Beranda blog Halaman 65

Menko Polkam: Pemerintah Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Berjalan Profesional, Transparan dan Berkeadilan

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. (Foto : Dok.Kemenko Polkam RI)

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa pemerintah mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berlangsung serta berkomitmen memastikan setiap penanganan perkara dilaksanakan secara profesional, independen, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menko Polkam menekankan bahwa pemerintah terus menjaga sinergi dan koordinasi antarinstansi penegak hukum sebagai kunci dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif. Menurutnya, Polri, Kejaksaan Agung, maupun institusi penegak hukum lainnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menegakkan hukum secara adil serta memberantas korupsi demi kepentingan bangsa dan negara.

“Yang terus kita jaga adalah sinergi dan koordinasi antarinstansi. Komunikasi harus terus dibangun guna mencegah potensi kesalahpahaman. Pada dasarnya, Polri, Kejaksaan Agung, maupun institusi penegak hukum lainnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menegakkan hukum yang berkeadilan, termasuk dalam pemberantasan korupsi. Setiap institusi memiliki tugas dan kewenangan yang diatur oleh undang-undang. Karena itu, sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat agar tujuan bersama tersebut dapat tercapai secara lebih efektif,” tegas Menko Polkam dalam keterangan tertulis melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, Jumat, 10 Juli 2026.

Menko Polkam juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi maupun konstruksi narasi yang tidak didasarkan pada fakta. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, mengganggu situasi yang kondusif, serta menghambat proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

“Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh berbagai konstruksi narasi yang tidak berdasar. Percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang saat ini bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Polkam menegaskan bahwa proses hukum harus diberikan ruang untuk berjalan secara independen tanpa tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun. Pemerintah menghormati mekanisme hukum yang berlaku dan meyakini bahwa seluruh aparat penegak hukum memiliki komitmen yang sama dalam menegakkan keadilan.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai perkara dugaan korupsi, Menko Polkam mengajak masyarakat untuk melihat perkembangan tersebut secara bijaksana dan proporsional. Banyaknya perkara yang berhasil diungkap tidak serta-merta menunjukkan bahwa korupsi semakin meningkat, melainkan mencerminkan semakin kuatnya komitmen negara dalam melakukan pembenahan, penindakan, dan pembersihan terhadap praktik korupsi.

“Korupsi memang telah lama menjadi tantangan bangsa. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Tidak ada ruang bagi siapa pun yang terbukti melanggar hukum. Tanpa memandang asal institusi maupun kedudukannya, setiap pelanggaran akan diproses dan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Masyarakat juga diharapkan terus mengedepankan asas praduga tak bersalah, bersikap objektif dalam menyikapi setiap perkembangan perkara, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan memastikan bahwa seluruh kementerian dan lembaga di bawah lingkup koordinasinya akan terus memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi guna mendukung penegakan hukum yang profesional, menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.

Presiden Prabowo Tegaskan Hukum bukan untuk orang kuat saja

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat(10/7/2026). ( Foto: BPMI Setpres).

Meninting (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengabdi sepenuhnya kepada bangsa dan rakyat Indonesia saat memberikan sambutan pada peresmian lima bendungan di sejumlah daerah di Indonesia yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/07/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tetap waspada terhadap berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia sekaligus memperkuat persatuan nasional.

Presiden Prabowo mengatakan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki kekayaan alam melimpah masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk adanya pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia menjadi negara yang kuat dan maju. Karena itu, Kepala Negara mengajak seluruh rakyat untuk menjaga persatuan serta tidak lengah dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kepentingan nasional.

“Kita sebagai bangsa yang pernah ratusan tahun dijajah, dihina, dianggap lebih rendah dari anjing. Kekayaan kita diperas sampai hari ini. Sampai hari ini kita masih dianggap rendah. Ada kelompok-kelompok tertentu, ada bangsa-bangsa tertentu, ada negara-negara tertentu yang iri sama kita. Yang iri karena kita kaya. Yang memikirkan bagaimana bisa mencuri kekayaan kita, dan kalau bisa Indonesia pecah,” ujar Presiden.

Di hadapan masyarakat dan para pejabat yang hadir, Presiden menegaskan bahwa amanah yang diberikan rakyat akan dijalankannya dengan penuh kesetiaan. Presiden menyatakan tidak akan pernah menyerah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama untuk memastikan seluruh masyarakat terbebas dari kemiskinan dan kelaparan.

“Saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia. Saya dipilih oleh rakyat Indonesia dan saya akan setia kepada rakyat Indonesia. Dengan segala apa yang saya miliki, dengan segala tenaga, dengan segala pikiran, dengan segala energi yang saya miliki. Hanya satu. Saya akan mengabdi kepada bangsa dan rakyat saya. Dan saya tidak akan gentar. Saya tidak akan pernah menyerah,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo juga kembali menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah negara. Menurut Kepala Negara, tidak ada bangsa yang dapat berdiri kokoh apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri. Karena itu, Presiden bersyukur Indonesia kini semakin mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional.

“Saya tidak rela rakyat Indonesia miskin. Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela. Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri. Dan alhamdulillah Indonesia sekarang mampu memberi pangan untuk rakyatnya sendiri,” ucap Presiden.

Selain itu, Presiden turut mengajak seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan kembali meneguhkan jati diri sebagai pelayan masyarakat. Ajakan tersebut ditujukan kepada birokrat, aparat TNI, Polri, hingga Kejaksaan agar senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Masalah bagi bangsa Indonesia, juga masalah bagi kita semua. Saya minta kita introspeksi, terutama para birokrat. Kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi. Saudara-saudara milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga,” ujar Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti berbagai capaian pemerintah yang menurutnya berhasil diraih dalam waktu singkat meskipun menghadapi berbagai tantangan dan perlawanan dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu, termasuk pelaku korupsi.

Presiden menegaskan bahwa pemberantasan korupsi akan terus dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Kepala Negara memastikan bahwa penegakan hukum harus berjalan adil dan berlaku bagi seluruh warga negara tanpa memandang status maupun kekuasaan.

“Kita laksanakan. Kita akan tegakkan hukum. Dan hukum itu untuk semua, bukan untuk hanya orang kuat saja. Bukan hanya hukum untuk orang kaya saja,” tegas Presiden.

BNPB: Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin Capai 100 Persen

Petugas gabungan pantang menyerah dalam proses pemadaman api di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (9/7/2026). (Foto : BNPB).

Tangerang (The Indonesian News) – Upaya keras dan kolaboratif tim gabungan penanganan darurat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menunjukkan hasil yang sangat signifikan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Hingga Kamis malam (9/7) pukul 19.30 WIB, lahan utama TPA Jatiwaringin seluas ±15 Hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100% dan saat ini berada dalam fase pendinginan (pembasahan) intensif.

“​Meskipun area utama di dalam TPA telah terkendali, tim gabungan di lapangan masih mengantisipasi titik panas dan kepulan asap tipis yang terdeteksi di area pembuangan sampah luar kawasan TPA (dekat situ/danau). Sementara itu, kondisi sosial masyarakat sekitar dilaporkan kondusif dengan jumlah pengungsi saat ini nihil, karena seluruh warga telah difasilitasi untuk kembali ke rumah masing-masing per pukul 19.00 WIB,” Kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, JUmat, 10 Juli 2026.

Petugas gabungan pantang menyerah dalam proses pemadaman api di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (9/7/2026). (Foto : BNPB).

Abdul Muhari menjelaskan, ​Percepatan penanganan ini didukung secara legalitas melalui Keputusan Bupati Kabupaten Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 mengenai Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin, serta Keputusan Nomor 613 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Penanganan Darurat.

Untuk memastikan pemadaman berjalan cepat, BNPB memberikan dukungan penuh berupa 4 unit Helikopter Water Bombing (WB) dengan rincian capaian operasional harian per tanggal 9 Juli 2026 sebagai berikut:

– ​Mi-8AMT (Reg. RA-22834): Melaksanakan 1 Sortie dengan jam terbang 3 jam 58 menit, melakukan 45 kali water bombing (180.000 liter).

– ​Sikorsky UH60A (Reg. N-274TH): Melaksanakan 2 Sortie dengan total jam terbang 5 jam 43 menit, melakukan 54 kali water bombing (216.000 liter).

– ​Sikorsky UH60L (Reg. N137WZ): Melaksanakan 2 Sortie dengan total jam terbang 8 jam 04 menit, melakukan 88 kali water bombing (352.000 liter).

– ​Mi-8 MSBT (Reg. UR-VBC): Hari ini dilaporkan unserviceable (perbaikan teknis).

“​Selain dukungan udara, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik dan peralatan darat darurat berupa 500 liter Enviro Class A Foam (cairan racun api), 60 unit PT 5000, 25 roll selang (@30m), 3 unit pompa mini striker, 5 set sumbut, serta 50 unit Handy Talkie (HT) yang telah didistribusikan kepada tim di lapangan. Untuk warga dan petugas, diserahkan bantuan berupa 100 paket sembako, 100 lembar kaos BNPB, dan 150 pasang sepatu boot operasional” Terangnya.

Strategi Lini Darat dan Udara

Giat pemadaman pada sorti pertama dimulai pukul 08.00 – 12.00 WIB dengan mengerahkan 3 unit helikopter WB berkolaborasi dengan jajaran Damkar daerah. Di tengah operasi, helikopter register N-274TH melakukan prosedur Return to Base (RTB) karena terkendala masalah teknis pada bucket. Selanjutnya pada sorti kedua (pukul 13.30 WIB) operasi dilanjutkan oleh 2 unit helikopter.

Dukungan heli water bombing dalam upaya pemadaman api via udara di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (9/7/2026). (Foto : BNPB).

Di lini darat, kekuatan penuh dikerahkan melibatkan 50 unit armada Damkar Gabungan (Provinsi Banten, Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangsel, TNI AD, dan Swasta) serta 19 unit alat berat ekskavator yang berfungsi mengurai tumpukan sampah serta membuka akses jalan bagi petugas.

Tim Manggala Agni berkekuatan 38 personel dibantu unsur TNI/POLRI melakukan pemadaman spesifik dengan teknik penyisiran menggunakan cairan kimia enviro class A serta membuka jalur pipa baru langsung dari sumber air. Keamanan dan sistem penerangan malam hari di lokasi dioptimalkan oleh Sat Brimob dan Sat Samapta Polres setempat. Kebutuhan dasar permakanan logistik darurat disokong melalui dapur umum pemda yang berdiri di UPTD TPA Jatiwaringin.

Petugas gabungan pantang menyerah dalam proses pemadaman api di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (9/7/2026). (Foto : BNPB).

​Meski api di atas permukaan maupun di bawah tumpukan sampah TPA sudah nihil, tim gabungan masih membutuhkan dukungan pasokan air melalui mobil tangki PDAM guna menjaga kesinambungan pembasahan sisa asap di luar kawasan. Adapun rencana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum dapat dieksekusi dikarenakan faktor alam, yakni belum tersedianya pertumbuhan awan potensial di atas area TPA. Tim Gabungan (Damkar, Manggala Agni, PMI, TNI/POLRI) tetap bersiaga penuh dalam mempercepat pembasahan total.

“​BNPB bersama otoritas terkait memastikan bahwa seluruh rangkaian kabut asap maupun aktivitas pemadaman udara di TPA Jatiwaringin sama sekali tidak mengganggu atau menghambat aktivitas lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta),” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Irjen TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 105 Pati TNI

Puspen TNI
Irjen TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 105 Pati TNI. (Foto : Puspen TNI).

Jakarta (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Hersan memimpin Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 105 Perwira Tinggi (Pati) TNI di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis. (9/7/2026).

Laporan Korps Kenaikan Pangkat 105 Pati TNI. (Foto : Puspen TNI).

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, Sebanyak 105 Perwira Tinggi (Pati) TNI menerima kenaikan pangkat yang terdiri atas 44 Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat, 31 Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut, dan 30 Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada para perwira tinggi atas dedikasi, kinerja dalam melaksanakan tugas serta pengabdiannya kepada TNI, bangsa dan negara.

“Kenaikan pangkat bagi perwira tinggi TNI menjadi wujud kepercayaan negara sekaligus amanah yang harus diemban dengan penuh rasa tanggung jawab,” Kata Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi dalam ketera gan tertulis, Kamis, 9 Juli 2026.

Melalui momentum ini, para perwira tinggi TNI diharapkan terus memperkuat profesionalisme, soliditas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Presiden Prabowo: Dunia Kini Melirik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Biodiesel B50 bertajuk "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Kamis (9/7/2026) Foto: BPMI Setpres

Jakarta (The Indonesian news) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa implementasi Biodiesel B50 telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang memimpin upaya pengurangan emisi karbon dengan capaian penurunan emisi sebesar 44 juta ton karbondioksida (CO₂) ekuivalen. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meluncurkan Biodiesel B50 bertajuk “Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional” di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (09/07/2026).

“Hari ini sangat bersejarah, kita dibicarakan di dunia. Satu, kita dibicarakan kenapa? Kita leading dalam mengurangi emisi karbon, kita leading. Mereka tahu kita punya program B50. Emisi kita hemat berapa? 44 juta ton karbondioksida ekuivalen, 44 juta kita kurangi,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mendorong transisi energi melalui implementasi Biodiesel B50 telah membawa Indonesia makin diperhitungkan di tingkat global.

“Hari ini saya sengaja saya hadir, ini adalah hari penuh kebanggaan, akan dikenang dan sekarang pun sudah membuat dunia buka mata. Saya kaget sendiri, tokoh-tokoh dunia membicarakan Indonesia. Indonesia kok berhasil? Indonesia kok tidak panik? Indonesia kok tidak naikin harga BBM untuk rakyat kecil?” ucap Presiden.

Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk lebih menghargai berbagai prestasi yang telah dicapai sebagai modal penting dalam memperkuat kepercayaan diri dan daya saing Indonesia di tingkat global.

“Mungkin ini adalah kita terlalu lama dijajah oleh Belanda, oleh asing. Sehingga yang timbul adalah rasa rendah diri, bukan rasa rendah hati. Minderwertigkeitskomplex. Inferiority complex. Kita koreksi,” tutur Presiden.

Keberhasilan program B50, lanjut Presiden, menjadi fondasi bagi langkah-langkah besar Indonesia dalam mempercepat transisi menuju energi bersih. Pemerintah pun terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia.

“Bagaimana nanti kalau kita juga sudah diketahui oleh pemimpin dunia, kita diketahui kita akan bangun 100 gigawatt tenaga surya, 100 gigawatt. Tahun ini PLN akan mulai dengan 17 gigawatt tahun ini. 100 gigawatt dalam 2 tahun,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyadari bahwa setiap terobosan besar akan selalu menghadapi kritik maupun keraguan. Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja menghadirkan solusi bagi masyarakat dengan semangat kolaborasi serta melanjutkan berbagai kebijakan strategis yang telah dirintis secara berkesinambungan.

“Yang penting hati kita bersih, kerja untuk bangsa, kerja untuk rakyat, cari solusi. Cari solusi untuk mengurangi kesulitan rakyat,” tandas Presiden.

Presiden menegaskan bahwa setiap terobosan besar selalu menghadapi tantangan. Namun, pemerintah akan tetap fokus bekerja menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan melanjutkan kebijakan strategis yang memberikan manfaat bagi bangsa.

BNPB Imbau Pemda dan masyarakat Tingkatkan kewaspadaan Potensi bencana hidrometeorologi kering

BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara bersama petugas gabungan melakukan pemadaman di Desa Gunung Manaon, Kecamatan Portibi, Kabupatan Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu (8/72026). Foto : BPBD Kab. Padang Lawas Utara.

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemutakhiran data kejadian bencana dan upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah pada periode Rabu (8/7) hingga Kamis (9/7) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan laporan yang dihimpun BNPB, kejadian kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi di sejumlah wilayah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Kekeringan terjadi di Desa Komus II Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara, pada Rabu (8/7). Bencana dipicu oleh rendahnya curah hujan dalam waktu yang cukup lama sehingga menyebabkan berkurangnya debit sungai, mata air, sumur warga, dan sumber air bersih lainnya. Kondisi tersebut mengakibatkan sekitar 50 kepala keluarga terdampak kesulitan memperoleh air bersih.

“Sebagai upaya penanganan, BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melakukan asesmen dan pendataan wilayah terdampak, berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait serta menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki. Hingga Rabu (8/7), BPBD telah mendistribusikan sebanyak 10.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak,” Kata Abdul Muhari dalam siaran persnya, Kamis, 9 Juli 2026.

Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Gunung Manaon, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatra Utara, Rabu (8/7) pukul 13.30 WIB. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar lima hektare lahan tanpa menimbulkan korban jiwa. BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara bersama tim gabungan dan warga setempat melakukan upaya pemadaman. Pada hari yang sama, api berhasil dipadamkan.

“Karhutla juga terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (8/7) pukul 14.15 WIB. Peristiwa ini melanda tiga desa, yakni Desa Pundungrejo dan Desa Watubonang di Kecamatan Tawangsari serta Desa Puron di Kecamatan Bulu. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3,5 hektare,” Terangnya.

Dalam penanganannya, BPBD Kabupaten Sukoharjo melakukan pemadaman menggunakan gepyok disertai pembuatan ilaran untuk mencegah api meluas. Dilaporkan pada hari yang sama api berhasil dipadamkan.

Selain itu, angin kencang menerjang Gampong Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Rabu (8/7) pukul 18.00 WIB. Kejadian tersebut berdampak pada 11 kepala keluarga dan menyebabkan berbagai kerusakan. BPBD Kabupaten Aceh Utara mencatat sebanyak tujuh unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, dan tiga unit rumah rusak ringan

Merespon kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Aceh Utara melakukan pembersihan puing-puing rumah yang mengalami kerusakan. Masyarakat telah mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman di rumah kerabat terdekat.

Berdasarkan prediksi curah hujan kumulatif dasarian I Juli 2026 (periode 11–20 Juli 2026) yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah diperkirakan mengalami curah hujan rendah. Wilayah tersebut meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, serta Papua Selatan.

“Menyikapi kondisi tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Masyarakat agar menggunakan air secara bijak pada daerah yang mengalami kekeringan, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Panglima TNI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand

Panglima TNI (kanan). Foto : Dok. Puspen TNI

Jakarta (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan atau Courtesy Call (CC) Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand (Chief of Defense Forces of the Royal Thai Armed Forces CDF RTARF), General Ukris Boontanondha, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Pada Rabu (8/7/2026).

Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas hubungan yang solid dan harmonis antara TNI dan RTARF. “Saya merasa senang melihat semangat kebersamaan dan saling pengertian yang terus tumbuh melalui latihan bersama, pertukaran personel, serta dialog strategis. Semoga sinergi ini semakin kokoh dan membawa manfaat yang lebih besar bagi kedua negara,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI juga menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung implementasi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif melalui kerja sama pertahanan yang konstruktif dan kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian, stabilitas, serta keamanan di kawasan ASEAN maupun dunia.

“Usai Courtesy Call, Panglima TNI dan CDF RTARF melaksanakan facility tour ke Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI. Melalui pertemuan ini, kedua Panglima menegaskan komitmen Indonesia dan Thailand sebagai wujud diplomasi militer TNI dalam mempererat hubungan pertahanan yang dilandasi semangat persahabatan, saling menghormati, serta kepentingan bersama guna mewujudkan kawasan ASEAN yang aman, damai dan stabil,” Demikian Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia.

Kemenko Polkam: Penegakan Hukum dan Kemanusiaan Harus Sejalan Dalam Tata Kelola Migrasi

Foto : Dok.Humas Kemenko Polkam RI

Cianjur (The Indonesian New) – Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Dubes Mohammad Koba, menegaskan bahwa tata kelola migrasi internasional di Indonesia harus menempatkan penegakan hukum dan prinsip kemanusiaan secara sejalan.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan pidato kunci dalam kegiatan IOM Indonesia Key Partners Briefing on Scope of Work and Mission Strategy 2026–2030 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Pada Rabu (8/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Chief of Mission IOM Indonesia, Jeffrey Labovitz. Dalam sambutannya, Labovitz mengapresiasi kepemimpinan Indonesia yang proaktif dalam mendorong tata kelola migrasi internasional melalui Global Compact for Migration (GCM).

Dalam pidato kuncinya, Deputi Bidkoor Pollugri tegaskan posisi Pemerintah RI atas isu migrasi reguler dan ireguler. Indonesia mendukung pelaksanaan GCM guna mendorong migrasi yang aman, tertib, dan legal. Namun, terkait pengungsi dan pencari suaka, Indonesia bukan negara pihak pada Konvensi Pengungsi 1951 dan Protokol 1967.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016, Indonesia berperan sebagai negara transit, bukan negara tujuan akhir. Namun, realitas di lapangan semakin berat. Indonesia kini menghadapi situasi sebagai negara tujuan semu atau de facto country of destination akibat macetnya sistem global penempatan kembali pengungsi atau resettlement.

Berdasarkan laporan UNHCR yang dirilis pada Juni 2026, hampir 70% pengungsi di dunia berada dalam situasi pengungsian berkepanjangan. Pada saat yang sama, kuota resettlement dari negara-negara maju terus menurun tajam. Situasi ini dinilai tidak berkelanjutan karena menggeser beban secara tidak adil kepada negara transit berkembang dan komunitas lokal.

Deputi Bidkoor Pollugri juga menyoroti eskalasi kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Asia Tenggara yang semakin kompleks karena menggunakan modus digital, termasuk sindikat penipuan daring atau online scams.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenko Polkam sampaikan apresiasi atas kontribusi IOM Indonesia bersma K/L terkait dalam penyelamatan migran di laut, bantuan bagi korban TPPO, serta penguatan kapasitas aparat penegak hukum di wilayah perbatasan.

Forum ini juga menghadirkan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Irjen Pol. Desman S. Tarigan, serta Direktur HAM dan Migrasi Kementerian Luar Negeri, Indah Nuria Savitri.

Irjen Pol. Desman menekankan perlunya terobosan dalam penanganan pengungsi, termasuk penyusunan rencana jangka pendek, menengah, dan panjang bagi tata kelola migrasi yang efektif. Sementara itu, Indah menegaskan pentingnya koordinasi kuat melalui pendekatan whole-of-government dan whole-of-society.

Ke depan, Kemenko Polkam mendorong empat arah kerja sama strategis dengan IOM Indonesia, yaitu penyelarasan program dengan struktur kelembagaan baru, penguatan program Assisted Voluntary Return and Reintegration (AVRR), penyusunan National Referral Mechanism (NRM) bagi korban TPPO, serta penguatan mitigasi di hulu melalui Bali Process.

“Strategi yang baik bukan sekadar untaian kalimat indah di atas kertas. Strategi harus berguna, realistis, dan menjawab kebutuhan nyata Indonesia. Artinya, strategi tersebut harus menghormati hukum nasional, mendukung prioritas negara, dan menjunjung tinggi martabat manusia,” pungkas Koba.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Juli 2026 ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas kementerian dan lembaga. Forum ini menjadi momentum untuk menyelaraskan Strategi Misi IOM Indonesia 2026–2030 dengan prioritas nasional Pemerintah RI yang berada di K/L terkait.

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Ekspor Tanah Jarang

Tersangka Korupsi Ekspor Tanah Jarang ( Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Jakarta (The Indonesian News) – Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung RI menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait tata kelola pertambangan mineral bukan logam yang melibatkan PT PMM pada periode 2018–2026.

Tersangka Korupsi Ekspor Tanah Jarang ( Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan, Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa 18 saksi, di antaranya IS selaku perwakilan PT PMM, GP selaku Kepala Unit Pelayanan Pangkalpinang PT Sucofindo, dan JK selaku Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe C Pangkalpinang. Penyidik juga menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik berdasarkan persetujuan pengadilan.

“Tiga tersangka yang ditetapkan yakni IS, GP, dan JK. Berdasarkan keterangan penyidik, IS diduga meminta GP tidak melakukan pemeriksaan sampel ilmenite secara menyeluruh agar kandungan logam tanah jarang (rare earth element/REE) yang dilarang untuk diekspor tidak tercantum dalam laporan hasil uji laboratorium. IS juga diduga meminta agar hasil pengujian menunjukkan kadar ilmenite di atas 45 persen sebagai dasar penerbitan dokumen ekspor,” Kata Anang dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Juli 2026.

Tersangka Korupsi Ekspor Tanah Jarang ( Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Anang menjelaskan, Penyidik menduga GP memenuhi permintaan tersebut dengan hanya melakukan pengujian pada bagian atas jumbo bag, sehingga kandungan REE tidak terdeteksi dalam laporan laboratorium yang kemudian digunakan sebagai dasar penerbitan dokumen survei.

Sementara itu, JK diduga tetap menerbitkan dokumen ekspor meskipun mengetahui adanya informasi hasil pengujian yang menunjukkan kandungan REE pada komoditas milik PT PMM. Dokumen tersebut, menurut penyidik, diterbitkan dengan mengacu pada laporan surveyor yang tidak mencantumkan kandungan REE.

“Akibat perbuatan yang disangkakan tersebut, penyidik memperkirakan terjadi ekspor ilegal tanah yang mengandung logam tanah jarang sekitar 390 ton. Dugaan tersebut dinilai telah memberikan keuntungan bagi PT PMM secara melawan hukum. Namun demikian, nilai kerugian keuangan negara hingga kini masih dalam proses penghitungan oleh tim auditor,” Katanya.

Ketiga tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diuraikan dalam rilis resmi Kejaksaan Agung. Untuk kepentingan penyidikan, mereka ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

“Proses penyidikan perkara tersebut masih terus berlangsung guna mengungkap seluruh fakta hukum yang berkaitan dengan perkara,” Demikian Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna.

Delapan Bulan Pascabencana , Satgas PRR Berencana Bangun Jembatan di Bener Meriah

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian saat meninjau kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah, Aceh, Selasa (7/7/2026). Foto : Satgas PRR.

Bener Meriah (The Indonesian News) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah, Aceh, Selasa (7/7/2026). Pemerintah berencana membangun jembatan sekaligus pelebaran ruas jalan di lokasi tersebut.

Jalur tersebut akan menjadi jalan alternatif selama perbaikan Jembatan Enang-Enang berlangsung. Diketahui bahwa masyarakat telah membangun Jembatan Enang-Enang secara swadaya. Namun, karena kondisinya dinilai masih belum terlalu kokoh, pemerintah hanya mengizinkan kendaraan roda dua dan kendaraan ringan.

Sementara izin melintas untuk kendaraan bertonase besar menunggu hasil kajian teknis Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh. Pemerintah juga akan memasang portal untuk menghalau kendaraan berat melintas. “Kita enggak ingin juga kalau ada kecelakaan kemudian roboh,” tegas Tito dalam Siaran Pers Satgas PRR, Selasa, 7 Juli 2026.

Lebar Jalan Werlah yang semula hanya 4 meter akan diperlebar menjadi 6 meter. Jalan tersebut akan diaspal dan dilengkapi pembangunan jembatan baru untuk memperlancar konektivitas masyarakat. Pembangunan jembatan dan pelebaran tersebut diusahakan rampung pada akhir 2026.

Tito menambahkan, Menteri Pekerjaan Umum dijadwalkan meninjau langsung lokasi pada Rabu (8/7/2026) untuk memastikan percepatan pelaksanaan penanganan infrastruktur. Menurutnya, pemerintah pusat terus mengawal seluruh proses agar penanganan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kalau sudah pimpinan-pimpinan turun seperti itu, itu [berarti penanganannya] serius. Bukan omong-omong aja dan saya juga pasti akan terus monitor perkembangannya,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Tito berdialog dengan sejumlah warga terdampak bencana. Salah seorang warga menceritakan rumahnya yang berada tidak jauh dari Jalan Werlah hanyut diterjang banjir. Menanggapi hal itu, Tito menjelaskan berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan pemerintah dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Bener Meriah.

Dalam peninjauan tersebut, Tito didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh Zulkarnaini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah, serta pejabat terkait lainnya.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts