Beranda blog Halaman 59

Patkor Malindo 2026, TNI AU dan TUDM Perkuat Keamanan Perbatasan

Penerbang tempur TNI AU yang menjalani Patroli Terkoordinasi Malindo Siri I Tahun 2026 dengan pesawat tempur F-16. (Foto: Dok. Instagram @koseki1medan)

Jakarta (The Indonesian News) – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia/TUDM) terus memperkuat interoperabilitas serta meningkatkan kemampuan taktis dan operasional melalui berbagai kegiatan bersama.

Panglima Kosek I Marsma TNI Imam Subekti mengatakan, Patkor Malindo merupakan wujud komitmen Indonesia dan Malaysia untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan kawasan melalui kerja sama yang erat antara TNI AU dan TUDM.

“Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara TNI AU dan TUDM,” ujar Imam Subekti dikutip dari unggahan Instagram @kosek1medan, Pada Sabtu (18/7).

Pesawat tempur TNI AU dan TUDM yang dikerahkan dalam Patroli Terkoordinasi Malindo Siri I Tahun 2026. (Foto: Dok. Instagram @koseki1medan)

Patkor Malindo menjadi salah satu implementasi kerja sama pertahanan Indonesia dan Malaysia dalam memperkuat pengawasan wilayah udara sekaligus membangun koordinasi operasi yang lebih efektif di kawasan perbatasan kedua negara.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui patroli terkoordinasi (Patkor) Malindo Siri I Tahun 2026 yang digelar di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Pada Rabu (15/7). Penerangan Komando Sektor (Kosek) I menjelaskan, TNI AU mengerahkan dua pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16 dalam patroli udara tersebut.

Sementara itu, TUDM mengerahkan dua unsur pesawat tempur F-18 Hornet. Adapun dukungan Ground Controlled Interception (GCI) dilaksanakan oleh operator dari Satuan Radar (Satrad) 104 Dumai yang berada di bawah jajaran Komando Sektor (Kosek) I.

Presiden Prabowo : Pekerjaan kita masih banyak

Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). (Foto : Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menyinggung pihak-pihak yang menilai Indonesia akan kolaps. Hal itu disinggung Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Presiden Prabowo menyampaikan, Kabinet Merah Putih telah bekerja keras dan bersama mencapai prestasi yang membanggakan. Namun demikian, Presiden Prabowo tidak menampik masih banyak masalah yang perlu diselesaikan.

“Pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh, tapi kita sudah melihat sekarang apa yang kita sudah capai,” katanya.

Presisden Prabowo lantas membantah anggapan yang mengatakan Indonesia akan kolaps.

“Bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps. Ternyata semakin hari semakin kuat, semakin hari semakin kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo sampaikan,kalau dunia sedang dilanda peperangan. Banyak negara risau dan panik perihal urusan pangan.

“Kita sudah duluan swasembada pangan. Masalah energi pun kita menghadapi kesulitan tapi kita lebih siap dari yang lain. Ini bukan untuk membuat kita lengah. Ini bukan untuk membuat kita cepat puas, tidak,” kata Presiden Prabowo.

Wamentan Sudaryono Tegaskan pupuk subsidi tidak boleh terjadi penyimpangan saat penyaluran

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono : Foto Dok. Kementan

Malang (The Indonesian News) – Keluhan petani soal akses pupuk bersubsidi dan kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan), hingga keresahan peternak akibat anjloknya harga telur dan tingginya biaya pakan, langsung mendapat perhatian Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. Dalam dialog bersama petani, peternak, dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Pada Jumat (17/7/2026), Wamentan Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga langsung menginstruksikan jajaran Kementerian Pertanian untuk menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan masyarakat.

Satu per satu keluhan dijawab langsung di hadapan peserta forum. Mulai dari petani yang mengaku belum pernah memperoleh pupuk bersubsidi meski telah bertahun-tahun mengusahakan komoditas yang berhak menerima subsidi, usulan bantuan traktor dan drone pertanian, hingga persoalan harga telur ayam ras yang belum sepenuhnya menguntungkan peternak.

Merespons persoalan pupuk, Wamentan Sudaryono langsung meminta penyuluh pertanian melakukan verifikasi terhadap petani yang belum terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Ia menegaskan petani yang memenuhi syarat harus segera dimasukkan agar dapat memperoleh pupuk bersubsidi.

“Kalau memang memenuhi syarat, segera dimasukkan ke e-RDKK supaya mendapatkan pupuk bersubsidi. Bukan hanya beliau, tetapi petani lain yang mengalami kondisi serupa juga harus didata dan difasilitasi,” tegas Wamentan Sudaryono.

Ia mengingatkan bahwa pupuk bersubsidi merupakan barang milik negara sehingga tidak boleh terjadi penyimpangan dalam penyalurannya.

“Kalau ada penyelewengan pupuk subsidi, itu bukan pelanggaran biasa. Itu pidana, karena pupuk subsidi adalah barang milik negara. Harus dipastikan tepat sasaran kepada petani yang berhak,” ujarnya.

Tidak berhenti pada persoalan pupuk, Wamentan Sudaryono juga langsung merespons berbagai kebutuhan sarana produksi yang disampaikan petani. Saat petani tebu mengeluhkan tingginya biaya angkut akibat kondisi jalan menuju lahan, serta petani di wilayah pesisir mengusulkan bantuan alsintan yang sesuai dengan karakteristik lahannya, Wamentan Sudaryono meminta jajarannya segera menindaklanjuti usulan tersebut.

Bahkan ketika Kepala Dinas Pertanian menyampaikan perlunya dukungan teknologi modern untuk menarik minat generasi muda menjadi petani, Wamentan Sudaryono langsung menyetujui bantuan satu unit drone pertanian dan satu unit traktor.

“Ya sudah, kita bantu satu drone dan satu traktor,” katanya yang disambut tepuk tangan peserta.

Dalam kesempatan yang sama, para peternak ayam petelur juga menyampaikan keluhan mengenai jatuhnya harga telur dalam beberapa bulan terakhir. Meski harga mulai berangsur pulih, mereka mengaku biaya produksi masih tinggi karena harga pakan naik lebih cepat dibanding kenaikan harga telur. Peternak juga meminta pemerintah mengevaluasi tata kelola produksi agar kelebihan pasokan tidak kembali menekan harga di tingkat peternak.

Menanggapi hal tersebut, Wamentan Sudaryono mengatakan pemerintah memahami kondisi yang dihadapi peternak dan telah menjadikan persoalan tersebut sebagai perhatian serius. Ia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto bahkan memberikan arahan khusus dalam rapat kabinet agar mekanisme perlindungan peternak diperkuat sehingga persoalan serupa tidak terus berulang.

“Pemerintah mengakui memang ada kondisi harga telur dan ayam sempat turun. Sekarang mulai membaik, meski belum sesuai harapan peternak. Presiden Prabowo meminta Kementerian Pertanian bersama Menko Pangan menyiapkan mekanisme agar persoalan seperti ini tidak terus berulang dari tahun ke tahun,” kata Wamentan Sudaryono.

Ia menjelaskan Indonesia saat ini telah mencapai swasembada protein hewani. Kebutuhan daging ayam dan telur nasional dipenuhi dari produksi dalam negeri, bahkan sebagian telah memasuki pasar ekspor. Karena itu, tantangan ke depan bukan lagi meningkatkan produksi semata, melainkan menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan agar usaha peternak tetap menguntungkan.

Selain menyelesaikan persoalan teknis di lapangan, Wamentan Sudaryono juga meminta HKTI mengambil peran lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, organisasi petani harus menjadi mata, telinga, sekaligus corong pemerintah dalam mengawal berbagai program pertanian.

“Kalau ada pupuk dijual di atas harga yang ditentukan, laporkan. Kalau ada irigasi rusak, jalan usaha tani rusak, atau bantuan tidak sampai kepada petani, sampaikan. HKTI harus menjadi mata, telinga, dan corong pemerintah agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memastikan setiap kebijakan di sektor pertanian dan peternakan tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar menyelesaikan persoalan masyarakat di lapangan.

“Kalau ada masalah, jangan dibiarkan berlarut-larut. Kita ingin setiap persoalan cepat ditindaklanjuti supaya petani dan peternak bisa bekerja dengan tenang, produktivitas meningkat, kesejahteraan membaik, dan swasembada pangan yang sudah kita capai bisa terus dijaga,” pungkasnya.

KRI Marlin-877 Berhasil Evakuasi Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01 di Kepulauan Selayar

KRI Marlin-877 Berhasil Evakuasi Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01 di Kepulauan Selayar, MInggu (19/7/2026). Foto : Dispenal

Jakarta (The Indonesian News) – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui KRI Marlin-877 dibawah unsur Satuan Patroli Kodaeral VI berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi dua orang korban selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01 di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Pada Minggu (19/07).

KRI Marlin-877 Berhasil Evakuasi Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01 di Kepulauan Selayar, MInggu (19/7/2026). Foto : Dispenal

Dalam siaran Pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Senin (20/7/2026), Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) yang digelar TNI AL secara intensif sejak kapal tersebut dilaporkan tenggelam pada Rabu (15/07) lalu. Kronologi keberhasilan evakuasi bermula saat KRI Marlin-877 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring yang tengah melaksanakan penyisiran di sektor pencarian yang ditentukan pada pukul 13.30 WITA menerima informasi krusial dari nelayan setempat mengenai keberadaan dua korban yang ditemukan di Pulau Sanipa dan sedang dibawa menuju Pulau Matalaang.

Merespons laporan tersebut, KRI Marlin-877 melakukan manuver menuju Pulau Matalaang. Pukul 14.45 WITA, kapal tiba di titik lego dan langsung menginstruksikan melaksanakan penjemputan serta evakuasi korban dari daratan pulau. Kedua korban selamat yang berhasil dievakuasi diidentifikasi sebagai yakni Jasmal (24 tahun) dan Nurmiati (35 tahun). Saat ditemukan, kedua korban berada dalam kondisi sangat lemas akibat dehidrasi dan paparan cuaca laut. Tepat pukul 15.30 WITA, kedua korban berhasil dipindahkan ke atas geladak KRI Marlin-877 untuk segera mendapatkan pertolongan pertama dan perawatan medis intensif dari tim kesehatan kapal.

Evakuasi Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01 di Kepulauan Selayar, MInggu (19/7/2026). Foto : Dispenal

Berdasarkan keterangan awal dari korban selamat, diketahui bahwa masih terdapat tiga orang korban lainnya yang diduga meninggal dunia dan tenggelam di perairan sebelah selatan Pulau Sanipa. Menindaklanjuti informasi tersebut, KRI Marlin-877 langsung bertolak kembali untuk melanjutkan operasi pencarian intensif di sektor yang telah ditentukan.

Di tempat terpisah Komandan KRI Marlin-877 Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring mewakili Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan bahwa fokus utama TNI AL saat ini adalah memulihkan kondisi fisik kedua korban sebelum dievakuasi ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Evakuasi Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01 di Kepulauan Selayar, MInggu (19/7/2026). Foto : Dispenal

“Untuk sementara waktu, kedua korban yang selamat kami berikan perawatan medis dasar dan pemulihan di atas kapal. Selanjutnya, rencana terdekat korban akan segera kami bawa dan evakuasi menuju Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, guna mendapatkan tindakan dan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Dan KRI Marlin-877.

“Aksi cepat yang ditunjukkan oleh prajurit KRI Marlin-877 ini searah dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menegaskan komitmen nyata TNI AL dalam menjaga keselamatan di wilayah perairan nasional serta senantiasa hadir menjadi solusi di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan kedaruratan,” Demikian Dispenal.

Kemlu Tindak Lanjuti Dugaan Penyendaraan Dua WNI di Myanmar

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah saat memberikan keterangan Pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Foto: Dok. Bakom RI)

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Luar Negeri dan KBRI Yangon telah menerima informasi mengenai dugaan penyanderaan dua WNI berinisial A.E. dan S. di Myanmar dengan tuntutan tebusan sebesar Rp200 juta.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, setelah menerima laporan pada 15 Juli 2026, KBRI Yangon melakukan penelusuran awal, termasuk berkomunikasi dengan pihak keluarga dan berbagai sumber informasi di lapangan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, KBRI telah menerima indikasi lokasi keberadaan kedua WNI dimaksud.

“Sebagai tindak lanjut, pada 16 Juli 2026 KBRI Yangon telah menyampaikan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Myanmar guna meminta bantuan penelusuran dan konfirmasi keberadaan kedua WNI dengan melampirkan salinan paspor sebagai dokumen identitas yang tersedia. KBRI Yangon juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di Myanmar untuk memperoleh informasi lebih lanjut serta menyiapkan langkah-langkah penyelamatan apabila keberadaan keduanya berhasil dikonfirmasi, Kata Heni dalam keterangan tertulis, Senin, 20 Juli 2026.

Heni menambahkan, Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri juga terus berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI guna memperoleh informasi tambahan yang dapat mendukung proses penelusuran. Kementerian Luar Negeri akan terus berkoordinasi dengan otoritas Myanmar, kementerian/lembaga terkait di Indonesia, serta menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi baru.

“Kasus ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi WNI yang bekerja secara nonprosedural di kawasan Asia Tenggara, khususnya pada sektor online scam. Berdasarkan pola yang berulang dalam berbagai kasus, para korban umumnya direkrut melalui tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi di Thailand, seperti di sektor konstruksi, perhotelan, maupun pekerjaan lainnya. Namun setelah tiba di Thailand, mereka justru diseberangkan secara ilegal melalui jalur darat menuju wilayah Myawaddy, Myanmar, untuk kemudian dipaksa bekerja pada jaringan online scam. Para korban kerap mengalami penyitaan paspor, pembatasan kebebasan bergerak, intimidasi, kekerasan, hingga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” Ujarnya.

Sejak 20 Februari 2025 hingga 16 Juli 2026, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, KBRI Yangon, KBRI Bangkok, dan kementerian/lembaga terkait telah berhasil memfasilitasi pemulangan 1.203 WNI dari pusat-pusat online scam di Myanmar melalui Thailand. Upaya tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah dalam memberikan pelindungan kepada WNI yang menjadi korban eksploitasi maupun TPPO, meskipun proses penanganannya menghadapi tantangan yang kompleks karena sebagian besar lokasi berada di wilayah yang berada di luar kendali efektif Pemerintah Myanmar.

“Pemerintah Indonesia kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji tinggi tanpa melalui mekanisme penempatan yang resmi. Masyarakat diharapkan selalu memastikan legalitas perusahaan, jenis pekerjaan, negara tujuan, serta menggunakan jalur penempatan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk melindungi masyarakat Indonesia dari risiko eksploitasi dan tindak pidana perdagangan orang di luar negeri,” Demikian Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah.

Presiden Prabowo: Indonesia Akan Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional

Presiden Prabowo. Foto : Dok. Bakom RI

Malang (The Indonesian News) – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional yang merupakan hasil karya anak bangsa.

Menurutnya, peluncuran kendaraan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian industri otomotif nasional.

“Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional,” ujar Prabowo saat Panen Raya Tebu, Padi, dan Kedelai di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

Baca Juga : Food Self-Sufficiency Elevated: 2,280 Tons of Indonesian Rice Begin Shipment to the Holy Land

Prabowo berharap kehadiran motor listrik nasional dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, khususnya para petani, sehingga dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

“Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor, motor listrik. Siapa tahu ada yang pakai mobil semuanya,” katanya.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat industri otomotif dalam negeri. Menurutnya, Indonesia tidak hanya akan memiliki motor nasional, tetapi juga mobil nasional yang dikembangkan oleh putra-putri Indonesia.

Ia mencontohkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) kini telah menggunakan kendaraan jip produksi dalam negeri.

“Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia. Kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia. Sekarang TNI sudah pakai jip buatan putra-putri Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memiliki cita-cita besar demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dan sejahtera.

“Kita optimis. Kita canangkan cita-cita kita setinggi langit. Indonesia akan jadi negara makmur,” tuturnya.

Sumber: Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

BNPB : Banjir Bandang di Tapteng Sumut Berangsur Surut, Empat Kecamatan terdampak

Personil gabungan mengevakuasi warga saat kejadian banjir yang melanda wilayah Tapanuli Tengah, Sabtu (18/7/2026). Foto : BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah

Jakarta (The Indonesian News) – Banjir bandang menerjang wilayah Tapanuli Tengah, Sumatra Utara setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (18/7/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Banjir terjadi akibat air sungai meluap hingga ke permukiman warga. Pada Minggu (19/7) pagi, banjir setinggi pinggang orang dewasa tersebut dilaporkan berangsur surut.

“Wilayah terdampak banjir meliputi tujuh kelurahan di empat kecamatan yaitu Kecamatan Tukka, Badiri, Pinangsori, dan Sarudik,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 Juli 2026.

Abdul Muhari menjelaskan, Pada saat kejadian banjir, personil BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah bersama tim gabungan segera melakukan evakuasi warga. Sebanyak 145 jiwa warga Kelurahan Sipangen mengungsi di Gedung Gereja HKBP Sipange sejak semalam. Dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan permakanan bagi warga terdampak.

“Hingga kini, personil BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah masih bersiaga di lokasi dan mendata kerugian akibat banjir,” Terangnya.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dinamika cuaca di masa musim kemarau saat ini. Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sumatera Utara berpeluang terjadinya hujan dengan intensitas ringan dalam beberapa hari ke depan. Hujan terjadi akibat masih adanya aktivitas gelombang atmosfer diprakirakan aktif, belokan angin (shearline) di Samudra Hindia barat Sumatera serta suhu muka laut yang masih hangat mendukung pembentukan awan-awan hujan.

“Masyarakat diharapkan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya seperti BNPB, BPBD dan BMKG,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

 

Menko Yusril : Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar pada Pesantren Modern Internasional Dea Malela

Menko Kumham Imipas (Tengah) Yusril Ihza Mahendra mewakili Presiden Prabowo mwnghadiri asyakuran Ulang Tahun ke-10 Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela di Pamangong, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Pada Sabtu (18/7/2026). (Foto : kemenko Kuham Imipas).

Nusa Tenggara Barat (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, Pada Sabtu (18/7) pagi menghadiri Acara Tasyakuran Ulang Tahun ke-10 Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela di Pamangong, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kehadiran Menko Yusril ini mewakili Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berhalangan hadir karena agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam pidato sambutannya, Menko Yusril menyampaikan salam hangat sekaligus apresiasi mendalam dari Presiden Prabowo Subianto kepada pendiri PMI Dea Malela, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, beserta seluruh jajaran pengasuh dan santri. Pemerintah menilai PMI Dea Malela telah bertransformasi menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang visioner di Indonesia Timur.

“Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar pada lembaga pendidikan seperti Pesantren Modern Internasional Dea Malela. Dalam satu dekade perjalanannya, pesantren ini telah membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual dan berwawasan global, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlak mulia,” ujar Menko Yusril saat membacakan pesan Presiden.

Menko Yusril juga menggarisbawahi bahwa visi pesantren sejalan dengan ASTA CITA pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusi (SDM) yang berkualitas, penguatan sains dan teknologi, serta pemantapan ideologi bangsa.

Mengenal Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela: Dari Sumbawa untuk Dunia

Sebagai informasi, PMI Dea Malela didirikan oleh tokoh ulama dan intelektual nasional, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, dengan mengusung visi “From Sumbawa to the World“. Nama “Dea Malela” sendiri diambil dari ulama kharismatik asal Goa-Makassar, Ismail Dea Malela, yang menjadi tokoh penyebar Islam ikonik di Sumbawa dan wilayah hilir nusantara hingga diasingkan kolonial ke Cape Town, Afrika Selatan.

Sejak berdiri, pesantren ini dirancang sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pendidikan Islam bertaraf internasional dengan memadukan kurikulum sains modern, karakter kepemimpinan, dan nilai-nilai keislaman universal. Kiprah globalnya dibuktikan dengan komposisi santri yang tidak hanya berasal dari berbagai penjuru Indonesia, melainkan juga dari mancanegara seperti Rusia, Thailand, Kamboja, hingga Timor Leste.

Di akhir pidatonya, Menko Yusril mengapresiasi kontribusi nyata Prof. Din Syamsuddin dalam membangun jaringan pendidikan internasional tersebut. Santri multinasional di PMI Dea Malela membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi kiblat peradaban Islam yang moderat (wasathiyah) dan damai di mata dunia.

Tasyakuran satu dekade PMI Dea Malela idihadiri oleh sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, seperti Hanif Faisol Nurofiq  (Wamenko Pangan), Abdul Mu’ti (Mendikdasmen) dan Fauzan (Wamen Diktisaintek) dan  sejumlah tokoh nasional, perwakilan negara sahabat, ulama serta pejabat dan tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Presiden Prabowo ke Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya

Presiden Prabowo Subianto (Pertama Kiri) menyaksikan langsung panen raya serentak di Seluruh Indonesia bersama TNI yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, JUmat (17/7/2026).(Foto: BPMI). 

Malang (The Indonesian News) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan para petani merupakan pahlawan yang sesungguhnya bagi Indonesia. Sebab, petani menghasilkan pangan yang menunjang keberlangsungan hidup sehari-hari.

“Kau, kau adalah pahlawan yang sebenarnya. Kau menghasilkan pangan untuk kita semua,” ujar Prabowo dalam acara panen raya padi, kedelai, dan tebu secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Pada Jumat (17/7).

“Terima kasih semua. Hari ini saya bahagia. Saya bangga jadi Presiden Republik Indonesia. Saya bangga dengan petani-petani Indonesia. Terima kasih petani, nelayan Indonesia,” tambahnya.

Menurut Prabowo, jasa petani tidak bisa dipandang sebelah mata. Para petani bekerja keras mengolah lahan dan menghasilkan pangan yang setiap hari dikonsumsi masyarakat di seluruh Indonesia.

Prabowo pun menyinggung kritik sejumlah pihak terkait harga beras. Ia menilai masyarakat perlu melihat proses panjang yang dilakukan petani, mulai dari menyiapkan lahan, menanam benih, merawat padi, hingga memasuki masa panen.

Dia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak dari pekerjaannya. Kesejahteraan petani harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ketahanan pangan nasional.

“Kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri. TNI akan siapkan lahan untuk mereka. Menteri Pertanian siapkan lahan untuk mereka. Suruh tanam sendiri,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo pun mengatakan bahwa pemerintahan yang ia pimpin terus bekerja untuk mengejar berbagai sasaran pembangunan yang selama ini dinantikan rakyat. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin berjalan dengan lambat dalam mewujudkan berbagai target pembangunan.

“Untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu secepat-cepatnya, kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” tuturnya.

Prabowo menekankan semangat tersebut harus dibangun dengan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri. Untuk itu, Prabowo mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus bersatu demi masa depan Indonesia.

Sumber: Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

Kata KPK Soal Surat Untuk Bupati dan Walikota Se-Aceh

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto : Dok.KPK)

Jakarta (The Indonesian News) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati seluruh kepala daerah atau bupati di Provinsi Aceh untuk meminta sejumlah data terkait pengelolaan anggaran daerah. Permintaan itu tertuang dalam surat KPK Nomor B/4270/KSP.00/70-72/07/2026 yang ditandatangani Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, pada 13 Juli 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan jika surat tersebut resmi dari KPK terkait monitoring aspek penganggaran dan perencanaan program kerja pemerintah daerah.

“Benar, dalam rangka monitoring aspek penganggaran dan perencanaan program kerja pemerintah daerah, sehingga jika masih ada celah kerawanan korupsi bisa dilakukan mitigasi ataupun pencegahan sejak dini,” Kata Budi melalui pesan elektronik kepada The Indonesian News, Sabtu, 18 Juli 2026.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa permintaan data dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 6 huruf b Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK)

Ketentuan tersebut mengamanatkan KPK untuk melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi serta instansi yang menyelenggarakan pelayanan publik.

Data yang diminta meliputi hibah Tahun Anggaran 2025 dan 2026, termasuk hibah kepada instansi vertikal, serta bantuan keuangan Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Selain itu, KPK juga meminta data pokok pikiran (Pokir) DPRD Tahun Anggaran 2025 dan 2026, anggaran perjalanan dinas dan honor DPRD Tahun Anggaran 2025 dan 2026, serta daftar 10 proyek pengadaan barang dan jasa dengan nilai terbesar pada Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Tidak hanya itu, KPK turut meminta data pengadaan barang dan jasa melalui metode pengadaan langsung dan e-purchasing Tahun Anggaran 2025 dan 2026, Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 dan 2026, pinjaman daerah Tahun Anggaran 2025 dan 2026, serta laporan hasil audit Inspektorat melalui akun e-Audit apabila telah dilakukan.

KPK juga meminta agar seluruh data disusun sesuai format file Excel yang tersedia pada tautan https://bit.ly/FormatData-Pemda.

Selain itu, pemerintah daerah diminta menginput data realisasi aset dan pajak pemerintah daerah melalui tautan https://bit.ly/LaporanCapaianAceh2026.

Seluruh data tersebut diminta telah disampaikan kepada KPK paling lambat 24 Juli 2026.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts