Beranda blog Halaman 4

Mulai Januari 2028, LPS Siapkan Jaminan Polis Asuransi Hingga Rp500 juta

Foto: Ist

Sabang (The Indonesian News) – Sub Manager Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kantor wilayah I Medan, Muhammad Syafril mengatakan, mulai Januari 2028 LPS akan menjalankan Program Penjaminan Polis (PPP) untuk memberikan perlindungan kepada pemegang polis, tertanggung, dan peserta asuransi ketika perusahaan asuransi mengalami masalah keuangan hingga izin usahanya dicabut.

Mandat tersebut, kata Syafil lahir dari amandemen Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026.

“Dalam desain program yang sedang dipersiapkan, batas penjaminan polis dipertimbangkan maksimal mencapai Rp500 juta secara kumulatif untuk setiap pemegang polis, tertanggung, atau peserta,” jelas Safril dalam keterangannya, Kamis malam (8/10/2026).

Penjaminan tersebut, sebutnya hanya mencakup unsur proteksi dari produk asuransi, bukan manfaat yang bersifat investasi.

“Berdasarkan hasil rapat dengan DPR RI Komisi XI kemarin, nilai jaminan nya kurang lebih Rp500 juta untuk pertama kalinya, dan itu berlaku secara kombinasi. Jadi kalau misalnya nanti ada beberapa asuransi, akan kita gabung maksimal Rp500 juta,” Tuturnya.

“Sejumlah produk yang masuk dalam rancangan penjaminan antara lain asuransi jiwa berjangka atau term life, asuransi dwiguna, anuitas, dana pensiun, kecelakaan diri, kesehatan, serta asuransi jiwa atau kredit pembiayaan syariah,” Sambungnya.

Sementara asuransi kredit, asuransi kredit perdagangan dan produk yang bersifat investasi, kata Safril tidak masuk dalam cakupan penjaminan.

“Untuk penjaminannya sendiri, lini usaha yang dijamin hanya unsur proteksinya saja, bukan yang unsurnya bersifat investasi,”tegas Syafril.

Menurutnya, perusahaan asuransi yang menjadi peserta program juga harus memenuhi persyaratan tingkat kesehatan tertentu.

Salah satunya memiliki Risk Based Capital (RBC) di atas 120 persen dan tidak sedang berada dalam status pengawasan intensif atau khusus.

“persyaratan tersebut disiapkan agar perusahaan asuransi yang masuk dalam program penjaminan memiliki kondisi keuangan yang memenuhi ketentuan,” jelasnya.

Terkait mekanisme penjaminan, Syafril menguraikan, nantinya akan berjalan ketika perusahaan asuransi mengalami kegagalan dan tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis.

Menurut dia, mekanisme tersebut dirancang agar penanganan penjaminan dapat masuk ke LPS setelah perusahaan asuransi dinyatakan gagal.

“Secara otomatis apabila perusahaan asuransinya mengalami gagal bayar, itu nanti langsung masuk ke penjaminan LPS, namun, mekanisme teknis pengajuan dan pembayaran klaim masih menunggu ketentuan pelaksanaan program,” ujarnya.

Sebagai informasi, LPS merupakan lembaga independen negara yang dibentuk untuk memberikan kepastian terhadap keamanan simpanan nasabah perbankan sekaligus turut menjaga stabilitas sistem perbankan di Indonesia.

LPS mulai beroperasi pada 22 September 2005 berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan.

Dalam menjalankan tugasnya, LPS memiliki dua fungsi utama, yakni menjamin simpanan nasabah perbankan dan turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan.

LPS juga memiliki kewenangan dalam menangani bank gagal, termasuk melakukan resolusi terhadap bank yang tidak berdampak sistemik serta menangani bank gagal yang berdampak sistemik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan uraian dari Sub Manager LPS Wilayah I, Syafril, dalam pelaksanaan nya sejak LPS beroperasi pada tahun 2005 hingga 29 Mei 2026, jumlah bank yang dilikuidasi sekitar 161 bank, yang terdiri dari 1 bank umum, 141 BPR, dan 19 BPRS.

Pada tahun 2026, hingga 30 September 2026 terdapat 14 BPR/BPRS yang dicabut izin usahanya oleh OJK dan kemudian masuk dalam proses likuidasi oleh LPS.

Adapun bank yang telah selesai proses likuidasinya berjumlah 138 bank, terdiri dari 1 Bank Umum, 137 BPR/BPRS, 23 BPR/BPRS yang sedang dalam proses likuidasi.

Untuk Provinsi Aceh sendiri, per 30 September 2026, LPS telah melakukan penanganan klaim penjaminan simpanan terhadap 4 (empat) BPR/BPRS di Provinsi Aceh yang dicabut izin usahanya.

Antara lain BPR Hareukat, BPR Aceh Utara, BPRS Kota Juang, dan BPRS Gayo Persada.

Dalam keterangan nya disebut, LPS telah membayarkan Rp46,80 miliar dari total Rp47,07 miliar simpanan nasabah di Aceh yang dinyatakan layak dibayar

Nilai pembayaran tersebut telah memperhitungkan batas maksimal simpanan yang dijamin sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank, kewajiban nasabah kepada bank, serta hasil penyelesaian keberatan yang diajukan nasabah kepada LPS.

Seiring perubahan regulasi melalui UU P2SK, mandat LPS juga berkembang.

LPS tidak hanya menangani penjaminan simpanan dan resolusi bank, tetapi juga memperoleh kewenangan dalam penjaminan polis asuransi.

“Melalui pelaksanaan fungsi penjaminan simpanan dan polis asuransi, LPS berharap masyarakat dapat merasa aman dalam mengakses sistem keuangan, termasuk industri perbankan dan asuransi, sehingga pada akhirnya memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional,” ujar Syafril.

1001 Tanda Tangan dari Aceh, GEMA Satu Pena Nyatakan Dukungan untuk Pendidikan Gratis Prabowo–Gibran

Foto: DOk.GEMA satu pena aceh.

Banda Aceh (The Indonesian News) — Gerakan Mahasiswa Untuk Pendidikan Nasional (GEMA Satu Pena) menyatakan dukungan terhadap program pendidikan gratis yang menjadi bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, GEMA Satu Pena menggagas gerakan “1001 Tanda Tangan untuk Pendidikan Gratis” melibatkan mahasiswa dan masyarakat sebagai bentuk apresiasi serta dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang lebih mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Hakim Budian, selaku Koordinator Lapangan sekaligus Penanggung Jawab GEMA Satu Pena, menyampaikan bahwa gerakan 1001 tanda tangan merupakan bentuk dukungan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.

“Kami dari GEMA Satu Pena menyatakan dukungan penuh terhadap program pendidikan gratis Prabowo–Gibran. Melalui 1001 tanda tangan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa dan masyarakat Aceh menyambut baik program yang memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia,” ujar Hakim Budian dalam keterangannya, Kamis 8 September 2026.

Menurut GEMA Satu Pena, pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan generasi muda yang unggul, berpengetahuan, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Program pendidikan gratis dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat serta memberikan ruang yang lebih besar bagi anak-anak Indonesia untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

“1001 tanda tangan ini adalah 1001 bentuk dukungan. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat Aceh mendukung program pendidikan gratis yang digagas pemerintah. Kami percaya pendidikan yang mudah diakses akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang dan berprestasi,” kata Hakim Budian.

GEMA Satu Pena berharap program pendidikan gratis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, termasuk bagi generasi muda di Aceh.

Bagi GEMA Satu Pena, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Semakin luas kesempatan masyarakat mendapatkan pendidikan, semakin besar pula peluang Indonesia melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami percaya pendidikan adalah jalan menuju Indonesia yang semakin maju. Karena itu, GEMA Satu Pena bersama mahasiswa dan masyarakat menyatakan dukungan terhadap program pendidikan gratis Prabowo–Gibran. Semoga program ini membawa manfaat bagi generasi muda Aceh dan seluruh Indonesia,” Demikian Hakim Budian.

Kata KPK Soal Empat Kasus Dugaan Korupsi di Aceh Singkil 

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak (Foto Dery Ridwansah-Jawapos)

Jakarta (The Indonesian News) – Komunitas Selamatkan Aceh Singkil (KSAS), Budi Harjo, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta, Pada Rabu (7/10/2026). Kedatangan Budi Harjo ke KPK untuk menyerahkan secara resmi empat laporan prioritas terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak menyampaikan, KPK akan memproses setiap laporan pengaduan masyarakat yang dikirim ke KPK dan akan dilakukan analisis oleh Tim.

“Bila terindikasi bahwa kasus yang  dilapor tersebut sebagai tipikor, maka tim KPK akan melakukan klarifikasi kepada pelapor dengan menghubungi no telepon pelapor untuk ditindaklanjuti perkara yang dilapor tersebut,” Kata Johanis Tanak melalui pesan elektronik kepada The Indonesian News, Kamis 8 Oktober 2026.

Adapun empat laporan dugaan Tipikor yang menjadi prioritas KSAS dan diserahkan kepada pihak KPK. Pertama, kasus CPO mangkrak, terkait dugaan kerugian negara akibat terbengkalainya fasilitas atau tata kelola industri Crude Palm Oil (CPO) di Aceh Singkil.

Kedua, pembelian lahan Sekolah Rakyat yang diduga memiliki kejanggalan dalam proses pengadaan dan transaksi lahan untuk fasilitas pendidikan tersebut.

Ketiga, dugaan penyalahgunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp4 miliar yang dialokasikan untuk 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Keempat, dugaan penyimpangan dalam penyaluran atau penggunaan anggaran bantuan presiden berupa daging kurban senilai Rp1 miliar.

Pelni salurkan ribuan Life Jacket Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Foto: Dok. Pelni

Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menyalurkan sebanyak 3.067 pcs life jacket kepada nelayan dan masyarakat pesisir di berbagai wilayah Indonesia sejak 2021 hingga 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PELNI dalam mendukung keselamatan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan.

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda mengatakan aspek keselamatan merupakan bagian penting yang terus dikedepankan PELNI, tidak hanya dalam kegiatan operasional pelayaran perusahaan, tetapi juga melalui kontribusi kepada masyarakat di wilayah pesisir.

“Keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas PELNI. Melalui program TJSL, kami juga berupaya memperluas kepedulian terhadap keselamatan masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang sehari-hari beraktivitas menggunakan perahu atau kapal. Kami berharap bantuan life jacket ini dapat digunakan dengan baik dan memberikan perlindungan tambahan dalam menjalankan aktivitas di perairan,” ujar Ditto dalam keterangannya, Kamis 8 September 2026.

Ditto menjelaskan, Sepanjang 2021–2025, PELNI telah menyalurkan 2.867 pcs life jacket ke sejumlah wilayah, antara lain Jakarta, NTT, Bitung, Sorong, Kendari, Parepare, Ternate, Makassar, Bau Bau, Denpasar, Bangsring, Gorontalo, Kumai, hingga Pangkep.

“Pada 2026, PELNI kembali menyalurkan 200 pcs life jacket dengan rincian sebanyak 100 pcs diberikan kepada nelayan di Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada September 2026. Sementara pada Februari 2026, sebanyak 100 pcs life jacket juga disalurkan untuk kapal-kapal di Pelabuhan Paotere serta guru-guru di wilayah Kabupaten Pangkep dan Makassar,” Tuturnya.

Ditto menambahkan pemberian perlengkapan keselamatan tersebut menjadi bagian dari upaya PELNI untuk membangun kesadaran keselamatan secara lebih luas di tengah masyarakat.

“Bantuan ini memang sederhana, tetapi kami berharap dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kesadaran penggunaan perlengkapan keselamatan,” tambah Ditto.

Program penyaluran life jacket tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan TJSL PELNI yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pilar Sosial, khususnya TPB 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

“PELNI akan terus mendorong berbagai program TJSL yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan aktivitas yang lebih aman, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir.” Demikian Ditto.

Kemlu RI Fasilitasi Kepulangan 4 Kru Kapal MT Honour 25 yang Dibebaskan dari Pembajakan di Somalia

4 Kru Kapal MT Honour 25 yang Dibebaskan dari Pembajakan di Somalia tiba di tanah air. Foto: Dok. Kemlu RI

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Luar Negeri memfasilitasi kepulangan 4 (empat) kru kapal MT Honour 25 yang telah dibebaskan dari pembajakan di Somalia. Seluruh kru, didampingi Duta Besar RI Nairobi, tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (6/10).

Setibanya di Indonesia, keempat kru disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono.

Menko PMK Sugiono menyampaikan rasa syukur atas kepulangan keempat WNI setelah hampir enam bulan mengalami penyanderaan. “Setelah melalui perjalanan panjang, saudara-saudara kita bisa kembali dengan selamat ke Tanah Air, ke pangkuan keluarga mereka tercinta,” ujar Menko PMK Sugiono. Menko PMK juga akan memastikan tindak lanjut proses pemulangan, termasuk perawatan kesehatan bagi para WNI, dapat terlaksana dengan baik.

Menlu Arrmanatha menjelaskan bahwa proses pembebasan memerlukan waktu panjang dan melibatkan diplomasi serta koordinasi dengan berbagai pihak. “Sejak awal Kementerian Luar Negeri telah melakukan diplomasi dengan berbagai pihak. Koordinasi kita tidak saja dilakukan dengan Pemerintah Somalia dan pemilik kapal, namun juga dengan pemerintah-pemerintah yang warga negaranya ikut di dalam kru kapal,” ujar Menlu.

Menlu juga menyampaikan apresiasi kepada Menko PMK Sugiono yang pada saat proses penanganan kasus masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. “Pak Menko Sugiono, yang pada saat itu adalah Menteri Luar Negeri, langsung memimpin dan memberikan perhatian yang sangat tinggi dalam proses perundingan dan upaya-upaya pembebasan para ABK ini,” ujar Menlu.

Selain itu, Menlu menyampaikan apresiasi kepada kapten kapal atas kepemimpinannya selama masa penyanderaan, serta kepada keluarga para kru atas kesabaran mereka selama hampir enam bulan menantikan kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.

Penyambutan dilanjutkan dengan prosesi serah terima kru kapal dari Kementerian Luar Negeri kepada perwakilan keluarga. Selanjutnya, seluruh kru dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.

Sejak 21 April 2026, Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI dan KBRI Nairobi telah melakukan serangkaian upaya pembebasan kapal beserta seluruh krunya melalui koordinasi intensif dengan otoritas dan berbagai pihak di Somalia, serta pendekatan kepada perwakilan negara asal para kru. Upaya tersebut berujung pada pembebasan para kru pada 29 September 2026 melalui operasi yang dilakukan otoritas Puntland.

Selama proses penanganan, Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Perhubungan juga telah melaksanakan rangkaian kegiatan family engagement pada 5–7 Mei, 8–11 Juni, serta 15 September 2026 guna menjaga komunikasi dengan keluarga serta memastikan tersampaikannya informasi yang akurat mengenai perkembangan penanganan kasus.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Somalia dan otoritas Puntland, Kementerian Perhubungan, Komisi I DPR RI, Perwakilan RI terkait, pihak pemilik kapal, pemerintah negara asal kru lainnya, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pembebasan dan pemulangan para kru.

Tiga Indikator Ekonomi Indonesia Catatkan Tren Positif di Awal Triwulan IV 2026

Gedung Kemenkeu. Foto: Humas Kemenkeu

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan bahwa inflasi September 2026 tercatat 3,28% (yoy), masih dalam sasaran nasional 2,5±1%. Inflasi inti melandai menjadi 2,84% (yoy), sedangkan inflasi Administered Prices (AP) turun menjadi 3,25% (yoy), antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dan dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang relatif terbatas.

“Komponen Volatile Food masih menjadi perhatian dengan inflasi 5,03% (yoy), dipengaruhi dinamika permintaan serta penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem, El Nino, dan bencana alam. Pemerintah terus memperkuat koordinasi pusat dan daerah untuk menjaga pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga, khususnya menjelang akhir tahun,” ujar Juru Bicara Haryo, Rabu (7/10/2026).

Untuk menjaga daya beli dan ketahanan pangan, Pemerintah memperkuat penyaluran PKH Tahap III, Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan pada Oktober–Desember 2026, serta percepatan SPHP beras medium melalui Perum Bulog. Upaya tersebut dilengkapi Gerakan Pangan Murah (GPM), optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP),  kerja sama antardaerah, serta penguatan produksi melalui pengelolaan air dan jaringan irigasi, pengaturan pola tanam, pemanfaatan lahan produktif, pemetaan wilayah rawan, dan Early Warning System.

Dari sisi eksternal, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus kumulatif USD7,25 miliar sepanjang Januari–Agustus 2026. Kinerja ekspor Januari–Agustus 2026 antara lain ditopang besi dan baja sebesar USD19,18 miliar atau tumbuh 4,88%, CPO dan turunannya USD17,75 miliar atau tumbuh 6,57%, serta batu bara USD16,58 miliar atau tumbuh 4,31%. Ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62%, mencerminkan kontribusi hilirisasi terhadap kinerja ekspor.

Dari sisi impor, bahan baku atau penolong dan barang modal mendominasi dengan masing-masing USD133,38 miliar dan USD36,74 miliar atau secara total mencapai 91,3% dari impor. Peningkatan impor mesin atau peralatan mekanis 15,26% dan mesin/perlengkapan elektrik 22,94% menunjukkan meningkatnya kebutuhan input produksi dan barang modal sejalan dengan aktivitas produksi dan investasi domestik.

Selain itu, penguatan aktivitas manufaktur tercermin dari PMI Manufaktur September 2026 yang meningkat menjadi 52,4 dari 49,8 pada Agustus dan kembali berada di zona ekspansi. Perbaikan tersebut didukung peningkatan pesanan baru dan produksi, pertumbuhan pesanan ekspor, masuknya proyek baru, serta membaiknya daya beli.

Selanjutnya pada September 2026, pesanan baru tumbuh pada laju tercepat sejak Februari 2026, sementara pesanan ekspor mencatat pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022. Di samping itu, penyerapan tenaga kerja, pembelian, dan persediaan input kembali meningkat. Di sisi biaya, inflasi harga input dan output melambat ke level terendah dalam enam bulan, sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan ke depan tetap tinggi.

“Ke depan, kebijakan Pemerintah akan tetap diarahkan untuk menjaga daya beli, mendorong investasi dan produksi, serta meningkatkan daya saing industri nasional. Dengan fondasi stabilitas yang terjaga dan aktivitas ekonomi yang kembali menguat, kita ingin memastikan momentum ini berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” pungkas Juru Bicara Haryo.

Penyelamatan Induk dan Anak Orangutan

Foto: Dok. Ditjen KSDAE/Balai KSDA Kalimantan Timur

Kutai Timur (The Indonesian News) – Upaya perlindungan dan penyelamatan satwa liar dilindungi terus ditingkatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim). Pada Selasa, 15 September 2026, BKSDA Kaltim bersama mitra konservasi Centre for Orangutan Protection (COP) berhasil melakukan tindakan Penyelamatan (Rescue) terhadap dua individu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), yakni satu individu induk betina beserta anaknya, yang terpantau berada di kawasan terisolasi di sekitar Jalan Baru Poros Wahau–Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.

Keberadaan pasangan induk dan anak orangutan di lanskap yang telah mengalami fragmentasi tersebut menjadi perhatian serius petugas di lapangan. Lanskap hutan yang terpisah-pisah akibat pembangunan infrastruktur jalan raya dan aktivitas manusia meningkatkan risiko keselamatan satwa, mulai dari potensi kecelakaan lalu lintas, kekurangan sumber pakan alami, hingga tingginya ancaman interaksi negatif atau konflik terbuka antara manusia dan satwa liar.

Guna mencegah dampak buruk yang tidak diinginkan, tim gabungan BKSDA Kaltim dan COP bergerak cepat melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi. Setelah berhasil dievakuasi, kedua individu satwa tersebut langsung menjalani proses pemeriksaan medis serta observasi perilaku intensif oleh tim medis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik, kesehatan, dan mental induk serta anak orangutan berada dalam keadaan stabil dan layak untuk segera dipindahkan ke kawasan hutan yang lebih aman.

Setelah masa observasi singkat menunjukkan hasil yang memuaskan dan menyatakan keduanya dalam kondisi sehat, pada Kamis, 17 September 2026, tim gabungan melaksanakan proses translokasi. Induk dan anak orangutan tersebut dipindahkan dan dilepasliarkan menuju kawasan Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat, Kabupaten Kutai Timur. Kawasan hutan lindung ini dipilih karena memiliki kualitas habitat yang baik, kecukupan ketersediaan daya dukung pakan alami, serta tingkat keamanan kawasan yang lebih tinggi dan kondusif bagi keberlanjutan hidup orangutan di alam bebas.

Penyelamatan dan translokasi ini bukan sekadar tindakan memindahkan satwa dari satu lokasi ke lokasi lain, melainkan sebuah komitmen nyata untuk memberikan kesempatan hidup kedua bagi satwa endemik Kalimantan agar dapat berkembang biak dan menjalankan peran ekologisnya di habitat alami yang sesuai.

BKSDA Kaltim mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan hutan untuk senantiasa menjaga keutuhan koridor satwa serta segera melaporkan kepada petugas BKSDA Kaltim melalui layanan call center di 082113338181 jika menemukan keberadaan satwa liar terancam atau masuk ke pemukiman warga. Mari bersama-sama kita lindungi hutan dan ruang hidup satwa liar demi menjaga keseimbangan ekosistem Kalimantan Timur.

Sumber: Balai KSDA Kalimantan Timur

67 Anak Muda Kalbar Gagas Inovasi Cegah Karhutla

Foto: Dok. Kemenhut

Kalbar (The Indonesian News) – Sebanyak 67 anak muda Kalimantan Barat yang tergabung dalam kegiatan Forest Youthverse Resilience (FYVR) Summit berkumpul untuk melahirkan berbagai gagasan dan inovasi untuk mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memperkuat upaya pelestarian hutan dan lingkungan.

Dilansir dari laman kemenhut, Rabu (7/10/2026), Kegiatan yang diselanggarakan Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan, bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah X Pontianak dan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.

Sebanyak 11 kelompok Genries (Generasi Pelestari Hutan) mempresentasikan inovasi beserta manfaat dan rencana aksinya. Pembelajaran diperkuat melalui Fireline Experience bersama Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak. Genries mengenal peralatan, simulasi pemadaman, prosedur keselamatan, serta pentingnya pencegahan sebelum api berkembang menjadi kebakaran. Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa pengendalian karhutla tidak hanya dilakukan saat api muncul, tetapi membutuhkan upaya pencegahan dan keterlibatan berbagai pihak sejak dini.

Plt. Kepala BPHL Wilayah X Pontianak, Irwan Instanto Purwadi Damaryono mengatakan keterlibatan generasi muda penting untuk memperluas gerakan pencegahan karhutla di Kalimantan Barat.

“Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk generasi muda. Melalui Forest Youthverse Resilience, kami berharap Genries mampu membawa gagasan, kreativitas, dan cara-cara baru untuk ikut mencegah karhutla sekaligus menjaga hutan Kalimantan Barat,” ujar Irwan.

Dari proses tersebut lahir beragam inovasi, antara lain Fireguard, Rumah Asap, Sekat Bakar, Kalbar Fireguard “Kemarau Siaga, Gambut Terjaga”, Sigap Rimba, dan SI-GABUS. Gagasan lainnya mencakup rehabilitasi dan reboisasi, pemanfaatan limbah penggergajian kayu untuk mengurangi pembakaran terbuka, pemberdayaan mangrove berbasis pemuda dan digital, pengelolaan DAS dan air bersih, serta gerakan Satu Orang Satu Pohon.

Kepala Pusgenri Kementerian Kehutanan, Luckmi Purwandari, menegaskan pentingnya pengalaman lapangan agar generasi muda tidak hanya memahami isu kehutanan dari ruang kelas atau media.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya mengetahui persoalan hutan dan karhutla, tetapi melihat langsung bagaimana tantangan itu dihadapi di lapangan. Dari pengalaman tersebut, mereka belajar membaca persoalan, berdiskusi, dan mencari cara untuk ikut mengambil bagian.”

Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura, Farah Diba, turut mendorong Genries untuk berani mencoba dan membangun kolaborasi.

“Jangan takut untuk mencoba, turun ke lapangan, dan membuat sesuatu yang baru. Kalian tidak harus melakukan semuanya sendiri. Bangun kolaborasi dengan kampus, pemerintah, masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak agar gagasan dapat terus berkembang,” ujar Farah.

Mengusung tema “Forest Youth for Resilient Forests: Generasi Tangguh Menangani Karhutla, Menguatkan Hutan, Mewujudkan Masa Depan Berkelanjutan”, FYVR memberi ruang kepada generasi muda untuk belajar langsung dari persoalan di lapangan dan menerjemahkannya menjadi solusi.

Pusgenri mendorong agar inovasi yang lahir melalui FYVR tidak berhenti pada pitching, tetapi terus dikembangkan melalui pendampingan dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, UPT Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan mitra lainnya.

Ombudsman Siapkan Policy Brief dari Temuan 34 Provinsi untuk Perkuat Tata Kelola MBG

Foto: Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Gizi Nasional (BGN) menyambut positif langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) yang telah menghimpun temuan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 34 provinsi sebagai bahan penguatan tata kelola program.

Temuan tersebut akan menjadi bagian dari bahan penyusunan policy brief Ombudsman RI yang nantinya disampaikan kepada BGN sebagai rekomendasi perbaikan penyelenggaraan MBG. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sinergi kedua lembaga yang sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher menegaskan bahwa investigasi terhadap Program MBG menjadi salah satu program yang akan terus dikawal Ombudsman. Hasil pengawasan dan berbagai temuan yang telah dihimpun dari sejumlah daerah akan dituangkan dalam policy brief untuk disampaikan kepada BGN sebagai bahan rekomendasi dalam memperkuat tata kelola dan memastikan perbaikan penyelenggaraan MBG secara berkelanjutan.

“Kami sudah menemukan temuan-temuan dari 34 provinsi yang masuk. Dalam waktu dekat kami akan memberikan policy brief untuk pelaksanaan tata kelola MBG dan kita akan bergandeng tangan. Ke depan kita pastikan bahwa program MBG ini terus ada perbaikan,” kata Nuzran saat mengunjungi Kantor BGN pada Selasa (6/10/2026).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono atau Mas Dar menegaskan bahwa BGN terbuka terhadap hasil kajian, temuan, kritik, dan saran yang disampaikan Ombudsman RI. Menurut Mas Dar, temuan yang bersumber dari kondisi faktual di lapangan memiliki arti penting bagi proses evaluasi dan pembenahan penyelenggaraan MBG. Karena itu, BGN akan menggunakan berbagai masukan tersebut sebagai salah satu bahan untuk memperkuat tata kelola program.

“BGN tidak menutup mata terhadap persoalan. Kami tahu bahwa ada persoalan dan kami sangat mengharapkan bagaimana persoalan-persoalan ini harus diselesaikan. Penyelesaian persoalan itu artinya kita harus menerima banyak masukan, kritik, dan saran,” kata Mas Dar.

Mas Dar menilai kajian Ombudsman memiliki nilai strategis karena dibangun berdasarkan temuan, laporan, serta pengaduan masyarakat yang bersifat faktual. Dengan demikian, rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi masukan berbasis kondisi nyata untuk memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan MBG.

Melalui sinergi tersebut, BGN berharap hasil pengawasan dan kajian Ombudsman dapat menjadi masukan konstruktif dalam memperkuat penyelenggaraan MBG. Temuan di lapangan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi pembelajaran dan perbaikan sistem agar pelaksanaan program semakin efektif serta mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Presiden Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman menyampaikan keterangannya usai mengikuti acara taklimat oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026). Foto: BPMI Setpres

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menghadapi perkembangan tantangan keamanan global. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman usai mengikuti taklimat Presiden RI kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Menko Polkam Dudung menyampaikan bahwa dalam taklimat tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas kontribusi TNI dan Polri dalam mendukung berbagai program pemerintah.

“Tadi atas sumbangsih para TNI dan Polisi yang selama ini mendukung program pemerintah baik ketahanan pangan, ketahanan energi termasuk menjaga situasi keamanan saat ini, beliau mengapresiasi,” ujar Menko Dudung.

Selain menyampaikan apresiasi, Presiden turut memberikan perhatian terhadap penguatan sumber daya manusia TNI dan Polri. Menurut Menko Dudung, sistem rekrutmen ke depan perlu mempertimbangkan kemampuan intelektual calon prajurit maupun anggota kepolisian.

“Kemudian harus menyiapkan juga secara profesional baik sistem rekrutmen ke depan itu adalah tidak serta melihat tentang fisik tetapi adalah intelektual. Jadi kalau misalnya masuk tentara atau polisi pakai kacamata boleh tapi dia pintar,” katanya.

Menurut Menko Polkam, penekanan tersebut tidak terlepas dari tantangan pertahanan dan keamanan masa depan yang makin kompleks. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kapasitas personel turut menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo.

“Karena tantangan ke depan ini kan perang hybrid, perang pakai drone dan sebagainya. Sehingga itu yang menjadi konsentris Bapak Presiden. Kemudian juga tentang situasi global saat ini juga perlu disikapi dengan meningkatkan satu bagaimana profesionalisme prajurit perlu ditingkatkan baik pendidikan, maupun latihan,” tuturnya.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts