Beranda blog Halaman 39

Pelindo Perkuat Kapasitas Kepemimpinan General Manager Regional 4 melalui Business Fundamental Session

Pelindo Perkuat Kapasitas Kepemimpinan General Manager Regional 4 melalui Business Fundamental Session,Senin (3/9/2026). (Foto : Pelindo).

Makassar (The Indonesian News) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat kapasitas kepemimpinan para General Manager melalui Business Fundamental Session Regional 4 yang menjadi bagian dari “General Manager Upskilling Program”, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Akhlak, Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menegaskan pentingnya penguasaan fundamental bisnis sebagai bekal menghadapi dinamika industri kepelabuhanan dan mendukung keberlanjutan transformasi perusahaan.

Dalam paparannya, Wakil Direktur Utama Pelindo, menegaskan bahwa General Manager memiliki peran strategis sebagai ujung tombak perusahaan dalam menerjemahkan arah kebijakan korporasi menjadi kinerja operasional yang unggul di setiap wilayah kerja.

“Pemahaman yang kuat terhadap fundamental bisnis menjadi modal utama bagi setiap General Manager untuk mengambil keputusan yang tepat, adaptif, dan berorientasi pada penciptaan nilai bagi perusahaan. Kepemimpinan yang efektif harus mampu mengintegrasikan aspek operasional, komersial, pelayanan, hingga tata kelola agar Pelindo semakin kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Drajat.

Menurut dia, penguatan kapasitas kepemimpinan harus terus dilakukan seiring dengan perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis. Oleh karena itu, program pengembangan kompetensi seperti General Manager Upskilling Program menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemimpin yang mampu menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan bisnis.

Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan bahwa penyelenggaraan Business Fundamental Session Regional 4 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan Pelindo Regional 4.

“Melalui sesi ini, kami ingin memastikan seluruh General Manager dan jajaran pimpinan memiliki kesamaan perspektif terhadap strategi bisnis perusahaan, sehingga setiap kebijakan dan langkah operasional di wilayah Regional 4 dapat berjalan selaras dengan arah transformasi Pelindo,” kata Abdul Azis.

Dia menambahkan, peningkatan kompetensi para pimpinan tidak hanya berdampak pada efektivitas pengelolaan operasional pelabuhan, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna jasa serta mendukung pencapaian target kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh General Manager serta pejabat struktural di lingkungan Pelindo Regional 4. Selain menjadi forum peningkatan kompetensi, Business Fundamental Session Regional 4 juga menjadi wadah diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi, menyamakan persepsi, serta mendorong lahirnya inovasi dalam mendukung transformasi dan pertumbuhan bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Delegasi Madagaskar Tinjau Digitalisasi Pelabuhan di IPC TPK, Perkuat Kerja Sama Maritim Indonesia–Madagaskar

Perkuat Kerja Sama Maritim Indonesia–Madagaskar. (Foto : IPC TPK).

Jakarta (The Indonesian News) – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan kehormatan delegasi Pemerintah Madagaskar yang didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Integrated Planning & Control Room, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Pada Kamis (30/7). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama bilateral sekaligus berbagi pengalaman dalam transformasi digital layanan kepelabuhanan dan logistik.

Delegasi Madagaskar melakukan peninjauan langsung terhadap sistem operasional pelabuhan berbasis digital yang diterapkan IPC TPK. Melalui kunjungan ini, kedua pihak bertukar pengetahuan mengenai modernisasi layanan logistik, penyederhanaan proses bisnis, serta implementasi sistem digital yang mendukung efisiensi dan transparansi layanan kepelabuhanan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC TPK, Yanuar Evyanto, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi IPC TPK untuk memperkenalkan inovasi digital yang telah diterapkan dalam operasional terminal peti kemas.

“Kunjungan ini merupakan momentum yang baik bagi IPC TPK untuk menunjukkan bagaimana implementasi Integrated Planning & Control Room mampu memodernisasi layanan bongkar muat secara real-time, terintegrasi, dan efisien. Kami berharap pengalaman ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan sistem logistik di Madagaskar,” ujar Yanuar.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi Madagaskar menyaksikan secara langsung proses perencanaan dan pengendalian pelayanan kapal serta peti kemas yang dipantau melalui Integrated Planning & Control Room. Seluruh aktivitas operasional divisualisasikan dan dikendalikan secara terpusat sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.

Sinergi antara modernisasi sistem operasional IPC TPK dan ekosistem digital yang dikembangkan oleh LNSW terbukti mampu meningkatkan efisiensi layanan logistik nasional. Integrasi tersebut berkontribusi dalam memangkas dwelling time, meningkatkan transparansi arus barang, serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam proses pelayanan kepelabuhanan.

Implementasi digitalisasi tersebut mendapat perhatian dari delegasi Madagaskar yang saat ini tengah mendorong reformasi tata kelola pelabuhan dan transformasi digital perdagangan internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing ekonomi nasional. Melalui fasilitasi LNSW Kementerian Keuangan Republik Indonesia, transfer pengetahuan mengenai pengelolaan National Single Window dan operasional terminal peti kemas diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem logistik yang lebih modern di kawasan Samudra Hindia.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), manajemen Pelindo Regional 2, serta manajemen IPC TPK. Pada sesi pemaparan, tim IPC TPK menjelaskan profil perusahaan sebagai bagian dari Pelindo Group, termasuk peran IPC TPK sebagai operator terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok.

Rombongan kemudian diajak mengunjungi Integrated Planning & Control Room untuk melihat secara langsung fungsi-fungsi operasional yang terintegrasi, mulai dari Marine Service, Multipurpose, Container Terminal, hingga Traffic & Safety Control.

Menutup kunjungan tersebut, Yanuar berharap kolaborasi yang terjalin dapat menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama maritim kedua negara.

“Kami berharap sistem digitalisasi yang terintegrasi dengan ekosistem LNSW ini dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan sistem logistik di Madagaskar, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di sektor maritim antara Indonesia dan Madagaskar,” tutup Yanuar.

Waspada Provokasi dan Tindakan Anarkis dalam Aksi Unjuk Rasa di Bulan Agustus 2026

Jakarta (The Indonesian News) – Dengan maraknya pelaksanaan aksi pemberitaan di media online maupun tv yang mengarah ke adanya rencana aksi di bulan agustus 2026 dan maraknya pemberitaan di media bahwa Mall diwilayah Jakarta, Diy dan Surabaya membuat pagar tinggi untuk antisipasi aksi unjuk rasa.(03/08/2026)

Sdr. DR menghimbau bahwa masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan dengan mengedepankan sikap saling menghormati serta menaati ketentuan hukum yang berlaku.

Salah satu aktivis yang aktif menyoroti isu nasional, Sdr. DR, dalam wawancaranya kepada media di Jakarta, menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun, pelaksanaan aksi diharapkan tetap berlangsung secara damai, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan keselamatan masyarakat.

“Seluruh peserta aksi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya pihak-pihak yang berupaya memprovokasi atau menyusup ke dalam kegiatan unjuk rasa diantaranya anarko, dengan tujuan memicu kericuhan, tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, atau benturan dengan aparat maupun masyarakat. Apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban, peserta diharapkan mengedepankan komunikasi dengan koordinator aksi dan pihak berwenang” ucap DR.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran konten yang dapat memperkeruh suasana. Penggunaan sosial secara bertanggung jawab menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga stabilitas dan mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan” lanjut Dede R.

“Melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat, penyelenggara aksi, dan aparat, diharapkan setiap penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, damai, serta menghormati hak-hak seluruh warga negara. Menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya ruang demokrasi yang sehat dan kondusif” tutup DR.

Tolak Provokasi, Jaga Persatuan, dan Hindari Tindakan Anarkis di Bulan Agustus 2026

Imbauan. (Foto : Iiustrasi)

Jakarta (The Indonesian News) – Menyikapi perkembangan berbagai isu nasional yang menjadi perhatian publik, salah satu aktivis tokoh perempuan Sdri Anggi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.(03/08/2026)

“Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan maupun tindakan yang mengarah pada kekerasan, perusakan fasilitas umum, bentrokan, atau bentuk tindakan anarkis lainnya.

Aspirasi yang disampaikan secara damai akan lebih mencerminkan kedewasaan berdemokrasi dan memiliki nilai moral yang kuat” ucap Sdri. Anggi kepada media.

“Kami juga mengajak seluruh peserta untuk saling mengingatkan, menjaga solidaritas, serta segera melaporkan kepada koordinator aksi apabila terdapat oknum yang mencoba memprovokasi, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, atau mengganggu jalannya aksi damai. Kehadiran oknum seperti itu tidak boleh menghilangkan tujuan utama penyampaian aspirasi” tambah Sdri. Anggi.

“Kami percaya bahwa demokrasi yang sehat dibangun melalui dialog, penghormatan terhadap hukum, dan penyampaian aspirasi yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif demi kepentingan bangsa dan negara” tutup Sdri. Anggi.

Jumlah Penumpang Beberapa Moda Transportasi Meningkat

Foto: BPMI Setpres

Jakarta (The Indonesian News) – Selama Juni 2026, terjadi peningkatan keberangkatan penumpang pada hampir seluruh moda transportasi. Kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik sebesar 8,71 persen (y-on-y) menjadi 2,98 juta penumpang. Jumlah penumpang kereta api juga meningkat 8,61 persen menjadi 49,54 juta penumpang, diikuti angkutan penyeberangan (ASDP) yang naik 2,42 persen menjadi 4,96 juta penumpang, serta angkutan udara internasional yang naik 1,16 persen menjadi 1,68 juta penumpang. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara domestik mengalami penurunan 6,12 persen menjadi 4,69 juta penumpang.

BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik mencapai 43,06 juta ton, naik 6,71 persen (y-on-y) pada Juni 2026. Kenaikan juga terjadi pada angkutan kereta sebesar 7,97 persen menjadi 6,43 juta ton. Sementara itu, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik turun sebesar 21,23 persen menjadi 44,9 ribu ton.

Sumber: Badan Pusat Statistik

BNPB : 1.485 jiwa terdampak Kebakaran TPA Troketon

Petugas saat memadamkan area kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Troketon di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (1/8/2026) (Foto : Dok. BNPB)

Jakarta (The Indonesian News) – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendominasi kejadian bencana di berbagai wilayah selama musim kemarau. Selain itu, terdapat satu laporan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran area kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Troketon di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (1/8/2026) (Foto : Dok. BNPB)

“Area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Troketon seluas 1.000 m² di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (1/8) pukul 13.00 WIB. Api membakar timbunan sampah berketinggian sekitar 10 meter yang berstruktur terasering, sehingga menyebarkan asap tebal ke permukiman warga. Peristiwa ini berdampak pada sekitar 473 KK atau 1.485 jiwa yang tinggal Desa Kaligawe dan Desa Kalangan,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin, 3 agustus 2026.

Dia menjelaskan, BPBD Kabupaten Klaten bersama unsur gabungan dari Damkar Klaten, Damkar Sukoharjo, TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup, PMI, serta berbagai organisasi relawan langsung melakukan kaji cepat dan pemadaman intensif. Pada Minggu (2/8), api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Untuk penanganan dampak asap, masker bagi warga terdampak serta dukungan logistik bagi personel pemadam menjadi kebutuhan mendesak yang dibutuhkan di lapangan.

Petugas saat memberikan Masker kepada warga terdampak Kebakaran TPA di Desa Troketon Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tenga. (Foto : Dok. BNPB)

“Bagi warga yang berada di sekitar area terdampak asap kebakaran, disarankan untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari gangguan pernapasan (ISPA). Jika menemukan potensi atau indikasi timbulnya titik api maupun krisis air bersih di lingkungannya, masyarakat diharapkan segera menghubungi BPBD atau aparat desa setempat,” Tutup Abdul Muhari.

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Selamatkan Korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Selamatkan Korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). (Foto Dispen Koarmada RI).

Madura (The Indonesian News) – Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) menunjukkan respon cepat dan kesiapsiagaan tinggi dengan mengerahkan unsur-unsur terbaiknya, dalam mendukung operasi Search and Rescue (SAR) terhadap musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa II, yang mengangkut 286 penumpang di perairan utara Sumenep, Madura.

Dalam Siaran Pers Dinas Penerangan (Dispen) Koarmada RI, Berdasarkan informasi dari Piket KSOP Surabaya, pada Minggu (2/8) pukul 10.00 WIB, Koarmada II menerima laporan terjadinya kecelakaan laut berupa kebakaran pada KM Mutiara Sentosa II yang sedang berlayar pada rute Surabaya–Makassar.

Panglima Koarmada RI menegaskan bahwa, seluruh jajaran Koarmada RI akan selalu hadir di garda terdepan dalam setiap operasi kemanusiaan.

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesud Selamatkan Korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). (Foto Dispen Koarmada RI).

“Prajurit Koarmada RI senantiasa siap bergerak dan bertindak tepat, serta mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, demi menyelamatkan setiap jiwa. Tugas kemanusiaan adalah kehormatan, dan keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama pengabdian TNI Angkatan Laut kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima Koarmada RI melalui Dispen Koarmada RI dalam keterangan tertulis pada Senin, 3 Agustus 2026.

Merespons laporan tersebut, Koarmada RI segera mengerahkan KRI Nala-363, yang baru menyelesaikan latihan PASSEX bersama kapal perang Tiongkok (PLA Navy), serta KRI Bung Hatta-370, yang tengah melaksanakan patroli menuju ALKI II. Untuk memperkuat pelaksanaan operasi, Koarmada RI juga mengerahkan Pesawat Udara NC 212-200 Avicor U-6206, guna memperoleh gambaran situasi terkini dari udara dan mendukung efektivitas operasi SAR.

Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, KRI Nala-363 berhasil mengevakuasi 30 korban selamat maupun 2 korban meninggal dunia, selanjutnya membawa mereka ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Posko Crisis Center. Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan hingga operasi dinyatakan selesai.

Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” 3–8 Agustus di Museum Tsunami Aceh

Pengunjung saat menyaksikan karya Foto Jurnalistik pada pameran "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Senin (3/8/2026). (Foto : Dok. PFI Aceh).

Banda Aceh (The Indonesian News)– Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melakukan pengguntingan pita sebagai dimulainya pameran foto “Prahara Pulau Emas” di Museum Tsunami Aceh, Kota Banda Aceh, pada Senin (03/08/2026).

Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” dapat dikunjungi secara gratis pada 3–8 Agustus 2026, pukul 09.00–16.30 WIB (jam operasional Museum Tsunami) di Kota Banda Aceh

Sebelumnya Wali Kota Illiza didampingi Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh M Anshar, Ketua PFI Pusat Dwi Pambudo dan kurator foto Oscar Matuloh menandatangani salah satu foto.

Gelaran ini digagas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama Yayasan Riset Visual Mata Waktu dan PLN ini merupakan rangkaian roadshow pameran dan peluncuran buku foto jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas.

Sebelum hadir di Aceh, pameran telah digelar di Tanah Datar, Sumatera Barat, dan selanjutnya akan ditutup di Medan, Sumatera Utara.

Seluruh karya merupakan dokumentasi para pewarta foto Indonesia yang merekam langsung peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada penghujung 2025.

Pameran ini tidak hanya menyajikan dokumentasi kehancuran akibat bencana, tetapi juga merekam ketangguhan masyarakat dalam menghadapi kehilangan, solidaritas yang tumbuh di tengah keterbatasan, serta berbagai upaya pemulihan yang dilakukan bersama.

Melalui karya-karya tersebut, PFI ingin mengajak publik menjadikan fotografi jurnalistik sebagai ruang refleksi sekaligus media edukasi agar pengalaman bencana menjadi pelajaran berharga bagi generasi mendatang.

Ketua PFI Aceh, M. Anshar, mengatakan pameran ini tidak bertujuan membangkitkan kembali trauma masyarakat terhadap bencana, melainkan menjadi ruang edukasi tentang pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi kebencanaan.

“Foto jurnalistik bukan sekadar merekam peristiwa, tetapi juga menyimpan ingatan kolektif sebuah bangsa. Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa dibalik setiap bencana selalu ada kisah tentang ketangguhan, solidaritas, dan kemanusiaan. Kami berharap setiap karya yang dipamerkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus media edukasi untuk membangun budaya sadar bencana dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat,” kata Anshar di Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026).

Selain pameran foto, pada hari pembukaan juga akan digelar Diskusi Pameran Foto “Prahara Pulau Emas” yang menghadirkan Pendiri Yayasan Riset Visual Mata Waktu, Oscar Motuloh dan Danu Kusworo, Kurator Pameran sekaligus Pewarta Foto Harian Kompas.

Diskusi ini terbuka bagi mahasiswa, komunitas fotografi, insan pers, akademisi, serta masyarakat umum yang ingin memperdalam perspektif fotografi jurnalistik, dokumentasi bencana, dan nilai kemanusiaan di balik setiap karya yang dipamerkan. Jumlah peserta terbatas, sehingga pendaftaran akan ditutup setelah kuota terpenuhi.

Pembukaan pameran juga akan dihadiri Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI), Dwi Pambudo, serta pihak-pihak yang mendukung penuh acara ini.

Semangat Nasionalisme membara di ujung utara Kalimantan Barat

Pemasangan 3.000 bendera Merah Putih titik Nol Perbatasan Indonesia-Malaysia di PLBN Jagoi Babang hingga ke Simpang Takek, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (3/8/2026). (Foto. Camat Jagoi Babang).

Bengkayang (The Indonesian News) – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, semangat nasionalisme membara di ujung utara Kalimantan Barat. Sepanjang kurang lebih 12 kilometer jalur perbatasan negara kini memerah putih. Aksi nyata ini diwujudkan melalui pemasangan 3.000 bendera Merah Putih yang membentang dari titik Nol Perbatasan Indonesia-Malaysia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang hingga ke Simpang Takek.

Kegiatan pemasangan bendera dipimpin langsung oleh Camat Jagoi Babang Saidin. Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi kokoh antara aparat keamanan, instansi vertikal, lembaga kemasyarakatan, hingga elemen masyarakat adat dan lokal.

Penyerahan Bendera Merah Putih di Kantor Camat Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (3/8/2026). (Foto. Camat Jagoi Babang).

Camat Jagoi Babang, Saidin menyampaikan Apresiasi atas penyerahan Bendera Merah Putih dari Bais TNI merupakan wujud menyatunya TNI dengan masyarakat di perbatasana negeri tercinta, Bapak Camat Jagoi Babang juga menyampaikan bahwa kibaran ribuan bendera ini bukan sekadar hiasan tahunan, melainkan simbol harga diri bangsa. “Ini adalah pesan tegas dari batas negeri bahwa kedaulatan NKRI harga mati. Kehadiran seluruh elemen masyarakat, forum perbatasan, dan aparat di sini menunjukkan bahwa kami bersatu menjaga halaman depan Indonesia tetap tegak dan dihormati,” ujarnya, Senin (3/8/2026.

Camat Saidin mengajak masyarakat untuk memeriahkan pelaksaan kirab tanggal 11 Agustus dengan tertib .

“Rangkaian semarak kemerdekaan di Jagoi Babang masih akan terus berlanjut. Panitia telah menjadwalkan agenda besar berikutnya, yaitu Kirab Bendera Merah Putih Raksasa ukuran 17x8meter diarak dari Patung Soekarno PLBN Jagoi Babang sampai Kantor Desa Jagoi yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus. Puncaknya, pada 17 Agustus, akan digelar Upacara Bendera Khidmat bertempat di PLBN Jagoi Babang sebagai simbol kokohnya nasionalisme di garis batas negara.

Program penguatan semangat kebangsaan di beranda terdepan NKRI ini diinisiasi melalui pengadaan bendera oleh Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Sementara itu, proses eksekusi dan pemasangan di lapangan digerakkan sepenuhnya oleh Panitia HUT RI Ke-81 Kecamatan Jagoi Babang.

Sejumlah unsur penting yang terlibat aktif dalam aksi ini meliputi:

Aparat Keamanan & Intelijen. Satgas Pamtas yonarmed 19/ bogani, Koramil Jagoi, Polsek Jagoi, Satgas Intelijen Kodam XII/Tanjungpura, Unit Intel Kodim Bengkayang, serta Tim Intel Korem 121/AW.

Instansi PLBN & Otoritas Batas Negara. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Jagoi Babang, Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina.

Organisasi & Elemen Masyarakat. Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan (FKMP) Jagoi Babang, siswa sekolah, guru, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, serta warga lokal Kecamatan Jagoi Babang.

Patroli Dialogis Ops Damai Cartenz Warnai Aktivitas Warga di Distrik Sinak

Foto : Dok. Satgas Operasi Damai Cartenz

Papua Tengah (The Indonesian News) – Langkah personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang menyusuri kawasan Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Minggu (2/8/2026), menjadi pemandangan yang akrab bagi warga. Melalui patroli dialogis, personel tidak hanya memantau situasi di wilayah tersebut, tetapi juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang sedang beraktivitas.

Sejumlah warga terlihat menghentikan sejenak aktivitas mereka untuk berbincang dengan personel. Percakapan berlangsung sederhana, mulai dari kondisi lingkungan, aktivitas sehari-hari, hingga harapan masyarakat agar situasi di wilayah mereka tetap kondusif. Interaksi tersebut berlangsung santai dan menjadi bagian dari kegiatan patroli yang dilaksanakan di Distrik Sinak.

Salah seorang masyarakat Kabupaten Puncak yang namanya enggan disebutkan, mengatakan bahwa kehadiran personel yang menyempatkan diri berdialog dengan warga menjadi hal yang ia apresiasi.

“Kami senang ketika bapak-bapak polisi datang dan berbicara langsung dengan masyarakat. Kami bisa menyampaikan apa yang kami rasakan dan berdiskusi tentang kondisi di kampung. Mudah-mudahan komunikasi seperti ini terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian yang juga memberi ruang bagi personel untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Selain melaksanakan tugas pemeliharaan keamanan, kami juga mendorong personel untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dialog secara langsung menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus memahami kondisi di lapangan sebagai bahan dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kaops.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa komunikasi antara personel dan masyarakat merupakan bagian dari pendekatan yang terus dilakukan dalam setiap pelaksanaan patroli.

“Kami mengarahkan personel agar setiap kegiatan patroli juga dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka, personel dapat mendengar berbagai masukan dari warga sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing,” kata Wakaops.

Patroli dialogis tersebut berlangsung bersamaan dengan aktivitas masyarakat di Distrik Sinak. Selama kegiatan, personel terlihat berinteraksi dengan warga di beberapa titik dan melanjutkan patroli setelah percakapan selesai.

Melalui kegiatan seperti ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus menghadirkan ruang komunikasi antara personel dan masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Papua. Narasi tersebut menunjukkan bahwa patroli tidak hanya menjadi kegiatan pemantauan situasi, tetapi juga kesempatan untuk mendengar langsung suara masyarakat di lapangan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts