Beranda blog Halaman 66

Presiden Prabowo Dorong Sabang dan Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia–India

Pertemuan Presiden Prabowo (Pertama Kanan) dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/72026), (Foto : Bakom RI).

Jakarta (The Indonesian News) — Presiden RI Prabowo Subianto mendorong pengembangan konektivitas maritim antara Pelabuhan Sabang di Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, sebagai koridor strategis baru yang dapat memperkuat kerja sama ekonomi dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/72026), Prabowo menyampaikan dukungan Indonesia terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, serta pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai simpul utama kerja sama maritim Indonesia – India.

“Saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, serta pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Prabowo mengatakan bahwa pengembangan konektivitas tersebut menjadi salah satu poin kerja sama antarmasyarakat (people-to-people) yang dibahas bersama Modi.

Kerja sama antarmasyarakat lainnya yang turut dibahas mencakup kerja sama di bidang pendidikan, restorasi dan renovasi Candi Prambanan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan antara kedua negara.

Prabowo optimistis kunjungan kenegaraan tersebut akan menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan India di berbagai sektor. Ia pun mengajak kedua negara untuk terus memperkuat kolaborasi demi menciptakan kesejahteraan bersama.

“Marilah kita terus melangkah bersama membangun kemitraan yang semakin kokoh demi masa depan yang lebih sejahtera bagi rakyat Indonesia dan India,” ucapnya.

Senada, Modi mengatakan kedua negara telah sepakat meningkatkan kerja sama sebagai sesama negara maritim yang memiliki kedekatan geografis. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa penguatan kerja sama Indonesia dan India akan mendukung visi pembangunan kedua negara.

“Sebagai negara maritim yang berdekatan, kami juga menyepakati untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi biru, pembangunan pelabuhan, dan perdagangan maritim,” kata Modi.

Sumber: Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

Kejagung Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron

Kejagung Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Gudang Smelter PT Menara Cipta Mulia (MCM), Desa Mentawak, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/7/2026). (Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Bangka Belitung (The Indonesian News) – Kejaksaan Agung melalui Tim Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi (UHLBEE) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) mendampingi Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dalam pelaksanaan sita eksekusi terhadap aset timah milik terpidana Tamron alias Aon.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, Penyitaan dilakukan pada Senin (6/7) di Gudang Smelter PT Menara Cipta Mulia (MCM), Desa Mentawak, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Aset yang disita terdiri dari dua kelompok komoditas timah dengan berat masing-masing 49.486 kilogram dan 54.960 kilogram, atau total mencapai 104.446 kilogram.

“Selain menyita komoditas timah, tim jaksa eksekutor juga mengamankan 58 jumbo bag yang sebelumnya telah diamankan di Gudang PT Timah Tbk di Gantung, Bangka Timur,” Kata Anang dalam Keterangan Tertulis, Selasa, 7 Juli 2026.

Kejagung Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Gudang Smelter PT Menara Cipta Mulia (MCM), Desa Mentawak, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/7/2026). (Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Anang menjelaskan, Penyitaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015–2022.

“Kelompok timah seberat 49.486 kilogram terdiri atas 11 jenis material, di antaranya dross, timah kristal dan debu, logam timah, logam petakan, dross casting, hingga campuran dross dengan kadar timah yang bervariasi,” Terangnya.

Sementara kelompok timah seberat 54.960 kilogram terdiri dari lima jenis material, yakni debu timah, slag petakan, timah besi petakan, dross, serta dross casting dengan kadar timah mencapai hampir 100 persen.

“Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, seluruh komoditas timah tersebut berada dalam penguasaan PT Menara Cipta Mulia (MCM). Terpidana Tamron alias Aon mengakui perusahaan tersebut merupakan miliknya, meskipun secara administratif nama pengurus yang tercantum dalam akta perusahaan adalah Taskin dan Rahmadi Toha” Ujarnya.

Kejaksaan menyimpulkan bahwa komoditas timah tersebut merupakan harta milik terpidana yang sah untuk dirampas negara. Selanjutnya, aset tersebut akan dilelang dan seluruh hasil penjualannya digunakan untuk membayar uang pengganti yang dibebankan kepada Tamron alias Aon sesuai putusan pengadilan.

“Langkah sita eksekusi ini menjadi bagian dari upaya Kejaksaan Agung dalam memulihkan kerugian negara melalui optimalisasi pelaksanaan putusan terhadap aset hasil tindak pidana korupsi dan pencucian uang,” Tutup Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.

Satgas ORRUDA Perkuat Diplomasi Maritim TNI AL bersama Russian Navy

Perlepasan Satgas ORRUDA Perkuat Diplomasi Maritim TNI AL bersama Russian Navy di Markas Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/72026). (Foto : Dispenal).

Surabaya (The Indonesian News) – TNI Angkatan Laut melalui Koarmada II secara resmi melepas Satuan Tugas (Satgas) Latihan Bersama ORRUDA 2026 yang akan mengikuti pelayaran dan latihan bilateral bersama Russian Navy di Vladivostok, Rusia. Pelepasan dipimpin Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I G. P. Alit Jaya di Markas Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/72026).

Dalam siaran Pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Satgas ORRUDA 2026 akan melaksanakan pelayaran selama 42 hari, mulai 7 Juli hingga 18 Agustus 2026, dengan menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 serta diperkuat 145 personel yang terdiri dari prajurit KRI, personel Kopaska, penyelam, kru heli, dokter, safety officer, dan penerangan. Latihan ini merupakan implementasi kerja sama Navy to Navy Talks (NTNT) antara TNI AL dan Russian Navy serta menjadi penyelenggaraan ORRUDA kedua setelah kembali diaktifkan pada tahun 2024.

Pangkoarmada II menegaskan bahwa para prajurit yang tergabung dalam Satgas ORRUDA bukan sekadar melaksanakan latihan militer, tetapi juga mengemban amanah sebagai duta bangsa yang membawa nama baik TNI Angkatan Laut dan Indonesia di forum internasional. Melalui latihan ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin erat sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi dinamika operasi maritim.

Perlepasan Satgas ORRUDA Perkuat Diplomasi Maritim TNI AL bersama Russian Navy di Markas Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/72026). (Foto : Dispenal).

Pangkoarmada II juga menekankan agar seluruh personel memanfaatkan latihan secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan Maritime Interdiction Operation (MIO), penanganan ancaman Unmanned Surface Vessel (USV), Search and Rescue (SAR), serta Medical Evacuation (MEDEVAC). Selain itu, para prajurit diminta mengoptimalkan kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) sebagai sarana bertukar pengetahuan, pengalaman, dan memperkuat interoperabilitas kedua angkatan laut.

Pangkoarmada II memberikan penekanan kepada seluruh personel agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, mengutamakan zero accident melalui penerapan prinsip safety first, menjaga nama baik TNI Angkatan Laut, bangsa dan negara, serta menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya selama pelaksanaan latihan sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme prajurit.

“Keikutsertaan Satgas ORRUDA 2026 sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat diplomasi pertahanan, meningkatkan interoperabilitas dengan angkatan laut negara sahabat, serta memperkokoh kesiapan operasional prajurit guna mendukung stabilitas dan keamanan maritim di kawasan maupun tingkat global,” Demikian Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Pemerintah Sepakati Percepatan Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah

Pemerintah Sepakati Percepatan Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan Enang-Enang, Bener Meriah, Selasa (7/7/2026). (Foto : Satgas PRR).

Bener Meriah (The Indonesian News – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, pemerintah bersama masyarakat telah menyepakati sejumlah upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah. Kesepakatan tersebut dihasilkan usai Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah, Aceh, Selasa (7/7/2026).

Tito mengatakan, rapat tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, aparat TNI-Polri, Kejaksaan, serta tokoh masyarakat. Dalam pertemuan itu, seluruh pihak mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyepakati langkah-langkah penanganan yang menjadi prioritas.

“Kami sudah berembuk mendengarkan aspirasi dan intinya sudah ada kesepakatan,” Kata Tito di Bener Meriah, Selasa, 7 Juli 2026.

Lebih lanjut, sambungnya, pemerintah mengapresiasi inisiatif masyarakat yang berupaya memperbaiki akses jalan secara swadaya. Namun, berdasarkan hasil pembahasan bersama, kondisi Jembatan Enang-Enang masih dinilai belum cukup aman, khususnya bagi kendaraan berat. Karena itu, pemerintah akan memperkuat jembatan tersebut agar strukturnya lebih optimal.

“Khusus untuk Jembatan Enang-Enang ini, ini memiliki nilai histori panjang, sehingga tetap akan difungsikan, tapi nanti Balai PU (Pekerjaan Umum) akan memperkuat [strukturnya],” ujarnya.

Selama proses perbaikan jembatan berlangsung, Tito menjelaskan, pemerintah akan menyiapkan jalan alternatif melalui Werlah. Jalan tersebut akan lebih dulu diperbaiki, mulai dari pelebaran jalan hingga peningkatan kualitas permukaannya.

Selain itu, pemerintah bersama masyarakat juga menyepakati pembangunan jembatan permanen yang direncanakan menjadi salah satu ikon kawasan Gayo. Menurut Tito, pembangunan jembatan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat. “Dan itu akan menjadi kebanggaan di Tanah Gayo,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan itu turut diserahkan bantuan kendaraan tangki air Satgas PRR untuk Kabupaten Bener Meriah.

Barantin – FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding dan Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal bersama perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga dalam peluncuran program senilai USD 200.000 untuk memperkuat manajemen risiko sistem perkarantinaan hewan di Indonesia, Jakarta, Selasa (7/7/2026). ©️Badan Karantina Indonesia

Jakarta (The Indonesian News) – Ancaman penyakit hewan lintas batas kini menjadi tantangan nyata bagi ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan kelancaran perdagangan internasional. Meningkatnya mobilitas manusia, hewan, dan komoditas antarnegara, ditambah dampak perubahan iklim, membuat risiko masuk dan menyebarnya penyakit hewan semakin tinggi. Menjawab tantangan tersebut, Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) memperkuat sistem karantina hewan nasional melalui program penguatan manajemen risiko berbasis sains dan teknologi.

Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran program FAO Technical Cooperation Programme (TCP/INS/4101) – Strengthening Animal Quarantine Risk Management through Integrated Assessment and Response Toward Agri-Threats yang diawali melalui Inception Workshop di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Program dengan pendanaan sebesar USD 200.000 dari FAO ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem biosekuriti Indonesia yang lebih tangguh, adaptif, dan mampu mengantisipasi ancaman penyakit sebelum masuk ke wilayah Indonesia.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengatakan bahwa sistem karantina saat ini harus mampu bertransformasi mengikuti dinamika perdagangan global yang semakin cepat. Menurutnya, penguatan pengawasan tidak cukup dilakukan di pintu pemasukan dan pengeluaran, tetapi harus didukung analisis risiko yang akurat, pemanfaatan teknologi digital, dan pengambilan keputusan berbasis data.

“Barantin tidak ingin menjadi bottleneck di perbatasan. Namun, percepatan arus barang juga tidak boleh mengorbankan keamanan hayati Indonesia. Karena itu, kami terus membangun sistem karantina yang modern, berbasis risiko, berbasis data, dan selaras dengan standar internasional agar mampu melindungi ketahanan pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Karding dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, ancaman Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), penyakit hewan lintas batas, penyakit zoonosis, hingga spesies asing invasif tidak hanya berdampak pada sektor peternakan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, menurunkan produktivitas, menghambat ekspor, bahkan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, sekitar 13 juta rumah tangga di Indonesia menggantungkan penghidupannya pada sektor peternakan, sehingga perlindungan terhadap kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, Barantin bersama FAO akan memperkuat kapasitas nasional dalam pengelolaan risiko karantina hewan melalui tiga langkah utama. Pertama, meningkatkan kompetensi petugas karantina dalam melakukan analisis dan manajemen risiko sesuai standar internasional. Kedua, mengembangkan sistem digital terintegrasi yang mendukung pemetaan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), analisis risiko, surveilans, dan Early Warning System (EWS) sehingga proses pengambilan kebijakan menjadi lebih cepat, akurat, dan berbasis bukti ilmiah. Ketiga, meningkatkan kesadaran masyarakat melalui komunikasi risiko dan kampanye publik agar pencegahan penyakit dapat dilakukan secara bersama-sama.

Kepala Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rajendra Aryal, menegaskan bahwa tantangan penyakit hewan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja. Menurutnya, pendekatan One Health menjadi kunci dalam menjaga kesehatan hewan, manusia, tumbuhan, dan lingkungan secara terpadu.

“Sistem karantina hewan merupakan garda terdepan dalam melindungi negara dari ancaman penyakit lintas batas. FAO berkomitmen mendukung Barantin memperkuat kapasitas analisis risiko berbasis teknologi digital agar Indonesia semakin siap menghadapi berbagai ancaman, sekaligus menjaga keamanan perdagangan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan ekosistem,” kata Rajendra Aryal.

Lokakarya awal program dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga, akademisi, organisasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan. Forum tersebut menjadi momentum menyepakati arah implementasi program sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun sistem karantina hewan yang lebih terintegrasi.

Bagi Barantin, penguatan biosecurity merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia. Sistem karantina yang kuat bukan hanya menjadi benteng pertama mencegah masuknya penyakit dan organisme pengganggu, tetapi juga meningkatkan kepercayaan negara tujuan ekspor terhadap komoditas Indonesia. Dengan demikian, perlindungan sumber daya hayati berjalan seiring dengan peningkatan daya saing perdagangan nasional.

Melalui kolaborasi strategis bersama FAO, Barantin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem perkarantinaan berkelas dunia yang adaptif, berbasis risiko, dan berorientasi pada pelayanan publik. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, melindungi kesehatan masyarakat, menjaga kelestarian sumber daya hayati, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Hari ke-7 Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB : 45 Persen Lahan Terbakar Dipadamkan

Personil gabungan berjibaku memadamkan api kebakaran TPA Jatiwaringin
Personil gabungan berjibaku memadamkan api kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang dengan menggunakan semprotan air di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Senin (6/7/2026). Foto : BNPB

Tangerang (The Indonesian News)– Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan Mengatakan Progres pemadaman Penanganan darurat kebakaran lahan Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten memasuki hari ke tujuh pada Senin (6/7) mengalami kemajuan yang signifikan, Pemadaman mencapai 45 persen dari total lahan terbakar seluas 14 hektare. Pemerintah Daerah bersama dengan Pemerintah Pusat lintas Kementerian/Lembaga bersinergi untuk mengoptimalkan upaya pemadaman baik melalui satgas darat maupun udara.

Helikopter water bombing melaksanakan pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin melalui udara di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Senin (6/2026). Foto BNPB

“Per hari (6/7), sebanyak 300 personil gabungan diterjunkan untuk percepatan pemadaman lokasi pembuangan akhir sampah warga Kabupaten Tangerang tersebut. Personil gabungan terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota Tangerang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, POLRI, Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan relawan,” Kata Brigjen TNI Djohan Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2026.

Personil gabungan berjibaku memadamkan api kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang dengan menggunakan semprotan air di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Senin (6/7/2026). Foto : BNPB

Brigjen TNI Djohan Darmawan menjelaskan, upaya pemadaman kebakaran lahan TPA ini membutuhkan penanganan khusus karena jenis lahan menyerupai lahan gambut dimana api tidak berada di permukaan namun membara di dalam tumpukan sampah. Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode.

“Satgas darat melakukan penyemprotan untuk api di permukaan juga injeksi untuk api di bawah permukaan. Satgas udara water bombing menjangkau dari atas,” Terangnya.

Selanjutnya, Kebutuhan air untuk pemadaman didukung dengan tersedianya danau atau embung yang berada di dekat lokasi kebakaran. Hal ini memudahkan helikopter melakukan pengisian ember sebagaiwater bombing dan selang air.

Upaya Penanganan Bencana kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin di Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Pada Senin (6/7/2026). Foto : BNPB

“Mulai hari ini, operasi pemadaman akan dioptimalkan hingga pukul 22.00 WIB untuk satgas darat. Tim Damkar dan Manggala Agni akan melakukan sistem injeksi dengan mesin untuk memasukkan air ke dalam tumpukan sampah. Metode ini sifatnya pembasahan lahan agar api dalam tumpukan segera padam. Dengan perpanjangan waktu operasi ini diharapkan upaya pemadaman berjalan secara optimal,” Ujarnya.

Penguatan personil turut didukung dengan pengerahan armada peralatan antara lain 19 unit mobil pemadam kebakaran, 4 unit mobil tangki air, 8 unit eskavator, 8 unit bulldozer, 3 unit helikopter water bombing, dan 2 unit drone monitoring.

Mobil-mobil tangki air secara bergiliran mengisi ulang kebutuhan air unit Damkar dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang, pada Senin (6/7/2026). Foto : BNPB

Situasi di lapangan menunjukkan kepulan asap putih masih terlihat di antara lahan-lahan yang menghitam terbakar dilalap si jago merah. Beberapa titik api kecil nampak di antara tumpukan sampah. Personil pemadam kebakaran melakukan penyemprotan dengan selang panjang. Eksavator membantu mengurai tumpukan sampah. Sementara itu, tiga helikopter water bombing bolak-balik mengguyur lokasi yang terpantau memiliki titik api.

Area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yaitu utara, tengah, dan selatan untuk memudahkan koordinasi dan penanganan.

Helicopter water bombing mengisi ulang ember (bucket) di Danau Pulo yang berjarak sekitar 700 meter dari lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang, Pada Senin (6/7/2026). Foto : BNPB

“Peristiwa kebakaran lahan pembuangan akhir sampah Jatiwaringin hendaknya menjadi pembelajaran bagi Pemerintah Daerah lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Upaya pembasahan lahan TPA dapat dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan. BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah rumah tangga di sekitar permukiman,” Demikian Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan .

Semprotan air di beberapa titik yang telah padam bertujuan untuk pendinginan wilayah terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Pada Senin (6/7/2026). Foto : BNPB

Jalur Strategis Dunia, Indonesia dan Singapura Komitmen Jaga keamanan Selat Malaka

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Pertama Kanan) menyampaikan sambutannya pada pernyataan pers bersama pada Leader’s Retreat dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk terus menjaga perdamaian kawasan, menyelesaikan setiap sengketa melalui dialog dan diplomasi, serta memperkuat keamanan Selat Malaka sebagai jalur pelayaran strategis dunia. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pernyataan pers bersama pada Leader’s Retreat dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2026.

“Kita menegaskan bahwa ASEAN berpandangan setiap sengketa harus kita selesaikan secara damai melalui dialog dan diplomasi. Tidak hanya di kawasan kita, tapi di semua kawasan,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam konteks tersebut, salah satu isu penting yang turut ditegaskan Presiden Prabowo adalah komitmen Indonesia dan Singapura dalam menjaga keamanan Selat Malaka. Presiden menyebut Selat Malaka merupakan kawasan vital karena Indonesia dan Singapura sama-sama berbatasan langsung dengan jalur pelayaran tersebut.

“Sebagai contoh kita tegaskan kembali sikap Indonesia dan Singapura masalah Selat Malaka. Indonesia dan Singapura adalah negara yang langsung berbatasan di Selat Malaka, kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai lintasan yang bebas untuk semua pihak,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menekankan bahwa keamanan Selat Malaka harus terus dijaga secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi perdamaian, tetapi juga dari risiko polusi, kecelakaan, serta tindak perompakan. Menurut Presiden, stabilitas dan keamanan Selat Malaka merupakan kepentingan vital bagi negara-negara di sekitar kawasan tersebut.

“Kita harus pelihara keamanan, perdamaian di selat itu, juga tentunya keamanan dari polusi, dari kecelakaan, dan juga dari perompakan atau dari piracy. Ini merupakan kepentingan yang vital antara negara-negara di sekitar Selat Malaka,” ujar Presiden.

Untuk memastikan jalur strategis tersebut tetap aman dan terbuka, Presiden menambahkan bahwa Indonesia dan Singapura akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menjaga Selat Malaka agar tetap terbuka, aman, dan dapat diakses oleh semua pihak sesuai dengan prinsip-prinsip Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNCLOS 1982.

Selain membahas isu keamanan kawasan, Presiden Prabowo menilai bahwa pembahasan bersama PM Lawrence Wong tidak hanya diarahkan untuk merespons tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan kemitraan Indonesia dan Singapura dalam menghadapi masa depan.

“Tahun depan kita akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura dan kita melihat hubungan ini harus langgeng di masa-masa yang akan datang,” ungkap Presiden.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo juga menilai Leader’s Retreat Indonesia-Singapura menunjukkan kematangan, kepercayaan, dan nilai strategis hubungan kedua negara. Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada PM Lawrence Wong dan delegasi Singapura atas komitmen untuk terus memelihara persahabatan, kerja sama, dan kolaborasi dengan Indonesia.

“Sekali lagi saya tegaskan di sini bahwa Leader’s Retreat hari ini menunjukkan kematangan, kepercayaan, dan nilai strategis hubungan Indonesia dan Singapura,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura harus terus dibangun sebagai kemitraan yang baik dan saling menguntungkan. Presiden meyakini bahwa kerja sama erat kedua negara akan memberikan manfaat tidak hanya bagi rakyat Indonesia dan Singapura, tetapi juga bagi stabilitas dan kemakmuran Asia Tenggara.

“Saya yakinkan kepada kawan-kawan di Singapura sikap Indonesia dan sikap saya pribadi dari sejak dulu, saya kira sudah saya buktikan selama berapa puluh tahun, secara pribadi komitmen saya, keyakinan saya bahwa Singapura dan Indonesia harus menjadi mitra yang baik, harus kerja sama yang baik, dengan kerja sama yang baik ini akan menguntungkan tidak hanya rakyat Indonesia dan rakyat Singapura, tapi akan menyumbang stabilitas, pertumbuhan, dan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara,” pungkas Presiden Prabowo.

Masuk musim kemarau, BNPB Imbau Pemda Tingkatkan kesiapsiagaan

Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kecamatan Cempaka dan Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (5/7/2026). Foto : BPBD Kota Banjarbaru

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Minggu (5/7) pukul 07.00 WIB hingga Senin (6/7) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (5/7). Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, serta Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang. Berdasarkan data yang diterima BNPB, lahan seluas 3,7 hektare terbakar dan tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“BPBD Kota Banjarbaru bersama petugas gabungan dan masyarakat setempat terus bergotong royong melakukan pemadaman di lokasi guna mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekitar,” Kata Abdul Muhari dalam siaran persnya, Senin (6/7/2026).

Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Sabtu (4/7) pukul 18.50 WIB. Lokasi kejadian berada di Desa Mempaya, Kecamatan Damar. Berdasarkan laporan yang diterima, lahan seluas satu hektare terbakar. BPBD Kabupaten Belitung Timur segera melakukan upaya pemadaman api di lokasi terdampak serta terus memastikan keamanan wilayah di sekitar lokasi kejadian. Hingga Minggu (5/7), api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan lahan telah selesai dilaksanakan sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.

Selain penanganan kejadian yang sedang berlangsung, BNPB terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino dan musim kemarau tahun 2026 yang diprakirakan dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta krisis air bersih di sejumlah wilayah Indonesia.

“Berbagai upaya mitigasi telah dilakukan BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah, antara lain melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah prioritas, pembangunan sumur bor, pemasangan jaringan perpipaan, pendistribusian bantuan air bersih, serta penguatan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering,” Terangnya.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia mulai memasuki periode musim kemarau dengan potensi penurunan curah hujan dan peningkatan suhu udara. Oleh karena itu, pemerintah daerah diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sistem peringatan dini, melakukan pemantauan ketersediaan sumber air, serta mengoptimalkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

“BNPB juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, serta segera melaporkan potensi kebakaran maupun kondisi kedaruratan kepada petugas terkait. Kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons cepat seluruh unsur menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko serta dampak bencana selama periode musim kemarau dan potensi El Nino tahun 2026,” Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Seni Tradisi Minangkabau Hadir di Sarawak

Foto : Dok. Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching

Malaysia (The Indonesian News) – Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, menampilkan seni tradisi Minangkabau kepada masyarakat Malaysia dan wisatawan mancanegara pada festival Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0 di Miri, Sarawak, Pada sabtu (4/7/2026). Penampilan seni berupa tari piring dan atraksi api ini merepresentasikan nilai ketangkasan, keharmonisan, serta filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain menampilkan pertunjukan seni budaya, Indonesia menghadirkan tujuh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sumatera Barat. Para pelaku usaha tersebut mempromosikan berbagai produk unggulan daerah, seperti rendang, kopi, rempah-rempah, wastra (kain tradisional), dan kerajinan tangan khas Minangkabau.

Konsul Jenderal RI di Kuching, Dr. Abdullah Zulkifli, menyampaikan bahwa TOBC 4.0 menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan persahabatan, mengenalkan kekayaan budaya, serta membangun kesepahaman bersama masyarakat antarbangsa.

Melalui partisipasi ini, Indonesia membawa tema “Taste of Minangkabau” ke Miri sebagai bagian dari upaya mengenalkan potensi pariwisata, seni pertunjukan, dan kuliner khas Sumatera Barat kepada masyarakat Sarawak serta komunitas internasional. Sumatera Barat memiliki keindahan alam dan warisan kuliner yang telah dikenal luas, termasuk rendang sebagai salah satu ikon gastronomi Indonesia.

Pada malam pertunjukan budaya tersebut, delegasi Indonesia tampil bersama perwakilan seni dari Tiongkok, Brunei Darussalam, dan Negara Bagian Sabah, Malaysia. Masing-masing delegasi berkesempatan menampilkan kekayaan warisan budaya negaranya di hadapan publik internasional.

Keikutsertaan Indonesia pada TOBC 4.0 difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching yang bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang). Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).

Konsul Jenderal RI juga mengundang masyarakat Sarawak dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung langsung ke Sumatera Barat guna menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat Minangkabau secara langsung.

Partisipasi pada TOBC 4.0 ini diharapkan dapat terus mendorong pemanfaatan seni budaya sebagai sarana penguat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Di samping itu, kegiatan ini ditujukan untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk UMKM dan sektor pariwisata Indonesia di tingkat global.

Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching

Indonesia – Singapura Hasilkan 26 Kesepakatan 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Pertama Kanan) menggelar pertemuan tahunan Leaders’ Retreat dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Foto :BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan tahunan Leaders’ Retreat dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong pada Senin, 6 Juli 2026, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis serta membahas berbagai isu prioritas yang menjadi kepentingan bersama.

Kedatangan PM Wong di Istana Merdeka disambut dengan pasukan jajar kehormatan. Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Majulah Singapura, disusul dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai simbol penghormatan dan persahabatan yang erat antara kedua negara.

Usai penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Wong memperkenalkan masing-masing anggota delegasi yang turut mendampingi dalam pertemuan bilateral tersebut. Pengenalan delegasi menjadi bagian dari rangkaian awal Leaders’ Retreat yang mencerminkan komitmen kedua pemerintah dalam memperkuat kerja sama lintas sektor.

Sebelum memulai sesi Leaders’ Retreat, kedua pemimpin terlebih dahulu mengadakan pertemuan tête-à-tête. Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, Presiden Prabowo dan PM Wong membahas sejumlah isu strategis serta berbagai agenda kerja sama yang menjadi perhatian bersama bagi Indonesia dan Singapura secara empat mata.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Leaders’ Retreat tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua sejak dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Kepala Negara juga mengingat kembali bahwa PM Wong merupakan pemimpin negara sahabat pertama yang melakukan kunjungan ke Indonesia pada awal masa kepemimpinannya.

“Ini merupakan Leaders’ Retreat kedua bagi kita. Saya juga teringat bahwa Perdana Menteri Lawrence Wong adalah pemimpin negara atau pejabat tinggi asing pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia setelah saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, pertemuan tahunan kedua pemimpin tersebut juga menghasilkan 26 kerja sama strategis berbagai sektor. Kesepakatan yang dihasilkan tersebut mencerminkan semakin eratnya kemitraan strategis Indonesia dan Singapura di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, pertahanan, energi, lingkungan hidup, transformasi digital, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Pertemuan bilateral tahunan Leaders’ Retreat diharapkan semakin memperkokoh hubungan kemitraan Indonesia dan Singapura, sekaligus menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts