Beranda blog Halaman 25

Peminat Upacara Kemerdekaan di Istana Kepresidenan Membeludak, Tembus 336 Ribu Pendaftar!

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jakarta, pada Senin(10/8/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas antusiasme tinggi untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 mendatang. Lebih dari 336 ribu masyarakat tercatat mengikuti mekanisme pendaftaran undangan atau “war ticket” yang dibuka oleh pemerintah melalui laman Pandang Istana (https://pandang.istanapresiden.go.id) pada 5-9 Agustus 2026.

“Berkaitan dengan hal tersebut juga kami selaku Ketua Panitia, selaku Mensesneg menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi di dalam ‘war ticket’ untuk mendapatkan undangan,” ujar Prasetyo dalam keterangannya di Gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Mensesneg menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat jauh melampaui kapasitas awal yang tersedia. Dari sekitar 5.500 slot undangan yang disiapkan melalui mekanisme perebutan undangan, jumlah pendaftar selama empat hari mencapai lebih dari 336 ribu orang.

“Ini menunjukkan dan membuktikan antusias masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi,” ungkapnya.

Untuk mengakomodasi lebih banyak masyarakat, panitia memutuskan menambah satu blok dengan kapasitas sekitar 3.400 orang. Tambahan kapasitas tersebut nantinya akan dibagi dalam dua sesi, yakni Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari. Masyarakat bisa memperebutkan tambahan undangan tersebut di laman Pandang Istana mulai Selasa, 11 Agustus 2026.

“Oleh karena itulah kemarin kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400 nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana,” jelas Prasetyo.

Selain penambahan kapasitas, pemerintah juga akan memberikan prioritas kepada masyarakat yang belum pernah mendapatkan kesempatan mengikuti upacara peringatan kemerdekaan secara langsung di Istana. Kebijakan tersebut dilakukan agar kesempatan hadir dapat dirasakan secara lebih luas.

“Kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo juga menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif masyarakat di seluruh Indonesia dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Beragam perlombaan, kegiatan kreatif, tradisional hingga modern, menurutnya, menunjukkan semangat masyarakat untuk turut mengisi Bulan Kemerdekaan.

Mensesneg pun mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sesuai bidang dan keahlian masing-masing dengan tetap menjunjung semangat persatuan dan kecintaan kepada Indonesia.

“Tentu kita semua memiliki keahlian, memiliki profesi, memiliki bidang masing-masing yang sebagai anak-anak Indonesia, mari semua di bulan kemerdekaan ini kita isi sesuatu hal dengan penuh rasa cinta tanah air, penuh semangat persatuan, penuh nasionalisme, penuh kebanggaan kepada bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkas Prasetyo.

Kepala Desa di Aceh Utara Ditangkap Terkait Kepemilikan Ribuan Pod Getar dan Ekstasi

Barang bukti Pod Getar dan ekstasi yang disita Polda Aceh dari Keuchik di Aceh Utara, Banda Aceh, Senin (10/8/2026). (Foto: The Indonesian News/Randi).

Banda Aceh (The Indonesian News) – Seorang kepala desa aktif di Kabupaten Aceh Utara berinisial RB (41) ditangkap polisi terkait pengedaran narkotika jenis cartridge vape getar atau pod getar, liquid mengandung etomidate dan pil ekstasi. Dari tangan RB polisi menyita 2.495 pod getar, 4 liter liquid yang mengandung etomidate dan 50 ribu butir pil ekstasi.

Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi terkait peredaran narkotika.

Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan di kendaraan RB, petugas menemukan puluhan ribu pil ekstasi serta ribuan cartridge vape getar yang mengandung etomidate.

“Barang bukti yang diamankan 2.495 unit catridge atau vape getar, 4.000 mililiter liquid yang mengandung etomidate, 50.000 butir pil ekstasi dari RB,” kata Ruddi saat jumpa pers di Mapolda Aceh, Senin (10/8).

Dari hasil pemeriksaan awal, RB mengaku seluruh barang tersebut diterimanya dari seseorang yang disebut sebagai pengendali jaringan bernama Pablo alias AH. Sosok tersebut kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi menyebut RB berperan mengambil narkotika jenis ekstasi dan etomidate dari wilayah Aceh Tamiang. Barang tersebut kemudian rencananya diedarkan di wilayah Aceh dan sejumlah provinsi lainnya.

Atas perannya, RB dijanjikan bayaran sebesar Rp100 juta oleh Pablo alias AH.

“Pelaku dijanjikan upah sebesar Rp100 juta oleh Pablo alias AH yang berperan sebagai pengendali, narkotika ini diedarkan di wilayah Aceh serta provinsi lainnya,” kata Ruddi.

Kini Polda Aceh masih mengembangkan kasus itu dan memburu Pablo alias AH yang memasok narkotika ke Aceh.

RB bakal dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait kepemilikan narkotika jenis ekstasi dan Pasal 119 ayat (2) UU Narkotika terkait kepemilikan etomidate.

Ribuan Personel dan Alutsista Paspampres Siap Amankan Rangkaian HUT Ke-81 RI

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha (kiri) melakukan pemeriksaan pasukan saat memimpin Apel Gelar Kersiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan di Lapangan Hitam Mako Paspampres Senin (10/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-Penerangan Paspampres).

Jakarta (The Indonesian News) – Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI  Edwin Adrian Sumantha memimpin Apel Gelar Kesiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP untuk memastikan kesiapan sejumlah 1.147 personel berikut alat utama sistem persenjataan Paspampres saat bertugas mengamankan rangkaian kegiatan Hari Ulang ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Hitam Mako Paspampres, Senin (10/8/2026).

Danpaspampres Mayjen TNI  Edwin Adrian Sumantha mengatakan, apel tersebut menjadi tahapan penting untuk menjamin kesiapan seluruh personel, materiil, serta sistem dan perangkat operasional pengamanan VVIP secara optimal dalam rangkaian agenda kenegaraan peringatan HUT RI.

Ribuan personel Paspampres yang diterjunkan ke dalam beberapa Satgaspam terdiri dari,  Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) sebanyak 151 personel yang bertugas pada 14 Agustus, Sidang DPR/MPR pada 15 Agustus sebanyak 277 personel, dan pada 17 Agustus dalam Upacara Penaikan dan Penurunan Sang Merah Putih sebanyak 294 personel, acara Pesta Rakyat 205 personel dana Tim Paskibraka 70 personel serta Tim Pasukan Upacara 150 personel.

Kesiapan Satgaspam VVIP tersebut juga didukung oleh berbagai Alutsista termutakhir, materil dan kendaraan operasional modern,  di antaranya senapan Caracal dan senapan Dasan, ⁠SS1 V3 Croom, MP 7, berbagai macam pistol (G2 Combat, HK, Glock 17, Glock 19, Glock 43X, dan Sig Sauer), dan senjata Sniper SPR 3 Pindad serta Sniper AW. Selain itu, turut disiapkan satu kendaraan anti-drone Koopsudnas dan satu kendaraan Maung Arteleri Pertahanan Udara.

Ribuan Personel dan Alutsista Paspampres Siap Amankan Rangkaian HUT Ke-81 RI di Lapangan Hitam Mako Paspampres, Senin (10/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-Penerangan Paspampres).

Kendaraan taktis yang turut disiagakan diantaranya, kendaraan CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive), kendaraan jammer, kendaraan kawal G500, kendaraan security G500, kendaraan P2 Komando, kendaraan Maung, serta motor kawal Goldwing.

Gelar Alutsista canggih tersebut sejalan dengan perkembangan karakteristik ancaman terkini yang tidak lagi hanya berupa tindakan fisik secara langsung, tetapi juga telah menggunakan teknologi drone, serangan siber, dan penyebaran informasi yang dapat memicu gangguan keamanan, hingga aksi individu maupun kelompok yang bergerak cepat dan sulit diprediksi. Menurut Mayjen Edwin, pengamanan VVIP harus dilakukan secara preventif dan proaktif dengan mengantisipasi setiap potensi ancaman sejak dini.

“Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya,” tegas Mayjen TNI  Edwin

Mayjen Edwin juga menekankan bahwa seluruh personel harus memahami bahwa pengamanan rangkaian HUT ke-81 RI merupakan tugas sekaligus amanah mulia untuk menjaga martabat institusi, menjamin keselamatan VVIP sekaligus mengawal kehormatan bangsa dan negara.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen TNI  Edwin Adrian Sumantha (ketiga Kanan) melakukan pemeriksaan pasukan saat memimpin Apel Gelar Kersiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan di Lapangan Hitam Mako Paspampres Senin (10/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-Penerangan Paspampres).

Gelar Alutsista canggih tersebut sejalan dengan perkembangan karakteristik ancaman terkini yang tidak lagi hanya berupa tindakan fisik secara langsung, tetapi juga telah menggunakan teknologi drone, serangan siber, dan penyebaran informasi yang dapat memicu gangguan keamanan, hingga aksi individu maupun kelompok yang bergerak cepat dan sulit diprediksi. Menurut Mayjen Edwin, pengamanan VVIP harus dilakukan secara preventif dan proaktif dengan mengantisipasi setiap potensi ancaman sejak dini.

“Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya,” tegasnya.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen TNI  Edwin Adrian Sumantha (kiri) melakukan pemeriksaan pasukan saat memimpin Apel Gelar Kersiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan di Lapangan Hitam Mako Paspampres Senin (10/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-Penerangan Paspampres).

“Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai kehormatan kita untuk menjaga keselamatan VVIP, menjaga, dan mengawal kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Di akhir amanatnya, Mayjen Edwin meminta seluruh personel menjaga keimanan dan ketakwaan, mempersiapkan kemampuan fisik, mental, serta teknis, meningkatkan kewaspadaan, dan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, tegas, santun, serta humanis.

Sinergi TNI AL dan Akademisi Perkuat Pemahaman Hukum Laut Internasional

Sinergi TNI AL dan Akademisi Perkuat Pemahaman Hukum Laut Internasional di Gedung Graha Samudra Ganesha, Universitas Hang Tuah Surabaya. Senin (10/8/2026). (Foto: Diskum Kodaeral).

Surabaya (The Indonesian News) – Kepala Dinas Hukum Komando Daerah Angkatan Laut (Kadiskum Kodaeral) V Kolonel Laut (H) Suhadirman, S.H., mewakili Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan ISILL Academy on Law of The Sea yang diselenggarakan oleh Indonesian Society of International Law Lecturers (ISILL) bekerja sama dengan Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya yang digelar di Gedung Graha Samudra Ganesha, Universitas Hang Tuah Surabaya. Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 10 hingga 13 Agustus 2026 tersebut diikuti sebanyak 60 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi, hingga mahasiswa. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam meningkatkan pemahaman dan kapasitas keilmuan di bidang hukum laut internasional.

Ketua Indonesian Society of International Law Lecturers (ISILL) Prof. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., mengatakan bahwa kegiatan ISILL Academy on Law of The Sea menghadirkan sejumlah narasumber dan pakar hukum laut internasional, baik dari Indonesia maupun mancanegara.

Sejumlah pakar yang hadir sebagai narasumber antara lain Prof. Etty R. Agoes, S.H., LL.M., Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr.(Han)., Prof. Stuart Kaye, OAM, Prof. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., Prof. Dra. Sri Wartini, S.H., M.H., Ph.D., Prof. Dhiana Puspitawati, S.H., LL.M., Ph.D., R. Achmad Gusman Catur Siswandi, S.H., LL.M., Ph.D., Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Agung Pramono, S.H., M.Hum., Laksamana Pertama TNI Dr. Ali Ridlo, S.H., M.M., M.Tr.Opsla., M.H., Assoc. Prof. Hazmi Mohd Rusli, I Made Arsana, S.T., M.E., Ph.D., serta Andy Aron, S.H.

Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pengembangan kapasitas keilmuan di bidang hukum laut memiliki arti penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan wilayah perairan yang mencapai sekitar dua pertiga dari total wilayah nasional. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas di bidang hukum laut internasional sangat penting untuk mengamankan batas teritorial, melindungi kekayaan sumber daya alam, serta memperkuat posisi diplomasi maritim Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Ketua Panitia ISILL Academy on Law of The Sea, Kolonel Laut (Purn.) Dr. Budi Pramono, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran secara teoritik, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktik bagi para peserta.

Pada hari terakhir pelaksanaan, para peserta dijadwalkan mendapatkan pengalaman on board KRI Bima Suci. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif kepada peserta mengenai aspek hukum laut sekaligus memperkenalkan dimensi praktik kemaritiman.

Perpaduan antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktik tersebut diharapkan mampu memberikan kesan serta pengalaman baru bagi para peserta, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya hukum laut dalam mendukung kepentingan maritim nasional.

Pemerintah berlakukan ompreng MBG wajib cantumkan batas konsumsi

Siswa menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri 3 , Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/7/2026).The Indonesian News Foto/Ampelsa.

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Gizi Nasional (BGN) akan mewajibkan setiap ompreng atau wadah makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib mencantumkan batas waktu konsumsi.

“Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada pekan depan sebagai upaya memperkuat keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG di sekolah, kata Kepala Badan Gizi Nasonal (BGN) , Sudaryono  saat rapat koordinasi terkait tata kelola dan penyelenggaraan MBG bersama Kemendikdasmen secara daring, di Jakarta pada Sabtu (8/8/2026).

Dikatakannya, bahwa informasi batas waktu konsumsi akan menjadi penanda bagi guru dan siswa guna memastikan makanan MBG dikonsumsi dalam kondisi aman.

“Mulai minggu depan ini, akan diberlakukan kewajiban untuk menuliskan di setiap omprengnya, ada tanda atau ada peringatan untuk dikonsumsi, harus dikonsumsi atau harus dimakan sebelum jam berapa, begitu,” jelasnya.

Dia meminta guru memastikan makanan tidak dikonsumsi apabila sudah melewati batas waktu yang tercantum pada wadah. Larangan tersebut berlaku baik bagi guru maupun siswa.

“Kalau memang jamnya di dalam ompreng itu sudah melebihi jam yang tertera di dalam omprengnya, kami minta tidak dikonsumsi. Bapak, ibu guru tidak boleh mengonsumsi, apalagi peserta didiknya atau anak didiknya, siswanya juga tidak boleh mengonsumsi manakala sudah melewati batas dari jam yang ditentukan,” tegasnya.

Makanan MBG yang telah matang memiliki batas waktu aman untuk dikonsumsi karena makanan tersebut tidak menggunakan bahan pengawet dan disiapkan sebagai makanan segar.

Dia menjelaskan, secara umum makanan MBG maksimal dikonsumsi empat jam setelah matang. Karena itu, terdapat batas waktu atau “window” tertentu untuk memastikan makanan tetap aman dikonsumsi.

“Karena sesuai dengan kenormalan dalam penyajian makanan itu, setelah matang itu maksimal 4 jam harus dimakan karena makanan ini tidak ada pengawetnya. Memang betul-betul dimasak dengan tidak ultra processed food, sehingga betul-betul ini barang fresh sehingga ada window-nya, ada jendelanya di mana dia aman untuk dikonsumsi,” demikian kata kepala BGN Sudaryono.

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Perkuat Pelayanan &amp, Pengamanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Muara Angke

Foto: Dok. Polsek Kawasan Sunda Kelapa

Jakarta (The Indonesian News) – Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat di Dermaga Dishub Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Senin (10/8).

Kegiatan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya wisatawan yang hendak berlibur menuju kawasan Kepulauan Seribu melalui Dermaga Kali Adem.

Sebanyak empat personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa diterjunkan dalam kegiatan tersebut dan dipimpin langsung oleh Kanit Propam Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Rudi Wahyudi.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan sejumlah kegiatan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas dari pintu masuk kawasan Muara Angke hingga Dermaga Dishub Kali Adem, pelayanan kepada wisatawan, hingga pengamanan dan pengawasan terhadap tiket serta barang bawaan penumpang.

Selain itu, personel juga memberikan imbauan keselamatan kepada para wisatawan sebelum menaiki kapal menuju Kepulauan Seribu.

Aipda Afandi mengingatkan para wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk menggunakan life jacket, melakukan pengawasan terhadap anak-anak, serta mematuhi larangan merokok di dalam maupun di atas kapal.

“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Gunakan life jacket, awasi anak-anak, dan patuhi seluruh aturan keselamatan selama berada di kapal agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman hingga tiba di tujuan,” ujar Aipda Afandi.

Tidak hanya kepada wisatawan, imbauan keselamatan juga disampaikan kepada para nahkoda dan kru kapal. Iptu Rudi Wahyudi meminta agar seluruh perlengkapan keselamatan diperiksa terlebih dahulu sebelum kapal berangkat serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

“Sebelum kapal berangkat, kami mengingatkan nahkoda dan kru untuk memastikan seluruh peralatan keselamatan dalam kondisi baik serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegas Iptu Rudi Wahyudi.

Personel kepolisian juga turut membantu para wisatawan saat menaiki kapal, terutama dalam memberikan pelayanan dan memastikan proses naik kapal berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Pengamanan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan selama aktivitas penyeberangan menuju Kepulauan Seribu.

Polsek Kawasan Sunda Kelapa akan terus mengedepankan kegiatan pengamanan dan pelayanan masyarakat guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan maupun pengguna jasa transportasi laut menuju Kepulauan Seribu.

JJOS Semarak HUT ke-81 RI, Polsek Kawasan Kalibaru Polres Priok, Gelar Gowes Sehat Bersama Masyarakat

Foto: Dok.Polsek Kawasan Kalibaru

Jakarta Utara (The Indonesian News) – Dalam rangka menjaga kebugaran personel sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Kawasan Kalibaru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar JJOS apel pagi yang dilanjutkan dengan olahraga senam aerobik dan gowes santai, Pada Jumat (7/8).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H. dan diikuti Wakapolsek, para Kanit dan Panit, serta personel piket fungsi Polsek Kawasan Kalibaru sebanyak 20 personel.

Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman Mako Polsek Kawasan Kalibaru. Setelah itu, seluruh personel mengikuti senam aerobik bersama sebelum melanjutkan kegiatan gowes santai dengan rute Mako Polsek Kawasan Kalibaru – Jalan Pelabuhan Kalibaru – Jalan Raya Cilincing/Kramat Jaya – Islamic Center Jakarta Utara – kembali ke Mako Polsek Kawasan Kalibaru.

Kapolsek Kawasan Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran personel, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Melalui kegiatan gowes sehat ini, kami juga ingin mengajak masyarakat bersama-sama menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar AKP Arga.

Mengusung semangat “Gowes Sehat Kalibaru PMJ Merdeka Bersama Masyarakat 2026”, kegiatan tersebut juga diisi dengan ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.

Personel Polsek Kawasan Kalibaru juga membagikan Bendera Merah Putih kepada anak-anak yang ditemui sepanjang perjalanan sebagai bentuk edukasi dan penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak dini.

“Kami ingin momentum kemerdekaan ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Pemberian Bendera Merah Putih ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kita kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Kalibaru berharap semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kebersamaan, kepedulian, kesehatan, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

Direktur Keuangan Pelindo Tinjau Langsung Fasilitas dan Operasional Pelabuhan Sunda Kelapa

Direktur Keuangan Pelindo Tinjau Langsung Fasilitas dan Operasional Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026). (Foto: Pelindo).

Jakarta (The Indonesian News) – Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Bachtiar Soeria Atmaja, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi fasilitas, kawasan, serta aktivitas operasional pelabuhan guna memastikan pengelolaannya berjalan optimal dalam mendukung kelancaran pelayanan kepelabuhanan, Senin, 10 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bachtiar Soeria Atmaja bersama jajaran Pelindo Regional 2 meninjau sejumlah fasilitas dan area operasional di Pelabuhan Sunda Kelapa. Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi fasilitas sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung keberlangsungan operasional pelabuhan.

Selain melakukan peninjauan, kunjungan kerja juga diisi dengan diskusi mengenai langkah-langkah optimalisasi fasilitas dan kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa. Berbagai aspek menjadi perhatian, antara lain keandalan fasilitas, keselamatan operasional, peningkatan kualitas pelayanan, serta keberlanjutan kegiatan kepelabuhanan.

“Kunjungan kerja ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas dan aktivitas operasional di Pelabuhan Sunda Kelapa. Dengan melihat kondisi di lapangan, kami dapat memahami kebutuhan yang ada sekaligus mencari langkah-langkah yang tepat untuk mendukung optimalisasi fasilitas dan operasional pelabuhan,” ujar Bachtiar Soeria Atmaja.

Ia menambahkan, optimalisasi fasilitas perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

“Kami berharap fasilitas yang tersedia dapat terus dioptimalkan dan dikelola dengan baik sehingga mampu mendukung kelancaran kegiatan operasional serta memberikan pelayanan yang semakin baik, aman, dan andal kepada para pengguna jasa,” tambahnya.

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu pelabuhan bersejarah di Jakarta yang hingga kini masih memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas logistik dan perekonomian. Keberadaan pelabuhan tersebut tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menjadi bagian dari jaringan pelayanan kepelabuhanan yang mendukung pergerakan barang di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Melalui peninjauan lapangan secara berkala, Pelindo terus mendorong pengelolaan fasilitas dan kawasan pelabuhan secara optimal dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keandalan operasional sekaligus mendukung terwujudnya layanan kepelabuhanan yang aman, efisien, andal, dan profesional.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pelindo untuk memastikan pengelolaan aset dan fasilitas kepelabuhanan dapat memberikan manfaat optimal, baik bagi kelancaran operasional maupun bagi para pengguna jasa dan pemangku kepentingan.

Koops TNI Habema Hadir Membawa Harapan bagi Warga di Tengah Konflik Ugimba, Papua Tengah

Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell, Intan Jaya, Minggu (9/8/2026). (Foto: Penerangan Koops TNI Habema).

Intan Jaya (The Indonesian News) – Di tengah pelaksanaan tugas pengamanan wilayah Ugimba yang memiliki tantangan geografis dan kondisi keamanan yang kompleks, Koops TNI Habema kembali menunjukkan bahwa kehadiran prajurit TNI tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap keselamatan dan kemanusiaan masyarakat, Kab.Intan Jaya, Prov. Papua Tengah, pada Minggu (9/8/26).

Berdasarkan informasi yang diterima Koops TNI Habema, situasi keamanan di Distrik Ugimba masih menjadi perhatian menyusul adanya aktivitas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker yang selama ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat serta melakukan aksi penyerangan terhadap aparat keamanan yang bertugas menjaga wilayah tersebut.

Dalam melaksanakan patroli dan pemantauan wilayah, personel Koops TNI Habema menemukan seorang warga lokal yang membutuhkan pertolongan dan penanganan lebih lanjut. Melihat kondisi tersebut dan warga tersebut berada jauh dari pemukiman, prajurit segera bergerak dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, serta tanggung jawab sebagai pelindung masyarakat.

Tanpa memandang situasi medan yang sulit dan risiko keamanan yang ada, prajurit Koops TNI Habema melaksanakan tindakan evakuasi guna memastikan warga tersebut guna memperoleh keselamatan, perlindungan, serta akses penanganan yang lebih baik.

Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell pada Minggu (9/8) pukul 12.25 hingga 12.48 WIT. Sebanyak 11 personel terlibat dalam pelaksanaan misi tersebut, yang menjadi bukti kesigapan dan komitmen prajurit dalam memberikan bantuan di tengah keterbatasan akses wilayah.

Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell, Intan Jaya, Minggu (9/8/2026). (Foto: Penerangan Koops TNI Habema).

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa pelaksanaan evakuasi warga tersebut merupakan bentuk nyata komitmen prajurit Koops TNI Habema dalam mengedepankan nilai kemanusiaan di setiap pelaksanaan tugas.

“Prajurit TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perlindungan, bantuan, dan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian prajurit di lapangan,” ujar Kapen Koops TNI Habema dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2026.

Lebih lanjut disampaikan, keterbatasan medan, cuaca, maupun dinamika keamanan di wilayah Ugimba tidak menjadi penghalang bagi prajurit Koops TNI Habema untuk terus hadir membantu masyarakat. Dengan semangat pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian, Koops TNI Habema berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah penugasan.

Setibanya di Distrik Sugapa, warga tersebut kemudian diserah kepada Bapak Misael Sondegau selaku Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya, sebagai bentuk koordinasi lanjutan dalam memastikan proses pendampingan dan pemulihan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Melalui kegiatan tersebut, Koops TNI Habema menegaskan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga wilayah, tetapi juga dari kepedulian terhadap setiap kehidupan yang membutuhkan uluran tangan.

“Di tengah medan pengabdian yang penuh tantangan, prajurit Koops TNI Habema terus hadir menjaga negeri, melindungi masyarakat, dan mengutamakan nilai kemanusiaan. Karena bagi seorang prajurit, setiap langkah adalah pengabdian dan setiap kehidupan adalah amanah yang harus dijaga,” Tutup Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna.

Balai KSDA Aceh Gerak Cepat Identifikasi Kematian Gajah Liar di Aceh Tamiang 

Seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) dilaporkan mati di lahan perkebunan kelapa sawit di areal Perkebunan PT. MPLI di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten, Minggu Aceh Tamiang, Minggu (9/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO).

Banda Aceh (The Indonesian News) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mendapatkan laporan penemuan bangkai 1 ekor gajah ((Elephas maximus sumatranus) yang berada di areal Perkebunan PT. MPLI di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten, Pada Minggu Aceh Tamiang (9/8).

Penemuan ini pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan PT. MPLI sekitar pukul 12.00 WIB, yang kemudian segera meneruskan laporan tersebut ke Pihak Kepolisian, selanjutnya Polres Aceh Tamiang menginformasikan laporan tersebut melalui call center BKSDA Aceh.

Menindaklanjuti informasi tersebut petugas BKSDA Aceh bersama dengan Polres Aceh Tamiang, Polsek Tamiang Hulu, PT. MPLI, dan mitra Forum Konservasi Leuser (FKL) segera mendatangi lokasi. Pukul 19.00 WIB tim sampai di lokasi untuk melakukan identifikasi awal dan pengamanan lokasi.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata menyampaikan bahwa berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan bangkai 1 ekor gajah liar, berjenis kelamin Jantan dengan kondisi kedua gading masih utuh, tidak terdapat luka di bagian tubuh satwa.

“Penanganan bangkai gajah akan dilakukan pada (10/8) oleh tim medis untuk dilakukan bedah bangkai (nekropsi) guna memastikan penyebab kematiannya dan olah TKP, ” terang Ujang Wisnu dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2026.

Ujang Wisnu kemudian menghimbau kepada seluruh pihak untuk tetap menjaga kelestarian satwa liar serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Informasi resmi mengenai hasil pemeriksaan dan tindak lanjut akan disampaikan pada kesempatan berikutnya,” Tutup Ujang.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts