Beranda blog Halaman 15

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel Tangani Karhutla

Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah di Indonesia. Foto: BPMI Setpres/Unggahan Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Melalui operasi darat hingga udara, upaya penanganan untuk memadamkan api, mencegah perluasan kebakaran, serta melindungi masyarakat dari dampak karhutla terus dilakukan.

“Dari udara hingga darat, seluruh kekuatan terus bergerak. Semua dilakukan untuk memadamkan api, mengurangi dampak asap, dan yang terpenting, melindungi masyarakat dari ancaman karhutla,” demikian keterangan tertulis Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam unggahannya pada Minggu, 20 September 2026.

Dalam keterangannya, Seskab Teddy turut menyampaikan bahwa luas wilayah serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Meski demikian, pemerintah terus berupaya tanpa henti untuk menangani hal tersebut.

“Luasnya wilayah serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia. Namun, upaya pemadaman terus dilakukan tanpa henti, baik melalui operasi darat maupun udara,” lanjutnya.

Menurut Seskab Teddy, sejak bulan Agustus, sebanyak 64 pesawat telah dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. Sebanyak 55 pesawat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 9 pesawat TNI terus bergerak melakukan water bombing.

Selain dukungan udara, sebanyak 54.394 personel gabungan juga terus bergerak di lapangan. Personel gabungan ini terdiri dari TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, relawan, serta masyarakat.

“Sejak Agustus, 64 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan water bombing, didukung 54.394 personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, menjangkau titik-titik kebakaran dan mencegah api semakin meluas,” katanya.

Biaya produksi kapal ikan meningkat

Pekerja memasang propeller atau baling baling kapal saat proses penyelesaian kapal ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera, Banda Aceh, Senin (21/9/2026). Pemilik kapal di daerah itu menyatakan biaya produksi kapal ikan semakin meningkat seiring dan untuk kapal ukuran 59 GT menghabiskan biaya mencapai Rp5 miliar seiring naik harga bahan baku kayu dan kelangkapan lainnya. The Indonesian News Foto/Ampelsa.
Pekerja memasang propeller atau baling baling kapal saat proses penyelesaian kapal ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera, Banda Aceh, Senin (21/9/2026). Pemilik kapal di daerah itu menyatakan biaya produksi kapal ikan semakin meningkat seiring dan untuk kapal ukuran 59 GT menghabiskan biaya mencapai Rp5 miliar seiring naik harga bahan baku kayu dan kelangkapan lainnya. The Indonesian News Foto/Ampelsa.

Empowering Village Economies, KDKMP in Nganjuk Buys Farmers’ Shallots Above Market Price

Credit: Indonesian Government Communication Agency (Bakom)

Nganjuk (The Indonesian News) – The presence of the Red and White Village Cooperative (KDKMP) Nglundo in Nganjuk regency, East Java, has delighted local shallot farmers. Since the cooperative was established, farmers’ shallot harvests have been bought at above-market prices.

Not only that, KDKMP Nglundo is also empowering local residents, especially women, to earn extra income. The women there earn additional money by weighing and packing farmers’ red shallot harvests before they are transported and marketed by KDKMP Nglundo.

“KDKMP Nglundo, Nganjuk regency, buys red shallots harvested by local farmers at Rp2,000 per kilogram above the middleman’s price,” reads a post by Joao de Sousa Mota, president director of PT Agrinas Pangan Nusantara, on the Instagram account @bung.joaomota on Saturday (19/9).

KDKMP Nglundo has also optimized its pickup trucks and three-wheeled cargo motorcycles to transport agricultural produce.

“This is what KDKMP means by being a patron a protector and driver for farmers, even from the very start of the planting season,” he said.

KDKMP also continues to supply the daily needs of farmers and village residents, including subsidized fertilizer, 3-kilogram gas cylinders and MinyaKita cooking oil.

Jumini, a resident of Nglundo village, said she is grateful to be involved in the KDKMP Nglundo ecosystem. Since the village cooperative became active, she has been able to earn extra income.

“While working in the fields, I also help KDKMP keep things running. I’m happy, thank God  it adds to the household income,” Jumini said.

Red shallot prices in Nganjuk regency often fluctuate sharply, especially during the peak harvest period. At the middleman or free-market level, red shallots fetch around Rp14,000 to Rp18,000. KDKMP Nglundo, however, buys them above the market price.

Source: Press Release, Indonesian Government Communication Agency (Bakom)

Diplomasi Intensif KRI Songkhla Berhasil Pulangkan 13 ABK Aceh dari Tailan

13 ABK Aceh dipulangkan dari Tailan, Jumat (18/9/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-KRI Songkhla

Jakarta (The Indonesian News) – Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Songkhla, Thailand, memfasilitasi pemulangan 13 ABK KM Aneuk Manja 02 asal Aceh Timur yang menerima amnesti dari Raja Thailand usai ditangkap awal tahun ini karena pelanggaran batas wilayah laut.

Konsul RI di Songkhla Winardy H. Lucky mengatakan, para ABK tersebut dipulangkan ke tanah air melalui penerbangan Phuket-Kuala Lumpur-Jakarta pada Jumat (18/9), setelah ditahan oleh otoritas Thailand di Phuket sejak 11 Maret 2026.

“Melalui pengawalan diplomasi KRI Songkhla, para nelayan secara resmi dibebaskan pada 21 Agustus 2026 setelah menerima pengampunan kerajaan,” kata Konsul Lucky melalui keterangan resmi KRI Songkhla, Minggu 20 September 2026.

Terobosan Diplomasi Mengatasi Kendala Perizinan dan Logistik

Proses pemulangan para nelayan tidak berjalan mudah dan sempat tertahan akibat perubahan regulasi dan prosedur serta dinamika birokrasi badan/lembaga setempat terkait. Menanggapi kendala tersebut, KRI Songkhla mengambil langkah diplomasi proaktif melalui koordinasi langsung dengan beberapa otoritas terkait termasuk dengan otoritas imigrasi setempat dan pihak maskapai. Respon dan langkah koordinasi cepat KRI Songkhla membuahkan hasil positif: Otoritas Imigrasi Pusat Tailan melalui beberapa divisi wilayah tugasnya turut membantu dan memfasilitasi penuh proses kepulangan ketiga belas nelayan langsung dari Bandara Internasional Phuket.

Di samping urusan perizinan, KRI Songkhla juga berupaya menyusun skema penerbangan pemulangan terbaik untuk menghindari kendala transit dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) serta pembatasan kuota maksimal maskapai komersial—hingga KRI Songkhla mengambil keputusan strategis dengan mengalihkan pemulangan ketiga belas nelayan melalui rute terefisien: Phuket – Kuala Lumpur – Jakarta.

Sinergi Lintas Instansi untuk Proses Pemulangan Nelayan WNI Bermasalah ke Daerah Asal

Proses pemulangan pada 18 September 2026 berjalan aman dan lancar dengan pengawalan penuh KRI Songkhla. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, KRI Songkhla menyerahkan ketiga belas nelayan anak buah kapal (ABK) KM Aneuk Manja 02 kepada Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, untuk selanjutnya diserahterimakan kepada Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) dengan disaksikan oleh perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk proses pemulangan lebih lanjut ke Aceh Timur via Bandara Kualanamu Medan.

Atas kerjasama lintas pemerintah pusat dan pemerintah daerah Aceh (di antaranya: BPPA, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Dinas Sosial Aceh, dan Dewan Pewakilan Daerah RI Aceh), seluruh nelayan telah tiba di kampung halaman di Aceh Timur pada Sabtu, 19 September 2026 malam.

“Keberhasilan pemulangan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi pemerintah pusat, daerah, dan perwakilan RI di luar negeri dalam menjamin keselamatan serta hak-hak warga negara Indonesia,” tegas Konsul Lucky.

Pemulangan 13 ABK tersebut merupakan yang terbesar di tahun ini yg dilakukan KRI Songkhla — Dari kelompok yang sama: 1 ABK di bawah umur telah direpatriasi pada 30 April 2026, dan 5 ABK (KM Langka Bahagia Satu) masih jalani proses hukum.

Ditengah Kepungan Asap, Personel Lanud Smh Padamkan Api di Talang Jambe Palembang

Palembang (The Indonesian News) Ditengah kepungan asap, prajurit Lanud Sri Mulyono Herlambang (Smh), bergerak menggunakan mobil PK TNI Angkatan Udara padamkan api yang sempat membakar lahan kering di Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang, Pada Sabtu (19/9/2026).

Aksi cepat personel lanud tersebut mendapatkan apresiasi dari Danlanud Smh Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, Beliau berpesan kepada personel yang terlibat penanganan kebakaran, agar dalam pelaksanaan tugas mulia ini selalu utamakan keselamatan.

Menghadapi musim kemarau ini, Lanud Smh akan terus siap siaga dan  sewaktu-waktu siap diterjunkan apabila diperlukan.

Warga setempat mengucapkan terimakasih kepada Lanud Smh, karena telah memadamkan api yang sempat merambat ke pemungkiman warga.Talang Jambe Palembang.

Aparat tertibkan tambang emas ilegal di Pidie, Aceh 

Polisi dan TNI amankan alat pendukung tambang emas ilegal di Geumpang, (Foto: Ist).

Pidie (The Indonesian News) – Aparat kepolisian gabungan TNI dan Pemerintah Kabupaten Pidie menertibkan lokasi pertambangan emas tanpa izin di kawasan KM 14 dan KM 17, Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Aceh.

Dari lokasi, petugas menyita 93 unit besi tabung gelondongan dan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan.

Penertiban selama dua hari, 17-18 September 2026. Operasi dipimpin Kepala Bagian Operasi Polres Pidie Ajun Komisaris Polisi Raja Aminuddin Harahap dan melibatkan personel Kodim 0102/Pidie, Dinas Lingkungan Hidup Pidie serta Brimob Polda Aceh.

Polisi mengatakan para penambang sudah tidak berada di lokasi ketika petugas tiba. Meski begitu, aparat tetap membongkar sejumlah sarana yang ditinggalkan dan diduga berkaitan dengan kegiatan pertambangan tanpa izin.

Selain 93 besi tabung gelondongan, petugas menemukan tiga mesin diesel, 28 karung material, satu tong pembakaran dan sejumlah peralatan lainnya.

Camp hunian yang terbuat dari kayu dan terpal juga dibongkar dan dimusnahkan di tempat. Langkah tersebut dilakukan agar bangunan tidak kembali digunakan sebagai tempat pendukung kegiatan pertambangan tanpa izin.

Sebelum operasi, Polres Pidie menggelar rapat koordinasi bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Pidie dan instansi terkait. Polisi menyatakan koordinasi diperlukan untuk menentukan sasaran serta memastikan penertiban berlangsung aman dan sesuai prosedur.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan, penertiban merupakan tindak lanjut dari upaya preemtif dan preventif yang sebelumnya dilakukan kepolisian, termasuk imbauan, edukasi, koordinasi dan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan.
“Ketika masih ditemukan aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin, maka dilakukan langkah penertiban secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah,” kata Kapolres.

Menurut dia, persoalan pertambangan tanpa izin tidak hanya menyangkut penegakan hukum. Aktivitas tersebut juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat, kerusakan lingkungan dan tata kelola sumber daya alam.

Polres Pidie mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun kerusakan lingkungan.

Kepolisian menyatakan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin akan terus dilakukan bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Pidie. Penertiban di Geumpang berlangsung aman dan kondusif.

Pemerintah salurkan Rp435.3 Miliar Bantuan Jadup dan isi hunian Pascabencana Sumatra 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Tengah). Foto: Dok. Kemensos RI

Ngawi (The Indinesian News) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bantuan jaminan hidup (jadup) dan isi hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra senilai Rp435.327.550.000 telah cair dan siap disalurkan melalui PT Pos.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di enam kabupaten/kota, yakni Kota Langsa, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Hari ini bantuan jaminan hidup dan isi hunian untuk enam kabupaten/kota di Sumatra sudah cair. Totalnya Rp435,3 miliar dan siap disalurkan melalui PT Pos kepada masyarakat yang berhak menerima,” kata Gus Ipul di sela-sela kunjungannya ke Sekolah Rakyat di Ngawi, Pada sabtu (19/9/2026).

Dari total bantuan tersebut, Rp322,827 miliar merupakan bantuan isi hunian bagi 107.609 kepala keluarga (KK). Sementara Rp112,500 miliar berupa bantuan jaminan hidup bagi 83.333 jiwa.

Bantuan terbesar dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Utara, dengan total Rp328,456 miliar, terdiri atas bantuan isi hunian bagi 101.900 KK sebesar Rp305,7 miliar dan jadup bagi 16.857 jiwa sebesar Rp22,756 miliar.

Selanjutnya, Kabupaten Tapanuli Tengah mendapatkan Rp72,977 miliar, Kota Langsa Rp32,674 miliar, Kabupaten Nagan Raya Rp398,7 juta, Kabupaten Tapanuli Utara Rp267,45 juta, dan Kabupaten Lima Puluh Kota Rp553,15 juta.

Gus Ipul mengatakan pencairan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana. Jadup ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat, sedangkan bantuan isi hunian membantu keluarga terdampak kembali melengkapi kebutuhan rumah tangga mereka.

“Setelah dananya cair, yang paling penting adalah memastikan bantuan segera sampai kepada penerima dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar proses penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Pemerintah membantu bukan hanya ketika bencana terjadi, tetapi juga mendampingi masyarakat sampai mereka bisa menata kembali kehidupannya. Bantuan ini kita harapkan menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk bangkit dan memulai kembali,” kata Gus Ipul.

BNPB Imbau pemda-masyarakat waspada dan siap siaga dari Ancaman Karhutla

Petugas gabungan melakukan pemadaman pada lahan terbakar berlokasi pada 6 kampung 2 distrik terjadi di lahan gambut Kampung Kali Harapan, Kalisusu, Kalibobo di Distrik Nabire, Kampung Waroki, Kalisemen dan Wadiyo di Nabire Barat. Papua Tengah. Sabtu (19/9/2026). Foto: The Indonesian News/HO-BNPB/BPBD

Jakarta (The Indonesian  News) – Plt Kapusdatin BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, Sejumlah daerah dilaporkan mengalami kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa pada peristiwa tersebut.

“Karhutla terjadi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, pada Sabtu (19/9), pukul 12.30 WITA. Penyebab peristiwa ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Lokasi terdampak berada di Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, dengan luasa terdampak 5 hektar. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene bersama dinas terkait, TNI,, Polri dan warga telah melakukan pemadaman. Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada hari itu juga (19/9), pukul 14.55 WITA. Setelah api padam, mereka memastikan lahan terdampak dengan upaya pendinginan,” Kata Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis, Minggu 20 September 2026.

Selanjutnya, Masih di Pulau Sulawesi, Berton SP Panjaitan menambahkan, karhutla terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (19/9), pukul 11.32 WITA. Kebakaran berada di Desa Karang Karangan, Kecamatan Bua. Lahan seluas 2 hektare berhasil dipadamkan petugas BPBD yang dibantu dinas pemadam kebakaran, TNI, Polri dan masyarakat. Api telah pada pada Sabtu (19/9) pukul 12.56 WITA.

Beralih ke wilayah Provinsi Papua Tengah, karhutla teridentifikasi di Kabupaten Nabire. Lahan terbakar berlokasi pada 6 kampung di 2 distrik. Peristiwa yang berlangsung pada Sabtu (19/9) terjadi di lahan gambut pada Kampung Kali Harapan, Kalisusu dan Kalibobo di Distrik Nabire. Karhutla juga terjadi di Kampung Waroki, Kalisemen dan Wadiyo di Nabire Barat. Total lahan terbakar di 2 distrik seluas 172 hektare. BPBD dan dinas pemadam kebakaran setempat dibantu TNI dan Polri telah melakukan pemadaman api. Pada Sabtu petang, api masih brusaha untuk dipadamkan.

Peristiwa sama terjadi Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka-Belitung, pada Sabtu (19/9), pukul 11.00 WIB. Karhutla menyasar 1 kelurahan di Kecamatan Bukit Intan. Penyebab peristiwa di Kelurahan Air Itam masih belum diketahui. Lahan seluas 10 hektar terdampak kejadian ini. BPBD masih melakukan pendataan luasan terdampak di lapangan. Hingga Sabtu petang (19/9), lahan seluas 9 hektare berhasil dipadamkan. Petugas gabungan masih terus memadamkan api yang terkendala angin kencang dan asap pekat. Petugas BPBD melaporkan api masih berpotensi menyala kembali dikarenakan di lokasi terdapat banyak tumpukan kayu bekas pembukaan lahan

Sementara itu, dua peristiwa karhutla yang baru dilaporkan terjadi di Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (19/9). Karhutla melanda 2 hektare lahan di Desa Padaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. BPBD setempat melaporkan peristiwa terjadi pukul 10.00 WIB. Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada hari itu juga.

Karhutla lain terjadi di Kabupaten Banyumas, yang melanda Desa Kalibagor di Kecamatan Kalibagor dan Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja. Insiden berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Penyebab terjadinya api masih belum diketahui dan dalam penyelidikan pihak berwenang. Luas lahan terbakar 3,5 hektare. Petugas gabungan dari BPBD, dinas pemadam kebakaran, TNI dan Polri berhasil menghentikan api pada Sabtu (19/9), pukul 12.10 waktu setempat.

“Menyikapi ancaman karhutla, BNPB terus meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga. Berdasarkan pemantauan hingga 21 September, tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah di sebagian besar wilayah Indonesia pada kategori sangat mudah terbakar. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pemantauan dan pencegahan dini sehingga karhutla dapat dipadamkan secepat mungkin,” Demikian Berton SP Panjaitan.

 

Penyelam Basarnas temukan satu korban KM Virgo Transport 8 di dalam kapal

Satu korban KM Virgo Transport 8 di dalam kapal, Sabtu (20/9/2026). The Indonesian NEws/HO-Basarnas

Banjarmasin (The Indonesian News) – Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (20/9) pukul 14.14 WITA.

Kepala Basarnas M. Syafii menyampaikan, Korban ditemukan oleh penyelam BSG Basarnas saat melakukan pencarian di dalam badan kapal. Setelah berhasil ditemukan, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk proses penanganan lebih lanjut.

“Selanjutnya, korban akan dievakuasi melalui jalur udara menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas dengan teknik hoisting rescue net. Teknik tersebut digunakan untuk mengangkat korban dari kapal menuju helikopter secara aman dan terukur. seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban,” ujar M. Syafii dalam keterangan tertulis, Minggu 20 September 2026.

M. Syafii menambahkan, Penemuan satu korban hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga.

“Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi dengan mengoptimalkan unsur penyelam, sarana laut, serta dukungan udara di sekitar lokasi KM Virgo Transport 8,” Demikian M. Syafii.

Semarak HUT Ke-81 dan Pecahkan Rekor Muri, Kodaeral V Gelar Panglima TNI Fun Run di Kota Lama Surabaya

Foto: Dok. Kodaeral V

Surabaya (The Indonesian News) – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Kodaeral V menggelar Panglima TNI Fun Run dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Kota Lama Surabaya. Minggu (20/9/2026).

Kegiatan diikuti sekitar 9.000 peserta tersebut berlangsung meriah dengan rute lari dimulai dari Kota Lama, menuju Tugu Pahlawan, DPRD Surabaya, Rajawali, dan kembali finis di Kota Lama.

“Panglima TNI Fun Run tersebut merupakan bagian dari kegiatan Fun Run yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Kotama TNI di Indonesia dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI. Pelaksanaan secara serentak tersebut sekaligus berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai kegiatan fun run yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kotama TNI di Indonesia,” Tulis Dispen Kodaeral V, Minggu 20 September 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, para Pangkotama TNI wilayah Surabaya, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Semarak Panglima TNI Fun Run di Kota Lama Surabaya tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga sekaligus mendukung pencarian bibit-bibit atlet lokal dan Jawa Timur yang berpotensi untuk dibina dan dikembangkan sehingga mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” Demikian Dispen Kodaeral V.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts