

“Hasil pemeriksaan terhadap isi muatan berupa minuman keras (moke) dengan rincian yaitu 38 botol aqua ukuran 600ml, 30 botol aqua ukuran 1,5 L, 16 jerigen ukuran 5L, dan 19 jerigen ukuran 30L. Selain itu juga ditemukan 26 kardus barang campuran dan 1 buah parang, serta diamankan satu orang sopir dan dua orang penumpang yang membawa muatan tersebut,” Kata Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, Selasa 22 September 2026.

Selanjutnya pada hari Senin, 14 September 2026 Denintel Kodaeral V bersama unsur Lanal Batuporon, berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal dan pupuk subsidi tanpa dilengkapi dokumen melalui jalur darat di wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

“Adapun barang bukti rokok yang berhasil diamankan terdiri atas Rokok tanpa cukai sebanyak 6.715 slop atau 1.402.830 batang, dan rokok dengan cukai sebanyak 154 slop atau 26.750 batang. Secara keseluruhan, jumlah rokok yang diamankan mencapai 1.429.580 batang,” Tuturnya.

Sementara itu, Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata menambahkan, pupuk subsidi yang berhasil diamankan sebanyak 180 karung dengan berat per karung 50 kilogram. Pupuk tersebut terdiri dari jenis urea dan npk merek ponska, dengan total berat keseluruhan mencapai 9 ton. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 14 kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut dan mengirim barang ilegal maupun pupuk subsidi tanpa dokumen.

“Berdasarkan perhitungan awal, penggagalan pengiriman rokok ilegal dan pupuk subsidi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara sekitar Rp1.814.723.730. Rincian perkiraan kerugian negara meliputi rokok ilegal Rp1.726.883.730 dan pupuk subsidi Rp87.840.000.

“Pangkoarmada RI menegaskan bahwa penindakan yang dilakukan jajaran TNI Angkatan Laut menunjukkan komitmen TNI AL dalam mencegah serta menindak berbagai bentuk kegiatan ilegal di wilayah yurisdiksi nasional. Penegakan hukum yang dilaksanakan merupakan upaya untuk melindungi kepentingan negara, mencegah potensi kerugian dan kebocoran ekonomi, serta memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada masyarakat,” Demikian Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts