Beranda blog Halaman 61

BNPB Resmikan Bantuan Hunian Tetap untuk Korban Konflik Sosial di Adonara Barat

Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyant meresmikan secara simbolis bantuan 52 hunian tetap dan 2 sumur bor kepada 52 warga terdampak konflik sosial di Kantor Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (16/7/2026). (Foto : BNPB)

Adonara (The Indonesian News ) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr Suharyanto meresmikan bantuan penanganan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pada Kamis (16/7/2026).

(Foto : BNPB)

Kegiatan peresmian berlangsung di Kantor Kecamatan Adonara Barat mulai pukul 14.20 WITA. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, Forkopimda Flores Timur, tokoh masyarakat, masyarakat setempat serta perwakilan kementerian/lembaga terkait.

“Peresmian ini adalah simbol komitmen dan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kehidupan sosial, ekonomi, dan fisik masyarakat pascakonflik. Saya berharap bantuan ini dapat langsung dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan warga terdampak. Besar harapan saya masyarakat Adonara Barat dapat semakin kuat, rukun, dan produktif dalam membangun daerahnya.” ujar Suharyanto.

Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak konflik sosial. Bantuan yang diserahkan berupa Hunian Tetap sebanyak 52 unit di Desa Bugalima dan Sumur Bor sebanyak 2 unit di Desa Bugalima.

Foto ; Dok. BNPB

Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan ikrar damai dan pertukaran cinderamata berupa sarung sebagai simbol perdamaian antara tokoh masyarakat lepati dan Bugalima, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto beserta forkopimda Kabupaten Flores Timur menjadi saksi ikrar damai dengan pertukaran cinderamata berupa sarung antara tokoh masyarakat Desa Bugalima dan Desa Ilepati di Kantor Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis(16/7/2026). (Foto : BNPB)

Sebagai dukungan logistik, diserahkan 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 kitchen set dan kompor minyak, 52 hygiene kit dan paket makanan ringan untuk anak-anak.

Foto : DOk. BNPB

Usai peresmian, rombongan langsung melanjutkan peninjauan ke Desa Bugalima untuk melihat langsung kondisi Hunian Tetap dan Sumur Bor yang telah dibangun sebagai bagian dari program pemulihan pascakonflik sosial yang terjadi di wilayah Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto S.Sos M.M didampingi forkopimda Kabupaten Flores Timur mengecek langsung hunian tetap warga terdampak konflik sosial di Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa, Kamis, Tenggara Timur (16/72026). (Foto : BNPB).

Ketua DPRD Flores Timur dan Wakil Bupati Flores Timur serta jajaran forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Flores Timur sangat mengapresiasi dukungan cepat dari BNPB sebagai representasi dari pemerintah pusat dalam upaya pemulihan pascakonflik sosial di wilayah Adonara Barat.

Wapang TNI Tanamkan Jiwa Patriot, Nasionalis dan Profesional Peserta Diklat Bela Negara KDKMP/KNMP

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (Tengah) Tanamkan Jiwa Patriot, Nasionalis dan Profesional Peserta Diklat Bela Negara KDKMP/KNMP di Hanggar Skadron 2 Wing Udara I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). (Foto : Puspen TNI).

Jakarta Timur (The Indonesian News) – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memberikan pembekalan manajerial kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Hanggar Skadron 2 Wing Udara I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026)

Pembekalan bertema “Membangun Jiwa Nasionalis, Patriotis dan Profesional sebagai Pilar Kepemimpinan dan Pengabdian bagi Bangsa dan Negara” ini bertujuan membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan siap mendukung program strategis nasional.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (Tengah) Tanamkan Jiwa Patriot, Nasionalis dan Profesional Peserta Diklat Bela Negara KDKMP/KNMP di Hanggar Skadron 2 Wing Udara I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). (Foto : Puspen TNI).

Wapang TNI menegaskan bahwa setiap program besar selalu menghadapi tantangan sehingga dibutuhkan mental pejuang yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Patriot yang bagus, Nasional yang bagus harus berani jatuh bangun. Jadi begitu dihantam sana sini jangan mundur. Kondisi ini yang harus kita hadapi bareng-bareng,” tegas Wapang TNI.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengajak para peserta menjaga idealisme, menumbuhkan jiwa patriotisme, serta menjalankan tugas secara profesional sebagai bekal menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan masyarakat. “Selamat berkarya, tumbuhkan jiwa patriotisme untuk membela kepentingan nasional kita. Laksanakan tugas anda dengan penuh professional,” pungkas Wapang TNI.

Tegas demi masa depan Papua, 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema

Yahukimo (The Indonesian News) – Di balik keindahan alam Papua, terdapat tantangan yang dapat mengancam masa depan generasi mudanya. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merusak kesehatan, memutus harapan, dan menghambat lahirnya generasi Papua yang kuat. Berangkat dari kepedulian tersebut, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menemukan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Pada Senin (13/07/2026).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan, Pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Dengan menempuh medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, dan akses yang sulit dijangkau, personel melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman.

5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/07/2026). (Foto : Dok. Penerangan Koops TNI Habema).

“Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan pengamanan terhadap sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Temuan tersebut berasal dari dua patroli keamanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan. Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi,” Kata Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna, Kamis, 16 Juli 2026.

ia menambahkan, Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna menegaskan, bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang melindungi masyarakat Papua dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi mudanya.

“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Di balik keberhasilan pengungkapan ini tersimpan harapan agar semakin banyak anak dan generasi muda Papua terhindar dari bahaya narkotika.

“Melalui langkah-langkah preventif, penegakan hukum, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, Koops TNI Habema terus berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga masa depan Papua. Bagi Koops TNI Habema, menjaga Papua tidak hanya berarti melindungi wilayahnya, tetapi juga memastikan setiap generasi memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menatap masa depan dengan penuh harapan,” Demikian Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Perkuat Pengawasan DMO, PLN Dorong Percepatan Kontrak

Foto : Dok. ESDM

Jakarta (The Indonesian News) – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus memperkuat pemantauan terhadap pelaksanaan kewajiban pemenuhan kebutuhan batubara dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO), baik untuk sektor kelistrikan maupun nonkelistrikan.

Untuk memenuhi kebutuhan batubara PLN sebesar 154 juta metrik ton pada 2026, Ditjen Minerba telah memberikan penugasan kepada badan usaha pertambangan yang telah memiliki RKAB dengan total volume 212 juta metrik ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno mengatakan, penugasan tersebut merupakan langkah pemerintah untuk memastikan kecukupan dan keberlanjutan pasokan batubara bagi PLTU PLN.

“Ditjen Minerba secara berkala melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pelaksanaan DMO, baik untuk sektor kelistrikan maupun nonkelistrikan. Untuk memenuhi kebutuhan PLN sebesar 154 juta metrik ton, kami telah memberikan penugasan kepada badan usaha pertambangan dengan total volume 212 juta metrik ton,” tegas Tri Winarno di Jakarta, Pada Sabtu, (11/7)

Hingga Mei 2026, sebanyak 144 juta metrik ton penugasan telah dikontrakkan, dengan perkiraan realisasi pengiriman mencapai 130,5 juta metrik ton. Tri menjelaskan, PLN harus lakukan percepatan kontrak agar penugasan batubara dapat segera direalisasikan menjadi pengiriman ke PLTU.

“Kontrak menjadi dasar pelaksanaan pengiriman batubara ke PLTU. Karena itu, kami terus mendorong PLN EPI (Energi Primer Indonesia) untuk mempercepat proses kontrak sehingga penugasan yang telah diberikan dapat segera direalisasikan menjadi pengiriman,” katanya.

Ditjen Minerba terus berkoordinasi dengan PLN EPI dan badan usaha pertambangan untuk memastikan pasokan batubara ke PLTU tepat waktu, sesuai volume, dan memenuhi spesifikasi.

“Pemerintah terus memastikan agar kebutuhan batubara PLN pada semester II 2026 dapat dipenuhi sesuai jadwal dan spesifikasi pembangkit. Untuk itu, koordinasi dan percepatan penyelesaian kontrak perlu terus dilakukan,” tegas Tri.

Melalui penguatan pemantauan dan percepatan kontrak, Kementerian ESDM berkomitmen menjaga keandalan pasokan batubara bagi sektor kelistrikan nasional serta memastikan pelaksanaan DMO berjalan secara konsisten dan terukur.

Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Semester I 2026

Rosan Perkasa Roeslani di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/07/2026). (Foto : BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Realisasi investasi di Indonesia pada semester I tahun 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau 49,5 persen dari target investasi nasional sebesar Rp2.041,3 triliun. Capaian tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/07/2026) usai diterima Presiden Prabowo Subianto.

“Di tengah masih tantangan geopolitik maupun geografi dunia alhamdulillah bisa saya sampaikan di sini komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia atau foreign direct investment ini masih in line dengan target yang dicanangkan yang kita set up oleh Bappenas kepada kami untuk tahun di 2026 ini,” ujar Rosan.

Selain itu, Rosan menjelaskan bahwa tingginya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia tercermin dari realisasi investasi tersebut juga memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja. Rosan menyebut sepanjang semester I 2026, investasi yang terealisasi mampu menyerap sebanyak 1.448.862 tenaga kerja atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Rosan menyampaikan bahwa kontribusi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) berlangsung relatif seimbang. PMDN tercatat mencapai Rp502,9 triliun atau sekitar 49,8 persen dari total investasi, sedangkan PMA mencapai Rp507,6 triliun.

“Perbandingan Jawa dan luar Jawa setelahnya kembali lagi hampir sama di Jawa ini 49,8 persen atau 502,8 triliun (rupiah) atau peningkatan 7,7 persen sedangkan di luar Jawa peningkatan 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau 507,8 triliun (rupiah),” imbuh Rosan.

Rosan menyebut untuk sebaran wilayah, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan realisasi investasi terbesar secara nasional, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Banten. Sementara itu, pada investasi asing, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau menjadi daerah tujuan utama, terutama didorong oleh investasi di sektor mineral.

“Dari seluruh 38 provinsi tapi yang kami tampilkan adalah 5 besar dalam kesempatan ini untuk totalnya memang gabungan antara PMA dan PMDN itu DKI Jakarta masih menduduki tempat pertama 17,2 persen, kemudian diikuti dari Jawa Barat 138,1 triliun (rupiah), Jawa Timur  72,7 triliun (rupiah), Sulawesi Tengah 68,7 triliun (rupiah), dan Banten 66,3 triliun (rupiah),” ungkap Rosan.

Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga memaparkan lima subsektor dengan realisasi investasi terbesar pada semester I 2026. Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya menempati posisi pertama dengan nilai investasi Rp150,4 triliun atau 14,9 persen dari total realisasi.

“Jasa lainnya ini lebih banyak di data center itu kurang lebih 114 triliun (rupiah) atau 11,3 persen, pertambangan 105 triliun (rupiah), kemudian transportasi, gudang, telekomunikasi kurang lebih 10,2 persen dan ini perumahan kawasan industri dan perkantoran 85,5 (triliun rupiah) atau 8,5 persen,” imbuh Rosan.

Adapun berdasarkan negara asal investor, Singapura masih menjadi investor terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai 8,8 miliar dolar Amerika Serikat. Posisi tersebut diikuti Hong Kong sebesar 7,6 miliar dolar Amerika Serikat, Tiongkok sebesar 3,9 miliar dolar Amerika Serikat, Jepang sebesar 1,9 miliar dolar Amerika Serikat, dan Amerika Serikat sebesar 1,7 miliar dolar Amerika Serikat.

“Tetapi sebetulnya terjadi pergeseran sedikit di quarter kedua ini. Mungkin saya agak lompat sedikit karena investor terbesar kita itu justru adalah Hongkong di quarter kedua. Itu adalah Hongkong. Nanti mungkin di itu kurang lebih 5 miliar (dolar) baru diikuti oleh Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia. Tapi secara overall di semester pertama ini masih ditempati oleh Singapura,” pungkas Rosan.

Bulog serap 3,4 juta ton beras

Foto Dok Perum Bulog

Jakarta (The Indonesian News) – Perum Bulog mencatat hingga 14 Juli 2026 telah menyerap sebanyak 3,4 juta ton setara beras  dari produksi dalam negeri atau sudah terealisasi sekitar 85 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton beras.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, di Jakarta, Pada Selasa (14/7/2026) mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di berbagai sentra produksi nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut semakin istimewa karena lima wilayah kerja Bulog berhasil melampaui 100 persen target pengadaan, yakni Jawa Timur, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Bengkulu, dan Bali. Di antara seluruh wilayah tersebut, Jawa Timur menjadi kontributor terbesar secara nasional dengan realisasi pengadaan mencapai sekitar 887 ribu ton setara beras.

“Keberhasilan menyerap 3,4 juta ton setara beras merupakan hasil kerja keras seluruh insan Bulog bersama pemerintah, TNI, Polri, pemerintah daerah, petani, kelompok tani, serta para pelaku usaha penggilingan,”ujar Ahmad Rizal.

Meski sejumlah wilayah telah menuntaskan target pengadaan, Bulog memastikan kegiatan penyerapan gabah dan beras petani masih terus berlangsung di seluruh wilayah produksi.

Optimalisasi jaringan pengadaan, kesiapan gudang, sarana pengolahan, serta kolaborasi dengan seluruh mitra akan terus diperkuat hingga target nasional tercapai.

“Capaian ini bukan garis akhir. Seluruh jajaran Bulog akan terus bergerak memaksimalkan penyerapan hasil panen petani di seluruh Indonesia. Setiap ton beras yang kami serap merupakan investasi bagi ketahanan pangan nasional dan jaminan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Menurut Ahmad Rizal, penguatan stok melalui penyerapan produksi dalam negeri memberikan ruang yang semakin besar bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Bulog menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan tetap mengedepankan standar kualitas komoditas yang diserap.

“Bulog di seluruh Indonesia akan terus bergerak hingga target nasional tercapai. Pengadaan ini bukan sekadar memenuhi angka, tetapi merupakan wujud nyata komitmen negara dalam melindungi petani, memperkuat cadangan pangan nasional, dan memastikan swasembada pangan Indonesia terus berkelanjutan,” tutup Ahmad Rizal.

Kemenhut Siapkan Forest Heroes Muda Jaga Masa Depan Hutan

Foto : Dok.Kemenhut

Samarinda (The Indonesian News) – Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa masa depan hutan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah ataupun kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas generasi mudanya. Melalui Forest Youthverse Summit 2026 bertema “Rising Young Guardian of Himba Etam: Membangun Generasi Muda Penjaga Hutan Melalui Aksi Nyata”, Kementerian Kehutanan menyiapkan generasi muda sebagai Green Leaders, Green Communicators, dan Forest Heroes yang siap menjadi penggerak pelestarian hutan Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda pada tanggal 14–15 Juli 2026 merupakan puncak rangkaian pembinaan Forest Youthverse yang sebelumnya diawali melalui Mentoring Class dan Coaching Class. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran transformatif yang mengintegrasikan penguatan kapasitas, pengalaman lapangan (experiential learning), kolaborasi, pengembangan inovasi, serta penyusunan rencana aksi sebagai bekal generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan kehutanan.

Sebanyak 30 Genries terpilih mengikuti Summit bersama perwakilan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, organisasi kepemudaan, Saka Wanabakti, dan pegiat lingkungan di Kalimantan Timur. Melalui pembelajaran berbasis pengalaman, peserta diajak memahami pengelolaan hutan secara langsung, berdiskusi dengan para praktisi, membangun jejaring kolaborasi, sekaligus merumuskan berbagai solusi inovatif terhadap isu kehutanan dan lingkungan.

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Luckmi Purwandari, mengajak para peserta melihat Kalimantan Timur dari perspektif yang berbeda.

“Kalau hari ini orang bertanya apa yang paling berharga dari Kalimantan Timur, mungkin ada yang menjawab batu bara, minyak dan gas, atau Ibu Kota Nusantara. Semua jawaban itu benar. Tetapi bagi saya, kekayaan terbesar Kalimantan Timur adalah hutannya. Dan masa depan hutan itu tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kepedulian generasi mudanya,” kata Luckmi Purwandari, Dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurut Luckmi, Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi dengan sekitar 65 juta generasi muda, atau hampir seperempat dari jumlah penduduk Indonesia. Momentum tersebut harus dimanfaatkan menjadi bonus ekologis, yaitu ketika generasi muda tidak hanya menjadi tenaga produktif, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.

“Bonus demografi harus menjadi bonus ekologis. Kita ingin jutaan anak muda Indonesia bukan hanya menjadi generasi yang produktif, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki karakter, kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap kelestarian alam. Ketika jutaan anak muda bergerak bersama menjaga hutan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan Indonesia,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, antara lain pembelajaran lapangan di Arboretum Himba Etam, aksi penanaman pohon, diskusi inspiratif bersama para praktisi kehutanan dan konservasi, serta Parade Inovasi yang menampilkan berbagai gagasan kreatif mengenai konservasi keanekaragaman hayati, rehabilitasi hutan, pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelestarian hutan. Beragam ide tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai tantangan lingkungan.

Selain memperkuat kapasitas individu, Forest Youthverse juga menjadi ruang lahirnya jejaring Generasi Pelestari Hutan (Genries) yang diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan berbagai gerakan pelestarian hutan di tingkat lokal maupun nasional. Jejaring ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan hutan Indonesia.

Sementara itu, Kepala Balai P2SDM Wilayah V Samarinda, Elpa Rifadi menyampaikan bahwa Forest Youthverse merupakan momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan Kalimantan, khususnya di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalimantan Timur memiliki tanggung jawab yang besar sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara. Karena itu kami berharap Forest Youthverse tidak hanya menjadi ruang belajar bagi generasi muda, tetapi juga menjadi awal lahirnya kolaborasi dan aksi nyata yang terus berlanjut dalam menjaga Himba Etam sebagai kebanggaan Kalimantan Timur. Balai P2SDM Wilayah V Samarinda berkomitmen untuk terus mendukung lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian, kompetensi, dan kepemimpinan dalam pelestarian hutan,” katanya.

saat penutupan kegiatan, seluruh peserta membacakan Forest Youth Commitment, sebuah deklarasi bersama yang menegaskan komitmen untuk terus belajar, berkolaborasi, menghadirkan inovasi dan melakukan aksi nyata bagi pelestarian hutan Indonesia. Komitmen tersebut menjadi simbol bahwa pembelajaran dalam Forest Youthverse tidak berhenti di ruang kelas atau lokasi kegiatan, tetapi akan berlanjut menjadi gerakan nyata di daerah asal masing-masing peserta.

KRI Marlin-877 Kerahkan Operasi SAR Korban Tenggelamnya KLM Salsa 01 di Perairan Selayar

KRI Marlin-877 Kerahkan Operasi SAR Korban Tenggelamnya KLM Salsa 01 di Perairan Selayar. Foto : Dok. Dispenal

Sulawesi Selatan (The Indonesian News) – TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) mengerahkan KRI Marlin-877 untuk melaksanakan operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi (SAR) pasca tenggelamnya kapal penumpang KLM Nurul Salsa 01 di perairan Laut Flores, sebelah selatan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Pada Rabu (15/7).

KLM Nurul Salsa 01 diketahui bertolak dari Pelabuhan Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar, sekitar pukul 05.00 WITA. Pada pukul 09.30 WITA kapal mengalami kerusakan total pada mesin utama. Kondisi memburuk setelah pompa penguras air mengalami kerusakan sekitar pukul 10.00 WITA, sehingga air terus masuk ke badan kapal hingga akhirnya tenggelam pada pukul 16.00 WITA.

Setelah menerima laporan dari Kantor SAR Makassar pada pukul 15.50 WITA, Kodaeral VI segera mengerahkan KRI Marlin-877 beserta personel, perlengkapan keselamatan, dan dukungan logistik. Lima personel Kantor SAR Makassar turut bergabung dalam operasi tersebut. Kapal perang itu bertolak dari Dermaga Layang Mako Kodaeral VI pada pukul 20.03 WITA menuju lokasi kejadian.

Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi faktor utama dalam upaya penyelamatan korban.

“Kecepatan respons dan kesiapan personel adalah kunci utama dalam menyelamatkan nyawa di tengah laut. Kami tidak membiarkan waktu berlalu begitu saja,” ujar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, Dikutip dari keterarangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut, Kamis, 16 Juli 2026.

KRI Marlin-877 tiba di perairan Pulau Polassi pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WITA dan langsung melaksanakan pengumpulan data serta penyisiran awal. Pukul 07.00 WITA, kapal tiba di titik tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 dan melakukan pencarian intensif selama dua jam.

Hingga pukul 11.00 WITA, data sementara menunjukkan sebanyak 52 korban telah berhasil dievakuasi. Enam orang diselamatkan nelayan setempat dan dibawa ke Pulau Polassi, sedangkan 46 orang lainnya dievakuasi oleh KLM Harapan Kita ke Pulau Jampea, terdiri atas 45 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Meski demikian, hasil pencocokan sementara daftar penumpang dan awak kapal menunjukkan masih terdapat 16 orang yang keberadaannya belum diketahui. Proses verifikasi masih terus dilakukan bersama instansi terkait, pemerintah daerah, dan keluarga korban.

Saat ini KRI Marlin-877 telah berada di Pelabuhan Laut Jampea untuk berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya sekaligus memastikan kondisi para korban yang telah dievakuasi. Tim juga menyiapkan penyisiran lanjutan dengan cakupan area yang lebih luas, meliputi lokasi awal kerusakan mesin, titik tenggelam kapal, perairan sekitar Pulau Polassi, jalur menuju Pulau Jampea, hingga wilayah yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban berdasarkan arus laut dan kondisi cuaca.

Dankodaeral VI menegaskan TNI AL akan terus melaksanakan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Pihaknya juga membuka koordinasi dengan para nelayan dan kapal-kapal yang melintas untuk mempercepat pencarian.

“Kami juga membuka saluran koordinasi dengan seluruh nelayan dan kapal yang melintas untuk saling bertukar informasi demi keberhasilan operasi ini,” katanya.

Ia turut mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai penumpang kapal agar segera melaporkannya kepada petugas di lokasi. Menurutnya, perkembangan data akan terus diperbarui setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Semua Pihak Wujudkan Proyek LNG Abadi Masela

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela, Kamis(16/7/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang ditandai dengan groundbreaking pada Kamis, 16 Juli 2026. Dalam sambutannya yang disampaikan secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Presiden menilai dimulainya proyek yang telah dinantikan selama hampir tiga dekade tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kemandirian energi Indonesia.

Presiden menegaskan bahwa energi merupakan salah satu syarat utama bagi kelangsungan hidup sebuah bangsa. Indonesia, menurut Presiden, patut bersyukur karena dianugerahi cadangan energi yang besar, termasuk di wilayah Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

“Kita sadar, bangsa Indonesia sadar, bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh Yang Maha Kuasa. Buktinya antara lain bahwa kita sudah paham bahwa di perairan kita di Tanimbar, di Maluku ini kita memiliki cadangan energi yang sangat besar,” ucap Presiden.

Untuk itu, Kepala Negara menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga proyek abadi Masela memasuki tahap pembangunan. Presiden mengapresiasi sinergi seluruh pihak termasuk para investor dalam mewujudkan proyek strategis yang telah dipersiapkan sejak 28 tahun lalu.

“Kita hargai dari kawan-kawan kita dari Jepang yang investasi di sini dari Inpex. Kita juga berterima kasih saudara-saudara kita dari Malaysia, Petronas juga ikut di sini. Dan kita tentunya bangga putri kita, perusahaan nasional kita Pertamina ada di sini. Dan kita harus semua bahu-membahu bekerja sehingga proyek ini sukses dan proyek ini cepat produksi, dan cepat menghasilkan,” katanya.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Presiden menilai Indonesia memiliki modal penting berupa stabilitas dan hubungan kerja sama yang baik dengan berbagai negara. Keberhasilan pembangunan proyek ini pun menjadi bukti bahwa kerja keras, persatuan, dan kolaborasi mampu mewujudkan proyek strategis yang dapat memberikan manfaat bagi bangsa.

“Hari ini kita berbesar hati, kita bangga. Alhamdulillah setelah puluhan tahun proyek ini berjalan,” lanjutnya.

Pemerintah Benahi Program MBG

Presiden Prabowo. Foto : BPMI Setpres

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah menegaskan bahwa langkah-langkah perbaikan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah berjalan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan kepada awak media pada Rabu (15/07/2026), di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

“Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya, satu bulan lagi, satu bulan untuk menyelesaikan merapikan,” ungkap Menko Pangan dalam keterangannya usai melaksanakan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo.

Menko Pangan menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai permasalahan dalam pelaksanaan program prioritas Presiden tersebut sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikannya. Hasil kajian tersebut, Menurut Menko Pangan, selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden untuk diputuskan lebih lanjut.

“Setelah itu langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan mengungkapkan bahwa pemerintah telah memetakan sejumlah kendala dalam pelaksanaan program MBG. Permasalahan tersebut meliputi penyalahgunaan program, penetapan titik penerima manfaat, hingga ketersediaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan penyaluran MBG di sejumlah daerah.

“Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” tuturnya.

Pembenahan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola Program MBG sehingga pelaksanaannya semakin efektif, transparan, dan mampu menjangkau seluruh penerima manfaat sesuai tujuan program.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts