Beranda blog Halaman 37

JJOS Ngobrol Santai dan Ngopi Bareng, Kapolres Priok Bersama Jurnalis

Foto : Dok. Polres Tanjung Priok

Jakarta (The Indonesian News) – Guna merajut komunikasi dan mempererat silaturahmi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menggelar Silaturahmi Jaga Jakarta On The Spot bersama Jurnalis, Wartawan Media Cetak/Elektronik/Online yang beroperasional di Pelabuhan Tanjung Priok, sedikitnya belasan jurnalis dari berbagai media turut hadir pada senin, (03/08/2026) sore.

Acara pun dikemas cukup santai dengan syruputan kopi pahit dan berlangsung interaktif sehingga terbangun suasana akrab meskipun dalam pelaksanaannya tetap serius tapi santai.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, mengucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan maupun awak media yang bertugas di area Pelabuhan Tanjung Priok atas kerjasama dan dukungannya dalam membantu Kepolisian selama ini sehingga kondusivitas Kamtibmas di Pelabuhan Tanjung Priok tetap terjaga dengan baik.

“Kerjasama dan sinergitas seperti ini harus terus kita bangun sehingga antara kebutuhan informasi dan progres pelayanan Kepolisian dapat berjalan beriringan dengan baik” Ujar AKBP Fajri.

Selain itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, juga mengenalkan akronim dari Presisi dan Jaga Jakarta serta sosialisasi call center Layanan Polri 110 gratis. Motto inilah yang nantinya digunakan sebagai pedoman dalam membangun dan meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian di segala aspek dengan tetap mengedepankan sikap humanis.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media atas segala dukungan yang telah diberikan sehingga masyarakat mengetahui tentang apa saja yang sudah dilakukan jajaran Kepolisian dalam memelihara dan menjaga keamanan di Pelabuhan Tanjung Priok.” Jelas Fajri.

Beberapa wartawan yang kebetulan turut hadir menyambut positif inisiasi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok yang telah menyelenggarakan acara silaturahmi Jaga Jakarta On The Spot tersebut, Menurutnya, acara seperti ini sangat bermanfaat sebagai sarana komunikasi antara Kepolisian dengan wartawan.

Laba Bersih PT Pelindo Jasa Maritim Melonjak 44 Persen di Atas Target Semester I 2026, Perkuat Daya Saing Bisnis Maritim

Foto : Dok. Pelindo Jasa Maritim

Makassar (The Indonesian News) – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang Semester I Tahun 2026. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih setelah pajak yang meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi tersebut bahkan melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Semester I 2026 dengan capaian mencapai 44 persen di atas target, Selasa, (04/08/2016)

Kinerja impresif tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 14 persen secara year-on-year (YoY), yang diiringi dengan pengelolaan beban usaha secara efisien sehingga mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan. Selain itu, EBITDA PT Pelindo Jasa Maritim pada Semester I 2026 juga tumbuh 39 persen (YoY), mencerminkan semakin kuatnya kinerja operasional perusahaan.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam memperkuat layanan inti, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan sinergi bisnis di lingkungan PJM Group.

“Pencapaian Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi perusahaan dalam memperkuat layanan marine, mengembangkan port services, serta mengoptimalkan kontribusi anak perusahaan mampu menghasilkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Ke depan kami akan terus menjaga momentum ini melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan eksekusi program strategis, serta penguatan tata kelola perusahaan,” ujar Tubagus Patrick.

Ia menambahkan, pertumbuhan pendapatan perusahaan ditopang oleh peningkatan layanan pemanduan dan penundaan di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), pertumbuhan bisnis pengadaan suku cadang (spare part) dan pemeliharaan (maintenance), peningkatan produksi listrik pada entitas anak, serta bertambahnya proyek kontraktor kelistrikan.

Memasuki Semester II Tahun 2026, PT Pelindo Jasa Maritim akan terus memfokuskan langkah pada percepatan realisasi investasi strategis, peningkatan produktivitas layanan, penguatan sinergi antarentitas, serta pengembangan inovasi layanan maritim. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung efisiensi logistik nasional sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat regional maupun global.

Sebagai anak usaha Pelindo yang bergerak di bidang layanan marine, jasa peralatan pelabuhan (equipment services), jasa galangan kapal, solusi pengerukan (dredging solutions), serta jasa utilitas kepelabuhanan (port services), PT Pelindo Jasa Maritim berkomitmen menghadirkan layanan yang andal, aman, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat konektivitas maritim nasional sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Arus Barang Pelabuhan Bengkulu Melonjak 35,6 Persen, Pelindo Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Foto : Dok. Pelindo

Bengkulu (The Indonesian News)PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu mencatat pertumbuhan positif pada berbagai indikator operasional sepanjang Semester I 2026. Kinerja tersebut mempertegas peran Pelabuhan Bengkulu sebagai simpul logistik strategis yang mendukung aktivitas perdagangan, distribusi barang, serta konektivitas masyarakat di Provinsi Bengkulu, Selasa, (04/08/2026)

Berdasarkan data operasional perusahaan, arus barang yang dilayani Pelindo Regional 2 Bengkulu mencapai 1,33 juta ton atau tumbuh 35,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, trafik kapal berdasarkan Gross Tonnage (GT) meningkat 42,25 persen, sedangkan jumlah penumpang melonjak lebih dari tujuh kali lipat menjadi 8.752 orang.

General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya peran pelabuhan dalam menjaga kelancaran rantai pasok sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar. Pelabuhan menjadi penghubung aktivitas ekonomi, mulai dari distribusi kebutuhan masyarakat hingga pergerakan komoditas unggulan daerah. Karena itu, kami terus berupaya memastikan pelayanan berjalan optimal,” ujar Dimas dalam keterangan tertulis, Senin (3/8).

Sejalan dengan meningkatnya aktivitas pelabuhan, produktivitas pelayanan bongkar muat juga mengalami perbaikan. Produktivitas Bag Cargo tercatat mencapai 53,91 ton per gang per jam, sementara produktivitas Curah Cair meningkat menjadi 81,89 ton per gang per jam, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menurut Dimas, peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil dari berbagai langkah pembenahan operasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut mencakup peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak dalam mendukung normalisasi alur pelayaran sehingga pelayanan kapal dan arus barang dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

“Kami terus melakukan pembenahan secara bertahap agar pelabuhan mampu memberikan layanan yang semakin cepat, aman, dan andal bagi seluruh pengguna jasa,” katanya.

Pelabuhan Bengkulu selama ini menjadi gerbang utama bagi distribusi berbagai komoditas strategis yang menopang perekonomian daerah. Selain mendukung kelancaran arus logistik, pelabuhan juga berperan penting dalam meningkatkan konektivitas masyarakat melalui layanan transportasi laut.

Ke depan, Pelindo Regional 2 Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan melalui penguatan operasional, penerapan standar keselamatan yang optimal, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Pelabuhan yang produktif akan memberikan dampak positif bagi dunia usaha, masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Komitmen itulah yang terus kami jaga dalam setiap peningkatan layanan,” tutup Dimas.

Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan, Standar Kesehatan dan Asesmen Psikologis Pramudi Jadi Prioritas

Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan, Standar Kesehatan dan Asesmen Psikologis Pramudi Jadi Prioritas. (Foto : Dok. Transjakarta )

Jakarta (The Indonesian News) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperkuat budaya keselamatan melalui penerapan standar kesehatan kerja dan asesmen psikologis bagi pramudi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi oleh faktor manusia.(04/08/2026)

Program tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (Perdoki) dalam penyusunan Standar Kesehatan Kerja Pramudi, serta Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia untuk menyusun Standar Asesmen Psikologis Pramudi berbasis risiko.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 13.184 kasus kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 85 persen di antaranya disebabkan oleh kelalaian manusia, 10 persen akibat faktor kendaraan, dan 5 persen karena faktor alam maupun lingkungan.

Data internal PT Transportasi Jakarta pada 2025 juga menunjukkan bahwa faktor kesehatan pramudi menjadi kontributor terbesar sumber bahaya operasional, yakni mencapai 36,26 persen. Sementara faktor psikologis menyumbang 19,40 persen, faktor teknis kendaraan 12,05 persen, dan kelalaian pihak eksternal sebesar 5,21 persen. Dengan demikian, faktor kesehatan fisik dan mental berkontribusi lebih dari 55 persen terhadap total risiko operasional.

Pramudi memiliki peran yang sangat penting dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan transportasi publik. Kondisi kesehatan yang prima berpengaruh langsung terhadap konsentrasi, kewaspadaan, kemampuan mengambil keputusan, serta kecepatan respons saat mengemudikan kendaraan.

Gangguan kesehatan dapat menyebabkan penurunan stamina, kelelahan (fatigue), berkurangnya konsentrasi, lambatnya waktu reaksi, hingga kesalahan dalam mengambil keputusan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain faktor kesehatan fisik, aspek psikologis juga menjadi perhatian serius. Perilaku agresif di jalan, ketidakpatuhan terhadap aturan, kelelahan mental, tekanan target operasional, hingga rasa percaya diri berlebihan (overconfidence) dapat memengaruhi perilaku berkendara dan meningkatkan potensi kecelakaan.

Selama ini, pemeriksaan kesehatan pramudi masih dilakukan secara terpisah oleh berbagai operator maupun fasilitas kesehatan. Akibatnya, jenis pemeriksaan, frekuensi pelaksanaan, hingga standar penilaian fit to work belum seragam serta belum mempertimbangkan tingkat risiko masing-masing jenis armada.

Karena itu, penyusunan standar kesehatan kerja yang terintegrasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh pramudi memiliki standar pemeriksaan yang sama sesuai dengan karakteristik pekerjaan mereka.

Pemeriksaan Khusus Pramudi

Perdoki menilai pemeriksaan kesehatan khusus bagi pramudi sangat diperlukan karena mereka merupakan pekerja dengan tingkat risiko tinggi (safety-critical worker).

“Pemeriksaan kesehatan berkala bertujuan memantau kondisi kesehatan pramudi, mendeteksi dini penyakit, mengevaluasi dampak lingkungan kerja, menilai fitness for work, serta menjamin keselamatan pramudi, penumpang, dan pengguna jalan,” demikian rekomendasi Perdoki.

Pemeriksaan tersebut meliputi evaluasi terhadap gangguan penglihatan, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, gangguan tidur, gangguan neurologis, gangguan mental, hingga penyalahgunaan zat yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu, pemeriksaan harus mempertimbangkan usia, jenis armada, tingkat risiko pekerjaan, serta riwayat kesehatan masing-masing pramudi.

Klinik Kesehatan dan Klinik Psikologi

Sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan, Transjakarta juga merencanakan pembentukan Klinik Kesehatan dan Klinik Psikologi di lingkungan perusahaan.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai memiliki manfaat strategis, baik bagi pramudi maupun masyarakat pengguna transportasi umum.

Pertama, klinik akan memastikan setiap pramudi memenuhi standar fit to work dan fit to drive, sehingga hanya pengemudi yang benar-benar dalam kondisi sehat secara fisik maupun mental yang bertugas mengoperasikan armada.

Kedua, klinik menjadi pusat deteksi dini berbagai penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, maupun gangguan penglihatan yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan. Klinik juga akan memberikan layanan kuratif, rehabilitatif, serta edukasi mengenai pola hidup sehat, nutrisi, dan pengaturan waktu istirahat bagi pramudi yang bekerja dengan sistem shift.

Ketiga, layanan psikologi diharapkan mampu membantu pramudi mengelola stres kerja akibat kemacetan, tekanan target operasional, maupun beban pekerjaan lainnya. Konseling psikologis juga dapat mencegah munculnya perilaku agresif di jalan (road rage), sikap ugal-ugalan, ketidaksabaran, serta overconfidence yang berpotensi mengabaikan prosedur keselamatan.

Selain itu, layanan psikologi diharapkan mampu mengatasi kelelahan mental (mental fatigue) dan burnout yang dapat menurunkan konsentrasi saat mengemudi.

Keempat, dari sisi operasional perusahaan, pemeriksaan kesehatan harian (daily fit to drive check) akan menjadi lebih efisien, terintegrasi, dan akurat. Langkah ini diharapkan mampu menurunkan angka ketidakhadiran akibat sakit, meningkatkan produktivitas, serta menyediakan data kesehatan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan rotasi kerja, penempatan armada, hingga pengaturan waktu istirahat berbasis risiko.

Kelima, keberadaan klinik akan memperkuat budaya keselamatan (safety culture) sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Transjakarta. Publik akan merasa lebih aman karena mengetahui bahwa setiap pramudi telah melalui pengawasan kesehatan dan psikologis yang ketat sebelum bertugas.

Dorong Menjadi Regulasi Nasional

Akademisi Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai hasil kajian tersebut dapat dijadikan dasar penyusunan regulasi nasional.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dapat menjadikan kajian ini sebagai dasar penyusunan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Standar Tata Kelola Kesehatan dan Mental Pengemudi Transportasi Publik,” ujar Djoko.

Menurutnya, langkah tersebut akan mempercepat penerapan standar keselamatan di daerah, mengingat saat ini sebanyak 46 pemerintah daerah telah mengoperasikan layanan transportasi publik melalui skema buy the service.

“Ditjen Perhubungan Darat tidak perlu lagi memulai kajian dari awal. Kajian yang telah ada dapat dirangkum dan disempurnakan menjadi regulasi nasional sebagai acuan bagi seluruh pemerintah daerah yang telah maupun akan menyelenggarakan transportasi publik,” katanya.

Penerapan standar kesehatan kerja dan asesmen psikologis secara menyeluruh diharapkan menjadi fondasi baru dalam membangun budaya keselamatan transportasi publik di Indonesia, sehingga keselamatan pramudi, penumpang, dan seluruh pengguna jalan dapat semakin terjamin.

Perkuat Kapasitas TPK Nilam, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG Ramah Lingkungan

Terminal Teluk Lamong. (Foto : Ist)

Surabaya (The Indonesian News) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kapasitas operasional dan meningkatkan kualitas layanan terminal melalui penambahan satu unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) di Terminal Petikemas (TPK) Nilam. Peralatan bongkar muat berbasis tenaga listrik tersebut tiba dari China menggunakan kapal MV Spring Shine pada 7 Juli 2026.

Kehadiran E-RTG menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kesiapan operasional terminal sekaligus mendukung transformasi menuju pelabuhan yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Penggunaan tenaga listrik pada alat ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas aktivitas di lapangan penumpukan peti kemas, mendorong produktivitas pelayanan, serta mengurangi emisi karbon dibandingkan peralatan konvensional berbahan bakar diesel.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, menegaskan bahwa investasi tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur operasional yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan.

“Penambahan E-RTG ini merupakan bagian dari komitmen PT Terminal Teluk Lamong untuk terus memperkuat infrastruktur operasional yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Investasi ini dilakukan agar seluruh terminal di bawah pengelolaan perusahaan semakin siap mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas sekaligus menghadirkan layanan yang semakin andal bagi para pengguna jasa,” ujar Muhammad Syukur.

Ia menambahkan, modernisasi peralatan tersebut juga selaras dengan agenda transformasi Pelindo yang mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan.

“Sejalan dengan transformasi Pelindo, kami akan terus mendorong penerapan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, keselamatan, serta kualitas layanan terminal,” tambahnya.

E-RTG yang baru memiliki kapasitas angkat hingga 40 ton dengan kemampuan penumpukan peti kemas 1 over 6 containers. Peralatan ini akan memperkuat kapasitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan TPK Nilam setelah seluruh tahapan instalasi, pengujian, dan commissioning selesai dilaksanakan.

Sementara itu, Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, menyampaikan bahwa penambahan E-RTG akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas operasional sekaligus kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Kehadiran E-RTG ini akan semakin memperkuat kapasitas layanan Terminal Petikemas Nilam, khususnya dalam mendukung produktivitas di lapangan penumpukan. Setelah proses pembongkaran, instalasi, pengujian, dan commissioning selesai, alat ini ditargetkan mulai beroperasi pada awal Oktober 2026 sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin cepat, aman, efisien, dan andal bagi seluruh pengguna jasa,” kata Retno.

Melalui modernisasi infrastruktur dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, PT Terminal Teluk Lamong terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang unggul. Perusahaan juga terus mengedepankan peningkatan produktivitas, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), digitalisasi layanan, serta inovasi berkelanjutan guna mendukung terwujudnya ekosistem logistik nasional yang semakin efisien, kompetitif, dan berdaya saing.

Banjir rendam tiga kecamatan di kota Padang Sumatra Barat

Jakarta (The Indonesian News) – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, pada Senin (3/8). Peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang sejak pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB yang menyebabkan sejumlah kawasan permukiman dan jalan terendam banjir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

“Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik. Sementara itu, di Kecamatan Koto Tangah, banjir menggenangi Kelurahan Aia Pacah, kawasan di belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri. Adapun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir terjadi di Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin, 3Agustus 2026.

Abdul Muhari menyebutkan, Hingga siaran pers ini diterbitkan, pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil masih dalam proses oleh BPBD Kota Padang. Dari pantauan visual yang kami terima, banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan.

“Merespons kejadian tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Proses evakuasi warga dilakukan menggunakan perahu polietilen. Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kaji cepat dan pendataan dampak bencana guna mendukung penanganan lebih lanjut,” Terangnya.

Hingga Senin (3/8) malam, banjir di sejumlah titik masih belum surut dan hujan masih mengguyur sebagian wilayah terdampak. BPBD Kota Padang bersama unsur pemerintah daerah, OPD terkait, serta masyarakat masih terus melakukan upaya penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir.

“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya. Masyarakat yang berada di wilayah rawan diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan bersama,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari

PM Anutin: Indonesia dan Tailan Pilar Utama ASEAN, Perkuat Kerja Sama Majukan Kawasan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).( Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul menegaskan bahwa Indonesia dan Tailan, sebagai dua pilar utama ASEAN, perlu terus mempererat kerja sama bilateral untuk mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemajuan kawasan. Hal tersebut disampaikan PM Anutin dalam pengantarnya pada pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026.

“Sebagai dua negara yang merupakan pilar utama ASEAN, kita harus bekerja lebih erat untuk memperluas kerja sama bilateral dan mendorong kawasan kita maju,” ujar PM Anutin.

PM Anutin menyampaikan bahwa kunjungannya ke Indonesia melanjutkan hasil kunjungan Presiden Prabowo ke Tailan pada tahun sebelumnya, ketika kedua negara menyepakati peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis. Konsultasi Pemimpin Indonesia–Tailan yang kedua dinilainya menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kemajuan kerja sama sekaligus mempercepat penyelesaian sejumlah agenda bersama.

“Saya yakin peta jalan kemitraan strategis yang akan kita adopsi setelah pertemuan ini akan menjadi kerangka panduan untuk mengubah visi kita menjadi aksi konkret,” ungkapnya.

Dalam bidang politik dan keamanan, PM Anutin mendorong pertukaran kunjungan tingkat tinggi secara lebih rutin, termasuk pertemuan antara pemimpin kedua negara di sela-sela forum regional dan internasional. Ia juga mengusulkan agar Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan Komisi Bersama tingkat menteri luar negeri untuk memastikan tindak lanjut konkret atas kesepakatan kedua negara.

Kerja sama pertahanan turut menjadi salah satu perhatian utama. Tailan mendorong kelanjutan latihan bersama, pertukaran informasi, keamanan maritim, dan pengembangan industri pertahanan. PM Anutin juga menyampaikan kesiapan Tailan memasok 36 kendaraan lapis baja amfibi beroda bagi Korps Marinir Indonesia serta mengundang perwakilan Indonesia menghadiri pameran pertahanan dan keamanan di Tailan pada November 2027.

Pada bidang keamanan, PM Anutin mengajak Indonesia memperkuat kerja sama dalam memberantas kejahatan lintas negara, terutama penipuan daring, perdagangan manusia, dan peredaran narkotika. Sejak tahun sebelumnya, Tailan telah memfasilitasi kepulangan lebih dari seribu warga Indonesia dari pusat-pusat penipuan daring di wilayah perbatasan.

“Tailan dan Indonesia harus mendorong kerja sama regional yang lebih kuat dalam ASEAN untuk menangani penipuan daring,” ucap PM Anutin.

Dalam bidang ekonomi, PM Anutin menyebut nilai perdagangan bilateral telah mencapai sekitar 20 miliar dolar AS. Namun, dengan besarnya perekonomian kedua negara, ia menilai masih tersedia ruang yang luas untuk meningkatkan perdagangan dan investasi melalui pembentukan Komite Perdagangan Bersama Indonesia–Tailan.

PM Anutin juga menawarkan penguatan kerja sama ketahanan pangan, termasuk penyediaan beras berkualitas, peningkatan perdagangan produk pertanian dan peternakan, serta peningkatan impor pupuk urea dari Indonesia dari sekitar 60 ribu ton menjadi 100 ribu ton per tahun. Selain itu, kedua negara didorong mempercepat kerja sama di sektor perikanan dan industri halal.

Pada bidang investasi, PM Anutin menyampaikan tingginya kepercayaan pelaku usaha Tailan terhadap Indonesia. Ia juga menilai keberhasilan investasi Lion Air di Tailan menjadi contoh positif bagi penguatan investasi dua arah serta pembangunan rantai nilai yang menghubungkan perekonomian kedua negara dengan jumlah penduduk gabungan lebih dari 350 juta jiwa.

Untuk memperluas kerja sama energi, PM Anutin mengusulkan pengaktifan kembali Forum Energi Tailan–Indonesia yang terakhir digelar pada 2014. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan kolaborasi di bidang gas alam, batu bara, serta berbagai sumber energi masa depan.

 

Serda Muhammad Raihan Fadhila Raih Emas pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026

Serda Muhammad Raihan Fadhila Raih Emas pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026). (Foto : Puspen TNI).

Jakarta (The Indonesian News) – Prajurit TNI Serda Muhammad Raihan Fadhila berhasil meraih medali emas pada nomor Kyorugi Under 80 Kg dalam 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang berlangsung di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Serda Muhammad Raihan Fadhila Raih Emas pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026). (Foto : Puspen TNI).

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, Pada partai final, Serda Muhammad Raihan Fadhila mengalahkan atlet India Akshay Hooda yang meraih medali perak, sementara medali perunggu diraih atlet Kazakhstan Abdurakhmon Matipov dan atlet Indonesia Edgar Sastama. Prestasi tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan atlet TNI sekaligus menunjukkan kemampuan prajurit dalam mengukir prestasi pada ajang olahraga internasional.

Serda Muhammad Raihan Fadhila Raih Emas pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026). (Foto : Puspen TNI).

“Kejuaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI menjadi ajang kompetisi sekaligus mempererat persahabatan antarnegara melalui olahraga. Keberhasilan Serda Muhammad Raihan Fadhila diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit TNI lainnya untuk terus meningkatkan prestasi serta mengharumkan nama TNI dan bangsa Indonesia di tingkat internasional,” Demikian Puspen TNI.

Presiden Prabowo: Kemitraan Indonesia–Tailan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, senin (3/8/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemitraan strategis Indonesia dan Tailan harus terus diarahkan pada kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pengantar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026.

“Kemitraan ini, menurut saya Perdana Menteri, harus mengarah ke depan dan mencari jalan ke depan yang fokus pada memberikan manfaat nyata untuk rakyat kita,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menyebut kunjungan PM Anutin sebagai momentum bersejarah dan penting. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan resmi pertama seorang Perdana Menteri Tailan ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir.

“Perdana Menteri, kunjungan Anda hari ini merupakan kunjungan yang bersejarah sekaligus penting. Ini merupakan kunjungan resmi pertama oleh Perdana Menteri Tailan ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir,” ujar Presiden.

Kepala Negara menilai kedekatan hubungan kedua negara perlu terus diperkuat melalui pertemuan dan koordinasi yang lebih intensif. Menurut Presiden, berbagai pertemuan dalam kerangka ASEAN telah membantu Indonesia dan Tailan menemukan kesamaan pandangan dalam sejumlah isu kebijakan luar negeri dan hubungan internasional.

“Saya rasa kita perlu bertemu lebih sering dan berkoordinasi,” ucap Presiden.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi Konsultasi Pemimpin Indonesia–Tailan yang kedua. Presiden meyakini pertemuan itu akan memberikan arah yang makin jelas bagi fase berikutnya dalam kemitraan kedua negara, setelah hubungan Indonesia–Tailan ditingkatkan menuju kemitraan strategis dalam kunjungan Presiden ke Bangkok pada tahun sebelumnya.

“Saya yakin pertemuan hari ini akan menunjukkan arah yang jelas ke fase selanjutnya dalam kemitraan kita,” ungkap Presiden.

Presiden menekankan bahwa kerja sama erat Indonesia dan Tailan juga dapat berkontribusi terhadap penguatan stabilitas ASEAN. Dalam bidang pertahanan dan keamanan, kedua negara perlu meningkatkan jumlah dan tingkat latihan bersama, pertukaran personel, serta kerja sama pendidikan di antara angkatan bersenjata.

Selain itu, Presiden mendorong perluasan peluang ekonomi melalui peningkatan perdagangan dan investasi, serta penguatan kerja sama di bidang ketahanan pangan dan keamanan energi. Kolaborasi dalam teknologi digital juga dinilai penting karena sektor tersebut akan turut menentukan masa depan dunia.

“Kita juga harus mendorong konektivitas dan hubungan antarmasyarakat. Dengan memperdalam kerja sama pada area-area tersebut, kita bisa lebih memperkuat hubungan bilateral kita sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan kita,” tutur Presiden.

KRI NALA-363 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, 30 Selamat Dua Meninggal

KRI NALA-363 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Senin (3/8/2026). (Foto : Dispenal).

Jakarta (The Indonesian News) – Unsur TNI AL KRI NALA-363 yang membawa 32 korban evakuasi insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah sandar di Dermaga Madura Koarmada II, Senin (3/8). Dari jumlah tersebut, 30 orang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat, sementara dua orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

KRI NALA-363 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Senin (3/8/2026). (Foto : Dispenal).

Dalam siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Kedatangan KRI Nala-363 disambut langsung oleh Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo N.S., unsur Polri, serta personel Basarnas. Setelah kapal sandar di dermaga, seluruh korban segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis dan penanganan lebih lanjut.

KRI NALA-362 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Senin (3/8/2026). (Foto : Dispenal).

Pangkoarmada II menjelaskan bahwa KRI Nala-363 melaksanakan operasi bantuan SAR bersama Tim SAR Gabungan dengan mengevakuasi korban dari beberapa kapal yang lebih dahulu memberikan pertolongan di lokasi kejadian. Proses tersebut merupakan bagian dari sinergi antarunsur dalam mempercepat penyelamatan korban insiden kebakaran kapal.

KRI NALA-363 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Senin (3/8/2026). (Foto : Dispenal).

Dalam mendukung operasi kemanusiaan tersebut, TNI Angkatan Laut juga mengerahkan KRI Bung Hatta-370, serta pesawat udara NC 212-200 Aviocar U-6206. Pengerahan unsur laut dan udara ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia.

KRI NALA-363 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Senin (3/8/2026). (Foto : Dispenal).

Hingga saat ini, KRI Bung Hatta-370 masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan patroli dan mendukung kelanjutan operasi SAR bersama Tim SAR Gabungan. TNI AL melalui Koarmada II akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait guna mengoptimalkan proses pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban.

KRI NALA-363 Milik TNI AL Sandar di Koarmada II Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Senin (3/8/2026). (Foto : Dispenal).

“TNI AL akan terus menggerakkan unsurnya dalam evakuasi korban insiden kebakaran ini. Hal tersebut merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali,” Demikian Dispenal.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts