Beranda blog Halaman 61

Perkokoh Kemitraan Indonesia–Kanada, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa. (Foto: Dok. Kemlu RI)

Kanada (The Indonesian News) – Hubungan diplomatik dan ekonomi antara Indonesia dan Kanada, serta Kemitraan Strategis ASEAN–Kanada, memasuki babak baru yang semakin kokoh melalui perayaan Hari ASEAN ke-59 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa Pada Minggu (10/08). Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand hadir sebagai Tamu Kehormatan sekaligus mencatatkan sejarah sebagai Menlu Kanada pertama yang menghadiri perayaan Hari ASEAN di Ottawa.

Dilansir dari laman Kemlu RI, Rabu (12/8/2026), Perayaan yang diselenggarakan oleh ASEAN Committee in Ottawa (ACO) di bawah kepemimpinan Indonesia tersebut dihadiri hampir 200 tamu undangan dari kalangan korps diplomatik, parlemen, pejabat pemerintah, pelaku bisnis, dan akademisi. Kehadiran Menlu Anand di KBRI Ottawa ini berlangsung setelah partisipasinya pada ASEAN Foreign Ministers’ Meeting Post-Ministerial Conference (AMM PMC) di Manila guna mengadopsi Rencana Aksi Kemitraan Strategis ASEAN-Kanada 2026–2030.

Dalam pidato pembukaannya, Duta Besar RI untuk Kanada merangkap Ketua ACO, Muhsin Syihab, menggarisbawahi peran krusial ASEAN sebagai jangkar stabilitas di tengah dinamika geopolitik global. Beliau menegaskan bahwa kekuatan utama ASEAN terletak pada kolaborasi dan rasa saling percaya: “ASEAN mungkin tidak dapat menyelesaikan setiap masalah, namun ASEAN tetap menjadi kekuatan penyeimbang, mengelola perbedaan secara damai dan menjaga perdamaian tidak hanya melalui balance of power, tetapi melalui balance of trust.”

Menanggapi hal tersebut, Menlu Anita Anand menyampaikan apresiasi mendalam atas kepemimpinan Indonesia di ACO dan menegaskan komitmen jangka panjang Kanada di kawasan. Ia turut menekankan komitmen Kanada untuk merealisasikan target penyelesaian Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Kanada (ASEAN-Canada Free Trade Agreement) pada tahun 2026: “Kanada dan ASEAN mungkin dipisahkan oleh Samudra Pasifik, tetapi masa depan kita semakin terhubung. Kita memiliki kepentingan bersama dalam pasar terbuka, jalur laut yang aman, perdamaian, dan stabilitas.”

Kemitraan strategis kedua pihak terus menunjukkan tren positif, ASEAN menjadi mitra dagang terbesar ke-5 bagi Kanada dengan nilai perdagangan dua arah mencapai CAD 52,4 miliar (USD 37,38 miliar), serta investasi langsung (Foreign Direct Investment/FDI) Kanada ke ASEAN yang mencapai hampir CAD 7 miliar pada akhir 2024. Kemitraan ini makin diperkokoh oleh ikatan antarmasyarakat (people-to-people contact), di mana terdapat lebih dari 1,3 juta warga Kanada keturunan Asia Tenggara serta lonjakan jumlah mahasiswa ASEAN yang mencapai 70,5 ribu pelajar.

Momentum malam itu juga sekaligus menyongsong 50 tahun hubungan dialog ASEAN-Kanada pada tahun 2027, sehubungan dengan Indonesia akan mengemban amanah sebagai Negara Koordinator Hubungan ASEAN-Kanada periode 2027–2030. Acara ditutup dengan pertunjukan seni budaya dari Indonesia, Filipina, dan Myanmar.

Pimpin Pemusnahan 1,3 Ton Ketamin, Menko Polkam Tegaskan Indonesia Bukan Tempat Transit dan Jalur Peredaran Narkoba

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago (Tengah) saat menghadiri pemusnahan barang bukti sekaligus konferensi pers pengungkapan 1,3 ton narkoba di Markas Komando Daerah Angkatan Laut IV (Kodaeral IV) Batam, Kota Batam, Rabu (12/8/2026). (Foto: Humas Kemenko Polkam).

Batam (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengapresiasi keberhasilan aparat gabungan menggagalkan penyelundupan 1,3 ton narkoba jenis ketamin melalui kapal MV King Sun di perairan Kepulauan Riau. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam menghadapi kejahatan lintas negara, khususnya penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat menghadiri pemusnahan barang bukti sekaligus konferensi pers pengungkapan 1,3 ton narkoba di Markas Komando Daerah Angkatan Laut IV (Kodaeral IV) Batam, Kota Batam, Rabu (12/8/2026).

Menko Djamari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan tersebut. Menurutnya, keberhasilan menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin merupakan capaian bersama yang melibatkan TNI AL, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai, Polri, kementerian/lembaga terkait, Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kepulauan Riau, masyarakat maritim, pelaku usaha pelayaran dan kepelabuhanan, serta media.

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago (Tengah) saat Pemusnahan barang bukti ketamin menggunakan tiga unit insinerator milik BNN RI dan BNN Provinsi Kepulauan Riau di Markas Komando Daerah Angkatan Laut IV (Kodaeral IV) Batam, Kota Batam, Rabu (12/8/2026). (Foto: Humas Kemenko Polkam).

“Pemerintah mengapresiasi keberhasilan ini. Pemerintah dapat hadiah HUT RI ke-81,” ujar Menko Polkam.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak boleh dilihat sebagai capaian satu institusi semata. Penanganan kejahatan lintas negara membutuhkan kerja bersama melalui penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta kemampuan deteksi dan penindakan.

“Hanya dengan cara bekerja bersama-sama kita bisa berhasil. Perkokoh persatuan kita bersama,” tegas Menko Djamari.

Lebih lanjut, Menko Polkam menilai pengungkapan jaringan penyelundupan jauh lebih penting daripada sekadar melihat besarnya jumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan negara dalam mendeteksi, menghentikan, sekaligus membongkar jalur yang diduga digunakan oleh jaringan penyelundupan lintas negara.

Menurutnya, pengungkapan ini juga membuktikan bahwa sistem pengawasan dan penegakan hukum di wilayah laut Indonesia terus bekerja. Oleh karena itu, Indonesia harus mengirimkan pesan tegas kepada jaringan kejahatan lintas negara bahwa wilayah Indonesia tidak dapat dimanfaatkan sebagai tempat transit, penyimpanan, maupun penyaluran narkotika dan barang ilegal lainnya.

“Beri pesan yang jelas, Indonesia tidak boleh menjadi tempat transit, penyimpanan, dan penyaluran narkoba dan barang ilegal lainnya,” tegasnya.

Menko Polkam menekankan bahwa keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan barang bukti tersebut harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat pengawasan wilayah perairan Indonesia. Kolaborasi antara aparat penegak hukum, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, masyarakat maritim, serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus ditingkatkan guna mencegah Indonesia dimanfaatkan sebagai jalur masuk maupun bagian dari rantai distribusi narkotika dan barang ilegal lintas negara.

Pengungkapan kasus tersebut bermula saat kapal MV King Sun bersandar pada 6 Agustus 2026. Pemeriksaan awal menggunakan anjing pelacak (K9) dan alat deteksi sempat menunjukkan hasil negatif. Namun, petugas menemukan indikasi adanya upaya pengelabuan dengan menyebarkan ceceran kristal di sekeliling kapal.

Pada 7 Agustus 2026, tim gabungan memperketat investigasi melalui berbagai metode, antara lain pemeriksaan forensik digital, pemindaian sinar-X, penyelaman, analisis denah kapal, tes urine terhadap seluruh anak buah kapal (ABK), serta interogasi. Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, petugas kemudian menemukan 65 karung berisi total 1.300 bungkus di bagian anjungan kapal. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan barang tersebut merupakan ketamin dengan berat sekitar 1,3 ton.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama TNI AL, BNN, Bareskrim Polri, BIN, BAIS TNI, Bea dan Cukai, serta Pusat Intelijen TNI AL (Pusinteral). Barang bukti tersebut berhasil diamankan oleh KRI Kerambit-627.

“Melalui pemeriksaan dan investigasi yang diperkuat dengan digital forensik serta peralatan khusus milik Bea Cukai dan BNN, 65 karung tersebut dipastikan berisi ketamin seberat 1,3 ton,” ujar Kasal.

Barang bukti ketamin tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomi sekitar Rp2,6 triliun. Berdasarkan perhitungan aparat, pengungkapan tersebut juga diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 13 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Seluruh ABK yang diduga terlibat saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk kepentingan pengembangan penyidikan sekaligus mengungkap jaringan penyelundupan yang lebih luas.

“Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini juga menunjukkan bahwa sinergi dan kolaborasi antarlembaga merupakan kekuatan utama dalam menghadapi kejahatan lintas negara, khususnya narkotika melalui jalur laut,” ujar Kasal.

Sebagai bagian dari tindak lanjut proses hukum, seluruh barang bukti ketamin tersebut dimusnahkan menggunakan tiga unit insinerator milik BNN RI dan BNN Provinsi Kepulauan Riau.

BNPB Dukung Kolaborasi dan Inovasi Teknologi Kebencanaan dalam EDRR 2026

Pameran Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2026 Foto. dokPusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK Pratikno, membuka pameran Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran pada Rabu (12/8/2026).

Penyelenggaraan EDRR yang ketiga kalinya ini merupakan ajang internasional tahunan yang mempertemukan inovasi global di bidang penanggulangan bencana, memilih ancaman bencana kebakaran akibat dinamika iklim ekstrim sebagai fokus utama.

Dalam sambutan pembukaan, Menko PMK Pratikno mengatakan bahwa tantangan kebencanaan di Indonesia masih tinggi. Pemerintah terus berusaha untuk mencegah, mengurangi risiko baik dari kejadian kecelakaan maupun bencana.

Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan penguatan budaya sadar bencana di masyarakat, penguatan karakter, kelembagaan serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang peringatan dini.

“Pada tahun 2026 ini kami menekankan untuk memperkuat aksi dalam rangka merespon peringatan dini. Kita berusaha keras, Kepala BNPB dan seluruh jajaran pemerintahan berusaha keras untuk memperkuat peringatan dini, memanfaatkan teknologi,” kata Pratikno.

Lebih lanjut Pratikno menegaskan, peringatan dini tidak akan ada maknanya jika tidak diikuti dengan aksi tepat untuk merespon peringatan dini tersebut.

“Bapak-Ibu sekalian, peringatan dini itu sangat penting tetapi aksi tepat untuk merespon peringatan dini juga sangat-sangat penting karena peringatan dini tidak ada gunanya kalau tidak diikuti dengan aksi tepat akurat dalam respon peringatan dini,” tegas Menko PMK.

EDRR 2026 diikuti oleh lebih dari 80 perusahaan nasional dan internasional yang menampilkan berbagai teknologi dan solusi di bidang penanggulangan bencana seperti peralatan penyelamatan, sistem peringatan dini, perlengkapan medis darurat, teknologi drone, keselamatan industri, dan solusi penanggulangan bencana lainnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mendukung penuh kolaborasi dan inovasi teknologi dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana.

BNPB termasuk salah satu di antaranya. Pada kegiatan pameran ini, BNPB menggelar peralatan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seperti motor trail karhutla, pompa karhutla, alat pemadam api, alat pelindung diri (APD) dan manekin, diorama, miniatur kendaraan dan peralatan, miniatur infrastruktur pascabencana yaitu rumah RIKSA dan jembatan Bailey dan Aramco, serta produk-produk UMKM binaan BNPB.

Bagi BNPB, kesempatan pameran seperti ini merupakan waktu dan wadah untuk mendiseminasikan informasi-informasi kebencanaan kepada masyarakat. Setiap direktorat mensiagakan personil untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pengunjung sesuai dengan kapasitasnya.

Keikutsertaan BNPB dalam pameran EDRR 2026 menjadi strategi BNPB dalam memberikan pelayanan publik. Harapannya, dengan pelayanan publik yang baik, ketangguhan masyarakat terhadap ancaman bencana juga makin baik.

Pameran ini juga menjadi bagian dari upaya BNPB untuk mempertemukan ide dan gagasan lintas sektor pemerintah, dunia usaha, industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan teknologi serta inovasi kebencanaan. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan dan peluang kolaborasi dalam mendukung penanggulangan bencana.

PELNI dan Jamdatun Perkuat Sinergi Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Foto: Dok. PELNI

Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Republik Indonesia di Jakarta pada Selasa (11/8). Kegiatan PKS ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendampingan hukum, tata kelola, dan mitigasi risiko dalam menjalankan kegiatan serta aksi korporasi perusahaan

Penandatanganan perpanjangan PKS dilakukan oleh Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya bersama Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Republik Indonesia Prof. Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo, Direktur Armada dan Teknik PELNI Kokok Susanto, serta jajaran pejabat di lingkungan Jamdatun Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa perpanjangan PKS dengan Jamdatun menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kegiatan dan keputusan korporasi dilaksanakan dengan memperhatikan aspek hukum dan tata kelola sejak tahap awal.

“Perpanjangan PKS ini merupakan bentuk komitmen PELNI untuk terus memperkuat tata kelola dan memastikan setiap kegiatan korporasi memiliki landasan hukum yang kuat. Pendampingan Jamdatun diharapkan dapat dilakukan sejak tahap perencanaan sehingga potensi risiko hukum dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak awal,” ujar Budi.

Adapun dalam kerja sama sebelumnya, sinergi PELNI dan Jamdatun antara lain menghasilkan pendampingan dalam penyelesaian perkara kepemilikan tanah PELNI di Kendari, serta pendampingan hukum terhadap sejumlah kegiatan korporasi, termasuk penggunaan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2024 dan 2025 serta proses perikatan terkait pengembangan dan desain kapal penumpang.

“Sinergi ini penting untuk mendukung PELNI menjalankan aksi korporasi secara profesional, prudent, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance,” tambah Budi.

Melalui perpanjangan kerja sama ini, PELNI dan Jamdatun mendorong penguatan fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN) sebagai strategic legal partner yang dapat dilibatkan sejak tahap awal untuk memberikan pertimbangan hukum, mengidentifikasi potensi permasalahan, serta membantu memitigasi risiko dan memperkuat kualitas pengambilan keputusan korporasi.

PELNI berharap perpanjangan PKS dengan Jamdatun dapat semakin memperkuat perlindungan terhadap kepentingan perusahaan dan negara, sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan usaha dan aksi korporasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menhan Sjafrie Bertemu Elbridge Colby, Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan Berbasis SDM dan Profesionalisme

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin (Pertama Kiri) menerima kunjungan kerja Elbridge A. Colby, Under Secretary of War for Policy, United States Department of War (Pertama Kanan) di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto:Biro Infohan Setjen Kemhan).

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kerja Elbridge A. Colby, Under Secretary of War for Policy, United States Department of War, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis dan implementasi kerja sama pertahanan Indonesia-Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas kunjungan Elbridge A. Colby dan menekankan pentingnya kerja sama pertahanan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kemampuan pertahanan Indonesia. Kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan hubungan bilateral serta implementasi berbagai program dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership.

Di samping itu, Amerika Serikat memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting di kawasan. Hubungan kedua negara juga dibangun dengan penghormatan terhadap tradisi dan sejarah Indonesia, sejalan dengan komitmen untuk memperkuat kerangka Major Defense Cooperation Partnership yang menjadi salah satu landasan pengembangan hubungan pertahanan kedua negara.

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa salah satu fokus penting kerja sama ke depan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia pertahanan melalui pendidikan dan pelatihan. Kesempatan bagi personel TNI untuk mengikuti pendidikan dan latihan di Amerika Serikat akan terus didorong dengan mengedepankan profesionalisme dan prinsip merit, sehingga personel yang memperoleh kesempatan merupakan mereka yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi.

Selain pengembangan SDM, kedua pihak membahas peningkatan latihan bersama, termasuk latihan gabungan pasukan khusus, serta kerja sama yang mendukung peningkatan kemampuan dan profesionalisme TNI. Menhan menekankan bahwa penguatan kerja sama pertahanan Indonesia-AS tetap ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional serta diarahkan untuk memperkuat kemampuan Indonesia agar semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

Menhan Sjafrie juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di bidang industri pertahanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pertahanan Indonesia. Kerja sama industri pertahanan diarahkan untuk mendukung pengembangan kemampuan nasional serta memperkuat kemandirian pertahanan Indonesia melalui kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak juga memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai fondasi hubungan pertahanan. Amerika Serikat menghormati nasionalisme dan patriotisme Indonesia serta mendukung upaya peningkatan profesionalisme pertahanan Indonesia. Prinsip saling menghormati tersebut menjadi landasan penting agar kerja sama kedua negara berkembang secara konstruktif dan setara.

Menhan Sjafrie turut menegaskan bahwa pengembangan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat tidak diarahkan pada pembentukan pangkalan militer Amerika Serikat di Indonesia. Kerja sama difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas pertahanan nasional, khususnya pendidikan, pelatihan, peningkatan kemampuan personel, serta penguatan interoperabilitas sesuai kebutuhan dan kepentingan Indonesia.

Pertemuan juga menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kedua negara dalam menyelesaikan berbagai aspek teknis kerja sama. Indonesia tetap mengedepankan ketentuan dan prosedur nasional dalam setiap bentuk kerja sama pertahanan, termasuk dengan memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan secara aman, tertib, dan tetap menghormati kedaulatan Indonesia.

Menutup pertemuan, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas diskusi yang terbuka dan produktif. Indonesia berkomitmen melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat melalui pendekatan yang saling menghormati, saling menguntungkan, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas serta profesionalisme pertahanan Indonesia.

Kemitraan pertahanan Indonesia-Amerika Serikat diharapkan terus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kemampuan pertahanan kedua negara sekaligus mendukung keamanan, stabilitas, dan perdamaian di kawasan.

 

Danpushidrosal Sematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi ke Sejumlah Pejabat TNI, Kementerian dan Lembaga Negara

Foto: Dok. Pushidrosal

Jakarta (The Indonesian News) – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menyematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi kepada sejumlah pejabat TNI, Kementerian, Lembaga Negara dan Tenaga Ahli. Penyematan brevet kehormatan ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol apresiasi atas perhatian, dukungan, dan komitmen terhadap pengembangan kemampuan hidro-oseanografi nasional.

Penyematan brevet kehormatan dilaksanakan di atas KRI Canopus-936 yang berlayar di perairan Teluk Jakarta, Rabu (12/8/2026), dimana sebelumnya para perwakilan penerima brevet kehormatan terlebih dahulu meninjau secara langsung kegiatan survei hidro-oseanografi di kawasan Pantai Festival Ancol, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan survei, mulai dari kegiatan geodetik dan garis pantai, meteorologi, survei drone, pengamatan pasang surut, hingga praktik levelling.

Brevet kehormatan tersebut diberikan antara lain kepada Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., Wakil Gubernur Lemhannas Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc., Sekjen Kemhan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E, Kabalog Kemhan Marsdya Yusuf Jauhari, M.Eng, Irjen TNI Laksdya TNI Hersan, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.Tr.Opsla., CHRMP., M.M., Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr.(Han)., S.E., M.M., Irjenal Laksdya TNI Achmad Wibisono, S.E., CHRMP., Asrena Kasal Laksda TNI H.Krisno Utomo, M.A., M.M., Pangkoarmada III Laksda TNI Dato Rusman S.N, S.E., M.Si., dan Danseskoal Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo, M.Tr.Opsla.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelayaran menggunakan KAL Alnitak dan KAL Alnilam menuju titik rendezvous KRI Canopus-936. Dalam perjalanan tersebut, para penerima brevet berkesempatan melihat secara langsung kegiatan pengukuran arus dan gelombang serta investigasi pipa dan kabel bawah laut, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas survei hidro-oseanografi Pushidrosal.

Setibanya di KRI Canopus-936, para pejabat menerima penjelasan mengenai kemampuan dan peralatan survei yang dimiliki kapal survei hidro-oseanografi dengan menjelaskan beberapa alat survei antara lain Side Scan Sonar (SSS), Sub Bottom Profiler (SBP), Autonomous Surface Vessel (ASV), Gradiometer, Sparker, C-Node, Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), serta Ping Locator.

Puncak kegiatan dilaksanakan di Geladak Heli KRI Canopus-936 melalui prosesi penyematan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan penyematan brevet dan pemasangan baret kehormatan Hidro-Oseanografi oleh Danpushidrosal sekaligus penyerahan sertifikat.

Penyematan brevet kehormatan tersebut tidak semata-mata menjadi simbol penghargaan, tetapi juga merefleksikan kedekatan dan sinergi antara Pushidrosal dengan para pemangku kepentingan strategis dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut serta kepentingan nasional di bidang hidro-oseanografi.

Kirab Merah Putih Raksasa Sukses Dikibarkan di Tebing Tugu Garuda Jagoi Abang

Kirab Merah Putih Raksasa Sukses Dikibarkan di Tebing Tugu Garuda Jagoi Abang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (12/8/2026). (Foto: The Indonesian News).

Kalimantan Barat (The Indonesian News) – Semangat nasionalisme di garda terdepan NKRI kembali membara. Sebuah aksi heroik berupa Kirab Bendera Merah Putih berukuran raksasa 8×17 meter serta pemasangan 3.000 bendera sukses digelar di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (12/8).

Aksi spektakuler dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia ini diinisiasi oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan dilaksanakan secara matang oleh Panitia HUT RI Kecamatan Jagoi Babang.

Camat Jagoi Babang, Saidin, S.Pt., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. “Kami sangat bangga atas inisiasi dari BAIS TNI, kerja keras Panitia HUT, serta dukungan penuh dari Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani. Ditambah kolaborasi erat dari BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, TBBR, Para Siswa serta kemeriahan Drumband SMA Negeri 1 Seluas, pengibaran bendera raksasa di tebing Tugu Garuda ini menjadi pesan tegas bahwa jiwa nasionalisme masyarakat di perbatasan tetap tegak berdiri, kokoh, dan tak tergoyahkan,” ungkapnya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Danki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Kapten Arm Bryan Wira Triatmaja, S.Tr. (Han) menyampaikan pesan ucapan terimakasih atas keterlibatan semua pihak sehingga kegiatan berjalan lancar “Hari ini, Jagoi Babang menjadi saksi betapa kuatnya rasa cinta tanah air di beranda depan NKRI. Kirab bendera raksasa 8×17 meter dan pemasangan 3.000 bendera ini bukan sekadar simbol, tetapi penegasan bahwa kedaulatan bangsa di perbatasan harga mati. Kami dari Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarharmed 19/Bogani sangat bangga mengawal momentum bersejarah ini bersama masyarakat. Secara khusus, kami mengucapkan terima kasih kepada Bais TNI yang telah menginisiasi kegiatan ini serta Panitia HUT yang telah menyelenggarakan kegiatan. Tidak lupa kami ucapkan terimakasih keterlibatan Pemda Bengkayang, TNI-Polri, BNPP, Beacukai, Imigrasi , Karantina, Forkompimcam, Para Pelajar, Tokoh Adat & Agama serta seluruh masyarakat perbatasan. Sinergi ini membuktikan bahwa menjaga perbatasan adalah tanggung jawab bersama. Semangat Merah Putih dari Jagoi Babang ini, kami persembahkan untuk Indonesia”. Ujarnya.

Rangkaian tersebut diawali dengan pelaksanaan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Camat Jagoi Babang, Bapak Saidin, S.Pt. Bertindak sebagai Komandan Apel dalam kesempatan tersebut adalah Danki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Kapten Arm Bryan Wira Triatmaja, S.Tr. (Han).

Apel ini diikuti secara solid oleh ratusan peserta jajaran Forkopimcam, personel TNI-Polri, unsur Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Jagoi Babang serta siswa-siswi sekolah setempat.

Usai apel dilanjutkan pertunjukan Tarian Dayak suasana perbatasan semakin semarak dan meriah, selanjutnya para peserta melaksanakan kirab panjang. Perjalanan tersebut diiringi oleh penampilan memukau dari tim Drumband SMA Negeri 1 Seluas yang membawakan lagu-lagu nasional sepanjang rute perjalanan. Kirab bergerak dari titik start di Kantor Desa Jagoi, melintasi kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang sebagai simbol kedaulatan, hingga berputar kembali menuju Lapangan Helipad Tugu Garuda.

Puncak acara berlangsung sangat memukau dan penuh haru. Bendera raksasa berukuran 8×17 meter tersebut berhasil dibentangkan dan dikibarkan dengan megah di area dinding tebing tinggi yang berada di lokasi Lapangan Helipad Tugu Garuda. Prosesi pengibaran di tebing batas negara ini disambut dengan hormat dan tepuk tangan riuh dari seluruh peserta yang hadir.

Kini, pemandangan di sepanjang jalan protokol Jagoi Babang telah berubah menjadi hamparan Merah Putih berkat pemasangan 3.000 bendera. Sinergi yang kuat antara lembaga intelijen, satuan tugas militer, instansi vertikal perbatasan, pemerintah setempat, ormas adat, masyarakat dan generasi muda ini berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di garis perbatasan.

Puncak Hari Veteran Nasional 2026: Menhan Sjafrie Pesankan “Menabung Kehormatan” dan Pastikan Negara Tak Lupakan Jasa Veteran

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (tengah Berpeci Veteran) saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (12/8/2026). (Foto: The Indoensian News).

Jakarta (The Indonesian News) – Puncak Peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) Tahun 2026 berlangsung khidmat dan sarat nilai patriotisme di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan secara langsung ucapan selamat dan salam hangat dari Presiden Republik Indonesia yang juga merupakan veteran pejuang Pembela Kemerdekaan di Timor Timur tahun 1976 kepada seluruh warga Veteran Republik Indonesia.

​Di hadapan para purnawirawan dan wartawan media usai acara, Menhan RI menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam menjamin hak-hak dan kesejahteraan para pejuang bangsa. Menjawab pertanyaan terkait tunjangan dan layanan kesehatan bagi para veteran, Menhan memastikan negara tidak pernah berpaling dari jasa-jasa mereka.

​”Memberikan hak kepada veteran adalah suatu kewajiban negara. Negara tidak akan pernah melupakan jasa veteran. Bahkan dalam penyampaian tadi, ada tembusan khusus kepada Menteri Keuangan untuk memastikan hak-hak dan kesejahteraan para veteran terus terpenuhi,” tegas Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

​Menhan RI juga menyampaikan pesan moral mendalam bagi generasi muda dan para pejabat penerus bangsa. Menurutnya, penghormatan dan jabatan memiliki batas waktu, tetapi kehormatan pribadi adalah martabat abadi.

“Kehormatan itu adalah harga diri yang harus dipertahankan karena menjadi bagian tak terpisahkan dari martabat kita sebagai bangsa. Pada saat kita menjabat dan menerima penghormatan, ‘menabunglah kehormatan’. Sebab penghormatan itu ada waktunya selesai dan kita kembali menjadi rakyat biasa. Saat kembali ke rakyat, kehormatan itulah yang membuat kita diterima sebagai warga negara yang bermartabat,” ujar Menhan.

​Pesan ini selaras dengan amanatnya saat memberi sambutan. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kejuangan veteran merupakan fondasi utama Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sesuai Pasal 30 UUD 1945.

​Puncak Harvetnas 2026 menjadi penutup dari rangkaian program bantuan nyata Kementerian Pertahanan bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), berupa:

  • ​Rehabilitasi Fisik & Fasilitas: Bedah 52 rumah veteran di 19 provinsi serta renovasi 9 markas DPD/DPC LVRI (salah satunya diresmikan di DPC LVRI Subang).
  • ​Bakti Kesehatan: Layanan kesehatan serentak bagi veteran dan jandanya (mama-mama veteran).
  • Ziarah Nasional: Upacara penghormatan dan tabur bunga yang diikuti sekitar 200 anggota LVRI di TMPNU Kalibata pada 10 Agustus 2026.
  • Turut hadir dalam acara puncak Harvetnas 2026 di Balai Sudirman ini pimpinan tertinggi TNI, Kementerian Pertahanan, tokoh purnawirawan, serta pejabat negara, yakni:

​Menteri Pertahanan RI: Sjafrie Sjamsoeddin, ​Panglima TNI: Jenderal TNI Agus Subiyanto, ​Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad): Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., ​Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau): Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E., M.M., ​Sekjen Kemhan RI: Letjen TNI Tri Budi Utomo, Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan: Letjen TNI Gabriel Lema, Pangdam Jaya/Jayakarta: Letjen TNI Deddy Suryadi, Pimpinan Legiun Veteran RI (LVRI) & Tokoh Purnawirawan: Ketua Umum DPP LVRI: Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri. (*)

Presiden Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Amerika Serikat

Presiden Prabowo Subianto (Pertama Kiri) menerima Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Urusan Kebijakan, Elbridge Colby (Pertama Kanan) beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/08/2024). (Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Urusan Kebijakan, Elbridge Colby beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (12/08/2024). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Wakil Menteri Colby membahas penguatan hubungan dan kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Usai pertemuan, Wakil Menteri Colby menyampaikan kehormatannya dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Pertemuan yang berlangsung secara hangat dan konstruktif tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

“Pertemuan dengan Presiden Prabowo, sebuah kehormatan luar biasa bisa bertemu dengan Presiden beserta timnya,” ucap Wakil Menteri Colby dalam keterangannya.

Wakil Menteri Colby menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat optimistis untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia. Menurutnya, penguatan hubungan ini berlandaskan pada prinsip saling menghormati dan peningkatan kerja sama kedua negara.

“Menurut saya, pihak pemerintah AS sangat optimistis untuk memajukan hubungan kami dengan Indonesia yang didasarkan pada prinsip kemitraan yang saling menghormati serta peningkatan kerja sama yang lebih mendalam,” katanya.

Menutup keterangannya, Wakil Menteri Colby menyampaikan apresiasi atas kesempatannya untuk berkunjung ke Indonesia. Selain itu, Wakil Menteri Colby turut menyampaikan harapannya agar hubungan Indonesia dan Amerika Serikat makin erat.

“Kami merasa terhormat berada di sini dan berharap dapat melanjutkan hubungan yang telah berkembang pesat dengan Indonesia,” tutupnya.

Panglima TNI Hadiri Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Peringatan Hari Veteran Nasional di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026). (Foto: The Indonesian News/HO-Puspen TNI).

Jakarta (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasad, Kasau, dan Wakasal menghadiri Peringatan Hari Veteran Nasional. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa serta pengorbanan para veteran dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).

Dalam sambutan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa para veteran telah menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak berhenti setelah perjuangan fisik merebut kemerdekaan berakhir.

“Nilai-nilai kejuangan yang diwariskan oleh veteran menjadi landasan dalam memperkuat kesadaran bela negara, membangun karakter bangsa yang tangguh, serta memperkuat pertahanan negara untuk menjaga dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Ujar Menhan Sjafrie.

Lebih lanjut, Menhan RI juga berpesan agar setiap insan senantiasa menjaga kehormatan selama mendapatkan penghormatan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan. ”Karena penghormatan akan ada waktu selesainya, tetapi kehormatan akan terus kita bawa secara personal dan akan turun-temurun sebagai martabat personal sampai dengan martabat bangsa,” pesan Menhan RI.

“Kehadiran Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan dan Wakasal pada peringatan tersebut merupakan wujud penghormatan dan penghargaan TNI kepada para veteran yang telah mewariskan semangat perjuangan, jiwa patriotisme, serta nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut menjadi teladan bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Demikian Puspen TNI.

 

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts