Beranda blog Halaman 21

Laba bersih PJM Grup Agustus 2026 Capai 128 Persen dari Target RKAP

Foto: Dok. PJM Grup

Makassar (The Indonesian News) – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang periode Januari–Agustus 2026. Berdasarkan hasil analisis atas laporan keuangan konsolidasian, laba bersih tahun berjalan yang menjadi hak pemilik entitas induk tumbuh 69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan penguatan kinerja bisnis PJM Grup di tengah dinamika industri kepelabuhanan dan jasa maritim nasional. Selain mencatat pertumbuhan secara tahunan, realisasi laba bersih hingga Agustus 2026 juga telah mencapai 128 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) periode berjalan.

Pencapaian tersebut turut tercermin pada sejumlah indikator profitabilitas lainnya. Laba usaha atau operating income PJM Grup tumbuh 51 persen secara year-on-year (yoy) dan telah mencapai 111 persen dari target RKAP hingga Agustus 2026.

Sementara itu, laba sebelum pajak juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 56 persen secara tahunan, dengan realisasi mencapai 118 persen dari target RKAP periode berjalan.

Adapun laba tahun berjalan secara keseluruhan tumbuh 69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus mencapai 128 persen dari target RKAP.

Kinerja tersebut mencerminkan adanya perbaikan pada sejumlah aspek pengelolaan perusahaan, mulai dari efisiensi operasional, produktivitas lini bisnis, pengendalian biaya, hingga penguatan sinergi antarentitas di lingkungan PJM Grup.

SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan capaian positif tersebut memperkuat tren peningkatan kinerja PJM Grup yang telah berlangsung sejak awal 2026.

“Tren positif ini semakin menegaskan arah pemulihan dan penguatan kinerja PJM Grup yang telah berlangsung sejak awal 2026. Hal ini sejalan dengan arahan strategis transformasi Danantara untuk menciptakan nilai bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Tubagus Patrick dalam keterangan tertulis, Rabu 16 September 2026.

Menurutnya, pencapaian hingga Agustus 2026 juga memberikan optimisme bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja hingga akhir tahun.

“Pencapaian ini membuat perusahaan optimistis untuk berpotensi melampaui target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2026 secara keseluruhan. Konsistensi pertumbuhan laba dari bulan ke bulan turut mencerminkan semakin matangnya pengelolaan biaya, sinergi bisnis antarentitas anak, serta optimalisasi berbagai lini strategis di lingkungan PJM Grup,” katanya.

Memasuki paruh kedua 2026, PJM Grup akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui berbagai langkah strategis. Program efisiensi operasional, percepatan realisasi investasi, serta penguatan sinergi bisnis di seluruh entitas grup menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan tren positif tersebut.

“Dengan strategi tersebut, PJM Grup menargetkan kinerja yang telah menunjukkan perkembangan positif sepanjang Januari–Agustus 2026 dapat terus terjaga hingga penutupan tahun buku 2026,” Tutup Tubagus Patrick.

Ahmad Dhani dan Andra Rayakan 40 Tahun Persahabatan Lewat Konser “Band of Brothers”

Foto: Ist

Jakarta (The Indonesian News) – Empat dekade persahabatan sekaligus perjalanan bermusik Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan dirayakan melalui konser mini bertajuk “Band of Brothers” di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

Konser yang digelar secara terbatas dan hanya dihadiri tamu undangan tersebut menjadi momentum istimewa bagi dua pendiri Dewa 19 itu. Dalam pertunjukan tersebut, Dewa 19 turut menggandeng sejumlah musisi, di antaranya Ello dan Mulan Jameela sebagai bintang tamu.

Bagi Ahmad Dhani dan Andra, perayaan 40 tahun persahabatan bukan sekadar nostalgia atas perjalanan panjang di industri musik Indonesia. Setelah melewati berbagai fase karier, keduanya kini memandang musik sebagai sesuatu yang lebih sederhana: ruang untuk menikmati hidup dan berkarya tanpa lagi mengejar pencapaian tertentu.

“Kami merasa sudah berada di puncak, puncak apa lagi yang bisa dicapai,” ujar Ahmad Dhani dalam konferensi pers di Java Rock, Jakarta Selatan, Pada Senin 14 September 2026.

Pandangan serupa disampaikan Andra Ramadhan. Menurutnya, perjalanan panjang yang telah mereka lalui membuat aktivitas bermusik kini lebih banyak dimaknai sebagai sesuatu yang menyenangkan.

“Apa lagi ya? Bermain musik untuk bersenang-senang saja,” kata Andra.

Berawal dari SMP Negeri 6 Surabaya

Persahabatan Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan bermula ketika keduanya masih duduk di bangku SMP Negeri 6 Surabaya.

Saat kelas 1, Dhani berada di kelas 1F, sementara Andra berada di kelas 1J. Keduanya kemudian menjadi teman sekelas ketika naik ke kelas 2A.

Pertemuan tersebut menjadi awal dari persahabatan sekaligus perjalanan musikal yang kelak melahirkan salah satu grup musik paling berpengaruh di Indonesia, Dewa 19.

Dhani mengungkapkan, cikal bakal grup tersebut berawal dari tugas kelompok ekstrakurikuler saat mereka masih duduk di bangku SMP. Seorang guru yang mereka kenal sebagai Pak Mul turut mempertemukan Dhani dan Andra dalam proyek bermusik tersebut.

“Waktu kelas dua SMP kami sekelas dan mulai membentuk grup musik dari tugas kelompok ekstrakurikuler. Dari situlah tercetus nama Dewa 19,” ungkap Dhani.

Kelompok yang sebelumnya bernama Booster itu kemudian resmi dibentuk pada 26 Agustus 1986. Formasi awalnya terdiri dari Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, Erwin Prasetya, dan Wawan Juniarso.

Enam tahun kemudian, Dewa 19 merilis album perdana bertajuk “19” pada 1992. Sejak saat itu, perjalanan Dewa 19 terus berkembang dan membawa nama grup tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah musik Indonesia.

Dhani dan Andra, Dua Personel yang Bertahan Sejak Awal

Selama puluhan tahun berkarier, Dewa 19 mengalami berbagai perubahan formasi. Sejumlah musisi ternama pernah menjadi bagian dari perjalanan grup tersebut, di antaranya Ari Lasso, Once Mekel, Tyo Nugros, Wawan Juniarso, hingga Wong Aksan.

Namun, di tengah berbagai perubahan personel, Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan tetap menjadi dua sosok yang bertahan sejak awal perjalanan Dewa 19.

Keduanya juga menyaksikan bagaimana popularitas Dewa 19 kembali menguat dalam beberapa tahun terakhir. Menariknya, kebangkitan tersebut terjadi ketika para personelnya telah memasuki usia 50-an.

Dalam perjalanan terbaru Dewa 19, posisi vokal juga diisi oleh sejumlah penyanyi, termasuk Ello dan Virzha, yang tampil dalam berbagai pertunjukan bersama grup tersebut.

Dewa 19 dan Krakatau Bertemu di “Band of Brothers”

Konser “Band of Brothers” tidak hanya menjadi perayaan 40 tahun persahabatan Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan. Pertunjukan tersebut juga mempertemukan Dewa 19 dengan grup musik Krakatau yang dimotori Dwiki Dharmawan dan Pra Budi Dharma.

Pemilihan Krakatau memiliki kaitan erat dengan perjalanan awal Dhani dan Andra dalam bermusik. Grup tersebut merupakan salah satu band yang mereka kagumi ketika mulai membentuk Dewa 19.

Dhani bahkan mengungkapkan bahwa lagu-lagu Krakatau menjadi bagian dari repertoar awal Dewa 19 ketika mereka mulai bermain musik.

“Karena dulu, pertama kali Dewa nge-band itu main lagunya lagu Krakatau. Kenapa Krakatau? Karena itu adalah band kegemaran saya dan Andra waktu pertama kali membentuk Dewa 19,” tutur Dhani.

Pertemuan kedua grup dalam konser tersebut menjadi simbol hubungan musikal yang telah terjalin sejak lama. Dewa 19 dan Krakatau sama-sama memiliki perjalanan panjang di industri musik Indonesia, termasuk pengalaman melewati berbagai perubahan personel dan warna musikal.

Konser tersebut dikemas dengan konsep penampilan bergantian. Dewa 19 dan Krakatau masing-masing membawakan tiga lagu dalam satu set sebelum bergantian tampil.

Bagi Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan, “Band of Brothers” pada akhirnya bukan sekadar pertunjukan musik. Konser tersebut menjadi ruang untuk mengenang persahabatan yang tumbuh sejak bangku SMP dan mampu bertahan selama empat dekade.

Setelah melewati berbagai fase kehidupan, perubahan personel, pergantian zaman, hingga pasang surut popularitas, musik bagi Dhani dan Andra kini memiliki makna yang lebih personal.

Bukan lagi sekadar tentang mengejar popularitas atau mencapai puncak karier, melainkan tentang menikmati proses, tetap berkarya, dan merawat persahabatan yang telah mereka bangun sejak remaja.

Bulog Siap Salurkan Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Foto: Dok. Humas Perum Bulog

Jakarta (The Indonesian News) – Perum Bulog terus memperkuat pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan jagung pakan bagi peternak. Dari target penyaluran SPHP Jagung tahun 2026 sebesar 241.199.500 kilogram atau sekitar 241,2 ribu ton, realisasi pembelian oleh koperasi telah mencapai 159.318.150 kilogram atau 159,3 ribu ton, setara 66,05 persen dari target, Pada Senin (14/9/2026).

Capaian tersebut menunjukkan SPHP Jagung terus dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pakan peternak. Dengan realisasi harian tercatat sebesar 259.650 kilogram, masih terdapat sekitar 81.881.350 kilogram atau 81,9 ribu ton dari target program yang terus didorong penyelesaiannya.

Pelaksanaan SPHP Jagung tahun 2026 mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 16 Tahun 2026 tentang Penugasan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2026 serta Surat Badan Pangan Nasional Nomor 494/TS.02.02/B/04/2026 mengenai pelaksanaan penyaluran SPHP Jagung di tingkat konsumen.

Sejalan dengan pelaksanaan program tersebut, pemerintah kembali memperkuat dukungan kepada sektor peternakan melalui kebijakan penyaluran SPHP jagung pakan sebanyak 150.000 ton sampai Desember 2026. Kebijakan tersebut menjadi salah satu kesimpulan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan mengenai Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2026 yang digelar pada 7 September 2026 dan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan. Risalah Rakortas menyebutkan tambahan penyaluran diarahkan untuk mendukung kebutuhan peternak skala menengah/UMKM, terutama dalam mengantisipasi potensi penurunan produksi jagung akibat kondisi kemarau.

Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog siap menjalankan kebijakan pemerintah tersebut dengan memastikan kesiapan stok serta memperkuat koordinasi agar jagung pakan dapat menjangkau peternak yang menjadi sasaran program.

“Realisasi SPHP Jagung yang telah mencapai lebih dari 66 persen menunjukkan program ini terus berjalan dan dimanfaatkan oleh peternak. Dengan adanya kebijakan penyaluran tambahan 150 ribu ton hingga Desember 2026, BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dan memastikan jagung pakan tersedia serta dapat diakses oleh peternak sesuai ketentuan,” ujar Ahmad Rizal.

Menurut Dirut Bulog, penguatan SPHP Jagung memiliki arti penting karena biaya pakan menjadi salah satu komponen utama dalam kegiatan usaha peternakan. Karena itu, ketersediaan jagung pakan dengan harga yang terjangkau diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak sekaligus mendukung kestabilan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir.

“Bulog akan terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, koperasi, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pelaksanaan SPHP Jagung berjalan efektif dan tepat sasaran. Dengan penguatan penyaluran hingga akhir tahun, Bulog berkomitmen menjalankan amanah pemerintah dalam menjaga ketersediaan jagung pakan dan mendukung keberlanjutan usaha peternak sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional,” Demikian Ahmad Rizal.

Pemerintah setujui BTT Rp760 Miliar untuk 7 Provinsi terdampak karhutla

Mendagri Tito saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan secara virtual, Jakarta, Selasa (15/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen Kemendagri

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) bergerak cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menekankan, penanganan perlu dilakukan terhadap kebakaran yang sudah terjadi sekaligus mencegah munculnya pembakaran baru. Sebagai upaya mempercepat penanganan, pemerintah pusat telah menyetujui tambahan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk tujuh provinsi terdampak karhutla.

“Sudah disetujui anggaran dukungan untuk 7 provinsi, kabupaten, kota tambahan belanja tidak terduga sebanyak Rp760 miliar,” ujar Mendagri saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan secara virtual, Selasa (15/9/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago.

Mendagri menekankan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, tambahan anggaran BTT tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan penanganan karhutla di daerah. Menurutnya, aspek kecepatan menjadi penting agar penanganan di lapangan tidak terhambat oleh proses administratif.

“Teknisnya supaya cepat, kami sudah mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh kepala daerah. Jangan sampai nanti uangnya sudah ada nanti disimpan … administrasi ini yang intinya adalah kecepatan penggunaan,” katanya.

Guna mengoptimalkan realisasi anggaran tersebut, kepala daerah diminta membuat Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Dengan demikian, tambahan anggaran BTT dapat segera digunakan untuk mendukung penanganan karhutla di daerah.

Di sisi lain, untuk mengoptimalkan penggunaan BTT tersebut, Mendagri telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 300.2.8/6460/SJ tentang Penggunaan Bantuan Pemerintah Pusat dan Bantuan Keuangan dari Pemda Lainnya kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Wilayah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Melalui langkah tersebut, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan optimal.

Dalam rapat yang sama, Mendagri meminta Pemda memperkuat pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Dalam konteks tersebut, ia meminta sejumlah daerah yang masih memiliki Peraturan Daerah (Perda) dengan aturan yang bersifat umum untuk menyesuaikannya dengan ketentuan dalam Inpres tersebut.

“Itu bersifat sangat umum yang intinya membolehkan, ini Perdanya ini harus diubah … harus diubah oleh kepala daerah dan DPRD-nya,” tandasnya.

Angklung dan Musik Lintas Budaya Berpadu dalam “World Angklung Day” di Houston

World Angklung Day di KJRI Houston, Sabtu (12/9/2026). Foto: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Houston

Amerika Serikat (The Indonesian News) – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston berkolaborasi dengan Houston House of Angklung (HHoA) menyelenggarakan perayaan “World Angklung Day” di KJRI Houston pada Sabtu (12/9). Acara yang dihadiri sekitar 350 pengunjung ini menjadi ruang promosi seni sekaligus pengenalan angklung sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang telah diakui UNESCO kepada masyarakat Amerika Serikat.

“Delapan kelompok ansambel angklung dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat hadir dalam perayaan tersebut. Para pengunjung juga menikmati pertunjukan tari tradisional Nusantara serta belajar memainkan angklung secara langsung melalui sesi interaktif,” Tulis KJRI Houston, Dikutip Selasa 15 September 2026.

Perpaduan ansambel angklung dengan piano klasik dan seni vokal dihadirkan dalam Indonesian American Angklung Ensemble Mini Concert, memperlihatkan bagaimana instrumen tradisional Indonesia dapat berdialog dengan unsur musik dari tradisi berbeda. Pertunjukan tersebut memberikan ruang bagi angklung untuk hadir dalam format pertunjukan yang beragam sekaligus memperluas pengenalannya kepada publik internasional

Penyelenggaraan “World Angklung Day 2026” merupakan upaya KJRI Houston dalam mendukung seni budaya sebagai sarana diplomasi sekaligus membangun interaksi antarmasyarakat Indonesia-AS. Melalui kegiatan ini, Perwakilan RI berharap ruang perjumpaan lintas budaya dapat terus berkembang dan memperkuat hubungan antarwarga kedua negara.

Finance Minister Reaffirms Commitment to Safeguarding State Finances

Credit: Bureau of Communications and Information Services, Ministry of Finance

Jakarta (The Indonesian News) – Finance Minister Suahasil Nazara reaffirmed his commitment to safeguarding the state’s finances and ensuring that the state budget continues to serve as an instrument capable of driving growth while maintaining the stability of Indonesia’s economy. The minister made the remarks at a post-inauguration press conference at the Djuanda I Building of the Finance Ministry on Monday (14/09).

The minister said the President had directed him to continue serving as Finance Minister through the end of the 2024–2029 Merah Putih Cabinet’s term. In carrying out that mandate, safeguarding the state’s finances will be his foremost task.

“My task is to safeguard the state’s finances, to ensure that our state finances remain a budget that drives growth, a budget that stabilizes our economy, and one that delivers the greatest possible benefit to the Indonesian people as a whole,” the minister said.

The minister explained that the budget’s benefits for society and the economy are realized through various economic activities, including household consumption, investment, government spending, and exports. With sound management of state finances, the budget is expected to continue delivering optimal benefits to the Indonesian people.

On that occasion, the minister also called on the entire ranks of the Finance Ministry to carry on with their respective duties and to work together to uphold the institution’s credibility.

“Let us continue with our own work and make the Finance Ministry credible, trustworthy, and a source of pride for all the people of Indonesia,” the minister stressed.

The minister began leading the Finance Ministry this afternoon, taking up the ministry’s duties and responsibilities in managing state finances to support the economy and deliver the greatest possible benefit to the public.

Source: Bureau of Communications and Information Services, Ministry of Finance

Menhan Sjafrie Tekankan Pengawasan Anggaran untuk Kepentingan Rakyat

Menhan Sjafrie saat rakor bersama BPK, Jakarta, Senin (14/9/2026). The Indonesian News/HO-Biro Infohan Setjen Kemhan

Jakarta – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Koordinasi Pimpinan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Tahun 2026 “Semangat Mengabdi, Mengawal Negeri”, pada Senin, (14/9/2026).

BPKP memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan serta memastikan pemanfaatan sumber daya negara dilakukan secara efektif, efisien, dan memberikan hasil nyata bagi kepentingan nasional.

“Menhan Sjafrie menekankan pentingnya memperkuat sinergi, pengawasan, serta pengendalian terhadap pelaksanaan program-program strategis pemerintah,” Tulis Biro Infohan Setjen Kemhan, Dikutip Selasa 15 September 2026.

Setiap anggaran negara harus dikelola dengan penuh tanggung jawab, berorientasi pada hasil serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan rakyat.

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal 29 Kg Emas di Empat Bandara Internasional

Petugas Memperlihatkan Emas hasil penindakan ekspor ilegal saat koferensi pers, jakarta, Selasa (15/9/2026). The Indonesian News/HO-Ditjen Bea Cukai

Jakarta (The Indonesian News) – Bea Cukai perketat pengawasan terhadap pengeluaran emas ke luar negeri, seiring berlakunya ketentuan pengenaan bea keluar atas ekspor komoditas emas dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 80 Tahun 2025 sejak 17 November 2025. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan ketentuan kepabeanan, termasuk pengenaan bea keluar, dipenuhi oleh masyarakat dan pelaku usaha yang melakukan ekspor emas.

​Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama mengatakan makin beragamnya modus pengeluaran emas menjadi tantangan bagi Bea Cukai untuk terus mengembangkan metode pengawasan, khususnya melalui analisis informasi dan intelijen untuk mengidentifikasi pola pembawaan emas yang mencurigakan.

konferensi pers Penindakan Ekspor Emas Ilegal, Jakarta, Selasa (15/9/2026). The Indonesian News/HO-Ditjen Bea Cukai

“Pengawasan Bea Cukai atas pembawaan emas dilakukan melalui analisis informasi dan intelijen, pemeriksaan penumpang dan barang, serta koordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut kami lakukan untuk mencegah pengeluaran barang secara ilegal, sekaligus memastikan kewajiban kepabeanan dan ketentuan perdagangan luar negeri dipenuhi. Pengawasan ini menjadi bagian dari kontribusi Bea Cukai dalam mendukung Asta Cita melalui penguatan penegakan hukum dan perlindungan kepentingan nasional di wilayah perbatasan,” ujarnya saat konferensi pers penindakan ekspor ilegal, Jakarta, 15 September 2026.
​
Djaka menjelaskan, Metode pengawasan ini diimplementasikan dalam rangkaian penindakan di empat bandara internasional, yakni Bandara Kualanamu, Soekarno Hatta, I Gusti Ngurah Rai, dan Sam Ratulangi pada September 2026. Dari seluruh rangkaian penindakan tersebut, petugas mengamankan lebih dari 29 kilogram emas dan barang yang diduga emas dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai Rp73,3 miliar, dan menyelamatkan potensi kerugiaan penerimaan negara mencapai Rp8,5 miliar.

“Modus yang ditemukan pun beragam, mulai dari menyembunyikan logam yang diduga emas di dalam peralatan elektronik, membawa emas dalam barang bawaan penumpang, hingga menyembunyikannya pada tubuh dengan modus body strapping,” Katanya.

Penindakan di Bandara Kualanamu

​Penindakan di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Kualanamu terlaksana pada Senin (14/09). Berdasarkan hasil analisis terhadap penumpang, petugas Bea Cukai Kualanamu menduga adanya pembawaan emas oleh seorang WN India berinisial NU yang merupakan penumpang penerbangan komersil tujuan Bangkok, Tailan.

​Pemeriksaan terhadap bagasi penumpang menunjukkan adanya citra tidak wajar pada barang elektronik yang dibawa. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan empat keping benda logam yang diduga emas dengan total berat sekitar 1.522 gram. Diperkirakan barang bukti tersebut bernilai Rp3,95 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp383 juta. Selanjutnya, petugas membawa barang bukti dan penumpang ke Kantor Bea Cukai Kualanamu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penindakan di Bandara Soekarno Hatta

​Penindakan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno Hatta terlaksana pada Kamis (10/09). Petugas Bea Cukai Soekarno Hatta mengamankan dua WN Tiongkok berinisial MZ dan SL, penumpang penerbangan komersial tujuan Hong Kong. Keduanya diduga membawa emas ke luar negeri tanpa dokumen. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Avsec, Imigrasi, dan pihak maskapai untuk memantau keberadaan serta status keduanya.

“Penindakan di Bandara Soekarno Hatta terlaksana berdasarkan hasil analisis informasi akan adanya pola pembawaan emas ilegal yang berulang. Pola tersebut menunjukkan pelaku umumnya merupakan WNA dengan penerbangan tujuan Hong Kong, membawa emas dalam koper kabin dan tas punggung, serta membungkus emas dengan lakban untuk mengelabui petugas,” ungkap Djaka.​

Dari pemeriksaan terhadap kedua penumpang, petugas menemukan lima keping emas cast bar dengan berat bruto 5.026,5 gram dalam tas punggung SL dan lima keping emas cast bar dengan berat bruto 5.026,5 gram dalam koper kabin MZ. Seluruh emas dibungkus lakban yang diduga digunakan untuk menyamarkan barang. Total barang bukti yang diamankan mencapai 10 keping emas seberat 10.053 gram dengan nilai Rp25,3 miliar dan potensi kerugian penerimaan negara Rp2,5 miliar. Saat ini, berdasarkan hasil gelar perkara, perkara keduanya telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Bea Cukai Soekarno-Hatta juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendalami kemungkinan keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas.

Penindakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Sam Ratulangi

​Sebelum penindakan emas di Bandara Kualanamu dan Soekarno Hatta, Bea Cukai juga telah mengekspos penindakan emas di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Sam Ratulangi. Pada Minggu (06/09), Bea Cukai Ngurah Rai gagalkan upaya penyelundupan emas batangan ke luar negeri melalui Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan seorang WN Tiongkok berinisial ZG yang membawa 14 keping emas batangan (cast bar) seberat 10.418,3 gram dengan modus body strapping. Nilai emas batangan tersebut diperkirakan mencapai Rp26 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara mencapai Rp3,9 miliar.

Sementara itu, pada Sabtu (05/09) Tim Gabungan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara dan Bea Cukai Manado melaksanakan dua penindakan di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Sam Ratulangi. Dalam penindakan pertama, petugas mengamankan tiga WN Tiongkok berinisial JM, ZW, dan TC, yang merupakan penumpang penerbangan komersial tujuan Singapura. Petugas menemukan 19 bungkus serbuk diduga emas seberat 5.721 gram yang disembunyikan dengan modus body strapping. Nilai barang bukti diperkirakan sebesar Rp14,5 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp1,45 miliar. Ketiga penumpang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan proses penyidikan masih berlangsung.

​Dalam penindakan kedua, petugas mengamankan dua WN Tiongkok berinisial ZS dan ZH, penumpang penerbangan komersial tujuan Guangzhou yang diduga membawa perhiasan emas. Dari pemeriksaan, petugas menemukan 4 keping logam mulia berupa 2 rantai kalung dan 2 gelang yang dikenakan oleh kedua penumpang, dengan total berat perhiasan mencapai 1.361 gram dan dengan nilai barang diperkirakan Rp3,6 miliar dan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp360 juta.

​Atas seluruh rangkaian penindakan ini, Bea Cukai telah melakukan pengamanan terhadap seluruh barang bukti untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Proses penyidikan akan dilakukan berkoordinasi dengan Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Kejaksaan RI.

​Djaka menegaskan bahwa Bea Cukai akan terus meningkatkan kualitas pengawasan terhadap lalu lintas barang, khususnya pada jalur keberangkatan internasional, dengan memperkuat analisis intelijen, pemanfaatan informasi, pemeriksaan berbasis risiko, serta koordinasi dengan instansi terkait untuk mendeteksi pola-pola pengeluaran barang secara ilegal.

“Masyarakat, khususnya penumpang yang membawa emas ke luar negeri, diimbau untuk memastikan barang yang dibawa telah dilengkapi dokumen kepabeanan dan perizinan sesuai ketentuan. Pengeluaran emas yang tidak memenuhi ketentuan kepabeanan dapat dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan apabila memenuhi unsur tindak pidana kepabeanan,” Tutup Djaka.

BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Kaltim

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Kiri) saat bersalaman kepada Satgas Darat di wilayah terdampak karhutla Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin, (14/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Penajem Paser Utara (The Indonesian News) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Pada Senin (14/9). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan secara terpadu.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNPB bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melihat kondisi kawasan yang terdampak karhutla serta perkembangan penanganan yang dilakukan oleh unsur gabungan di lapangan.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto (Tengah) mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Ketiga Kiri) dan Kepala Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono (Kedua Kanan) saat memberikan dukungan penuh kepada Satgas Darat di wilayah terdampak karhutla Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin, (14/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Kepala BNPB menyampaikan bahwa kondisi karhutla di Kalimantan Timur relatif lebih baik dibandingkan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Ketiga provinsi tersebut menjadi wilayah prioritas penanganan karhutla karena setiap tahun menghadapi kejadian kebakaran dengan skala yang besar.

“Untuk Kalimantan Timur ini relatif lebih baik kondisinya dibandingkan tiga provinsi yang saya sampaikan tadi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Memang sudah ada sekitar 4.000 lebih hektare yang terbakar di Kaltim sampai hari ini,” ujar Suharyanto dalam keterangan tertulis, Selasa 15 September 2026.

Ia menjelaskan, penanganan karhutla di Kalimantan Timur terus dilakukan melalui operasi darat dan udara. Pada hari sebelumnya, lebih dari 700 hektare area telah berhasil ditangani melalui operasi pemadaman oleh satuan tugas darat dan dukungan udara. Sementara pada Senin (14/9), masih terdapat sekitar 300 hektare area yang dalam proses penanganan di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

“Dari sekitar 300 hektare ini, sebagian ada di IKN, kawasan IKN. Ada empat titik tadi kita dengar laporannya yang masih dipadamkan terus,” Tutur Suharyanto.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto (Kanan) mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Tengah) dan Kepala Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono (Kiri) saat meninjau penanganan karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu prioritas penanganan karhutla di Kalimantan Timur. Kepala BNPB menyampaikan bahwa kawasan tersebut merupakan objek vital dan penanganannya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Memang kawasan IKN ini menjadi prioritas untuk Kaltim, tentu saja ini objek vital dan ada arahan langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semua kekuatan dikerahkan,” ujarnya.

Dalam penanganan karhutla saat ini, operasi darat menjadi salah satu fokus utama. Kepala BNPB menjelaskan bahwa ribuan personel gabungan telah terlibat dalam penanganan di kawasan IKN dan wilayah Kalimantan Timur.

Personel tersebut berasal dari berbagai unsur, antara lain Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diarahkan untuk mempercepat pemadaman dan pengendalian titik kebakaran di lapangan.

Kepala BNPB menilai kondisi karhutla di Kalimantan Timur relatif lebih baik karena karakteristik wilayah yang ditangani berbeda dengan provinsi lain yang banyak memiliki kawasan lahan gambut. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi karakter penanganan karhutla.

“Kebakaran yang terjadi di Kaltim ini karena sifatnya bukan lahan gambut, itu lebih baik kondisinya dibandingkan provinsi-provinsi lainnya,” Terang Suharyanto.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan karhutla. Kondisi atmosfer di Kalimantan Timur saat ini dinilai berbeda dibandingkan beberapa wilayah lain di Kalimantan yang mengalami kondisi kabut asap lebih signifikan.

Kepala BNPB menegaskan pemerintah pusat melalui BNPB akan terus memberikan dukungan terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Timur. Dukungan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kendala yang ditemukan dalam penanganan di lapangan.

“Hari ini juga kita akan rapat koordinasi, kita akan mendengar apa-apa yang masih diperlukan, yang masih menjadi kendala di lapangan. Tentu saja kami dengan arahan Bapak Menteri Kehutanan akan melengkapi semaksimal mungkin,” ujar Suharyanto.

Peninjauan di Bukit Tengkorak menjadi bagian dari penguatan koordinasi penanganan karhutla di Kalimantan Timur. Hasil pemantauan kondisi lapangan akan menjadi bahan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan penanganan dapat dipenuhi secara tepat.

“BNPB bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, OIKN, Manggala Agni, BPBD, MPA, serta unsur masyarakat akan terus memperkuat upaya pengendalian karhutla. Penanganan diarahkan pada percepatan pemadaman titik kebakaran, mencegah perluasan area terdampak, serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat dan kawasan prioritas,” Tutup Suharyanto.

Perkuat Sinergi, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Bersama Pemkot Jakut Dukung Pengembangan Pelabuhan

Foto: Pelindo Regional 2

Jakarta (The Indonesian News) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 bersama Cabang Pelabuhan Sunda Kelapa memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui kunjungan silaturahmi dan koordinasi dengan Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (14/9).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun keselarasan dalam mendukung berbagai rencana kerja dan pengembangan Pelabuhan Sunda Kelapa yang memiliki keterkaitan dengan wilayah Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Pelindo Regional 2 dan Cabang Pelabuhan Sunda Kelapa menyampaikan sejumlah rencana kerja serta berbagai program kepelabuhanan yang membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan secara optimal, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pelabuhan Sunda Kelapa sendiri memiliki posisi strategis dalam ekosistem logistik dan maritim Jakarta. Selain menjadi salah satu pelabuhan bersejarah yang hingga kini masih aktif melayani kegiatan kepelabuhanan dan logistik, kawasan ini juga memiliki nilai historis yang tidak terpisahkan dari perkembangan Kota Jakarta, khususnya wilayah pesisir Jakarta Utara.

Melalui koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Pelindo berkomitmen menjaga komunikasi dan hubungan kelembagaan yang baik dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan keselarasan antara program kerja perusahaan dengan arah pembangunan daerah serta kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

Pertemuan tersebut juga membuka ruang komunikasi yang lebih intensif untuk membahas berbagai potensi, kebutuhan, sekaligus tantangan yang berkaitan dengan aktivitas dan pengembangan Pelabuhan Sunda Kelapa ke depan.

“Sinergi dan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran program kerja Pelabuhan Sunda Kelapa. Kami berharap setiap program yang dijalankan dapat selaras dengan kebutuhan wilayah serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar perwakilan Pelindo Regional 2 dalam ketrangan tertulis, Selasa 15 September 2026.

Pelindo Regional 2 bersama Cabang Pelabuhan Sunda Kelapa akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin baik, aman, efektif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Ke depan, Pelindo berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai bagian dari ekosistem logistik dan maritim Jakarta. Di saat yang sama, nilai sejarah dan karakter kawasan sebagai salah satu pelabuhan heritage di Indonesia akan tetap dijaga, sehingga Pelabuhan Sunda Kelapa tidak hanya menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi dan logistik, tetapi juga terus menjadi warisan sejarah yang tetap bergerak melayani negeri.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts