Beranda blog Halaman 40

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Kalibaru Perkuat Sinergi dengan Pekerja Demi Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif

Foto : DOk. Polsek Kawasan Kalibaru

Jakarta (The Indonesian News) – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Kawasan Kalibaru melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama para pekerja di kawasan lahan eks Medco, Senin (3/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Kawasan Kalibaru AKP Mansyur, S.H., M.H. ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memperkuat kehadiran di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah Pelabuhan Kalibaru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas Polsek Kawasan Kalibaru IPTU Mashudi, S.H., Kanit Provos IPTU Yusep T.P., S.H., personel piket Polsek Kawasan Kalibaru, serta para pekerja di kawasan Kalibaru.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Kawasan Kalibaru memberikan berbagai imbauan kamtibmas kepada para pekerja. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pelabuhan melalui kerja sama yang baik antara pekerja dan Polri.

Selain itu, para pekerja juga diimbau agar aktif menjaga situasi keamanan di sekitar Pelabuhan Kalibaru dan segera melaporkan setiap potensi maupun kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas kepada Polsek Kawasan Kalibaru atau melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, aksi tawuran, serta praktik perjudian online yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Tidak hanya itu, personel turut memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Mengingat di sekitar lokasi terdapat banyak material yang mudah terbakar, masyarakat diimbau agar selalu memastikan puntung rokok telah benar-benar padam sebelum dibuang serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya.

Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Kalibaru berharap dapat terus mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan harmonis

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Cipta Kondisi, Antisipasi 3C, Balap Liar dan Tawuran

Foto : Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (The Indonesian News) – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan JJOS Patroli Perintis Presisi pada Senin (3/8/2026)

Kegiatan patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), aksi balap liar, serta potensi tawuran di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Patroli dipimpin oleh AIPTU Purwadi bersama personel yang terdiri dari AIPDA Agung Wibowo, BRIPDA Rifky, BRIPDA Zidny, dan BRIPDA Dahrul. Dalam pelaksanaannya, personel didukung dengan 1 unit kendaraan roda empat dan 2 unit kendaraan roda dua guna menjangkau sejumlah titik rawan.

Sebelum pelaksanaan patroli, pada pukul 00.15 WIB, AIPTU Purwadi memberikan arahan kepada personel 3P Satsamapta sebagai bentuk kesiapan dan penekanan terhadap pelaksanaan tugas di lapangan agar berjalan secara profesional, humanis, dan responsif.

Patroli kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jalan Pelabuhan Nusantara, Jalan Nusantara I, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Pombo, dan Jalan Jampea.

Saat berada di kawasan Jalan Nusantara II, personel melaksanakan patroli dialogis dengan petugas keamanan PT. RPS. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak pidana 3C.

Selanjutnya di Jalan Raya Pelabuhan, personel memberikan edukasi dan imbauan kepada para sopir truk agar menjauhi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, maupun praktik judi online. Petugas juga mengingatkan pentingnya membuang puntung rokok pada tempatnya guna mencegah terjadinya kebakaran.

Patroli berlanjut ke Jalan Pombo, di mana personel menyambangi petugas keamanan area kade pelabuhan. Dalam dialog tersebut, petugas mengajak security untuk meningkatkan patroli di lingkungan kerja, memperkuat kewaspadaan terhadap aksi Curas, Curat, dan Curanmor, serta segera melaporkan setiap kejadian yang menonjol kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok atau melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.

Di lokasi berikutnya, yakni Jalan Jampea, personel memberikan imbauan kepada para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) agar selalu waspada terhadap situasi di sekitar tempat kerja serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Patroli Perintis Presisi diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Travel Nakal Diancam Penutupan Izin Operasional

Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Kemenhaj RI)

Travel Nakal Diancam Penutupan Izin Operasional

Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan, travel nakal yang terbukti menelantarkan jemaah akan menghadapi sanksi berat berupa pencabutan atau penutupan izin operasional, sekalipun pelanggaran baru terjadi satu kali. Selain itu, Kemenhaj RI memastikan oknum travel, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), maupun pihak lain yang terlibat dalam praktik penipuan akan menjalani proses pidana sesuai ketentuan berlaku. Dahnil menilai, penegakan hukum itu sangat penting untuk melindungi jemaah dan membersihkan ekosistem penyelenggaraan ibadah dari berbagai praktik penyimpangan.

“Jangan sampai jemaah yang ingin beribadah dijadikan komoditas oleh orang-orang jahat ini. Kasihan ustaz dan kiai yang benar-benar berdakwah, nama mereka ikut dirusak oleh oknum-oknum yang menjual agama,” tutur Wamenhaj Dahnil.

Kemenhaj RI pun mengimbau seluruh masyarakat agar lebih selektif dalam memilih penyedia layanan perjalanan umrah dengan memastikan legalitas dan kepastian layanan yang diberikan. Langkah kehati-hatian itu menjadi bagian penting untuk meminimalkan risiko penipuan maupun penelantaran selama menjalankan ibadah. Harapannya, penindakan yang konsisten terhadap pelanggaran dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong penyelenggara perjalanan umrah menjalankan kewajibannya secara profesional dan bertanggung jawab.

8 bulan pascabanjir, Rakit penyeberangan mulai uji coba di Desa Sikundo Aceh Barat

Uji coba rakit penyeberangan. (Foto: Dok. BPBD Aceh Barat)

Aceh Barat (The Indonesian News) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melakukan uji coba operasional rakit penyeberangan di Gampong Sikundo yang dipersiapkan  alternatif sementara pasca putusnya jembatan gantung akibat diterjang banjir  pada 26 November 2025.

“Uji coba rakit penyeberangan ini untuk memastikan kenyamanan saat digunakan warga, termasuk anak sekolah untuk penyeberangan,” Plt Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat Teuku Ronald Nehdiansyah, dalam siaran pers, Minggu (2/8/2026).

Secara geografis, Gampong Sikundo dipisahkan oleh aliran sungai yang membelah kawasan permukiman dengan fasilitas pendidikan. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat, khususnya para pelajar, mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari sejak jembatan utama rusak diterjang banjir.

Melalui uji coba ini, BPBD Aceh Barat memastikan rakit penyeberangan dapat beroperasi dengan aman dan layak digunakan oleh masyarakat. Pengujian dilakukan untuk melihat kestabilan rakit di atas arus sungai, kapasitas angkut, serta kelengkapan standar keselamatan seperti penggunaan pelampung dan sistem pengamanan lainnya.

Dikatakannya, keberadaan rakit penyeberangan diharapkan menjadi solusi sementara yang efektif, terutama dalam memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah. Selain itu, rakit juga dirancang untuk mengangkut kendaraan roda dua dan barang kebutuhan masyarakat sehingga aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.

Penyediaan rakit ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat hingga menunggu pembangunan kembali jembatan gantung yang direncanakan pada tahun ini dapat direalisasikan.

“Selama masa operasional, BPBD akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan guna memastikan seluruh proses penyeberangan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar keselamatan,” tambahnya.

Dengan dimulainya uji coba ini, diharapkan mobilitas masyarakat Gampong Sikundo dapat kembali pulih, aktivitas pendidikan berjalan lancar, serta roda perekonomian warga dapat bangkit sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.

Di Kalsel Menko Polkam Ingatkan Pemimpin Daerah Jaga Kejujuran dan Amanah Rakyat

Menko Polkam Djamari Chaniago saat bersilaturahmi dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Pada Sabtu (1/8/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI).

Banjarbaru (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengingatkan seluruh kepala daerah dan penyelenggara pemerintahan untuk senantiasa memegang teguh kejujuran serta menjaga amanah yang telah diberikan rakyat. Menurutnya, jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan melalui pengabdian kepada masyarakat, bukan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat bersilaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Pada Sabtu (1/8/2026).

“Saya ingin mengingatkan pada kesempatan ini, sadarlah kita. Kita dulu meminta suara kepada rakyat kita, tolong pilih saya, tolong percayai saya, tapi saat menjabat, berkhianat kepada pemilihnya, berkhianat kepada bangsa ini,” tegas Menko Djamari.

Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga menaruh perhatian serius terhadap pentingnya integritas para pemimpin daerah. Presiden, kata Menko Polkam, menitipkan pesan agar seluruh pejabat yang dipilih rakyat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Bapak Presiden menyampaikan pada saya, tolong sampaikan bahwa kita adalah orang-orang yang dipercaya oleh rakyat untuk mengabdi. Pada dasarnya, memang kepala daerah yang hadir di sini dipilih masyarakat untuk mengabdi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Djamari mengingatkan bahwa kejujuran akan selalu menjadi landasan utama dalam kepemimpinan. Meski kebohongan dapat menyebar lebih cepat, pada akhirnya kebenaran akan tetap menjadi pijakan yang membawa kepercayaan masyarakat.

“Ada kalimat yang perlu kita ingat, kebohongan akan bergulir lebih cepat, tetapi kebenaran dan kejujuran yakin akan sampai ke tujuan. Saya menyampaikan kalimat ini untuk mengingatkan kita bahwa berbaktilah untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendukung dan menjalankan setiap kebijakan pemerintah pusat demi kemajuan daerah dan bangsa. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menko Polkam beserta rombongan di Kalimantan Selatan.

“Kami semua di sini siap menjalankan perintah dari Bapak untuk mengabdi kepada Banua Kalimantan Selatan tercinta dan mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Hasnuryadi.

Silaturahmi turut dihadiri Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian H.K., perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, Basarnas, serta bupati, wali kota, tokoh agama, dan akademisi se-Kalimantan Selatan. Sementara itu, Menko Polkam didampingi Sesmenko Polkam, para deputi, staf ahli, dan staf khusus.

BNPB : Karhutla dan Kekeringan masih dominasi di berbagai wilayah selama Musim kemarau

Petugas gabungan berupaya memadamkan api pada Karhutla terjadi di Desa Taddakong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (1/8/2026). (Foto : BPBD Kabupaten Pinrang).

Jakarta (The Indonesian News) – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menagatakan, Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan masih mendominasi kejadian bencana di berbagai wilayah selama musim kemarau.

Kejadian karhutla yang pertama terjadi di wilayah Desa Taddakong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 19.00 WITA. Peristiwa diduga dipicu oleh kondisi daun dan ranting kering di kawasan perbukitan berbatu yang mudah terbakar akibat suhu panas, sehingga memunculkan titik api secara tiba-tiba.

“Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar lima hektare,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu, 2 Agustus 2026.

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Pinrang segera melakukan asesmen dan pendataan di lokasi terdampak serta mendokumentasikan perkembangan penanganan di lapangan. Upaya pemadaman dibantu Dinas Pemadam Kebakaran bersama masyarakat setempat.

“Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pinrang bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat melakukan pemadaman melalui metode fire breaking atau pembuatan sekat bakar dengan mengisolasi vegetasi di sekitar titik api guna mencegah penyebaran kebakaran ke area yang lebih luas,” Terangnya.

Berikutnya di Provinsi Jawa Tengah, BNPB juga menerima laporan kejadian karhutla yang terjadi di Kabupaten Wonogiri, tepatnya di Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar empat hektare.

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Wonogiri segera melakukan asesmen cepat di lokasi terdampak sekaligus melaksanakan upaya pemadaman api. Berdasarkan kondisi mutakhir pada Sabtu (1/8), api telah berhasil dipadamkan sehingga tidak lagi mengancam area di sekitarnya.

Sementara itu, berkurangnya curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air bersih di wilayah Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah mulai mengering sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BPBD Kabupaten Banyumas bersama pemerintah desa, unsur kemanusiaan, dan masyarakat terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi pasokan air bersih dan penampungan air.

Berdasarkan laporan terkini hingga Sabtu (1/8) pukul 23.00 WIB, BPBD Kabupaten Banyumas telah mendistribusikan sebanyak 27.000 liter air bersih atau setara lima tangki ke sejumlah wilayah terdampak.

Distribusi air bersih dilakukan ke Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok sebanyak 4.000 liter yang bersumber dari Perumda Pabuwaran. Selanjutnya, distribusi juga dilakukan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah di Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok sebanyak 8.000 liter dari Perumda Tonjong Ajibarang.

Selain itu, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih ke Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok yang bersumber dari Hydrant Karangbawang, 5.000 liter ke Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang dari PDAM Tonjong, serta 5.000 liter ke Desa Cipete, Kecamatan Cilongok yang juga berasal dari PDAM Tonjong.

BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan. BNPB juga mengimbau pemerintah daerah untuk terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, mengoptimalkan distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami krisis air, serta mengedukasi masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila wilayahnya mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih sehingga bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

“Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran terbuka maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya titik api serta segera melaporkan kepada BPBD atau instansi terkait apabila menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

BGN Prioritaskan Pangan Lokal, Bulog Disiapkan sebagai Buffer Pasokan Beras

Foto : Dok. Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional

Jakarta (The Indonesian News)– Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) menyambut baik usulan Perum Bulog mengenai penyediaan beras premium untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar menegaskan akan terus mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan Program MBG. Langkah tersebut dipilih sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta rantai pasok pangan di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bulog tidak akan menggantikan peran pemasok lokal, melainkan berfungsi sebagai penyangga (buffer) apabila pasokan beras di suatu wilayah tidak mencukupi atau terjadi gejolak harga.

“Usulan dari Bulog kami pandang positif. Namun yang ingin kami tegaskan, Program MBG tetap memprioritaskan penggunaan bahan pangan dari daerah setempat. Kami ingin petani lokal, pedagang lokal, dan UMKM ikut merasakan manfaat dari perputaran ekonomi yang dihasilkan program ini,” ujar Mas Dar dalam konferensi pers di Kantor Badan Gizi Nasional, pada Jumat (31/7).

Mas Dar menjelaskan bahwa usulan Bulog bukan terkait beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), melainkan beras premium yang dapat dimanfaatkan sebagai cadangan apabila suatu daerah mengalami keterbatasan pasokan. Menurutnya, keberadaan Bulog sebagai lembaga negara memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan stok pangan nasional.

“Bulog memiliki fungsi sebagai stabilisator harga dan penjaga stok pangan. Karena itu kami ingin menempatkan Bulog sebagai buffer. Ketika pasokan beras lokal belum mencukupi atau ada potensi kenaikan harga akibat meningkatnya kebutuhan, Bulog dapat menjadi penyangga sehingga masyarakat tetap memperoleh harga yang wajar dan stok pangan tetap tersedia,” kata Mas Dar.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi BGN agar pelaksanaan Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi daerah. Dengan mengutamakan pembelian bahan pangan dari lingkungan sekitar SPPG, perputaran ekonomi di tingkat desa maupun kecamatan diharapkan semakin meningkat.

“Jangan sampai keberadaan dapur MBG justru memicu gejolak harga di suatu wilayah karena menyerap pasokan yang terbatas. Karena itu kami memprioritaskan bahan pangan lokal terlebih dahulu. Jika memang terjadi kekurangan, baru Bulog hadir sebagai penyangga agar harga tetap stabil dan pasokan tetap aman,” tutupnya.

TNI AL Gagalkan Pengangkutan Kayu Log Ilegal di Perairan Teluk Berau

Petuga TNI AL saat memeriksa ABK Kapal pembawa Kayu Log Ilegal di Perairan Teluk Berau, Papua Barat Daya, Sabtu (1/8/2026). (Foto : Dispenal).

Papua Barat Daya (The Indonesian News) – TNI AL dalam hal ini KRI Madidihang-855 unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada III yang melaksanakan Operasi Siaga Purla Periode III/Tameng Papua-26 berhasil melaksanakan pemeriksaan dan penghentian (henrikan) terhadap kapal TB Buma Nilam/TK Kaltara Kebajikan di Perairan Teluk Berau, Papua Barat Daya, Pada Sabtu (1/8).

Dalam siaran Pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), MInggu (2/8/2026), Pemeriksaan dilakukan setelah ditemukan indikasi pelanggaran terhadap kapal milik PT Surya Bahau Mandiri yang mengangkut muatan kayu log dari Bintuni menuju Gresik. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kapal diketahui mengangkut dokumen sebanyak 590 batang kayu log, namun hasil penghitungan manual di atas tongkang menunjukkan jumlah muatan mencapai 714 batang.

TNI AL saat memeriksa Kapal pembawa Kayu Log Ilegal di Perairan Teluk Berau, Papua Barat Daya, Sabtu (1/8/2026). (Foto : Dispenal).

Selain dugaan ketidaksesuaian dokumen pengangkutan hasil hutan, tim pemeriksa juga menemukan indikasi pelanggaran di bidang keselamatan pelayaran berupa kondisi garis muat (Plimsoll Mark) yang telah tertutup air sehingga diduga terjadi kelebihan muatan (overdraft). Di samping itu, ditemukan pula ketidaksesuaian perangkat AIS dan EPIRB dengan Surat Izin Stasiun Radio Kapal Laut (SISRKL), serta tidak tersedianya jurnal radio dan jurnal sampah sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan pelayaran.

Atas temuan tersebut, kapal diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Sebagai tindak lanjut, TB Buma Nilam/TK Kaltara Kebajikan dikawal menuju Kodaeral XIV Sorong guna menjalani proses pemeriksaan dan penanganan hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan agar seluruh jajaran TNI AL senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan operasi, memperkuat penegakan hukum di laut, serta menjaga dan mengamankan sumber daya alam nasional sebagai bagian dari upaya mendukung kepentingan strategis bangsa dan negara,” Demikian Dispenal.

Wakil Panglima TNI Buka 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026

Wakil Panglima TNI (Pertama Kanan) Buka 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/8/2026). (Foto : Puspen TNI).

Jakarta (The Indonesian News) – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, secara resmi membuka Kejuaraan Taekwondo Indonesia Terbuka Tingkat Asia ke-8 Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasum TNI selaku Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon.

Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, disampaikan apresiasi atas kehadiran 531 atlet dari 36 negara. Panglima TNI menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan inisiatif TNI untuk membangun saling percaya, memperkuat kerja sama, dan mempererat persahabatan antarnegara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas dan fair play.

Kejuaraan Taekwondo Indonesia Terbuka Tingkat Asia ke-8 Tahun 2026. (Foto : Puspen TNI).

“TNI menginisiasi kejuaraan ini sebagai sarana membangun saling percaya, memperkuat kerja sama, dan mempererat persahabatan antarnegara melalui kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas dan fair play,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI juga menegaskan bahwa nilai-nilai Taekwondo mengajarkan keseimbangan antara kekuatan, disiplin, keberanian, pengendalian diri, serta rasa hormat kepada sesama. “Meskipun berhadapan sebagai lawan di arena, kita tetap bersahabat di luar pertandingan,” tuturnya.

Panglima TNI berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat persaudaraan. “Kepada seluruh Taekwondoin, bertandinglah dengan kemampuan terbaik dan junjung tinggi sportivitas. Raih kemenangan dengan rendah hati, hadapi kekalahan dengan kehormatan,” pungkasnya.

“Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 diharapkan semakin memperkuat peran Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara event olahraga internasional sekaligus menjadi momentum untuk memperkokoh semangat persatuan, sportivitas, dan kebanggaan nasional dalam menyambut HUT ke-81 TNI,” Demikian Puspen TNI.

 

Kemenhub Gerak Cepat Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II yang Terbakar di Laut Jawa

Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II yang Terbakar di Laut Jawa. (Foto : Dok. Kemenhub).

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa, Minggu (2/8). Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan cepat, aman, dan selamat.

Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur. Informasi mengenai insiden tersebut diterima pada pukul 08.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi intensif bersama seluruh instansi terkait untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Dalam penanganan awal, Ditjen Perhubungan Laut melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget segera menyiarkan informasi kecelakaan kapal dan berkoordinasi dengan Basarnas guna mempercepat proses penyelamatan. Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan sehingga mendukung pelaksanaan operasi di lapangan.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengerahkan kapal patroli KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian. Sementara itu, Distrik Navigasi juga menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo untuk memberikan dukungan tambahan apabila diperlukan selama proses penanganan.

Salah satu kapal yang pertama kali menemukan posisi KM Mutiara Sentosa II adalah Meratus Project 3. Namun, kapal tersebut tidak dapat melakukan evakuasi secara langsung karena sedang mengangkut muatan berbahaya (dangerous cargo).

Untuk mengoptimalkan proses penyelamatan, evakuasi kemudian dilakukan dengan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga laporan pendahuluan disusun, unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pertolongan meliputi TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif,” ujar Masyhud.

Berdasarkan laporan sementara, para penumpang masih menunggu proses evakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. Ditjen Perhubungan Laut bersama seluruh instansi terkait juga telah menyiapkan berbagai langkah penanganan, termasuk mendirikan posko guna mendukung koordinasi operasi penyelamatan.

Masyhud menambahkan bahwa proses evakuasi masih terus berlangsung, sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

“Kami akan terus menyampaikan perkembangan penanganan insiden ini secara berkala setelah seluruh informasi yang diterima dari lapangan selesai diverifikasi, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya.

Pemerintah memastikan seluruh sumber daya yang diperlukan telah dikerahkan untuk mendukung operasi penyelamatan. Kementerian Perhubungan juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat setelah seluruh data berhasil diverifikasi.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts