Beranda blog Halaman 14

Pemerintah Perkuat Sinergi Penanganan Pascagempa NTT

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memberikan keterangan kepada awak media usai menggelar rapat koordinasi penanganan darurat pascabencana gempa bumi pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT. Foto: BPMI Setpres/Biro Pers, Media, dan Informasi

Manggarai Barat (the Indonesian News) – Pemerintah menegaskan langkah cepat dan terpadu dalam penanganan pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut meliputi pembentukan posko bencana terpadu di wilayah terdampak hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur utama.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam keterangannya kepada awak media usai menggelar rapat koordinasi penanganan darurat pascabencana gempa bumi pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT.

“Tadi sudah disampaikan, ini akan segera dibentuk posko. Dalam hari kedua ini sudah terbentuk posko, pemerintah pusat ada posko, posko nasional. Nanti Kepala BNPB sampaikan bahwa bantuan logistik dari Jakarta, dari daerah lain terkonsolidasi nanti di Halim, dikirimkan ke sini,” jelas Menteri Pratikno.

Menurut Menko PMK, dalam tahap tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan penyelamatan dan pemulihan warga serta wilayah terdampak. Pemerintah juga akan segera memulihkan infrastruktur utama agar dapat kembali berfungsi dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Dalam tahap tanggap darurat ini, yang utama tentu saja adalah menyelamatkan warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, apakah itu jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, kemudian juga jaringan internet dan lain-lain, itu recover dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menteri Pratikno menuturkan bahwa pemerintah juga berkomitmen melakukan pemulihan secara berkelanjutan melalui pembangunan kembali wilayah terdampak. Selain itu, Menteri Pratikno menuturkan bahwa pemerintah akan memperkuat ketangguhan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Bencana tidak bisa sepenuhnya kita hindari, tapi kita harus membangun pemda yang tangguh, masyarakat yang tangguh, infrastruktur yang tangguh, dan juga masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pratikno menegaskan bahwa langkah cepat dan terpadu yang dilakukan pemerintah menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Menurutnya, sinergi dan sinkronisasi seluruh jajaran pemerintah menjadi hal penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat.

“Pemerintah pusat ini benar-benar full team hadir ke sini. Hadir ke sini. Masing-masing menanyakan ada problem apa dan apa yang sudah dilakukan, apa yang akan dilakukan, dan seterusnya. Jadi, sinkronisasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting karena memang resources pusat untuk tanggap darurat dan juga rehab-rekon ini sangat besar,” ucapnya.

Menteri Pratikno turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban bencana. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mempercepat penanganan tanggap darurat serta mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban, dan mohon kepada seluruh jajaran masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, segera melakukan aksi cepat dalam tanggap darurat dan mendukung secepatnya rehab-rekon,” pungkasnya.

Taman Polkam Merdeka 81 Hadirkan Semangat Kemerdekaan dan Optimisme di Kemenko Polkam

Kemenko Polkam menghadirkan Taman Polkam Merdeka 81 di sepanjang trotoar depan Kantor Kemenko Polkam RI. (Foto: The Indonesian News/HO- Humas Kemenko Polkam RI).

Jakarta (The Indoneian News) – Dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menghadirkan Taman Polkam Merdeka 81 di sepanjang trotoar depan Kantor Kemenko Polkam RI. Taman tersebut menjadi ruang publik yang merefleksikan semangat kemerdekaan, kebersamaan, serta optimisme dalam mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (Karo Humas Datin) Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana mengatakan, Taman Polkam Merdeka 81 dibuat atas arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam rangka menyambut dan memeriahkan 81 tahun Indonesia merdeka. Penataan kawasan tersebut tidak semata-mata untuk memperindah lingkungan di depan kantor, tetapi juga menghadirkan suasana yang lebih asri dan menyenangkan bagi masyarakat, khususnya para pejalan kaki dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

“Harapan Bapak Menko, kemerdekaan bukan sekedar diperingati, tetapi harus terus kita isi dengan optimisme, kerja nyata, kreativitas, kebersamaan, serta semangat pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Karo Humas Datin dalam keterangan tertulis, Minggu, 16, Agustus 2026.

Sejak 14 Agustus 2026, trotoar di depan Kantor Kemenko Polkam ditata menjadi taman yang menampilkan beragam bunga, buah-buahan, serta hasil bumi khas Indonesia. Perpaduan berbagai unsur tersebut tidak hanya mempercantik kawasan Medan Merdeka, tetapi juga menjadi simbol kekayaan alam, kesuburan, dan keberagaman Indonesia. Kehadiran taman ini sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk menikmati suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh kegembiraan dan optimisme menyongsong masa depan.

“Bapak Menko Polkam juga berpesan bahwa semangat kemerdekaan harus melahirkan optimisme dan memperkuat persatuan. Keindahan Taman Polkam Merdeka 81 dengan beraneka ragam bunga dan hasil bumi menggambarkan kekayaan alam serta keberagaman yang kita miliki sebagai kekuatan bangsa untuk terus melangkah maju. Mari kita jaga persatuan dan bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkas Brigjen TNI Honi Havana.

Antusiasme masyarakat terhadap Taman Polkam Merdeka 81 terlihat pada Minggu (16/8/2026). Berdasarkan pantauan langsung, sejak pagi warga yang selesai mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) tampak berdatangan dan memanfaatkan berbagai sudut taman sebagai lokasi berfoto bersama keluarga maupun kerabat. Susunan bunga, buah-buahan, dan sayuran yang menghiasi taman menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

“Senang banget, ya, ada tempat seperti ini. Sangat menarik dan bagus. Saya sama anak-anak habis CFD ke sini untuk foto-foto,” ungkap Yuni, salah seorang warga yang datang bersama suami dan kedua anaknya.

Daya tarik Taman Polkam Merdeka 81 juga menyebar melalui media sosial. Riko, yang datang bersama pasangannya dari Bekasi, mengaku mengetahui keberadaan taman tersebut setelah melihat unggahan yang ramai diperbincangkan di Instagram. “Kami tahunya dari Instagram. Lagi viral dan menarik juga ada taman seperti ini. Jauh-jauh dari Bekasi kami ke sini untuk foto-foto, sekalian setelah olahraga,” ujar Riko.

Kehadiran warga dari berbagai tempat tersebut menjadikan Taman Polkam Merdeka 81 tidak hanya sebagai penghias kawasan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga ruang publik yang menghadirkan keceriaan dan kebersamaan.

“Di tengah semarak merah putih kawasan Medan Merdeka, taman ini menjadi salah satu cara sederhana untuk mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan suasana yang positif dan penuh optimisme,” Tutup Karo Humas Datin Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana.

 

Bantuan Logistik dari Presiden Prabowo Tiba di Maumere, 1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Bantuan logistik berupa paket sembako dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-BNPB)

Maumere (The Indonesian News) – Bantuan logistik berupa paket sembako dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (16/8). Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah NTT.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, Sebanyak 1.725 paket sembako diterbangkan menggunakan pesawat Hercules dan mendarat di Maumere. Bantuan tersebut selanjutnya direncanakan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di dua wilayah, yakni 1.000 paket untuk Kabupaten Sikka dan 725 paket untuk Kabupaten Ende.

“Pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi bagian dari strategi percepatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi wilayah terdampak yang membutuhkan dukungan logistik secara cepat dan terkoordinasi, Kata Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis, Minggu, 16 Agustus 2026.

Selain melalui Maumere, Berton SP Panjaitan menjelaskan, pada pengiriman yang sama bantuan sembako juga tiba di Labuan Bajo sebanyak 3.200 paket untuk didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo. Dengan demikian, total bantuan sembako yang dikirim melalui pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus mencapai 4.925 paket.

“Bantuan tersebut merupakan bagian dari rencana distribusi 50.000 paket sembako untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana di wilayah NTT. Setelah pengiriman tahap awal, masih terdapat 45.075 paket sembako yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan perkembangan penanganan di lapangan,” terangnya.

BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan. Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk pangan, menjadi salah satu prioritas dalam fase awal penanganan darurat. Distribusi logistik juga akan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di masing-masing kabupaten terdampak sehingga bantuan yang dikirim dapat tepat sasaran dan mendukung percepatan penanganan bencana.

“Langkah ini sejalan dengan strategi penanganan darurat BNPB yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai salah satu fokus utama pada fase awal operasi, sekaligus memastikan rantai pasok bantuan berjalan secara efektif dari pusat hingga ke wilayah terdampak,” Tutup Berton SP Panjaitan.

KRI Bung Hatta-320 Bawa Bantuan TNI AL untuk warga terdampak Gempa di NTT

RI Bung Hatta-370 mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di (NTT), Minggu (16/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO- Dispenal).

Jakarta (The Indonesian News) – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam mendukung penanggulangan bencana, TNI Angkatan Laut melalui KRI Bung Hatta-370 yang sedang melaksanakan Operasi BKO Guskamla Koarmada II mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8).

KRI Bung Hatta-370 bertolak dari Dermaga Murhum Lanal Kendari, dengan membawa bantuan kemanusiaan berupa 205 dus mi instan, 80 dus air mineral kemasan gelas, serta 105 paket sembako. Bantuan tersebut merupakan dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Komandan KRI Bung Hatta-370 Letkol Laut (P) Ramli Arif menyampaikan pelaksanakan pengangkutan bantuan tersebut merupakan perintah dari Komandan Guskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan yang mana pengiriman menggunakan kapal perang TNI AL dilakukan untuk mempercepat mobilisasi dan pendistribusian bantuan menuju wilayah terdampak.

Melalui pengerahan KRI Bung Hatta-370, TNI AL terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI AL dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung pemerintah dalam penanganan kondisi darurat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk senantiasa meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” Demikian Dispenal.

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Tengah)) menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Gempabumi M 7,7 Flores di Kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-BNPB)

Labuan Bajo (The Indonesian News) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto memberikan arahan terkait penanganan darurat pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang melanda kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dalam rapat koordinasi bersama seluruh jajaran kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8), Kepala BNPB menetapkan delapan fokus langkah strategis yang wajib segera dieksekusi demi mempercepat evakuasi, pemenuhan logistik, hingga pemulihan awal wilayah terdampak.

Sebagai langkah pertama, Kepala BNPB mendorong pemerintah daerah di enam kabupaten terdampak parah (Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka) serta Pemerintah Provinsi NTT untuk segera menerbitkan penetapan status darurat resmi. Menurutnya, kepastian status hukum kedaruratan ini sangat vital agar BNPB, Kementerian PU, dan lembaga terkait memiliki payung hukum untuk menyalurkan dukungan anggaran serta bantuan teknis secara maksimal ke wilayah terdampak.

“Mohon hari ini segera dikeluarkan status daruratnya. Status kedaruratan ini perlu agar BNPB, kementerian/lembaga terkait dari PU dan lain sebagainya bisa membantu secara maksimal,” tegas Suharyanto.

Sejalan dengan penetapan status tersebut, pada poin kedua Kepala BNPB meminta percepatan pembentukan Pos Satuan Tugas (Posko) di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi dengan mengoptimalkan peran unsur TNI-Polri sebagai komandan satgas. Pembentukan posko kedaruratan daerah ini krusial agar seluruh pergerakan taktis, penataan pengungsi, serta pendistribusian logistik di tingkat lokal dapat terkendali dalam satu komando yang terintegrasi.

“Pak Bupati boleh menunjuk Komandan Satuan TNI dan Polri sebagai komandan lapangan. Termasuk Pak Gubernur, untuk mengendalikan kabupaten yang terdampak, mohon juga segera dibentuk Posko provinsi,” instruksinya.

Untuk mendukung penanganan di tingkat daerah, poin ketiga menetapkan bahwa Kepala BNPB mengomandoi langsung pembentukan Posko Utama Pendampingan Nasional di Labuan Bajo dan Posko Taktis di Maumere. Pembagian dua titik wilayah operasi ini dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten terdampak di Flores bagian barat dan timur secara cepat, presisi, serta merata.

“Kami membentuk Posko Nasional Pendampingan Provinsi yang pertama pusatnya di sini, di Labuan Bajo. Kemudian karena luas wilayah, kami juga membuka Posko di Maumere untuk melayani Sikka, Nagekeo, dan Ngada. Dua titik ini harapannya bisa mengular semua langkah penanganan bencana,” paparnya.

Guna memastikan ketersediaan bantuan logistik dari luar daerah, pada poin keempat Kepala BNPB mengordinasikan pembukaan Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pos penampungan terpusat ini bertugas menerima serta menyalurkan berbagai jenis bantuan dari kementerian, lembaga, BUMN, swasta, maupun masyarakat luas secara langsung menuju titik penerimaan di Flores melalui jalur udara.

“Masyarakat atau pihak yang ingin membantu, semuanya bisa melalui Posko Nasional yang sekarang sudah berdiri di Halim Perdanakusuma. Nanti dari Halim masuk ke Labuan Bajo, bisa juga masuk ke Maumere,” jelas Kepala BNPB.

Sementara itu pada poin kelima, terkait keselamatan warga, Kepala BNPB menginstruksikan seluruh tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas untuk memimpin pencarian dan pertolongan (SAR) hingga memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak atau hilang. Operasi penyisiran reruntuhan ini terus dipacu bersama unsur TNI, Polri, dan relawan sampai lokasi terdampak dinyatakan benar-benar aman.

“Kami mohon Kepala Basarnas sesuai undang-undang memimpin langsung proses pencarian pertolongan. Mohon unsur TNI-Polri dan relawan bergabung di bawah kepemimpinan Kabasarnas,” katanya.

Menanggapi pemulihan layanan dasar di poin keenam, Kepala BNPB menargetkan pemulihan fasilitas vital seperti jaringan listrik, air bersih, BBM, dan komunikasi dapat berfungsi normal secara terbatas dalam waktu 7 hari, sekaligus menegaskan agar pendataan kerusakan rumah warga dilakukan secara paralel tanpa menunggu masa tanggap darurat selesai. Pendataan awal yang cepat sangat dibutuhkan agar skema pembangunan Hunian Sementara (Huntara) atau perbaikan rumah dapat langsung dieksekusi.

“Saya mohon tidak usah menunggu sampai tanggap darurat selesai. Silakan mulai didata secara paralel. Begitu sudah jelas, segera kita tetapkan pembangunan, jangan sampai pendataan sekali lagi berlarut-larut,” imbaunya.

Mendukung kelancaran distribusi logistik ke daerah terisolasi, pada poin ketujuh Kepala BNPB mengordinasikan pengerahan alutsista lintas lembaga, termasuk armada helikopter dan kapal laut milik TNI, Basarnas, serta BNPB. Seluruh alutsista udara dan laut ini difokuskan penuh untuk menembus titik-titik tersulit demi mengangkut bahan pangan, selimut, dan tenda pengungsian.

“Dari TNI ada 4 helikopter dan kapal laut, Basarnas mengerahkan kapal dan pesawat, serta BNPB 2 pesawat sayap lebar dan 1 helikopter. Alutsista ini kita fokuskan untuk pendistribusian logistik,” ungkapnya.

Sebagai poin penutup, Kepala BNPB menginstruksikan pengoperasian Media Center resmi yang menggelar press briefing rutin setiap sore pukul 17.00 WITA. Kehadiran media center ini ditujukan untuk menyajikan pembaruan data secara transparan dari hari ke hari (day-to-day) sekaligus meredam simpang siur informasi dan disinformasi di tengah masyarakat.

“Mulai hari ini setiap sore jam 17.00 WITA, Media Center mulai beroperasi memberikan informasi day-to-day. Apa yang sering terjadi terkait simpang siur informasi di lapangan bisa kita minimalkan dengan memberikan informasi resmi setiap sore,” tutup Suharyanto.

State Secretary: Central Government Places Assistance on Standby to Handle Earthquake Impact in NTT

Mensesneg Prasetyo Hadi. (Credit: the Government Communication Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia)

Jakarta (The Indonesian News) – The central government is moving quickly to handle the impact of the earthquake that struck the East Nusa Tenggara (NTT) region on Saturday (August 15).

The government has placed assistance from the center on standby should it be needed at any time to support response efforts in the affected areas.

This was conveyed by Minister of State Secretary (Mensesneg) Prasetyo Hadi, who stated that reports regarding the earthquake had been submitted to President Prabowo Subianto.

The government also immediately coordinated with the Coordinating Minister for Human Development and Culture (Menko PMK), the Head of Basarnas, and the Head of BMKG.

“First of all, we extend our deepest condolences for the several reported fatalities resulting from this earthquake,” Pras said.

Pras said that BMKG had issued an early warning regarding a potential tsunami after the earthquake occurred. However, the warning has since been lifted.

“And indeed, in several places, there was a rise in sea levels, but it was not too significant,” he said.

Furthermore, Pras explained that the central government had also coordinated with the Governor of NTT to ensure that mitigation and emergency response measures were carried out quickly. This coordination involved local governments and all relevant ranks, including the TNI and Polri.

“Both the central government and local governments, as well as all relevant ranks, including the TNI and Polri, are taking mitigation steps and implementing rapid emergency response measures, especially to address the situation in the initial moments of the incident,” he explained.

Pras mentioned that there were reports of several buildings damaged by the earthquake. One of these was in the port area in Maumere. In addition, several offices were also reported to have collapsed.

“There are reports of some still trapped under the rubble, and several buildings—there is a port in Maumere—there is rubble, and several offices have also collapsed,” he said.

The government has asked that all affected locations be immediately inspected to ensure the condition of the community and to rescue victims who may still be trapped under the rubble.

“We ask that they immediately check whether there are victims under the rubble,” Pras emphasized.

On the other hand, the central government has placed support on standby from Jakarta to anticipate field response needs. This assistance can be deployed immediately if required.

“We have also placed assets on standby at Halim in case assistance from the central government is needed at any time; we are ready,” he concluded.

Source: Press Release of the Government Communication Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Aktivis Serukan Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Hut Kemerdekaan RI Ke – 81 Tahun

Imbauan. (Foto: Ilustrasi)

Jakarta (The Indonesian News) – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sdr. Kris, aktivis masyarakat mengimbau seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Peringatan HUT RI bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan tanpa mengabaikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan. Perbedaan pilihan, pandangan, maupun latar belakang jangan sampai menjadi alasan untuk menciptakan konflik di tengah masyarakat,” ujar Sdr. Kris, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya melalui media sosial. Setiap informasi yang berpotensi memicu keresahan hendaknya disikapi secara bijak dan dikonfirmasi terlebih dahulu kepada sumber yang dapat dipercaya.

Selain itu, masyarakat diharapkan turut menjaga keamanan selama rangkaian kegiatan peringatan HUT RI berlangsung, termasuk kegiatan perlombaan, upacara, hiburan rakyat, maupun aktivitas lingkungan lainnya.

“Kondusifitas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab kita bersama. Mari kita isi kemerdekaan dengan kegiatan positif, menjaga toleransi, menghormati sesama, serta memastikan perayaan HUT RI ke-81 berlangsung aman, damai, dan penuh kebersamaan,” tegasnya.

Dengan semangat kemerdekaan, seluruh masyarakat diharapkan mampu menjadikan momentum ini sebagai penguat persatuan dan komitmen bersama untuk membangun lingkungan yang aman, harmonis, dan demokratis.

Polda NTT dan Polres Jajaran Kerahkan 845 Personel ke Wilayah Terdampak Gempa

Foto: Dok. Polda NTT

Kupang (The Indonesian News) – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Polres jajaran bergerak cepat dalam penanganan bencana alam gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 845 personel Polri dikerahkan untuk mendukung proses penanganan bencana, yang terdiri dari 168 personel Polda NTT dan 677 personel Polres jajaran. Selain itu, sebanyak 821 personel dari berbagai instansi terkait turut dilibatkan dalam penanganan di lapangan.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan pelibatan personel tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat terdampak gempa.

“Polda NTT bersama Polres jajaran mengerahkan personel untuk membantu penanganan bencana, khususnya dalam mendukung evakuasi, pelayanan kepada masyarakat dan berbagai kebutuhan penanganan di wilayah terdampak,” ujar Henry, Sabtu (15/8/2026).

Dari 677 personel Polres jajaran yang diterjunkan, kekuatan terbesar berada di Polres Ende dengan 182 personel, disusul Polres Manggarai Timur sebanyak 150 personel dan Polres Manggarai sebanyak 100 personel.

Selanjutnya, Polres Nagekeo mengerahkan 80 personel, Polres Sikka 75 personel, Polres Ngada 70 personel, serta Polres Manggarai Barat sebanyak 72 personel.

Menurut Henry, pengerahan personel dilakukan untuk memperkuat penanganan di wilayah yang terdampak gempa sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan secara cepat.

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana,” katanya.

Selain kekuatan Polri, penanganan bencana juga melibatkan 821 personel dari instansi terkait. Kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mempercepat proses penanganan, mengingat dampak gempa terjadi di sejumlah wilayah Flores.

Henry menegaskan, Polda NTT dan Polres jajaran terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah terdampak. Personel juga diarahkan untuk mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap proses penanganan.

“Prinsipnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Polri bersama seluruh instansi terkait akan terus bergerak dan berkoordinasi untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Pengerahan ratusan personel tersebut menjadi bagian dari upaya terpadu dalam menghadapi dampak gempa Flores. Dengan dukungan personel Polda NTT, Polres jajaran dan instansi terkait, penanganan diharapkan dapat berlangsung cepat, terkoordinasi dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah terdampak.

Duta Besar Kehormatan UNDP, Putri Mahkota Victoria dari Swedia Akan Kunjungi Indonesia

Goodwill Ambassador UNDP Putri Mahkota Victoria dari Swedia (Tengah) saat kunjungan sebelumnya dengan UNDP. berinteraksi dengan komunitas dan mitra yang bekerja untuk memajukan pembangunan berkelanjutan. (Foto: The Indonesian News/HO-UNDP)

Jakarta (The Indonesian News) – Putri Mahkota Victoria dari Swedia akan mengunjungi Indonesia pada 4–8 September 2026 dalam kapasitasnya sebagai Duta Besar Kehormatan (Goodwill Ambassador) United Nations Development Programme (UNDP).

Dalam siaran pers UNDP Indonesia yang diterima The Indonesian News, Sabtu (15/8/2026), Kunjungan ini akan berfokus pada kemitraan UNDP dengan Pemerintah Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan, aksi iklim, konservasi keanekaragaman hayati, transformasi digital, dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Di Jakarta, Putri Mahkota Victoria akan bertemu dengan para pimpinan pemerintah, mitra pembangunan, sektor swasta, pemimpin muda, dan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membahas bagaimana inovasi, transformasi digital, dan pendanaan gabungan (blended finance) dapat membantu mempercepat kemajuan menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Agenda perjalanan juga akan mencakup kunjungan ke Nusa Tenggara Timur, di mana Putri Mahkota Victoria akan bertemu dengan komunitas dan mitra yang bekerja untuk melestarikan warisan alam unik Indonesia sekaligus menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan melalui ekowisata dan pembangunan berbasis alam.

“Indonesia adalah rumah bagi solusi inovatif lokal untuk mengatasi tantangan pembangunan yang mendesak, mulai dari aksi iklim dan konservasi keanekaragaman hayati hingga transformasi digital dan pertumbuhan inklusif. Kunjungan Putri Mahkota Victoria merupakan kesempatan untuk melihat inovasi-inovasi ini secara langsung dan untuk menyoroti bagaimana aksi lokal dapat membantu mendorong kemajuan global menuju Sustainable Development Goals,” kata Alexander De Croo, Administrator UNDP.

“Perjalanan pembangunan Indonesia ditandai oleh kemitraan dan tekad yang kuat masyarakat Indonesia untuk membangun masa depan yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Merupakan suatu kehormatan bagi UNDP untuk menyambut Putri Mahkota Victoria di Indonesia untuk menyaksikan secara langsung kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan lokal di balik solusi pembangunan yang penting bagi Indonesia dan dunia. Ini adalah contoh nyata bagaimana aksi lokal dapat berkontribusi pada kemajuan global,” kata Sara Ferrer Olivella, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia.

Putri Mahkota Victoria diangkat sebagai Goodwill Ambassador UNDP pada Oktober 2023. Dalam peran ini, Putri Mahkota Victoria mendukung upaya untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong keterlibatan seputar SDGs dan masa depan yang berkelanjutan dimana tak seorang pun tertinggal.

Mensesneg: Seluruh Unsur Siap Tampil Terbaik saat HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Mensesneg Prasetyo Hadi Usai gladi bersih yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (15/08/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta telah mencapai 99 persen. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi selaku Ketua Panitia Nasional HUT ke-81 Kemerdekaan RI usai seluruh unsur mengikuti gladi bersih yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (15/08/2026)

“Ya insyaallah 99 persen. 1 persen kita semua serahkan kepada yang di atas. Tapi insyaallah bismillah,” ujar Mensesneg.

Selain itu, Mensesneg mengatakan gladi bersih menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh unsur yang akan terlibat dalam upacara dapat menjalankan perannya sesuai dengan rencana.

“Dari hasil evaluasi dapat kami sampaikan bahwa insyaallah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia, dan dalam kesempatan ini kami selaku Ketua Panitia Nasional dan selaku penanggung jawab ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh yang terlibat di dalam proses, baik mulai proses seleksi, mulai proses latihan di setiap tempat masing-masing, sampai kemudian kita berlatih bersama-sama sampai hari ini,” ujar Mensesneg.

Mensesneg menjelaskan bahwa seluruh aspek pelaksanaan gladi bersih diperiksa secara detail untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat dan seluruh rangkaian peringatan pada 17 Agustus dapat berlangsung dengan lancar. Selain kesiapan teknis upacara, Menteri Pras juga mengapresiasi penampilan seni dan budaya yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Mensesneg mengaku terharu melihat semangat nasionalisme yang ditunjukkan para penampil, terutama generasi muda dari berbagai daerah.

“Terakhir yang mau kami sampaikan tadi di penutup pagelaran, atau seni budaya yang ditampilkan oleh seluruh penampil, yang terutama banyak juga adik-adik, yaitu menggambarkan bagi kami, kalau kita perhatikan semangat nasionalisme yang sebagai anak-anak Indonesia mempertahankan budaya bangsa ini, memberikan yang terbaik kalau diberikan kesempatan untuk bisa tampil masuk di pencak silat semuanya, kami merasa sangat terharu,” imbuh Mensesneg.

Lebih lanjut Mensesneg menilai semangat tersebut menjadi gambaran penting mengenai tanggung jawab setiap anak bangsa untuk terus memberikan yang terbaik melalui peran dan profesinya masing-masing.

“Dan itulah tugas dan kewajiban kita untuk menjalankan seluruh amanah, menjalankan profesi kita masing-masing dengan sebaik-baiknya untuk hari ini maupun masa depan generasi yang akan datang,” lanjut Mensesneg.

Dalam kesempatan tersebut, Mensesneg juga menyampaikan perkembangan terkait undangan kepada para Presiden dan Wakil Presiden terdahulu untuk menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Mensesneg mengatakan undangan telah disampaikan kepada seluruh Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, termasuk kepada keluarga para Presiden dan Wakil Presiden yang telah wafat.

“Kepada seluruh presiden terdahulu atau wakil presiden terdahulu ini juga kadang tidak mungkin saya sebut satu persatu ya, memang banyak ditanyakan presiden ke-5, presiden ke-6, presiden ke-7. Wapres (wakil presiden) juga ada wapres ke-10 dan ke-12, ke-11, semua sudah tersampaikan kepada seluruh keluarga, termasuk putra-putri proklamator kita. keluarga Bung Karno maupun keluarga Bung Hatta, dan keluarga dari tadi presiden dan wakil presiden terdahulu semua sudah tersampaikan,” jelas Mensesneg.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts