Beranda blog Halaman 24

Panglima TNI: Olahraga Bentuk Karakter dan Semangat Pantang Menyerah

Turnamen Bola Basket Panglima TNI di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (13/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Jakarta (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membuka Turnamen Bola Basket Panglima TNI yang diikuti 33 tim, terdiri atas 12 tim instansi, 12 tim komunitas, dan 9 tim universitas/mahasiswa. Kegiatan berlangsung di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (13/9/2026).

Turnamen tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 dengan mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong semangat berprestasi melalui olahraga.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa perkembangan situasi global dan berbagai ancaman yang semakin kompleks membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, disiplin, dan berdaya saing. “Olahraga memiliki peran penting tidak hanya untuk membangun kebugaran, meraih prestasi tetapi juga untuk membentuk karakter, sportivitas, kebersamaan dan semangat pantang menyerah,” jelas Panglima TNI melalui Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia, Minggu 13 September 2026.

Turnamen Bola Basket Panglima TNI di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (13/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Panglima TNI juga berharap turnamen tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi. “Melalui turnamen ini saya berharap lahir atlet-atlet yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia,” harapnya.

Melalui turnamen ini, TNI mendorong semangat persatuan, solidaritas, dan sportivitas, sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi, komunitas, dan mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi serta pembinaan olahraga bola basket melalui kompetisi yang sehat dan profesional.

BNPB: Penanganan Karhutla Berlanjut di Sejumlah Gunung Jawa Timur

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pembasahan karhutla di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB/BPBD Jawa Timur).

Jakarta (The Indonesian News) – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di sejumlah kawasan gunung di Jawa Timur hingga Minggu (13/9) pukul 18.00 WIB. Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pembasahan, pemantauan, serta observasi udara untuk mengendalikan titik api dan mencegah penyebaran ke wilayah lain. Kondisi medan yang terjal, akses yang terbatas, kabut, dan angin kencang menjadi sejumlah kendala dalam penanganan di lapangan.

Plt Kapusdatin BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, Di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, kepulan asap masih terpantau di kawasan Gunung Kursi dan sekitar Jemplang. Berdasarkan informasi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), kebakaran pertama kali diketahui pada Kamis (10/9) pukul 16.30 WIB di kawasan Savana Pengol dan kemudian berkembang ke arah Gunung Kursi.

“Pada Sabtu (12/9), api kembali muncul di kawasan Pengol dan akibat angin kencang bergerak hingga mencapai Pos Jemplang sekitar pukul 16.20 WIB. Hingga Minggu (13/9), penanganan masih dilakukan oleh tim gabungan melalui pemadaman dan pembasahan dari jalur darat pada lokasi yang dapat dijangkau. Operasi water bombing belum dapat dilakukan karena kondisi angin yang kencang,” Kata Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis, Minggu 13 September 2026.

Berton SP Panjaitan menjelaskan, Untuk mendukung penanganan dan menjaga keselamatan pengunjung, BB TNBTS menutup seluruh kunjungan wisata Gunung Bromo dari seluruh pintu masuk mulai Sabtu (12/9) hingga batas waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut.

“Sementara itu, di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, hasil observasi udara pada Sabtu (12/9) menggunakan Helikopter PK-DAP menunjukkan masih terdapat kepulan asap di kawasan gunung tersebut. Titik api baru terpantau di sekitar Pos 3 jalur pendakian. Tim gabungan melalui jalur darat telah melakukan pemadaman bara api di Pos Watu Rejeng untuk memastikan bara benar-benar padam dan mencegah potensi penjalaran ke wilayah yang lebih rendah. Titik api di sekitar Pos 3 belum dapat ditangani secara langsung karena kondisi medan yang terjal sehingga perkembangannya dipantau dari Pos Watu Rejeng dan Pos 2,” Terangnya.

Di kawasan Gunung Argopuro, Kabupaten Jember, kepulan asap masih terpantau dan sejumlah titik api berada di wilayah lereng yang sulit dijangkau. Titik api masih terpantau di Gunung Gilap dan Cikasur, Aeng Kenek di Area Cemara Lima, serta Gunung Pinggang. Tim gabungan melakukan pemadaman secara manual menggunakan metode gepyok di kawasan Aeng Kenek.

“Saat ini kawasan Gunung Argopuro juga tertutup kabut sehingga pemantauan terus dilakukan. Perhutani KPH Jember turut melakukan patroli dan pemantauan di kawasan tersebut, sementara tim gabungan melanjutkan penanganan pada lokasi yang dapat dijangkau,” Katanya.

Selanjutnya, Adapun di kawasan Gunung Kawinajang, Kabupaten Blitar, hasil observasi udara menggunakan Helikopter PK-DAP pada Minggu (13/9) menunjukkan kepulan asap tebal. Hasil pemantauan menunjukkan adanya titik api yang mengarah menuju wilayah Savana Gunung Butak, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Blitar dan BPBD Kabupaten Malang terus melakukan asesmen dan pemantauan terhadap perkembangan titik api serta kondisi wilayah di sekitar lokasi.

“Hingga Minggu (13/9) pukul 18.00 WIB, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian karhutla di lokasi-lokasi tersebut. Dampak kejadian masih dalam proses pendataan. Tim gabungan terus melakukan penanganan dengan menyesuaikan kondisi medan, cuaca, akses menuju lokasi, dan keselamatan personel,” Ujarnya.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas, termasuk ketentuan penutupan kawasan wisata. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap kepada petugas atau pemerintah daerah setempat.

Origon, Grup Musik Aceh yang Usung Budaya Tanah Rencong

Personel grup musik Origon. Foto Dok Origon

Banda Aceh (The Indonesian News) – Origon, grup musik lokal Aceh merilis lagu terbaru berjudul Meusare. Sama seperti single sebelumnya, nyawa dari lirik dan musik yang dibawakan band ini kental nilai budaya dan mengusung pesan-pesan dari indatu.

Hingga saat ini, band yang digawangi oleh Yogi di vokal, Sahar di gitar, Rian di bass, dan Robi di drum, telah meluncurkan dua single yang sarat akan nilai budaya.

April lalu, Origon meluncurkan lagu dengan judul Reusam, mengisahkan nilai adat dan aturan yang dikeluarkan oleh pemimpin masa kerajaan dulu.

Pada Agustus kemarin, band ini meluncurkan lagu kedua yang juga masih melekat dengan budaya Tanah Rencong berjudul Meusare. Dari liriknya, Meusare menggambarkan tentang keseharian masyarakat Aceh yang gemar melakukan sesuatu secara Bersama-sama atau atau bergotong royong.

Robi, drumer Origon, mengatakan lagu Meusare yang diciptakannya tersebut diperkenalkan kepada publik pada malam anugerah SMSI Aceh Award di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligo Gubernur Aceh di Banda Aceh, Sabtu, 5 September 2026 malam.

“Selain diperkenalkan pada malam anugerah SMSI Aceh Award, karya terbaru di bawah naungan label musik Langitbiru Kreatif ini juga sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital,” kata Robi di Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

Robi mengisahkan, sejak terbentuk pada 2022 silam, Origon fokus pada karya music yang mengedepankan nilai budaya. Hingga saat ini, Origon sudah melahirkan lima karya musik Aceh.

Selain Reusam dan Meusare, ada juga lagu Wasiat, Calitra Senja, dan Bungong. Namun, baru dua lagu yang telah diluncurkan untuk diperkenalkan ke ruang dengar masayarakat melalui berbagai platform digital.

Yogi, vokalis Origon, mengatakan lagu Meusare yang dalam bahasa Aceh berarti bersama-sama atau gotong royong, mengusung pesan mendalam tentang pentingnya kebersamaan, persatuan, dan rasa saling peduli di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.

Melalui Meusare, ungkap Yogi, Origon memadukan keharmonisan aransemen musik pop-rock modern khas mereka dengan sentuhan lirik yang penuh makna.

Eksplorasi musik pada karya kali ini menunjukkan kematangan Origon dalam berkarya, tanpa kehilangan karakter dasar musik yang menjadi identitas mereka sejak awal berdiri.

“Proses pembuatan Meusare memberikan kesan tersendiri bagi kami. Lagu ini adalah pengingat bahwa sebesar apa pun tantangan yang dihadapi, semuanya terasa lebih ringan jika kita melangkah bersama-sama,” ungkap dia.

Origon memiliki kekuatan pada karakter vokal dan penyampaian pesan melalui lirik. Melalui lagu Meusare, Origon ingin membawa karya hebat ini ke jangkauan pendengar yang lebih luas.

Saat ini, single Meusare dan Reusam sudah bisa didengarkan melalui layanan streaming musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan platform lainnya.

“Video musik resmi lagu ini sudah tayang dalam kanal YouTube resmi Langit Biru Production,” kata Sahar, gitaris Origon.

Sementara Rian, bassis Origon, mengatakan keberadaan Origon ini bisa menjadi jati diri mereka sebagai putra Aceh untuk menjaga marwah budaya. “Kalau bukan kita yang peduli terhadap budaya kita sendiri, siapa lagi,” pungkasnya. [#]

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Bantu Evakuasi SAR KM Virgo Transport 8 Yang tenggelam di laut jawa

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Bantu Evakuasi SAR KM Virgo Transport 8 Yang tenggelam di laut jawa, Minggu (13/9/2026). The Indonesian News/HO-Dispenal.

Banjarmasin (The Indonesian News) – TNI Angkatan Laut mengerahkan sejumlah unsur laut dan udara untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap KM Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9).

“Operasi SAR dilaksanakan secara terpadu bersama Basarnas dan instansi terkait di titik pencarian. Dalam operasi tersebut, TNI AL mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, KAL Kumai II-13-51, serta pesawat CN-235 MPA P-8301, Helly AS 365 N3+ dan Helly Panther,” Tulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran persnya, Minggu 13 September 2026.

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Bantu Evakuasi SAR KM Virgo Transport 8 Yang tenggelam di laut jawa, Minggu (13/9/2026). The Indonesian News/HO-Dispenal.

Unsur-unsur tersebut bersinergi dengan Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, Pelindo, dan Lanal Banjarmasin.

Berdasarkan data sementara, KM Virgo Transport 8 mengangkut 240 orang, terdiri dari 210 penumpang dan 30 kru. Hingga laporan ini disampaikan, 113 korban telah berhasil dievakuasi oleh kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, dengan rincian 107 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia.

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Bantu Evakuasi SAR KM Virgo Transport 8 Yang tenggelam di laut jawa, Minggu (13/9/2026). The Indonesian News/HO-Dispenal.

Proses pencarian terhadap korban lainnya masih terus berlangsung dengan mengoptimalkan penyisiran laut dan dukungan pemantauan udara oleh unsur TNI AL dan SAR gabungan.

“Operasi SAR turut dipantau langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, serta jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, termasuk Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra,” Demikian Dispenal.

PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Budaya Integritas melalui Sosialisasi WBS dan Anti-Gratifikasi

Foto: Dok. PT Terminal Teluk Lamong

Surabaya (The Indonesian News) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dan Whistleblowing System (WBS) kepada personel Port Security atau anggota pengamanan di lingkungan TTL, Pada Jumat (11/9).

Personel Port Security menjadi sasaran khusus dalam kegiatan ini karena memiliki peran strategis sebagai salah satu garda terdepan operasional terminal. Dalam menjalankan tugasnya, mereka berinteraksi secara langsung dengan pelanggan maupun berbagai pemangku kepentingan sehingga pemahaman mengenai integritas, potensi benturan kepentingan, serta pencegahan gratifikasi menjadi hal yang sangat penting.

Sosialisasi dibuka oleh Abu Hasan Asyari dari Unit Pengendali Gratifikasi TTL. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk gratifikasi, potensi risiko yang dapat muncul, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan di lapangan.

Corporate Secretary PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menegaskan bahwa pemahaman mengenai tata kelola dan integritas sangat penting, khususnya bagi personel yang menjalankan tugas langsung di lapangan.

“Tim pengamanan adalah garda terdepan pelayanan di lingkungan terminal yang berinteraksi langsung dengan pelanggan dan pemangku kepentingan. Sosialisasi ini penting agar seluruh personel tegas menolak segala bentuk benturan kepentingan dan mampu menjalankan tugas pengamanan secara profesional,” ujar Anam dalam ketrangan tertulis, Minggu 13 September 2026.

Ia menambahkan, pengendalian gratifikasi dan WBS bukan sekadar instrumen kepatuhan, tetapi merupakan bagian penting dari budaya integritas yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan.

“Pengendalian gratifikasi dan Whistleblowing System adalah bagian penting dari budaya integritas. Penerapannya bukan sekadar formalitas aturan, melainkan komitmen yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan,” tambah Anam.

Melalui sosialisasi tersebut, TTL kembali menegaskan sikap tegas untuk menolak segala bentuk gratifikasi yang dapat memengaruhi independensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Para personel juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme pelaporan gratifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai penerapan Whistleblowing System (WBS) oleh Muhammad Hariyanto dari Satuan Pengawas Internal TTL. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan laporan atas dugaan pelanggaran secara cermat, objektif, dan bertanggung jawab.

Melalui WBS, TTL mendorong terciptanya lingkungan kerja yang transparan dan berani menyuarakan dugaan pelanggaran. Sistem tersebut juga menjadi salah satu instrumen perusahaan dalam memberikan perlindungan terhadap kerahasiaan dan keamanan pelapor.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para peserta antusias mengikuti sesi diskusi dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai kondisi yang berpotensi mereka hadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai integritas di seluruh lini perusahaan. Penguatan pemahaman mengenai pengendalian gratifikasi dan WBS diharapkan mampu membangun budaya kerja yang semakin transparan, profesional, dan bebas dari praktik yang berpotensi merusak tata kelola perusahaan.

“Langkah tersebut sejalan dengan visi dan nilai dasar Danantara Indonesia yang menempatkan kepatuhan, transparansi, dan disiplin tata kelola sebagai prioritas dalam menjaga integritas sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan,” Tutup Syaiful Anam.

Prabowo at BRICS: Indonesia Does Not Want to Be Dictated to by Any Power

Credit: the Government Communication Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

New Delhi (The Indonesian News) – President of the Republic of Indonesia Prabowo Subianto has affirmed Indonesia’s commitment to becoming a resilient and independent nation one capable of determining its own direction and interests without being dictated to by any power.

This was conveyed by Prabowo while attending the BRICS Summit in New Delhi, India, on Saturday (September 12). Prabowo emphasized that national resilience is the main foundation for a country to maintain its independence and determine its future.

“We do not want to be dictated to by any one or two powers. We must be resilient. And thereby, we become truly independent,” Prabowo said.

Prabowo explained that a nation’s strength must be built from within. Resilience is not only related to a country’s position at the global level but also to its ability to meet the people’s needs, guarantee energy, provide education, and open opportunities for the community to achieve prosperity.

“Strength always begins at home, from our people, from our ability to feed our people, guarantee the energy they need, educate our children, and give them the opportunity to achieve prosperity,” he emphasized.

Prabowo assessed that this capability is an important part of building a resilient and truly independent nation.

At BRICS, Prabowo also sees cooperation among Global South countries as one of the forces that can strengthen shared resilience. According to him, by standing together, developing countries can have a stronger voice in fighting for their interests and determining their own future.

Prabowo also emphasized the importance of strengthening cooperation in areas directly related to national resilience, including food and energy.

Furthermore, Prabowo assessed that the collective strength of BRICS can be utilized to strengthen food and energy resilience while creating greater opportunities for developing countries.

“By standing together, we also become stronger,” Prabowo said.

Concluding his statement, Prabowo emphasized that this strength must be directed toward building a fairer and more equal international order, while continuing to strengthen the multilateral system.

“Together, we can make our strength truly meaningful,” Prabowo said.

Source: Press Release of the Government Communication Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Kemenhut Siaga Penuh Atasi Kebakaran di Kawasan Bromo

Foto: Dok. Kemenhut

Malang (The Indonesian News) – Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyampaikan informasi terkait perkembangan penanganan kebakaran hutan di kawasan Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kebakaran diketahui pertama kali pada Kamis, 10 September 2026 pukul 16.30 WIB, di kawasan Savana Pengol dan kemudian berkembang hingga ke arah Gunung Kursi. Upaya penanganan dan pemadaman terus dilakukan bersama berbagai unsur untuk mengendalikan perkembangan api dan mencegah penyebaran lebih luas.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, Pada 10 September 2026, titik api diketahui berada di kawasan Pengol. Api kemudian berkembang dan menyebar hingga ke arah Gunung Kursi. Pergerakan api terbagi ke dua arah, yaitu di kawasan Pengol dan ke arah Gunung Kursi. Petugas bersama unsur terkait segera melakukan upaya penanganan dan pemadaman dengan menyesuaikan kondisi serta karakteristik medan di lapangan.

“Pada 11 September 2026, upaya penanganan terus dilakukan terhadap perkembangan api di kedua arah tersebut. Sekitar pukul 18.30 WIB, api di kawasan Pengol yang mengarah ke Gunung Bromo berhasil dipadamkan. Sementara itu, api yang mengarah ke Gunung Kursi belum sepenuhnya berhasil dipadamkan, namun kondisinya telah dapat dikendalikan,” Kata Rudijanta Tjahja Nugraha dalam keterangan tertulis, Kamis 13 September 2026.

Selanjutnya, Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan, Pada 12 September 2026, kembali muncul api di kawasan Pengol. Kondisi angin yang kencang turut memengaruhi perkembangan api sehingga kebakaran kembali membesar dan bergerak hingga mencapai Pos Jemplang pada sekitar pukul 16.20 WIB. Hingga saat ini, api masih belum berhasil dipadamkan dan penanganan terus dilakukan oleh petugas bersama seluruh unsur yang terlibat. Kondisi di lapangan masih dinamis sehingga pemantauan dan upaya pengendalian terus dilakukan secara intensif.

“Dalam penanganan kebakaran pada Gunung Bromo, Kementerian Kehutanan melibatkan, Personil TNBTS, Manggala Agni TNBTS, Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Mitra Polhut (MMP) sebanyak 56 personelil, Manggala Agni BKSDA Bali sebanyak 8 personil, Manggala Agni Taman Nasional Bali Barat sebanyak 8 personil, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan (Brigdalkarhut) Jabalnusra sebanyak 15 personil, Balai Penegakan Hukum Kehutanan sebanyak 15 personil, Unsur BPBD, serta Unsur TNI-Polri,” Terangnya.

Berbagai upaya pemadaman telah dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan dan perkembangan api di lapangan. Untuk pemadaman dengan penyemprotan air digunakan 2 unit mobil tangki, sedangkan untuk mendukung ketersediaan air di lokasi dilakukan suplai air menggunakan 2 unit mobil patroli, 2 unit kendaraan pick up, dan 1 unit truk air. Selain menggunakan air, petugas juga melakukan pemadaman secara manual dan mekanis menggunakan gepyok, jet shooter, dan engine blower. Penggunaan berbagai metode tersebut disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik lokasi kebakaran, terutama pada area yang sulit dijangkau kendaraan pemadam atau memiliki keterbatasan akses dan sumber air.

Upaya pemadaman juga diperkuat dengan dukungan water bombing dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari penanganan kebakaran dari udara. Kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi, khususnya rerumputan, berada dalam kondisi kering serta adanya potensi angin kencang dapat mempercepat penyebaran api. Kondisi asap yang semakin tebal di sekitar kawasan terdampak juga berpotensi mengganggu jarak pandang dan mobilitas serta dapat menghambat proses penanganan dan pemadaman kebakaran.

Dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kebakaran serta aspek keamanan dan keselamatan pengunjung, kunjungan wisata Gunung Bromo dari seluruh pintu masuk ditutup total mulai 12 September 2026 sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut. Penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas penanganan dan pemadaman kebakaran serta memastikan kegiatan penanganan di lapangan dapat berlangsung secara optimal.

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak mendekati lokasi kebakaran serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh Balai Besar TNBTS.

“Sementara itu, aktivitas kunjungan wisata ke Ranu Regulo tetap dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kementerian Kehutanan bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus melakukan penanganan dan pemantauan perkembangan kebakaran serta menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan,” Demikian udijanta Tjahja Nugraha.

Tiram di waduk pengendalian banjir

Warga pesisir memanen tiram di waduk Alue Naga, Banda Aceh, Aceh, Minggu (13/9/2026). Waduk Alue Naga di daerah pesisir yang selesai diubangun pasca bencana tsunami sekitar bulan Januari 2012 itu, tidak hanya berfungsi sebagai pengendalian banjir juga dimanfaatkan untuk budi daya tiram sebagai lahan perekonomian warga. The Indonesian News Foto/Ampelsa
Warga pesisir memanen tiram di waduk Alue Naga, Banda Aceh, Aceh, Minggu (13/9/2026). Waduk Alue Naga di daerah pesisir yang selesai diubangun pasca bencana tsunami sekitar bulan Januari 2012 itu, tidak hanya berfungsi sebagai pengendalian banjir juga dimanfaatkan untuk budi daya tiram sebagai lahan perekonomian warga. The Indonesian News Foto/Ampelsa

Presiden Prabowo Dorong Ketahanan dan Pertumbuhan Global yang Inklusif di KTT BRICS

Presiden Prabowo Subianto (Keempat Kiri) mengikuti rangkaian hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Minggu (13/9/2026). Foto: BPMI Setpres

New Delhi (The Indonesian News) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengikuti rangkaian hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 dengan menghadiri sesi pertemuan yang mengangkat tema pembahasan “Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability: Shaping the Future for Inclusive Global Growth”. Sesi pertemuan ini berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Minggu 13 September 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembahasan para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS mengenai berbagai isu strategis yang berkaitan dengan masa depan pertumbuhan ekonomi global yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebelum memasuki agenda pertemuan, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara yang hadir terlebih dahulu mengikuti sesi foto bersama. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara berdiri berdampingan dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Presiden Republik Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev.

Usai sesi foto bersama, tampak Presiden Prabowo berbincang dengan Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi dan Presiden Republik Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. Presiden Prabowo kemudian menuju ruang pertemuan untuk mengikuti sesi bersama para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS.

Pertemuan itu juga menjadi momentum bagi negara-negara anggota dan mitra BRICS untuk bertukar pandangan mengenai pentingnya membangun ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pada awal sesi, PM Modi menyampaikan pandangannya mengenai fokus Presidensi India pada prinsip ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan.

“Di bawah Presidensi India, kami telah memfokuskan semua upaya kami pada prinsip-prinsip utama ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan. Saya bersyukur bahwa dengan bantuan dan dukungan Anda, kami telah mampu mengubah visi kami dengan lancar menjadi visi yang berkelanjutan,” tutur PM Modi.

Setelah pengantar PM Modi, pertemuan dilanjutkan dengan penyampaian pandangan para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS mengenai langkah bersama dalam membentuk masa depan pertumbuhan global yang semakin inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

TNI Salurkan Dukungan Peralatan Penanganan Karhutla ke Kalimantan Tengah

TNI Salurkan Dukungan Peralatan Penanganan Karhutla ke Kalimantan Tengah melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (12/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI.

Jakarta (The Indonesian News) – TNI terus memperkuat dukungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan dengan menyalurkan peralatan pendukung dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah, melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Pada Sabtu (12/9/2026).

“Pengiriman dukungan tersebut menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1333 dengan total 128 koli seberat 3.936 kilogram. Peralatan yang dikirim antara lain perangkat Dji Agras T-50, baterai fight, genset, kabel pengisi daya, portable charger serta perangkat pendukung lainnya,” Kata Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) dalam keterangan tertulis, Minggu 13 September 2026.

Dukungan peralatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan dan kemampuan penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Pengiriman dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan penanganan Karhutla secara efektif dan terpadu di lapangan.

“TNI bersama kementerian dan instansi terkait berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadapi Karhutla. Dukungan personel, sarana dan prasarana akan terus dioptimalkan guna membantu mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” Demikian Puspen TNI.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts