Beranda blog Halaman 65

Sinergi TNI AL dan Akademisi Perkuat Pemahaman Hukum Laut Internasional

Sinergi TNI AL dan Akademisi Perkuat Pemahaman Hukum Laut Internasional di Gedung Graha Samudra Ganesha, Universitas Hang Tuah Surabaya. Senin (10/8/2026). (Foto: Diskum Kodaeral).

Surabaya (The Indonesian News) – Kepala Dinas Hukum Komando Daerah Angkatan Laut (Kadiskum Kodaeral) V Kolonel Laut (H) Suhadirman, S.H., mewakili Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan ISILL Academy on Law of The Sea yang diselenggarakan oleh Indonesian Society of International Law Lecturers (ISILL) bekerja sama dengan Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya yang digelar di Gedung Graha Samudra Ganesha, Universitas Hang Tuah Surabaya. Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 10 hingga 13 Agustus 2026 tersebut diikuti sebanyak 60 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi, hingga mahasiswa. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam meningkatkan pemahaman dan kapasitas keilmuan di bidang hukum laut internasional.

Ketua Indonesian Society of International Law Lecturers (ISILL) Prof. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., mengatakan bahwa kegiatan ISILL Academy on Law of The Sea menghadirkan sejumlah narasumber dan pakar hukum laut internasional, baik dari Indonesia maupun mancanegara.

Sejumlah pakar yang hadir sebagai narasumber antara lain Prof. Etty R. Agoes, S.H., LL.M., Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr.(Han)., Prof. Stuart Kaye, OAM, Prof. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., Prof. Dra. Sri Wartini, S.H., M.H., Ph.D., Prof. Dhiana Puspitawati, S.H., LL.M., Ph.D., R. Achmad Gusman Catur Siswandi, S.H., LL.M., Ph.D., Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Agung Pramono, S.H., M.Hum., Laksamana Pertama TNI Dr. Ali Ridlo, S.H., M.M., M.Tr.Opsla., M.H., Assoc. Prof. Hazmi Mohd Rusli, I Made Arsana, S.T., M.E., Ph.D., serta Andy Aron, S.H.

Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pengembangan kapasitas keilmuan di bidang hukum laut memiliki arti penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan wilayah perairan yang mencapai sekitar dua pertiga dari total wilayah nasional. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas di bidang hukum laut internasional sangat penting untuk mengamankan batas teritorial, melindungi kekayaan sumber daya alam, serta memperkuat posisi diplomasi maritim Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Ketua Panitia ISILL Academy on Law of The Sea, Kolonel Laut (Purn.) Dr. Budi Pramono, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran secara teoritik, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktik bagi para peserta.

Pada hari terakhir pelaksanaan, para peserta dijadwalkan mendapatkan pengalaman on board KRI Bima Suci. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif kepada peserta mengenai aspek hukum laut sekaligus memperkenalkan dimensi praktik kemaritiman.

Perpaduan antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktik tersebut diharapkan mampu memberikan kesan serta pengalaman baru bagi para peserta, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya hukum laut dalam mendukung kepentingan maritim nasional.

Pemerintah berlakukan ompreng MBG wajib cantumkan batas konsumsi

Siswa menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri 3 , Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/7/2026).The Indonesian News Foto/Ampelsa.

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Gizi Nasional (BGN) akan mewajibkan setiap ompreng atau wadah makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib mencantumkan batas waktu konsumsi.

“Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada pekan depan sebagai upaya memperkuat keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG di sekolah, kata Kepala Badan Gizi Nasonal (BGN) , Sudaryono  saat rapat koordinasi terkait tata kelola dan penyelenggaraan MBG bersama Kemendikdasmen secara daring, di Jakarta pada Sabtu (8/8/2026).

Dikatakannya, bahwa informasi batas waktu konsumsi akan menjadi penanda bagi guru dan siswa guna memastikan makanan MBG dikonsumsi dalam kondisi aman.

“Mulai minggu depan ini, akan diberlakukan kewajiban untuk menuliskan di setiap omprengnya, ada tanda atau ada peringatan untuk dikonsumsi, harus dikonsumsi atau harus dimakan sebelum jam berapa, begitu,” jelasnya.

Dia meminta guru memastikan makanan tidak dikonsumsi apabila sudah melewati batas waktu yang tercantum pada wadah. Larangan tersebut berlaku baik bagi guru maupun siswa.

“Kalau memang jamnya di dalam ompreng itu sudah melebihi jam yang tertera di dalam omprengnya, kami minta tidak dikonsumsi. Bapak, ibu guru tidak boleh mengonsumsi, apalagi peserta didiknya atau anak didiknya, siswanya juga tidak boleh mengonsumsi manakala sudah melewati batas dari jam yang ditentukan,” tegasnya.

Makanan MBG yang telah matang memiliki batas waktu aman untuk dikonsumsi karena makanan tersebut tidak menggunakan bahan pengawet dan disiapkan sebagai makanan segar.

Dia menjelaskan, secara umum makanan MBG maksimal dikonsumsi empat jam setelah matang. Karena itu, terdapat batas waktu atau “window” tertentu untuk memastikan makanan tetap aman dikonsumsi.

“Karena sesuai dengan kenormalan dalam penyajian makanan itu, setelah matang itu maksimal 4 jam harus dimakan karena makanan ini tidak ada pengawetnya. Memang betul-betul dimasak dengan tidak ultra processed food, sehingga betul-betul ini barang fresh sehingga ada window-nya, ada jendelanya di mana dia aman untuk dikonsumsi,” demikian kata kepala BGN Sudaryono.

Direktur Keuangan Pelindo Tinjau Langsung Fasilitas dan Operasional Pelabuhan Sunda Kelapa

Direktur Keuangan Pelindo Tinjau Langsung Fasilitas dan Operasional Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026). (Foto: Pelindo).

Jakarta (The Indonesian News) – Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Bachtiar Soeria Atmaja, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi fasilitas, kawasan, serta aktivitas operasional pelabuhan guna memastikan pengelolaannya berjalan optimal dalam mendukung kelancaran pelayanan kepelabuhanan, Senin, 10 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bachtiar Soeria Atmaja bersama jajaran Pelindo Regional 2 meninjau sejumlah fasilitas dan area operasional di Pelabuhan Sunda Kelapa. Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi fasilitas sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung keberlangsungan operasional pelabuhan.

Selain melakukan peninjauan, kunjungan kerja juga diisi dengan diskusi mengenai langkah-langkah optimalisasi fasilitas dan kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa. Berbagai aspek menjadi perhatian, antara lain keandalan fasilitas, keselamatan operasional, peningkatan kualitas pelayanan, serta keberlanjutan kegiatan kepelabuhanan.

“Kunjungan kerja ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas dan aktivitas operasional di Pelabuhan Sunda Kelapa. Dengan melihat kondisi di lapangan, kami dapat memahami kebutuhan yang ada sekaligus mencari langkah-langkah yang tepat untuk mendukung optimalisasi fasilitas dan operasional pelabuhan,” ujar Bachtiar Soeria Atmaja.

Ia menambahkan, optimalisasi fasilitas perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

“Kami berharap fasilitas yang tersedia dapat terus dioptimalkan dan dikelola dengan baik sehingga mampu mendukung kelancaran kegiatan operasional serta memberikan pelayanan yang semakin baik, aman, dan andal kepada para pengguna jasa,” tambahnya.

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu pelabuhan bersejarah di Jakarta yang hingga kini masih memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas logistik dan perekonomian. Keberadaan pelabuhan tersebut tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menjadi bagian dari jaringan pelayanan kepelabuhanan yang mendukung pergerakan barang di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Melalui peninjauan lapangan secara berkala, Pelindo terus mendorong pengelolaan fasilitas dan kawasan pelabuhan secara optimal dan berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keandalan operasional sekaligus mendukung terwujudnya layanan kepelabuhanan yang aman, efisien, andal, dan profesional.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pelindo untuk memastikan pengelolaan aset dan fasilitas kepelabuhanan dapat memberikan manfaat optimal, baik bagi kelancaran operasional maupun bagi para pengguna jasa dan pemangku kepentingan.

Koops TNI Habema Hadir Membawa Harapan bagi Warga di Tengah Konflik Ugimba, Papua Tengah

Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell, Intan Jaya, Minggu (9/8/2026). (Foto: Penerangan Koops TNI Habema).

Intan Jaya (The Indonesian News) – Di tengah pelaksanaan tugas pengamanan wilayah Ugimba yang memiliki tantangan geografis dan kondisi keamanan yang kompleks, Koops TNI Habema kembali menunjukkan bahwa kehadiran prajurit TNI tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap keselamatan dan kemanusiaan masyarakat, Kab.Intan Jaya, Prov. Papua Tengah, pada Minggu (9/8/26).

Berdasarkan informasi yang diterima Koops TNI Habema, situasi keamanan di Distrik Ugimba masih menjadi perhatian menyusul adanya aktivitas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker yang selama ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat serta melakukan aksi penyerangan terhadap aparat keamanan yang bertugas menjaga wilayah tersebut.

Dalam melaksanakan patroli dan pemantauan wilayah, personel Koops TNI Habema menemukan seorang warga lokal yang membutuhkan pertolongan dan penanganan lebih lanjut. Melihat kondisi tersebut dan warga tersebut berada jauh dari pemukiman, prajurit segera bergerak dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, serta tanggung jawab sebagai pelindung masyarakat.

Tanpa memandang situasi medan yang sulit dan risiko keamanan yang ada, prajurit Koops TNI Habema melaksanakan tindakan evakuasi guna memastikan warga tersebut guna memperoleh keselamatan, perlindungan, serta akses penanganan yang lebih baik.

Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell pada Minggu (9/8) pukul 12.25 hingga 12.48 WIT. Sebanyak 11 personel terlibat dalam pelaksanaan misi tersebut, yang menjadi bukti kesigapan dan komitmen prajurit dalam memberikan bantuan di tengah keterbatasan akses wilayah.

Proses evakuasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan menggunakan dua unit Helikopter Bell, Intan Jaya, Minggu (9/8/2026). (Foto: Penerangan Koops TNI Habema).

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa pelaksanaan evakuasi warga tersebut merupakan bentuk nyata komitmen prajurit Koops TNI Habema dalam mengedepankan nilai kemanusiaan di setiap pelaksanaan tugas.

“Prajurit TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perlindungan, bantuan, dan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian prajurit di lapangan,” ujar Kapen Koops TNI Habema dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2026.

Lebih lanjut disampaikan, keterbatasan medan, cuaca, maupun dinamika keamanan di wilayah Ugimba tidak menjadi penghalang bagi prajurit Koops TNI Habema untuk terus hadir membantu masyarakat. Dengan semangat pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian, Koops TNI Habema berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah penugasan.

Setibanya di Distrik Sugapa, warga tersebut kemudian diserah kepada Bapak Misael Sondegau selaku Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya, sebagai bentuk koordinasi lanjutan dalam memastikan proses pendampingan dan pemulihan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Melalui kegiatan tersebut, Koops TNI Habema menegaskan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga wilayah, tetapi juga dari kepedulian terhadap setiap kehidupan yang membutuhkan uluran tangan.

“Di tengah medan pengabdian yang penuh tantangan, prajurit Koops TNI Habema terus hadir menjaga negeri, melindungi masyarakat, dan mengutamakan nilai kemanusiaan. Karena bagi seorang prajurit, setiap langkah adalah pengabdian dan setiap kehidupan adalah amanah yang harus dijaga,” Tutup Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M.Wirya Arthadiguna.

Kejagung Periksa 16 Saksi Terkait perkara kelola Makan Bergizi Gratis di BGN

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (Tengah). (Foto: Puspenkum Kejagung RI).

Jakarta (The Indonesian News) – Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memanggil 16 (enam belas) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025 s.d. 2026, Senin (10/8), berinisial:

1. IDMAKN selaku Tenaga Ahli pada BGN.

2. MK selaku Mitra SPPG Pejaten Barat.

3. GW selaku Staff Keuangan PT NGS.

4. Direktur PT MDT.

5. Direktur PT AJS.

6. Direktur PT WMB.

7. Direktur PT ACG.

8. Direktur PT BCS.

9. Direktur PT BMA.

10. Direktur PT EC.

11. Direktur PT SSA.

12. Direktur PT MHT.

13. Direktur PT MTS.

14. Yayasan PRL.

15. Ketua Yayasan HJC dan HJM.

16. МНЗ.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. Proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan prinsip kehati-hatian,” Tutup Anang.

Presiden Prabowo Terima Laporan B50 dari Dirut Pertamina

Presiden Prabowo Subianto bertemu Dirut Pertamina di Hambalang. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan dari Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri di kediamannya di Hambalang Jawa Barat. Pertemuan dilakukan pada Minggu (9/8) sore.

Menurut informasi dari Sekretariat Kabinet, pertemuan tersebut membahas terkait program mandatori presiden.

“Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50 persen) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori Bioetanol oleh Pemerintah,” demikian keterangan dari akun instagram resmi Sekretariat Kabinet di Instagram. Tak hanya itu, Prabowo juga dalam kesempatan tersebut memerintahkan perampingan BUMN.

“Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya,” lanjut keterangan itu.

“Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola di dalam negeri agar memberikan nilai tambah bagi bangsa.

“Kekayaan alam Indonesia tidak boleh lagi mengalir keluar tanpa memberikan nilai tambah bagi bangsa sendiri. Kita harus berani mengolahnya, menguasai teknologinya, membangun industrinya, dan menjadikannya sumber kedaulatan energi,” tegasnya.

Program biodiesel nasional telah dikembangkan secara bertahap selama hampir dua dekade sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Implementasinya dimulai dari B2,5 pada 2008, kemudian meningkat menjadi B10 pada 2013, B15 pada 2015, B20 pada 2018, B30 pada 2020, B35 pada 2023, B40 pada 2025 hingga mencapai B50.

Setiap tahapan implementasi didukung oleh penguatan regulasi, peningkatan kapasitas industri, penyempurnaan standar mutu, pembangunan infrastruktur distribusi, serta pengembangan sumber daya manusia guna memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

Pemerintah memandang implementasi Mandatori B50 sebagai langkah strategis untuk semakin memperkuat fondasi ketahanan energi nasional sekaligus memperluas manfaat ekonomi.

Selain mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik, program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, memperkuat daya saing industri dalam negeri, mendukung kesejahteraan petani kelapa sawit, menciptakan lapangan kerja, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta menekan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.

Pelari asal Afrika Timur Juara II Lilawangsa Run 2026 di Aceh Utara

Foto : Penrem 011/Lilawangsa

Lhokseumawe (The Indonesian News) – Sebanyak 1.700 pelari dari berbagai daerah di Aceh, Sumatra Utara, hingga pelari internasional asal Kenya, mengikuti ajang lari terbesar Lilawangsa Run dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI di Lhokseumawe, kabupaten Aceh Utara, Minggu (9/8/2026).

Dengan semangat sportivitas dan atmosfer positif, pelari memadati Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa untuk mengikuti ajang lari terbesar  Lilawangsa Run.

Ajang kejuaraan gaya hidup sehat ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga menjelma menjadi pesta rakyat yang menyejukkan hati masyarakat. Event ini dibagi menjadi beberapa kategori kompetisi resmi, yaitu 5K Open (pria dan wanita di bawah 40 tahun) serta 5K Master (pria dan wanita berusia 40 tahun ke atas).

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, menjelaskan bahwa Lilawangsa Run merupakan turnamen terbuka yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lebih dari itu, event ini dirancang sebagai wadah pemulihan psikologis (trauma healing) sekaligus hiburan pengobat hati bagi masyarakat Aceh pascabencana alam banjir dan tanah longsor yang sempat melanda beberapa waktu lalu.

“Kita lihat bersama antusiasme luar biasa dari para peserta Lilawangsa Run hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Merdeka Fest untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Kami ingin menghadirkan kegembiraan yang menyejukkan, menjadi obat pelipur lara bagi masyarakat kita yang baru saja melewati ujian bencana alam banjir dan longsor,” ujar Brigjen TNI Ali Imran dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Melalui Lilawangsa Run, Korem 011/Lilawangsa ingin mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental bersama keluarga lewat olahraga yang murah dan menyenangkan. Kehadiran ribuan warga yang datang bersama sanak saudara memperlihatkan betapa kuatnya hubungan emosional antarmasyarakat, sekaligus menegaskan bahwa TNI selalu dekat, hadir, dan ada di tengah-tengah rakyat dalam situasi apa pun.

“Olahraga ini adalah momentum emas untuk membangun ketahanan kesehatan mulai dari unit terkini, yaitu keluarga. Sekaligus, ini menjadi bukti nyata komitmen kemanunggalan TNI. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu ada bersama rakyat, baik di masa sulit pascabencana maupun dalam momen penuh kegembiraan seperti perayaan kemerdekaan ini,” tambah Danrem.

Kemeriahan Lilawangsa Run berimbas langsung pada peningkatan perekonomian warga lokal. Melalui zona Merdeka Fest, penyelenggara melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kalangan. Lapak pedagang kuliner, kerajinan, hingga merchandise lokal ramai diserbu pengunjung, yang juga dihibur oleh panggung live musik.

Danrem mengungkapkan, tingginya animo masyarakat membuat kuota pendaftaran langsung penuh dalam waktu singkat. Partisipasi pelari internasional dari Benua Afrika juga menjadi sinyal positif dan pesemangat bagi peserta.

“Kehadiran pelari asal Kenya dalam event ini menjadi salah satu indikator kuat bahwa Lilawangsa Run memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi event olahraga bertaraf internasional di masa depan. Kami berharap ini bisa menjadi agenda tahunan yang konsisten mendatangkan wisatawan dan mendongkrak ekonomi kreatif Lhokseumawe,” kata Brigjen TNI Ali Imran.

Selain fasilitas lengkap berupa jersey eksklusif dan medali finisher, para peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize menarik, dengan hadiah utama ibadah Umroh ke Tanah Suci.

Persaingan ketat di jalur lari memunculkan deretan juara dari berbagai daerah. Pada kategori 5K Umum (Open), pelari asal Nias (Sumut), Arwan Zeboa, sukses keluar sebagai yang tercepat di podium pertama. Disusul oleh Mellin Ngetids, pelari asing asal Nairobi, Kenya (Afrika Timur) di posisi kedua, dan Jenri Pakpahan asal Sumut di posisi ketiga.

Reuni AKABRI 91, 35 Tahun Mengabdi Untuk Negeri

Alumni AKABRI 1991 menggelar Reuni Akbar 35 Tahun Nawatunggal di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Pada Sabtu (8/8/2026). (Foto: Puspen TNI).

Jakarta (The Indonesian News) – Alumni AKABRI 1991 menggelar Reuni Akbar 35 Tahun Nawatunggal Mengabdi dengan tema “Persaudaraan, Pengabdian dan Kejayaan Sepanjang Masa”. Kegiatan diisi olahraga bersama, penanaman pohon, pelepasan burung, bakti sosial, santunan, penghargaan prajurit terbaik TNI dan Polri, tali asih kepada mantan pelatih/pengasuh Candradimuka, serta tausiah Ustadz Adi Hidayat di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Pada Sabtu (8/8/2026).

Alumni AKABRI 1991 menggelar Reuni Akbar 35 Tahun Nawatunggal di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Pada Sabtu (8/8/2026). (Foto: Puspen TNI).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni Nawatunggal beserta keluarga yang hadir. Ia menekankan makna pengabdian dan kebaikan sebagai peninggalan yang akan terus dikenang. “Pada akhirnya, yang akan dikenang bukanlah jabatan yang pernah kita sandang, melainkan ketulusan persaudaraan, kebaikan yang kita tinggalkan serta manfaat yang kita berikan kepada sesama,” pesan Panglima TNI dalam keterangan tertulis melalui Puspen TNI, Minggu, 9 Agustus 2026.

Di akhir sambutannya, Panglima TNI mengingatkan pentingnya mengisi masa pengabdian dengan mempererat persaudaraan dan memperbanyak silaturahmi. “Mari kita isi dengan mempererat persaudaraan, memperbanyak silaturahmi, dan meninggalkan sebanyak-banyaknya kebaikan. Itulah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan sebagai keluarga besar Nawatunggal” pungkasnya.

Alumni AKABRI 1991 menggelar Reuni Akbar 35 Tahun Nawatunggal di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Pada Sabtu (8/8/2026). (Foto: Puspen TNI).

Senada dengan Panglima TNI, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan persaudaraan. “Dimanapun kita berada, apakah saat kita masih dinas, ataukah saat kita sudah tidak dinas, silaturahmi, persedaraan, persahabatan selalu senantiasa terjaga sampai kapanpun”, ucap Kapolri.

Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan makna Nawatunggal sebagai semangat kekompakan dan kebersamaan. “Kita berharap angkatan Nawatunggal bisa menginspirasi angkatan-angkatan lainnya, bahwa angkatan inilah yang walaupun beragam latar belakangnya tetap kompak, memelihara persaudaraan dan tetap kompak membangun bangsa,” jelas ustadz Adi Hidayat.

“Reuni tersebut dihadiri pula oleh alumni AKABRI 1991 yang kini mengemban jabatan strategis, di antaranya Panglima TNI, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara dan Irwasum Polri. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, soliditas, serta semangat persaudaraan dan pengabdian Nawatunggal,” Demikian Puspen TNI.

Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Kebun Sawit Aceh Tamiang, BKSDA turunkan tim

Seekor gajah Sumatra ditemukan mati di tengah areal perkebunana kelapa sawit di Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Minggu (9/8/2026).(Foto : The Indonesian News/HO).

Aceh Tamiang (The Indonesian News) – Seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) dilaporkan mati di lahan perkebunan kelapa sawit milik PT MPLI, tepatnya di afdeling B Blok 34, Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang pada Minggu (9/8/2026).

kepala desa atau Datok Penghulu Kampung Kaloy, Andi saat dikonfirmasi The Indonesian News membenarkan ditemukan gajah mati dilintas jalan lahan perkebunan sawit itu atas laporan dari pekerja kebun.

“Jam 12 siang (9/8) Siang,  kami baru dapat laporan dari orang kebun, katanya ada gajah mati di dalam blok perkebunan itu,” Kata Datok Penghulu Kampung Kaloy Andi, Minggu, 9 Agustus 2026.

Mendapat laporan tersebut, Datok Penghulu Kampung Kaloy segera menyampaikan kejadian itu kepada pihak berwenang.

Terpisah, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) provinsi Aceh menyatakan telah mendapat laporan atas matinya satu individu Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan langsung menurunkan Tim Resor bersama petugas Polri ke lokasi.

“Saat ini kami masih menunggu hasil laporan tim di lapangan dan penyebab kematian gajah jantan tersebut. Tim belum terhubung karena cuaca buruk dan hujan di lokasi kejadian,” kata Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata saat dikonfirmasi The Indonesian News, Minggu (9/8/2026).

Saat ini, petugas Kepolisian Sektor Tamiang Hulu diketahui sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan langsung. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian gajah tersebut belum diketahui secara pasti.

Gajah sumatra merupakan satwa liar dilindungi. Merujuk pada daftar dari The IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatra hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini berstatus spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh.

Selain itu juga tidak menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian.

Semua perbuatan negatif terhadap satwa liar dilindungi tersebut yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Puluhan rumah kontruksi kayu hangus terbakar di Aceh Tengah

Puluhan rumah kontruksi kayu hangus terbakar di Aceh Tengah. (Foto Dok. BPBD Aceh Tengah).

Aceh Tengah (The Indonesian News) – Sebanyak 96 unit rumah kontruksi kayu di kawasan pusat pasar tradisonal Jagong Jaget, desa Jaget Ayu, kecamatan Jagong Jaget, kabupaten Aceh Tengah dilaporkan hangus terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, Minggu (9/8), menyatakan kobaran api begitu cepat menghangus bangunan rumah yang terbuat dari kontruksi kayu. Belum diketahui penyebab kebakaran karena petugas masih bekerja dilapangan dan termasuk adanya korban jiwa.

Ia mengatakan, dalam musibah kebakaran itu, BPBD mengerahkan seluruh personil di posko induk dan posko kecamatan beserta lima unit armada pemadam yang turut dibantu sejumlah personil TNI dan Polri beserta masyarakat setempat. Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.37 Wib, api dapat dikendalikan setelah 15 menit kemudian  armada  damkar sampai ke lokasi.

“Hingga saat ini petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran dan pendataan terkait  kerugian dan korban jiwa . Petugas masih bekerja di lapangan dan mendata jumlah warga yang terdampak dan termasuk mengumpulkan informasi adanya korban,” katanya kepada Wartawan, Minggu, 9 Agustus 2026.

Andalika mengatakan, untuk penanganan warga yang rumah hangus terbakar, Pemerintah Aceh Tengah menungaskan petugas BPBD dibantu TNI dan Polri bersama masyarakat mempersiapkan lokasi penampungan sementara dan termasuk dapur umum.

“Tim gabungan mempersiapkan lokasi dan tenda penampungan sementara bagi warga terdampak kebakaran dan sebagian personal lainnya membantu warga mengumpulkan barang yang tesrsisa dan selain pendinginan lokasi kebakaran,” katanya.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts