Beranda blog Halaman 33

Panglima TNI Dampingi Menko Polkam Sampaikan Imbauan Jaga Kondusivitas Bangsa

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (Pertama Kiri) mendampingi Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago (Pertama Kanan) saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026). (Foto; Puspen TNI).

Jakarta (The INdonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam kegiatan konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Dalam keterangannya, Menko Polkam mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial. “Masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang beredar di media sosial,” tegasnya.

Menko Polkam memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia tetap aman dan terkendali berkat sinergi seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, serta komponen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional. “Kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia dalam keadaan aman dan terkendali,” ujarnya.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, ketenangan, dan kondusivitas bangsa. “Mari kita bersama-sama menjaga ketenangan dan kondusivitas bangsa, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.

“TNI berkomitmen untuk terus menjadi benteng pertahanan negara yang Profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif dalam menghadapi dinamika ancaman, baik ancaman militer maupun non-militer seperti perang siber, disinformasi, dan gangguan stabilitas dalam negeri. Melalui penguatan interoperabilitas antar matra, modernisasi alutsista, pembinaan teritorial bersama rakyat, serta sinergi dengan Polri dan seluruh komponen bangsa lainnya,” Demikian Puspen TNI.

Polda Metro Jaya Gelar Seminar Hukum Bahas Perluasan Objek Praperadilan dalam KUHAP Baru

Foto : Dok. Polda Metro Jaya

Jakarta (The Indonesian News) – Polda Metro Jaya menggelar Seminar Hukum Tahun Anggaran 2026 bertema Perluasan Objek Praperadilan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026). Seminar yang dibuka Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam memahami perubahan mendasar yang diatur dalam KUHAP baru.

Dalam sambutannya, Wakapolda menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penegakan hukum agar setiap tindakan kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, pemahaman terhadap hukum acara pidana harus terus diperbarui seiring perkembangan regulasi.

“Dalam tahapan penegakan hukum, banyak hal yang seharusnya dikuasai lebih mendalam oleh anggota kita. Penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan tahapan lainnya harus dipahami secara substansial,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

Seminar menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Khairul Anam, Dr. Albert Aries, dan Prof. Dr. Jamin Ginting dengan moderator Dr. Lucia Sulastri. Melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab, para peserta mendalami berbagai implikasi penerapan KUHAP baru, khususnya terkait mekanisme praperadilan.

Kabidkum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Abrianto Pardede menjelaskan bahwa seminar ini juga menjadi forum untuk membangun kesamaan persepsi antara kalangan akademisi, praktisi hukum, dan penyidik sehingga implementasi KUHAP baru dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum.
Kegiatan ini bertujuan memahami perubahan tentang perluasan objek praperadilan, mengkaji keterlibatan korban, pelapor, penasihat hukum, dan keluarga dalam pengajuan praperadilan, serta menyelaraskan pemahaman akademisi, hakim, dan penyidik,” jelas Kombes Pol. Abrianto.

Seminar diikuti para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, di antaranya Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Reserse Siber, Direktur PPA/PPO, Direktur Lalu Lintas, Direktur Polairud, Kabidkum, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom dari wilayah masing-masing.

Latihan Integrasi TNI di Singkep

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Jakarta (The Indonesian News) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau dengan menampilkan kemampuan tempur Perisai Trisula Nusantara dari Matra Darat, Laut dan Udara. Dalam simulasi tersebut, berbagai Alutsista dikerahkan, termasuk drone kamikaze AKM KI-50 buatan dalam negeri, serta penembakan rudal C-705 dari KRI Sampari-628. Latihan ini dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin beserta Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan, Pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Dalam Siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Rabu (5/8/2026), Latihan terintegrasi ini menggabungkan antara teknologi dan strategi peperangan di era modern. Operasi diawali dengan pertahanan udara dari TNI AU yang mengerahkan pesawat tempur terbaru Rafale dan F-16 dengan muatan bom MK-82, kemudian dilanjutkan Operasi Khusus Matra Udara dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Dari segi laut, TNI AL mengerahkan Unmanned Surface Vehicle (USV) Kamikaze yang diluncurkan dari KRI Soeharso-991 dengan sasaran di laut dilanjutkan dengan operasi peranjauan, serta infiltrasi pasukan khusus yang juga melaksanakan sabotase kabel bawah air oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska). Latihan ini juga melibatkan peperangan siber yang salah satunya diasumsikan pelumpuhan terhadap instalasi listrik musuh.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Setelah daerah musuh dipastikan lumpuh dari serangan siber, maka peluru kendali C-705 yang ada di KRI ditembakkan dengan sasaran musuh di darat sehingga fasilitas musuh lumpuh. Tidak hanya rudal, TNI juga menembakkan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dari KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Raden Eddy Martadinata-331 serta tembakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) dari Korps Marinir.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Selain unsur udara dan laut, operasi juga didukung oleh pasukan Lintas Udara (Linud) TNI AD juga melaksanakan penerjunan tempur dari Pesawat Hercules C-130. TNI AD juga mengerahkan intai drone tempur serta pasukan Artileri Medan. Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi gabungan dalam menghadapi ancaman modern.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta hasil peninjauan langsung di lapangan, TNI telah menunjukkan kesiapan yang meyakinkan dalam menjalankan tugas menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, kemampuan yang ditampilkan dalam latihan ini menjadi bukti nyata meningkatnya kesiapan tempur TNI, baik dari aspek alutsista, kualitas prajurit, maupun dukungan amunisi.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

Menhan juga menegaskan bahwa revitalisasi pertahanan negara pada tahun 2026 mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai kemampuan tempur yang diperagakan dalam latihan, termasuk penggunaan produk industri pertahanan dalam negeri, menjadi bukti bahwa Indonesia terus memperkuat kemandirian pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya tangkal dalam menghadapi berbagai ancaman.

Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). (Foto : The Indonesian News/HO-Dispenal).

“Operasi TNI Terintegrasi 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme prajurit melalui latihan yang mengintegrasikan berbagai sistem persenjataan dan teknologi terkini. Materi latihan menitikberatkan pada kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi, serta efektivitas pelaksanaan operasi gabungan sesuai skenario yang telah direncanakan,” Demikian Dispenal.

 

Pilar Baru Budi Daya Udang Berkualitas Ekspor

Foto : Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan potensi komoditas perikanan nasional. Salah satu langkah strategis yang menjadi prioritas adalah pengembangan Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, sebagai model percontohan budi daya udang modern terbesar di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ayu Rahmawati, menyampaikan bahwa BUBK Kebumen merupakan program unggulan KKP yang dirancang untuk meningkatkan produksi udang nasional secara signifikan dan berkelanjutan.

“Indonesia memiliki tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen. BUBK Kebumen ini menjadi salah satu program unggulan KKP untuk mendorong produksi udang nasional, mengingat udang merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan terbesar dan andalan Indonesia di pasar global,” ujar Ayu Rahmawati, Rabu (5/8).

Lahan yang digunakan BUBK Kebumen sebelumnya merupakan area tambak yang sudah tidak produktif. KKP kemudian melakukan pengembangan dengan membangun kawasan budi daya modern di atas lahan seluas 100 hektare. Saat ini, BUBK Kebumen telah mengoperasikan 24 hektare kolam efektif yang terdiri dari 139 petak produksi.

Panen Berlanjut, Siklus ke-9 Dimulai

Sedangkan panen kedua siklus ke-8, panen dilakukan pada 37 petak dengan total produksi sekitar 75 ton. Selanjutnya, panen tahap akhir berlangsung pada akhir Juli 2026. Sebanyak 70 petak dipanen dengan estimasi produksi mencapai 90 ton. Dengan demikian, total produksi udang pada siklus ke-8 diperkirakan mencapai sekitar 254,5 ton.

Selain berkontribusi terhadap peningkatan produksi udang nasional, BUBK Kebumen telah menyerap 645 tenaga kerja lokal dari desa-desa sekitar. Jumlah tersebut terdiri atas 145 tenaga kerja tetap dan 500 tenaga kerja harian lepas. Operasional kawasan tambak juga memberikan dampak ekonomi berganda bagi masyarakat, antara lain melalui tumbuhnya warung makan, toko kebutuhan sehari-hari, usaha penyedia sarana produksi tambak, jasa transportasi, hingga penginapan di sekitar kawasan.

Siaran Pers Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan & Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

Update: Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, 229 Orang Selamat, 5 Meninggal

Suasana penanganan medis bagi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di posko evakuasi Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Senin (3/8). (Foto: Dok. Kemenhub)

Jakarta (The Indonesian News) – Tim SAR gabungan mencatat 234 korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah dievakuasi hingga Pada Senin (3/8) pagi. Sebanyak 229 penumpang dinyatakan selamat, sementara lima orang meninggal dunia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah bakal mengawal pemenuhan hak seluruh korban dan keluarga korban. Petugas di lapangan terus memberikan layanan medis serta pendampingan bagi para penyintas.

“Atas nama pemerintah dan Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami mendoakan seluruh korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih,” kata Dudy di Surabaya, dikutip dari keterangan Humas Kemenhub, Rabu, 5 Agustus 2026.

Data evakuasi ini mencakup aksi penyelamatan awal oleh kapal perang TNI AL, KRI Nala-363. Kapal perang tersebut sebelumnya membawa 32 korban pertama, terdiri dari 30 penumpang selamat dan dua korban tewas, ke Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya. TNI AL juga mengerahkan KRI Bung Hatta-370 dan pesawat udara NC 212-200 Aviocar untuk menyisir perairan utara Sumenep, Madura.

Dudy menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, hingga PT Jasa Raharja untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Kami telah menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan untuk terus mengawal proses pemenuhan hak-hak korban dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Jangan sampai ada korban ataupun keluarga yang mengalami kesulitan,” ujar Dudy.

Pemerintah turut mendukung Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menggelar investigasi independen. Langkah ini bertujuan mengungkap penyebab pasti kebakaran kapal sekaligus menjadi bahan evaluasi keselamatan pelayaran nasional.

Angin Kencang Hantam Aceh, sejumlah rumah rusak dan pohon tumbang

Rumah rusak diterjang angin kencang di Aceh Besar. Foto BPBD.

Banda Aceh (The Indonesian News) – Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat dan sejumlah pohon tumbang menimpa badan jalan di beberapa wilayah kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat rangkaian kejadian bencana  di beberapa wilayah itu, di kecamatan Lhoong 1 unit rumah rusak diterjang angin kencang, kecamatan Indra puri 1 unit rumah rusak sedang dan selain kebakaran dua unit rumah dan dayah di daerah tersebut.

Kejadiannya, sejumlah pohon tumbang dan menimpa badan jalan di kawasan Blang bintang dan kecamatan Baitussalam menimpa badan jalan dan rumah warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar. Ridwan Jamil, Rabu (5/8/2026), sejak tiga hari terakhir angin kencang tidak hanya berdampak pada kerusakan rumah warga dan juga beberapa pohon tumbang dan selain kejadian beberapa unit rumah terbakar.

Respons Cepat Layanan Polri 110, Kernet Truk yang Tertinggal di Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Sopir

Foto : Polres pelabuhan tanjung priok

Jakarta (The Indonesian News) – Respons cepat personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pelabuhan Tanjung Priok kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Seorang kernet truk bernama Akid, warga Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendatangi SPKT Polres Pelabuhan Tanjung Priok setelah tertinggal oleh sopir truk di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (5/8/2026).

Menerima laporan tersebut, Operator Layanan Polri 110 Brigadir Arif segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi Call Center Layanan Polri 110 Polres Cirebon. Selanjutnya, informasi diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Pabuaran Polres Cirebon agar menghubungi perusahaan tempat Akid bekerja dan menyampaikan kepada sopir truk yang sedang menuju lokasi pembongkaran muatan untuk segera menjemput kernetnya di Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Berkat koordinasi yang cepat dan sinergi antarjajaran kepolisian, tidak berselang lama sopir truk datang ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan berhasil menjemput Akid dalam keadaan aman.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Layanan Call Center Polri 110 hadir untuk memberikan bantuan secara cepat, mudah, dan tanpa dipungut biaya kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran kepolisian.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi dan pengguna jalan, masyarakat apabila mengalami gangguan kamtibmas atau situasi darurat yang memerlukan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Layanan Polri 110. Layanan ini bebas pulsa dan siaga 24 jam,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.H.

BPS: Dalam Tiga Bulan, Lebih dari Setengah Juta Orang Terserap di Pasar Kerja

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. (Foto : BPS)

Jakarta (The Indonesian News) -Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (5/8) kembali merilis kondisi ketenagakerjaan terbaru. Jumlah penduduk bekerja pada Mei 2026 tercatat sebanyak 148,19 juta orang atau meningkat sekitar 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

Lapangan usaha penyerap tenaga kerja terbanyak dalam periode tersebut adalah Akomodasi dan Makan Minum (sekitar 195 ribu orang), Transportasi dan Pergudangan (121 ribu orang), dan Jasa Lainnya (110 ribu orang). ”Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ketiga lapangan usaha tersebut yang kuat pada triwulan 2-2026,” ujar Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/8).

Dalam rilis pertumbuhan ekonomi triwulan 2-2026 yang dilakukan BPS pada waktu yang sama, ketiga lapangan usaha tersebut tumbuh kuat di atas angka pertumbuhan nasional, masing-masing sebesar 10,60 persen, 5,65 persen, dan 6,36 persen.

Tabel 1. Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 2-2026 dan Jumlah Tenaga Kerja Terserap pada Februari—Mei 2026.

Lapangan Usaha Penyerapan Tenaga Kerja (Februari—Mei 2026), dalam ribu orang Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 2-2026, dalam persen
Akomodasi dan Makan Minum 195,07 10,60
Transportasi dan Pergudangan 120,59 5,65
Jasa Lainnya 109,88 6,36

Sumber: Badan Pusat Statistik

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,65 persen. “Dari total angkatan kerja sebanyak 155,41 juta orang, terdapat 7,22 juta di antaranya yang masih menjadi pengangguran. Namun demikian, jumlah pengangguran secara absolut turun 24 ribu orang pada periode Februari—Mei 2026,” tambah Amalia.

Sumber: Badan Pusat Statistik

Kapolres Priok Tekankan Disiplin, Integritas, dan Komitmen Anti Narkoba Saat Pimpin Apel Pagi Personel

Theindonesiannews.com

Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya, AKBP Alrasydin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin pelaksanaan apel pagi sekaligus pengecekan personel piket fungsi operasional di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, (5/8/2026).

Kegiatan apel pagi tersebut diikuti oleh personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebagai bagian dari upaya pembinaan disiplin, pengecekan kesiapan personel, serta penguatan komitmen dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam arahannya, Kapolres mengawali apel dengan mengajak seluruh personel untuk bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena pada pagi hari ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan lahir dan batin sehingga dapat mengikuti apel pagi dalam keadaan baik.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir tepat waktu dan menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

AKBP Fajri mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir tepat waktu. Kehadiran dalam apel pagi merupakan wujud nyata kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, AKBP Alrasydin Fajri mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta nama baik institusi Polri dengan menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Kapolres berperan dan mengingatkan kepada seluruh personel agar selalu menjaga disiplin, integritas, dan kehormatan institusi Polri. Hindari segala bentuk pelanggaran, baik pelanggaran disiplin, kode etik profesi maupun tindak pidana sekecil apa pun dan tidak boleh ada personel yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika dalam bentuk apa pun.

Mengakhiri arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh semangat, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Laksanakan setiap tugas dengan penuh semangat, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaga kekompakan, saling mengingatkan antar rekan, serta selalu utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.”

Pelaksanaan apel pagi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, soliditas, dan profesionalisme personel dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir Ganja di Nagan Raya, Aceh

Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya, Provinsi Aceh. (Foto : Dok. Kakanwil Beacukai Aceh).

Lhokseumawe (The Indonesian News) – Pengembangan penyelidikan yang dilakukan Bea Cukai Lhokseumawe bersama Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri terhadap dugaan jaringan pemasok ganja ke wilayah Lhokseumawe membuahkan hasil. Seorang kurir berinisial HH (43) ditangkap di Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Pada Minggu (26/7/2026), dengan barang bukti enam kilogram ganja.

Pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang dilakukan pada Minggu (26/7/2026) di Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Seorang pria berinisial HH (43) diamankan bersama enam kilogram ganja, satu unit telepon genggam, dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas pengiriman narkotika.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian menjelaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan yang dilakukan Bea Cukai Lhokseumawe bersama Bareskrim Polri di wilayah kerja Bea Cukai Lhokseumawe, kemudian berkembang hingga ke Kabupaten Nagan Raya. “Kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima pada awal Juli 2026 mengenai dugaan adanya jaringan peredaran ganja yang akan memasok narkotika ke wilayah Kota Lhokseumawe. Informasi tersebut kemudian kami dalami bersama Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melalui kegiatan intelijen dan penyelidikan secara berkesinambungan,” kata Vicky dalam keterangan tertulis, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Vicky, hasil pendalaman mengarah pada dugaan sumber pasokan berada di Kabupaten Nagan Raya. Tim gabungan kemudian melakukan pengembangan penyelidikan hingga ke lokasi tersebut untuk memastikan informasi sekaligus mengungkap mata rantai distribusi narkotika. “Jadi, penindakan di Nagan Raya bukan merupakan operasi yang berdiri sendiri. Ini merupakan rangkaian pengembangan penyelidikan dari wilayah kerja Bea Cukai Lhokseumawe terhadap jaringan yang diduga memasok ganja ke Lhokseumawe. Dalam penanganan kejahatan narkotika, pengembangan lintas wilayah seperti ini merupakan hal yang lazim dilakukan bersama aparat penegak hukum,” ujar Vicky.

Dalam operasi tersebut, petugas mendapati seorang pria yang sedang berada di lokasi yang telah dipantau sebelumnya. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sebuah tas yang disembunyikan di semak-semak berisi enam paket ganja kering dengan berat sekitar satu kilogram per paket. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pria tersebut diamankan beserta barang bukti.

Berdasarkan pemeriksaan awal, penyidik menduga tersangka berperan sebagai kurir yang akan menyerahkan ganja kepada pihak lain. Keterangan yang disampaikan tersangka, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain, masih didalami oleh penyidik sebagai bagian dari proses pengembangan perkara.

Vicky mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antar lembaga dalam memutus jaringan peredaran narkotika. “Peredaran narkotika tidak mengenal batas wilayah administrasi. Karena itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi, pertukaran informasi, dan pengembangan bersama antarpenegak hukum. Bea Cukai sebagai community protector akan terus memperkuat sinergi tersebut untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika,” katanya.

Ia menambahkan, informasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang diikuti dengan respons cepat aparat penegak hukum menjadi modal utama dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika. “Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi. Dukungan tersebut sangat membantu aparat dalam mengidentifikasi pola distribusi dan melakukan pengembangan terhadap jaringan yang lebih luas,” ujar Vicky.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diserahkan kepada Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Aparat juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts